NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Mereka baru turun saat waktunya makan malam, Hanna bertanya karena tidak melihat Arum disana, biasanya wanita itu sudah akan sibuk menyiapkan makanan

"Mbok, dimana Arum?" Tanya Hanna pada seorang asisten rumah tangga

"Mbak Arum belum keluar kamar, ibu butuh sesuatu?" Wanita paruh baya itu menata makanan diatas meja

"Arum kenapa yaa? Apa dia sakit?" Hanna terlihat sedikit khawatir "Aku mau liat Arum sebentar yaa mas"

Hanna hendak bangkit namun suara Rizal menghentikannya "Sudahlah sayang! Biarkan Arum istirahat, mungkin dia lagi gak mau diganggu"

Hanna mengiyakan, wanita cantik itu kembali duduk dikursinya lalu dua anak laki-laki dirumah itu ikut bergabung

"Ibu dimana Tante?" Tanya Hafiz saat tidak melihat sang ibu disana

"Ibunya Hafiz sedang sakit, jadi Hafiz tidak boleh gangguin ibu yaa!" Bocah laki-laki itu mengangguk, mereka lalu melaksanakan makan malam lalu kembali kekamar

Hanna dan Rizal masih menikmati waktu berdua diruang tengah sembari menonton televisi. Hanna bersandar pada dada bidang suaminya itu sementara Rizal mengusap kepala dan tangan sebelahnya mengusap perut buncit istrinya

"Gimana mas, sudah ada kabar tentang keberadaan suami Arum?" Tanya Hanna

"Mas sedang berusaha, sepertinya laki-laki itu sudah pindah lagi" Jelas Rizal, ia sepertinya tidak ingin jika Arum meninggalkan rumahnya

"Suaminya Laras mau bantu, biar cepet ketemu"

Rizal tampak diam, jika pihak kepolisian membantu, jelas akan cepat ditemukan dan Arum akan segera meninggalkan rumah

"Mas"

"Iya sayang?"

"Gimana menurut kamu?" Hanna bertanya karena suaminya diam saja

"Itu bagus, kalau suaminya Laras yang polisi itu membantu pasti lebih cepat ketangkep kan"

Hanna mengangguk, ia hanya terlalu berpikir buruk tentang suaminya. Jika memang ada hubungan antara Rizal dan Arum dibelakangnya, pasti Rizal akan menolak dan tidak langsung setuju

"Ayo kita kekamar! Mas ngantuk!" Hanna bangun dengan dibantu oleh suaminya

Saat sang istri telah terlelap, Rizal diam-diam keluar dari kamar dan menuju dapur

Jam seperti ini memang Arum kerap keluar kamar karena lapar. Rizal tersenyum saat melihat seorang wanita yang berdiri membelakanginya

Arum tersentak saat merasakan seseorang memeluknya dari belakang, terlebih ia merasa geli saat pria itu mulai mengecup lehernya

"Mas, ini geli!" Arum hendak melepaskan diri, namun Rizal mengeratkan pelukannya

"Aku sepertinya kecanduan sama kamu!" Rizal terus pada kegiatannya membuat wanita itu menggeliat

"Aku laper mas, aku belum makan dari siang tadi"

Rizal akhirnya melepaskan wanitanya, ia membalik tubuh menggoda itu "Maafin aku yaa! Kamu kelaparan gini juga gara-gara aku"

"Kamu sih, udah dua kali tapi gak ada puas-puas nya" Arum mencibikkan bibirnya dan itu terlihat menggemaskan

Tak tahan, Rizal kembali melumat bibir ranum yang begitu menggoda itu dengan tangan yang sudah menjelajah

Prang

Kedua insan yang tengah dipenuhi nafsu itu seketika terkejut dan segera memisahkan diri. Mereka terbelalak saat melihat seorang wanita paruh baya yang berdiri membeku

"Mbok" Seru Rizal dengan wajah yang berubah pias "Ini.."

"Bapak mengkhianati ibu?" Asisten rumah tangga itu tampak bergetar

"Dengar mbok!" Rizal maju namun wanita paruh baya itu mundur

"Saya akan mengatakan semuanya pada ibu, wanita sebaik Bu Hanna tidak pantas bersama bapak" Wanita yang telah lama bekerja dirumah ini memang begitu menghormati Hanna yang selalu menganggapnya sebagai keluarga

"Jangan mengancam saya! Mbok mau kehilangan pekerjaan?" Rizal memberi ancaman

"Saya tidak takut!"

Pria itu malah menunjukkan senyum menyeringai "Apa mbok tega melihat keluarga mbok yang dikampung itu terluka?"

Wanita paruh baya itu membulatkan matanya "Saya bisa membuat anak mbok yang istimewa itu lenyap dari bumi"

Warsih mengatupkan kedua tangannya didepan dada, memohon pada sang majikan agar tidak menyentuh anaknya

"Tolong jangan lakukan itu pak! Saya mohon!"

"Kalau begitu tetap diam! Anggap mbok tidak pernah melihat ini!" Wanita paruh baya itu mengangguk dengan air mata yang sudah menetes

"Ba-baik pak"

"Bagus!" Rizal kembali mendekat kearah Arum yang terlihat pucat "Ayo sayang!"

Keduanya berlalu, meninggalkan Warsih yang masih menangis. Ia kasihan pada Hanna yang sudah sangat baik padanya

Tapi keselamatan buah hatinya yang menderita down sindrom yang berada dikampung halaman dalam bahaya jika ia buka mulut

"Maafin mbok, Bu Hanna" Ucapnya lirih sementara pasangan haram' itu telah masuk kekamar tamu

Rizal kembali ke kamarnya setelah menuntaskan sesuatu dalam dirinya. Ia kembali kekamar pada pukul empat pagi dan mendapati sang istri yang masih terlelap

Rizal lebih dulu membersihkan tubuhnya. Tidak mungkin ia berbaring bersama Hanna dengan aroma percampuran seperti ini

Setelah membersihkan diri, Rizal menyibak selimut lalu berbaring disisi istrinya dan memeluknya dari belakang sambil mengusap perutnya yang buncit

Jika selesai melakukan semua ini, selalu terbesit rasa bersalah dalam diri Rizal karena telah mengkhianati istrinya

Hanya saja ia tidak bisa mengendalikan dirinya saat melihat Arum. Setelah bersama Hanna, Rizal memang tidak pernah bermain wanita

Ia begitu mencintai wanita yang telah menjadi istrinya ini. Keduanya menjalin hubungan saat masih sama-sama menempuh pendidikan di universitas lalu memutuskan untuk menikah dan sebentar lagi akan dikaruniai anak kedua

Entah kenapa ada hal berbeda pada diri Arum yang membuatnya mengambil keputusan seperti ini

"Maafkan aku Hanna" Rizal mengeratkan pelukannya lalu menyusul sang istri dalam tidurnya

Ia begitu lelah, bagaimana tidak lelah. Mereka melakukannya hingga menjelang pagi seperti ini

Sementara itu dikamarnya Arum telah terlelap dengan tubuh yang masih polos. Ia hanya berbalut selimut tebal setelah pergulatan panas yang mereka lakukan

Pagi harinya Hanna sedikit kesulitan membangunkan suaminya, tidak biasanya Rizal susah bangun seperti ini. Mungkin karena suaminya sedang tidak enak badan

"Mas!" Pria tampan itu menggeliat, Rizal malah memeluk tubuh istrinya itu sambil mengendusi lehernya

"Arum" Hanna menarik diri, hal itu membuat Rizal terbangun dengan karena terkejut "Ada apa? Apa mas menyakiti kamu?"

"Tadi mas panggil nama Arum?" Rizal berusaha mengendalikan ekspresi wajahnya

"Kamu salah dengar, aku bilangnya harum. Aku suka aroma tubuh kamu pagi ini" Rizal menarik lagi tubuh istrinya lalu memeluknya

Hanna diam saja, ia masih berpikir apa memang dirinya salah dengar. Tapi mungkin saja, mungkin memang suaminya menyebut kata harum dan bukannya Arum

"Ayo mas! Kamu memangnya gak kerja?"

Dengan berat hati Rizal melepas pelukannya. Dirinya memang harus bekerja hari ini

"Mas mandi dulu!"

"Ya udah aku siapin sarapan yaa" Hanna keluar kamar setelah suaminya masuk kedalam kamar mandi

Disana sudah ada Arum yang ikut menyiapkan sarapan bersama Warsih. Wanita paruh baya itu menatap sang majikan dengan wajah sendu

"Mbak Hanna butuh sesuatu?" Tanya Arum ramah

"Boleh minta tolong buatin jus apel gak Rum"

"Tentu mbak"

Arum menyiapkan jus untuk Hanna dan teh untuk Rizal, pandangan Hanna tertuju pada wajah Arum yang terlihat pucat

1
Oma Gavin
akhirnya terbongkar kenapa rizal kamu malu terseret namamu itu resikonya kenapa tangaimu malah nampar hanna lengkap sudah kesabaran hanna kali ini tinggal tunggu gugatan cerai dari hanna dan tidak akan ada maaf buat kamu rizal
stela aza
semoga Hanna keguguran trs cerai dr Rizal ( kelihatan jahat bgt doanya ) 🤭 tapi itu lebih baik drpd bayinya lahir di momen suami lagi nyelup Arum ,,, karna selingkuh itu ibarat penyakit yg g bisa di sembuhkan,,, ,,, plis Thor q pingin si Rizal yg bahlul sama Arum di arak keluar berdua dalam keadaan telanjang biar jadi asangsi sosial biar malu sampai ke ubun2 trs viralin bikin karirnya Reza hancur sekalian,,, sakit hati sekali q ini 😭
Dewi Sri
Luar biasa
Dewi Sri
Wanita polos dan terlalu baik.... Hana
Dewi Sri
Ceritanya bagus juga tulisan nya jarang typo.
semoga byk yg baca
Eva Safitri: Terima kasih udah mampir 😍
total 1 replies
stela aza
jijik bgt,,, lelaki tolol ,,, cuma karna nafsu sesaat ,, bakal tuman lanangan kaya kui g bisa nahan nafsu udh jadi penyakit
Oma Gavin
semoga ketahuan hana dan langsung diusir arum janda gatel ngga ngotak
stela aza
jijik bgt rumah orang di pakai terus untuk maksiat
stela aza
rumahnya udh buat berzina sama suami dan sopirnya,,, alangkah baiknya di jual j soalnya hal negatif akan tetap melekat pada rumah tersebut dan rumah nya udh g berkah lagi karna di gunakan untuk zina apalagi pelakunya suami kamu sendiri dan sopirmu 🤦
stela aza
g usah nny donk cari bukti sendiri,,,, bisa j suami kamu boong trs kamu percaya ,, pinter dikit donk jangan mau di bodohin sama lelaki birahi ,, namanya orang selingkuh sekali udh jadi penyakit ,, plis jgn bodoh Hanna cari bukti sendiri jgn nny ke suami ,, loe punya temen gunain temen kamu untuk bantu kamu ,,,
Oma Gavin
mampusss kamu rizal jgn dipikir arum bodoh pergulatan panas mu dirumah arum pasti divideokan sama dia buat kartu as dia ke hanna dan perselingkuhan mu terbongkar sukurin
Siti Umaroh
semangat Hana jangan sampe plakor mnang klou plakor yg mnang aku stop bca thor
stela aza
buruan si Hana kasih tau Thor kalau suaminya selingkuh sama Arum ,,, syukur2 s Hana liat suaminya lagi celap celup sama s Arum ,,,, biar langsung pisah ,,, kasian lagi hamil di selingkuhin
Oma Gavin
semoga segera terbongkar perselingkuhan rizal dan Arum lsg gugat cerai itu suami lucknut biarkan nikah sama arum dan barulah rizal tsu kelakuan arum yg sesungguhnya
stela aza
ih jorok alias jijik bgt udh nyelup k Arum mau di celupin ke istrinya,,, padahal Arum suka celap celup takut ketularan penyakit Nnti 🤦
Siti Umaroh
jangan biarin plakor itu mnang
Siti Umaroh
thor bikin Rizal cemburu ke Hans Thor TPI tetep BKIN Rizal bersatu SMA ana
Oma Gavin
segeralah terbongkar perselingkuhan mereka dan gugat cerai saja hanna itu akibatnya kamu memasukkan ular beracun dirumah mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!