Sesuatu yang bernama CINTA memang selalu membawa HAL BARU dalam kehidupan MAFIA GROUP.
Mengandung unsur kedewasaan 17++
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviRazRhasti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
07
Tiba tiba Mei mendekat ke Bulkrish dan mencium bibir Bulkrish, Bulkrish sempat terbelalak karena ini pertama kalinya Mei mencium bibirnya, namun Bulkrish segera menghilangkan rasa terkejutnya, dan mulai melumat bibir Mei,
"Aku mencintaimu Mei," ucap Bulkrish disela ciuman mereka
Saat oksigen untuk mereka habis, Bulkrish terpaksa menghentikan ciuman mereka untuk menghirup udara segar,
"Jika aku bisa mendapatkan ciumanmu seperti ini terus, aku rela dipukulin setiap hari," Bulkrish
"Jangan bodoh, Baka huh," Mei cemberut
"Kamu yang membuatku bodoh seperti ini Mei," Bulkrish tersenyum
"Whatever," Mei memalingkan wajahnya dan Mei melihat buah buahan di atas meja, wajah Mei langsung sumringah, "wahhh ada buah, Bulkrish aku boleh minta buah buahan itu?" pinta Mei
"Apa sih yang ngak untukmu Mei?" Bulkrish
"Makasih," Mei, Mei langsung mengambil sebuah apel cukup besar lalu kembali duduk dikursi dekat ranjang Bulkrish
"Apel ini besar sekali ya, ini pasti dari kak Anggi*," Mei
*Anggi : istrinya Gede
"Bagaimana kamu bisa tau?" tanya Bulkrish
"Memang siapa lagi yang paling big body dirumah," Mei
"Haha kamu benar juga, tapi dulu kan juga gen-" Bulkrish menghentikan bicara dan hampir keceplosan
"Hu-uh kau ini Eka, kau merusak moodku, aku jadi bad mood tingkat maximum," Mei sambil menyilangkan kedua tangannya dan memakan apelnya dengan kasar
"Gomenne*," ucap Bulkrish sambil menarik telinganya sendiri dan wajah yang memelas, "aku gak sengaja keceplosan tadi, aku tau kamu gak suka ingat masa lalumu," Bulkrish
*Gomenne(Bahasa Jepang) : maafkan aku
"Ya sudah deh, sekarang hentikan wajah puppy eyes kau itu, kau gak cocok dengan wajah seperti itu," Mei
"Hm baiklah," Bulkrish menurunkan tangannya dan wajah yang kembali seperti biasa, lalu Bulkrish berpura pura kesakitan di kepalanya, "aduhhh Mei kepalaku sakit sekali," ucap Bulkrish
"Kamu kenapa Bulkrish, apa kepalamu merasa sakit? Aku akan panggil kakak atau dokter," saat Mei akan berbalik, Bulkrish meraih tangannya dan menarik Mei hingga Mei terjatuh di dadanya,
"Bulkrish kau-"
"Kamu adalah dokter dan obatku yang paling ampuh menyembuhkan penyakitku Mei, aishiteru* Mei," Bulkrish
*Aishiteru (Bahasa Jepang) : Aku mencintaimu
Bulkrish memeluk Mei dengan erat,
"Bulkrish," Mei membalas pelukan Bulkrish, "beri aku waktu untuk menaruhmu dihatiku sebagai rasa cinta," Mei
"Tentu saja Mei," Bulkrish.
.
.
.
Saat Bulkrish sudah sembuh dan boleh keluar dari rumah sakit, keluarga Mei mendapat berita kalau Gede berhasil kabur dari penjara, hal itu membuat Bulkrish merasa sangat gelisah dengan keselamatan Mei, hingga akhirnya Bulkrish yang memang memiliki kepandaian diatas rata rata memilih untuk loncat kelas, dan pada umur 17 tahun, Bulkrish sudah mulai kuliah jurusan teknologi dengan beasiswa yang ia dapat.
Bulkrish melakukan itu supaya dirinya bisa secepatnya lepas dari pelajarannya di sekolah maupun diperguruan tinggi karena Bulkrish ingin sisa hidupnya untuk bekerja dan melindungi Mei, dan bukannya ilmu pengetahuan saja, ilmu bela diri dan persenjataan pun Bulkrish kuasai.
Mei juga merasa bangga pada keponakan yang paling tersayangnya, walau sejak Bulkrish mulai kuliah, Bulkrish menjadi super sibuk, Bulkrish selalu saja meneleponnya pada subuh, pagi, siang, sore, dan malam. Dan Bulkrish tidak pernah absen chat Mei melalui segala macam media sosial.
.
.
.
Suatu hari, saat Mei sedang tidur tengkurap di single ranjangnya, lagu berjudul "Tegami" dari Angela Aki menjadi teman Mei untuk mengisi masa liburnya, namun tiba tiba lagu di sound nya mati, Mei pun bangun dan berbalik untuk melihat siapa yang mematikan lagu di pengeras suaranya, dan betapa terkejutnya Mei saat melihat Bulkrish berdiri didepannya,
"Bul-Bulkrish, kau-" Mei terbata bata
"Ada apa? Aku sudah datang khusus untukmu Mei," Bulkrish
Bulkrish pun tiduran di ranjangnya Mei,
"Huuuuu udah lama sekali aku gak ngerasa senyaman ini," Bulkrish
Bulkrish yang melihat Me duduk terbengong menarik Mei dan Mei terjatuh di pelukan Bulkrish yang tiduran dan kini menjadikan Mei gulingnya dengan pelukan yang erat sambil memenjamkan matanya seperti menikmati suasana yang tenang bersama kekasihnya,
"Bulkrish,"
"Kasih aku waktu beristirahat Mei, aku lelah," Bulkrish mengeratkan pelukannya
"Bulkrish kenapa kamu bisa dapet libur?" Mei
"Entahlah, mungkin mereka baru sadar kalau aku sangat lelah," Bulkrish
"Jika kamu sangat lelah, kenapa kamu terusin baka?" Mei
"Mau gimanain lagi Mei, katamu aku harus melanjutkan kuliah minimal S1 tapi aku juga harus melindungimu," Bulkrish
"Aku kan tidak minta kamu lindungi bodoh, kamu fokus aja ke kuliahmu," Mei
"Aku tidak mau, lebih baik aku berhenti kuliah daripada harus berhenti melindungimu," Bulkrish
"Kau memang orang bodoh Bulkrish Baka," Mei
"Hm kamu benar, aku seperti menjadi orang yang bodoh setiap berada didekatmu," Bulkrish, Bulkrish membuka matanya dan Bulkrish memandang Mei, "oh ya, mumpung sekarang hari kita libur, ayo kita pergi jalan jalan," ajak Bulkrish
"Apa kamu tidak lelah Bulkrish? Lagipula kita mau kemana?" Mei
"Kamu kan semangatku,kalo ada kamu, aku jadi semangat 45," Bulkrish
"Dasar gombal, kamu gak bosen apa terus nge-gombal baka," Mei
"Aku gak gombal kok, itu fakta," Bulkrish
"Up to you, tapi kita mau liburan kemana Bulkrish??" tanya Mei
"Hmm, bagaimana kita ke Pantai Pandawa, lalu kita belanja di Mall Ramayana, gimana kamu maukan?" Bulkrish
Mei memandang Bulkrish dengan wajah memelas, "uangnya?? Apa kamu punya uang buat aku shopping, selama setahun terakhirkan kamu selalu men-transfer uang ke atm aku,"
"Coba kulihat dulu." Bulkrish sambil mengambil dompetnya yang berada disaku celana belakang, Bulkrish membuka dompetnya, dan di dalamnya ada uang beberapa lembar 100ribu dan 50ribu, "aku baru ingat, kemarin aku baru gajian jadi kamu bisa belanja sesukamu," Bulkrish
"Minggu lalu kamu bilang baru gajian, sekarang kamu bilang kemarin baru gajian, sebenarnya kamu kerja di berapa tempat sik," Mei
"Pagi aku kerja di kantor polisi seperti yang kamu tau, terus siangnya aku kuliah sampai sore, malamnya aku kerja di suatu restoran mewah, ah kadang subuh aku kerja di militer, karena itu aku bisa dapat gajih dalam jumlah yang gak sedikit," Bulkrish
"Huh sombong sekali kamu ini Baka, apa kamu gak lelah, umurmu baru 18 tahun Bulkrish tapi kamu sudah seperti pria dewasa," Mei
"Sudah kubilang kamu semangatku, jadi sekarang kamu jangan banyak tanya, dan cepatlah bersiap, biar gak terlalu malam nanti pulangnya," Bulkrish
"Baiklah," Mei, Mei pun pergi ke kamar mandi yang berada di depan tempat tidur
Sedangkan Bulkrish masih tiduran di ranjang Mei,
"Akan kulakukan apapun untukmu Mei. Walau tubuhku hancur berkeping keping asal itu membuatmu senang dan bahagia, itu tidak akan menjadi masalah untukku, aku mencintaimu Mei," bathin Bulkrish.
Skip Time,,
Setelah Mei selesai mandi dan sudah siap dengan pakaian rok pink selutut dan baju lengan pendek berwarna putih dan jaket roxy yang warnanya senada dengan rok Mei,
Melihat Mei berpakaian seperti itu membuat Bulkrish heran namun terpaku akan kecantikan Mei
"Mei kenapa kamu berpakaian seperti itu," Bulkrish
"Aku kan gak suka pakek celana, apalagi kayak celana jeans, waktu kamu lahir aja aku pakek rok sekolahku," Mei
"Tapi kita kan jalan jalan pakek motor, aku tidak mau nanti dijalan rokmu tersingkap karena angin dan semua mata tertuju pada pahamu," Bulkrish
"Ya sudah kita pinjam mobil Kak Anggi aja, mumpung dia gak kemana mana juga dan kamu kan juga bisa ngendarain mobil kan," jawab Mei dengan santay
"Kamu ini memang tidak mau ngambil pusing sama sekali ya," Bulkrish
"Hidup itu harus dibawa santay aja Bulkrish, jika terlalu banyak pikiran lama lama kamu cepet tua dan cepet mati tau," Mei
"Ya aku tau, baiklah baiklah, aku akan siapkan mobil dulu," Bulkrish
"Ya cepetan ya," Mei
Bulkrish pun pergi dari kamar Mei,
"3 tahun ini sudah membuktikan kalau Bulkrish memang orang yang tepat, apa sudah waktunya ya, sudahlah kepalaku sakit memikirkannya," Mei bermonolog.
semangt jngn lupa crazy up
ga seru klau hnya stop sampai dsini.
critanya menyayat hati kali thour
Mei harus hidup bersama aji
Baca novelku judulnya 'Cinta sejati'. Tentang dua orang yang menemukan cinta sejatinya serta lika-liku perjalanannya. Klik foto profilku buat baca...
Baca dulu sinopsisnya dan 3 episode awal.
bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA
bdw mampir juga ya kak di novel Ku judulnya TERSISIH KARENA MENDUA