NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7

Aku kembali mendorong belanjaanku ke toko, aku tidak tahu kapan Mas Aga kembali, mana sudah siang dan perutku mulai keroncongan.

Hatiku merana, tubuhku sengsara. Di saat seperti ini, aku ingin sekali pulang ke kampung, menyandarkan kepala ini ke bahu Ibuku yang masih nampak muda di usianya.

"Aku rindu ibu"

Tak terasa air mata ini jatuh, namun aku melihat ada sebuah tangan yang menangkap air mataku. Aku mendongak menatap lelaki itu.

"Dewa?"

"Jangan menangis"

Dewa langsung memeluk tubuh ku, rasa hangat tubuh pria itu menjalar ke tubuhku, membuat hati yang dingin ini sedikit menghangat, aku memang sedang membutuhkan pelukan ini.

Aku makin kencang menangis di pelukan Dewa, aku yakin kemeja basah dengan air mataku.

"Menangislah sampai hati mu lega"

Entah berapa lama aku memeluk Dewa, mungkin lebih dari lima belas menit, kakiku sampai kram karena terus berdiri.

Aku mengurai pelukan itu saat perut ku tiba-tiba berbunyi di waktu yang tidak tepat. Aku jadi malu sendiri pada Dewa. Tadi pagi aku hanya sarapan sedikit, setelah belanja kilat tadi, itu cukup menguras tenaga, jadi perut ini makin tidak bisa di ajak kompromi.

"Mana suami kamu?" Tanya Dewa sambil menengok ke kanan dan kiri.

"Dia pergi"

Aku tahu pasti dewa berfikir negatif tentang mas Aga, di dalam saja dia sempat mencari keberadaan suamiku yang tidak ada di sampingku. Apalagi sekarang, dia pasti mengira mas Aga tidak perduli padaku.

Aku cepat-cepat mencari alasan agar Dewa tidak berprasangka buruk pada suamiku, bagaimana pun juga dia adalah imamku, aku tidak bisa sembarangan membuat orang lain tahu aibnya. Meski aku sangat ingin sekali bercerita tentang keadaan ku pada orang lain.

"Suamiku seorang Letnan, dia selalu ada tugas mendadak, jadi dia meminta ku naik kendaraan online saja"

Dewa nampak manggut-manggut, aku tidak tahu dia percaya atau tidak padaku, aku tahu IQ nya sangat tinggi, dia sangat pintar. Meski tahu dia masih agak curiga, namun aku tidak mau mencari alasan lagi, dia bisa benar-benar tahu keadaan keluarga kami jika aku terus berusaha menyembunyikan resah ku.

"Kalau begitu aku antar saja"

"Apa tidak repot?"

"Tentu tidak, kamu sudah lupa dengan janji persahabatan kita? Kita ini saudara yang tidak akan terpisah"

Aku tersenyum, dia masih ingat kata-kata itu, hari-hari ku begitu berwarna sejak bersama Dewa dulu, kami selalu saling mendukung.

"Ayo"

Dewa mengambil alih keranjang belanjaan ku ke mobilnya. Tidak ku sangka sama sekali, ternyata mobilnya Alphard. Ku kira dulu saat di sekolah dia selalu di kucilkan karena dia anak orang miskin seperti aku, ternyata dugaan ku salah. Meski kami dekat di kelas, kami sama sekali tidak pernah berhubungan di luar sekolah, pulang sekolah aku selalu sibuk bekerja, jadi tidak punya banyak waktu untuk sekedar bermain atau ke tempat teman. Hanya Dewa satu-satunya teman ku saat itu.

"Kamu pakai mobil ini?" Tanyaku penasaran.

"Ini mobil ibu, kebetulan mobilku masih ada di bengkel, kemarin baru di servis belum sempat ku ambil"

Aku mengagguk pelan, dia punya lebih dari satu mobil? Sepertinya dia bukan orang biasa.

"Ayo aku antar pulang"

Aku agak ragu, jika aku pulang sekarang Mas Aga pasti marah, Ibu pasti curiga karena aku pulang sendirian. Tapi bagaimana bilangnya ke Dewa? Apa aku tunggu dia di sini saja ya? Tapi akan bosan sekali di sini, mana panas juga.

"Bisa antar aku ke sebuah tempat saja?" Tawar ku pada Dewa.

"Ke manapun kamu minta, akan aku antar"

Aku langsung bersemangat, ada satu tempat yang sangat ingin aku kunjungi di Jakarta.

"Kalau begitu boleh bawa aku ke Monas?"

"Monas?"

Aku mengagguk cepat, dia seperti keheranan karena aku justru mengajak nya ke sana. Sejak dulu aku penasaran ingin ke sana. Selfie di tempat itu.

Tapi aku selalu sibuk di toko yang hampir tidak pernah ada liburnya. Karena dulu kami butuh biaya untuk Mas Aga, jadi Ibu mati-matian mencari uang dan tak pernah beristirahat. Sejak ayah Mas Aga meninggal, semua beban rumah Ibu yang menanggung, jadi aku ikut membantunya bekerja tanpa henti.

"Memang kamu belum pernah ke Monas?"

Aku hanya bisa tersenyum kecil, dan menggeleng pelan, aku tahu apa yang di pikirkan Dewa, dia pasti tengah memikirkan hubungan ku dengan suamiku, tapi mau bagaimana lagi? aku memang belum pernah ke sana. Mas Aga mana mau mengajakku ke sana? aku juga jarang punya waktu luang. Aku memang sering lewat tapi jarang masuk dan melihat langsung. Aku juga ingin melihat Jakarta dari puncak Monas. Dari dulu aku selalu penasaran ingin melihatnya.

"Kalau tidak mau tidak apa-apa, aku di sini saja"

"Bukannya tidak mau Rin, kamu nggak di cariin suami kamu?"

Aku menunduk antara ingin berterus terang atau menutupinya. Jujur aku butuh seseorang untuk berbagi, tapi aku tidak mau membuat nama suami ku buruk. Apalagi dia seorang abdi negara.

"Dia tengah bertugas, jadi tidak apa-apa, nanti aku izin padanya"

"Baiklah kalau begitu, Ayo!"

Aku senang sekali Dewa mengiyakan ke inginan ku. Aku bergegas masuk ke mobilnya. Jujur ini pertama kalinya aku baik mobil sebagus ini.

"Mau makan dulu?"

Aku menggeleng, aku mengambil dua kue kecil dari dalam tas ku, memberikan salah satu kue itu ke Dewa.

"Kamu mau? Ini kue buatan ku sendiri"

Dewa menatapku saat memberikan kue itu, entah tatapan apa itu, yang pasti detak jantung ku jadi tidak normal, aku tidak pernah di tatap sedalam ini oleh suami ku sendiri, di tatap seperti ini pasti membuat hati tidak nyaman.

"Kenapa? Kamu tidak mau?"

"Bisa menyuapiku? Aku sedang menyetir"

"Ohhh baiklah"

Dengan perasaan canggung aku menyuapi Dewa, sesekali aku juga ikut makan. Aku selalu ingin seperti ini dengan Mas Aga, saling suapan, tapi aku tidak pernah bisa.

Saat aku ingin menyuapi Dewa lagi, aku lupa kalau kami makan dari sendok yang sama.

"Sebentar aku ganti sendok nya"

Di dalam kue itu memang sengaja aku beri sendok plastik, aku berniat memberikan kue ini pada mas Aga, tapi ternyata dia pergi.

"Pakai sendok satu saja tidak apa-apa"

Aku tersenyum dan kembali menyuapi Dewa. Andai saja sikap Mas Aga sebaik dan se ramah Dewa.

Aku menggeleng cepat, bagaimana bisa aku membandingkan mas Aga dengan Dewa? mereka jelas orang yang berbeda.

"Oh ya, kenapa kamu bisa kurus begini wa? kamu diet?"

"Tidak, aku hanya tidak berselera makan karena memikirkan seseorang"

"Memikirkan seseorang? pasti dia sangat istimewa"

"Tentu saja, tapi sayang sekali dia sudah jadi milik orang"

"Yang sabar ya? Aku yakin suatu saat nanti, kamu pasti menemukan seseorang yang lebih baik dari orang itu, kamu pasti akan bahagia dengan orang itu"

Ucapku sok menasehati, padahal hidupku sendiri saja tidak bahagia.

1
D_wiwied
woyy jahatnya kamu bu, kan terhitung masih keponakan kamu to main pukul aja untung Aga sdh terlatih jd bs tau klo ada bahaya/ serangan mendadak.. eling bu eling
Buruan Ga segera kejar si Arin smg blm sempat terbang pesawatnya
D_wiwied
kan kaaan.. sudah kudugong dr awal. pasti ada keterlibatan ibunya Dewa, niat banget ya bu nyingkirin Arin sampe ke luar negeri, berdoa sj bu jangan sampe terjadi apa2 sm kandungan Arin bisa diamuk si Aga nanti
D_wiwied
baru jg surat pengajuan perceraian, tp Dewa sdh ngajak nikah walaupun siri.. gatau jg sih hukumnya nanti jatuh ttp sah atau tidak, mana si Arin dlm kondisi hamil lg dan yg ngidam eeeh mlh si Aga 🤭😆
sunaryati jarum
😃😃😃 tugas beri cucu kok tugas apa?
sunaryati jarum
Makanya ibu Dewa kok langsung merestui ternyata ada maksud.Untuk Aga lagi dan lagi kamu terlambat menyadari kesalahan kamu pada Arin.Semoga Arin menemukan kedamaian di tempat barunya.Sialun jodohmu nanti yang penting buat kamu nyaman dan bahagia.Emak tadinya heran masih terikat status istri kok minta dinikahi dalam waktu seminggu.
mama
blm bercerai udh nikah lgi km rin,kyk perempuan gatal ajj..gk suka btg sm peran arin..
sunaryati jarum
Jangan sampai gagal pernikahan Dewa dan Arin
sunaryati jarum
Penyesalan kamu terlambat Ga,kau membiarkankan kesalahpahaman berlarut, apalagi kau pernah memperkosa Arin dalam keadaan mabuk.Dan kamu langsung melupakannya.Lepaskan Arin agar bahagia,itu yang kau harapkan sejak awal pernikahan kan mengharap Arin segera pergi darimu
sunaryati jarum
Belum cerai kok mau nikah, memang pernah dengar jika suami bilang lepas atau cerai jatuhnya telah cerai,apalagi mereka sudah lebih tiga bulan tidak bersama
D_wiwied
Arin Arin.. jd org koq plin plan, awalnya aja gayanya ogah2 an ky ga antusias tp giliran ada si Aga lgs deh manas2 in pake acara panggil sayang segala ke Dewa, jd makin curiga ini pasti ada sesuatu yg msh disembunyikan🤔
Ibah Ibah: hampir ....
total 3 replies
falea sezi
gatel jg lu rin cerai dlu lahh jd janda jangan jd istri orang lu gatel ke bujang🤣
D_wiwied
dr sejak Arin menerima lamaran dewa setelah menerima pesan, ak dah curiga ini pasti ada andil dr mamanya dewa pasti... hmm ada rencana apa kamu bu, feeling ku bukan sesuatu yg baik sih
Ambo Nai: ternyata si arin perempuan murahan,kasihan anak yg gak di ketahui ayahnya.semoga pernikahannya batal.dewa bukannya cinta tapi obsesi.
total 1 replies
sunaryati jarum
Benar mulai cintai dirimu sendiri, sebaiknya kau bikin kue saja,itu kan keahlian kamu.Siapa tahu rezeki anakmu kau bisa punya toko kue
Lee Mba Young
semua orang mudah nemuin km krn km pergi nya cm di situ situ saja. cm kabur kabur an gk niat kabur beneran.
kl kabur beneran pasti kluar kota Naik bus ganti kapal pesiar pasti gk Ada yg nemuin. ntah Arin itu goblok apa tolol jd wanita. pdhl dah dewasa dah pernh kawin tp ttp oon.
niat kabur Dr awal pergi jauh ganti nmr jng hub orang rumah lagi. kemarin mncing hub mertua oalah alah. cewek plin plan.
D_wiwied
pengennya sih ga mau komen tp tanganku koq gatel ya 🤭
terus aja Rin keraskan hatimu buat dirimu sama ky si Aga yg suka menyimpan dendam jd kamu ga ada bedanya sama si Aga kan
heran koq bisa si Dewa tau2 nongol bawa bunga bawa cincin, ntar pas mereka lg pandang2 an ato pegangan tangan si Aga nongol tuh, lanjut lg salah pahamnya gitu aja terus ga kelar2
Ibah Ibah: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
YuWie
sulit buk2..dewa cintanya sdh mendarah daging, krn kehadiran arin begitu membekas dijiwanya.
sunaryati jarum
Ternyata Dewa sudah cinta sama Arin sejak SMP karena orang yang mau berteman dengan Dewa hanya Arin,dan Arin penolongnya sejak itu
Noveni Lawasti Munte
ahhhhh pantas dewa kecintaan bgt sama arin😥
Ambo Nai
bukan cinta tapi opsesi,karena kamu pernah di tolong mana ada orang bisa bercerai saat hamil
sunaryati jarum
Kamu memang juga sedikit salah Arin, meminta tolong Dewa terus- terusan padahal kamu tahu dia mencintai kamu.Selesaikan dulu hubungan kamu dengan Aga , Jangan lari dan sembunyi dari masalah.Emak juga geram pada Aga atas tindakannya padamu selama ini,apalagi tidak ingat telah memperkosamu. Kamu memang korban dari perjodohan dan kesalahpahaman Aga, yang keterlaluan.Emak percaya dan iba padamu tapi kamu jangan deket dengan pria dulu sebelum hubungan pernikahan kamu dan Aga jelas sudah bercerai.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!