NovelToon NovelToon
ELEANOR "The Sin Of Love"

ELEANOR "The Sin Of Love"

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: SabdaAhessa

Ketika dosa, ego & cinta saling ingin unjuk diri di waktu yg sama, maka takdirlah yg akan menjadi hakimnya!!

Elleanor berkisah seorang gadis muda yang sudah mulai memasuki usia matang untuk sebuah pernikahan. Ayahnya mulai mencarikan jodoh untuk dirinya.

Namun, begitulah darah muda. Tak mau di atur, tak mau di kekang. Elleanor menolak & memilih seorang pria yg dia kenal di lapangan golf.

Tetapi, pilihannya salah, dia malah terjebak menjadi orang ketiga saat dia mengetahui jodoh pilihan ayahnya sudah kembali dari luar negeri.

Entah siapa yg akan Elleanor pilih kali ini. Terus terjebak dalam hubungan toxic yg menjanjikan kenikmatan tetapi di todong rasa bersalah atau memulai hubungan baru dengan si pria misterius yg nampak tak kenal kata ampun!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SabdaAhessa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dewa Penolong Tanpa Noda Dosa

Ellea terbangun dan nafasnya tersenggal. Mimpi buruk baru saja menyapanya. Dadanya naik turun mencari pasokan oksigen. Matanya menatap nanar langit-langit ruangan itu.

"Dimana ini?" Gumamnya.

Kalimat itu terdengar oleh Cristian, asisten pribadi ayahnya. Sontak, Cris segera menghampiri Ellea. Memastikan jika wanita itu baik-baik saja.

"Selamat pagi, Nona." Sapa Cris pada Ellea yang masih mencerna keadaan. Bahkan matanya masih kedip-kedip karena silau terkena sinar dari lampu di langit-langit ruangan.

"Cris?" Ucap Ellea.

"Ya, Nona? Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Cris.

Ellea diam sejenak. Lalu dia berkata, "Ini di rumah sakit?" Tanyanya saat menyadari tangannya sedang di infus.

"Ya, betul Nona. Kami sangat bersyukur Nona Ellea selamat dari insiden kebakaran itu." Ucap Cristian.

Ellea terdiam lagi. Dia seperti orang linglung. Perlahan ingatannya mulai utuh. Dia teringat jika Alan mengancam akan menembak Ginny jika Ella tak mau datang ke apartemennya. Dia juga ingat Alan yang ingin memperkosanya. Dan.. insiden kebakaran itu. Oh sungguh, itu membuat kepala Ella ingin pecah seketika.

Beruntung Tuhan masih menyertainya kali ini. Dia selamat dari kegilaan Alan yang mulai terobsesi dengan dirinya.

"Apa ayah tau soal ini?" Tanya Ellea sedikit panik.

"Ya, Nona." Jawab Cristian.

"Dimana dia sekarang?" Tanya Ellea lagi.

"Ada di ruang observasi, Nona. Tuan Mark mengalami serangan jantung ringan saat mengetahui Nona Ellea menjadi salah satu korban kebakaran itu." Jelas Cris.

Sontak Ellea terkejut. Dia berusaha bangkit dari tidurnya. Cris dengan sigap membantu duduk.

"Tapi Tuan Mark sudah baik-baik saja, Nona. Tuan bilang akan datang kemari jika Nona Ellea sudah sadar." Cris berusaha menenangkan.

Namun, bukan Ellea namanya jika langsung patuh dan tunduk. "Biar aku yang menemuinya sekarang."

"Ta.. Tapi nona, nona baru sadar." Cris mencoba mencegah.

Tetapi Ellea sudah menyingkap selimut putih itu. Dengan hati-hati dia menurunkan kedua kakinya. Berpegangan pada bahu Cristian sebagai tumpuan.

"Saya bantu, nona." Tawar Cris. "Nona tunggulah sebentar, saya akan ambilkan kursi roda."

Cristian dengan cepat keluar ruang rawat Ellea. Sedangkan Ellea merasa amat bersalah pada ayahnya. Sekali lagi, dia salah memilih seorang pria. Pasti ayahnya kecewa berat, di tambah lagi dengan kondisinya sekarang yang membuat ayahnya kembali terkena serangan jantung.

Apalagi jika ayahnya tau dirinya hampir menjadi korban pemerkosaan, entah apa yang akan terjadi pada pria paruh baya itu.

Tak lama, Cristian kembali bersama seorang perawat dan membawa kursi roda. Mereka membantu Ellea duduk di kursi roda itu. Mengantarkannya ke ruangan observasi, dimana ayahnya sedang di rawat.

Saat pintu di buka, Ellea dapat melihat ayahnya sedang berbicara dengan.. dengan Alan. Mata mereka bertemu, saling menatap satu sama lain. Jantung Ellea seakan berhenti berdetak. Apalagi saat perawat itu mendorong masuk kursi rodanya.

Ellea belum siap. Ellea tak mau bertemu dengan pria itu saat ini. Namun, apa yang Tuhan rencanakan? Mengapa situasi sesulit ini terjadi?

"Kau sudah sadar, nak?" Mark terlihat sangat khawatir.

Ellea mengangguk sambil menatap Alan. "Keadaan ayah bagaimana?" Tanyanya.

"Sudah membaik sejak semalam." Ayahnya tersenyum. Memperlihatkan kekuatan di dalam dirinya. "Kemarilah, perkenalkan ini Alan, dia yang sudah membantu mu di insiden kebakaran itu. Ayah sangat berterima kasih padanya."

DEGG!!

Sungguh di luar dugaan, pria ini nampaknya berteman dengan setan hingga bisa berperilaku sama bejatnya. Bisa-bisanya dia memperkenalkan diri sebagai pahlawan padahal dia lah yang membuat Ellea terjebak disana. Bahkan hampir memperkosanya.

Ellea ingin berteriak. Ingin mengumpat Alan sekuat tenaga dan mendorong pria ini keluar dari sana sekarang juga. Namun Ellea mengurungkan niatnya. Melihat kondisi ayahnya yang sudah membaik dan menyadari kondisi tubuhnya yang masih lemah.

Nampaknya, mengikuti permainan Alan sekarang adalah pilihan yang tepat. Daripada mempertaruhkan nyawa ayahnya apabila tau Alan adalah dalang dari semua ini.

"Ucapkan terimakasih, Ellea!" Titah Mark pada Ellea yang melamun.

"Oh.. Ya.. Ya.. Terimakasih." Ucap Ellea sedikit gugup, belum siap dengan drama ini.

"Perkenalkan saya Alan." Alan menjulurkan tangannya memperkenalkan diri. Sungguh, benar kata Ginny. Pria ini penuh drama.

Ellea terpaksa menjabat tangan pria itu. "Elleanor." Ucap Ellea lalu segera melepaskan jabatan tangannya.

"Saya ucapkan terimakasih sekali lagi, jika bukan karena bantuan mu, mungkin Ellea sudah ikut terbakar disana." Ucap Mark sangat ramah.

Alan tersenyum simpul. Penampakannya seperti seorang dewa penolong tanpa noda dosa. "Terimakasih kembali, tuan. Sungguh sebuah kehormatan bagi saya sudah bisa membantu keluarga Tuan Mark." Ucapnya.

Ellea tak nyaman dengan situasi ini. Dia ingin semua segera berakhir sebelum Alan membuat drama ini lebih jauh lagi. Atau bahkan lebih gila lagi.

"Hmm ayah.. Ada yang ingin aku bicara. Kita.. Kita berdua!" Ucap Ellea sambil melirik ke arah Alan.

Mark dan Alan seakan mengerti. Alan segera undur diri. Dia berpamitan pada Mark dan Ellea. Masih nampak seperti seorang polos tanpa dosa.

"Cris, tolong antar Alan!" Titah Mark pada Cristian.

Cristian mengangguk, mengiyakan. Setelah kepergian kedua orang itu. Perawat yang sedari tadi setia menemani Ellea, membantu mendorong kursi roda Ellea agar lebih dekat dengan Mark.

"Terimakasih." Ucap Ellea pada perawat itu. Lalu perawat itu ikut keluar dari sana.

"Ada apa, Ellea?" Tanya ayahnya.

Ellea menarik nafas panjang. "Ellea hanya mau minta maaf ke ayah. Sepertinya Ellea salah memilih lelaki lagi sampai membuat Ellea di posisi sekarang."

"Ayah mengerti. Tapi untuk apa kau pergi ke apartemen itu?" Tanya Mark.

Oh, tunggu sebentar. Ellea masih belum memikirkan jawaban untuk pertanyaan itu. Sehingga dia harus berpikir keras lebih dulu.

"Aku sedang menemui teman ku untuk bercerita soal pacar ku itu, yah." Jawabnya sedikit ngawur.

Mark tersenyum mencoba memahami. "Baiklah, yang penting kau baik-baik saja, ayah sangat bersyukur, nak."

"Maaf ya, yah. Harusnya Ellea mendengarkan ayah."

"Jadi bagaimana? Kau bersedia ayah jodohkan dengan anak sahabat ayah itu?" Tanya Mark.

Satu pertanyaan ini juga tak terduga bagi Ellea. Dia tak bermaksud untuk membahas soal itu dengan ayahnya. Namun, sorot mata ayahnya nampak sangat berharap. Berharap Ellea bersedia.

"Soal itu.. Kita bahas lain waktu saja." Ellea mencoba mengelak.

"Besok!" Ucap Mark dengan tegas.

"Apa?" Ellea tak mengerti.

"Besok dia akan kembali dari luar negeri, jemputlah dia di bandara! Ayah akan memberitahunya." Ucap Mark.

Sontak mata Ellea terbelalak. Mengapa harus begitu cepat? Sungguh, Tuhan sedang mengujinya kali ini. Sudah berapa kali dia di kejutkan dengan peristiwa yang tak terduga.

Bersambung..

.

1
Olivia
Dari 3 novel autor nih ya, ini yg paling aku suka sih, karena enjoy to reading,santai to momentumnya dapet gt loh, karakter kuat dan jelas..
good luck authorrr
nanikpur
sippppp pinter
luluk
mind glowing sii
Mila Senna
omggggg🔥
luluk
keren sih ini, mantap, ceritanya seru dan bikin penasaran
Priaty
gengsi bgt dah🤣
Anna Queen
woiiii
Lucy Cinta
gila si Damian nih
Mila Senna
hadehhh Damian damiannnn
nanikpur
ceritanya bagus, alur juga jelas, aku suka ceritanya pas bgt di bawa sambil santai santai di rumah
luluk
wwwoooooo🔥🔥🔥
nimas
hamil kayaknya dh
Iwan nur
kasian Diana..
ahmadbputra
curiga nih gw hhh
Nadita
nantapp
nimas
lanjutttt
Ariii
wooo
nanikpur
merinding coy
lilapin
next
luluk
lanjotttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!