NovelToon NovelToon
Ibu Untuk Ciara

Ibu Untuk Ciara

Status: tamat
Genre:CEO / Romantis / Office Romance / Tamat
Popularitas:4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ayuni

Dhena Lavani seorang dokter muda, bekerja di salah satu klinik perusahaan, tanpa disangka ia akan menjadi seorang ibu dari cucu pemilik perusahaan dimana ia bekerja.

Bagaimanakah kisahnya ? Ikuti terus kisah nya di novel ini yang berjudul Ibu Untuk Ciara..


Jangan Lupa untuk follow :

Ig : author.ayuni
Tiktok : author.ayuni

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

Klinik Dara Medika

Dhena, Alya dan Sari seperti biasa sedang berada di stasion perawat jika tidak ada pasien disitulah tempat nyaman mereka untuk berbincang.

Hari ini dikabarkan akan ada karyawan baru sesuai permintaan Dhena kemarin, baru 3 orang perawat yang sudah fix di terima untuk bekerja di Klinik perusahaan.

Krek

Terdengar pintu Klinik terbuka, terlihat Pak Bagas dengan satu orang rekannya masuk kedalam klinik lalu menghampiri Dhena.

" Siang Dok "

" Siang Pak " Dhena beranjak dari duduknya.

" Hari ini akan ada karyawan baru sesuai permintaan dokter tempo hari, baru ada tiga orang perawat, karena dokter Dhena sebagai kepala Klinik disini, kami meminta dokter Dhena untuk mengorientasi mereka terlebih dahulu " ucap Pak Bagas.

" Baik Pak "

Disaat yang bersamaan karyawan baru sudah datang diantar oleh Mega salah satu karyawan dari Divisi Personalia.

" Untuk semuanya, perkenalkan ini Dokter Dhena, beliau Kepala Klinik Dara Medika ini, berkaitan dengan pekerjaan saudara dan saudari semua nanti Dokter Dhena yang akan menginfokan " ucap Pak Bagas.

Dhena hanya tersenyum menyambut calon rekan kerjanya.

" Kalau begitu saya serahkan semua kepada dokter Dhena, saya permisi "

" Baik, silakan Pak " ucap Dhena.

Setelah kepergian Pak Bagas, Dhena langsung mengajak calon rekan kerjanya ke ruangan khusus, yang biasa digunakan karyawan untuk rapat klinik.

" Oke Baik, sebelumnya perkenalkan saya Dhena, seperti yang sudah di jelaskan tadi saya kepala Klinik disini, saya harap semoga kita bisa bekerja sama dengan baik " ucap Dhena

" Oya.. kata pepatah tak kenal maka tak sayang, maka dari itu bagaimana kalau kita kenalan terlebih dahulu " susul Dhena lagi.

" Perkenalkan Dok saya Ahmad "

" Saya Lita "

" Saya Gian "

" Oke terima kasih semua, sebelumnya saya akan menjelaskan jam kerja klinik dan untuk jadwal piket mari kita buat sekarang, oya satu lagi disini sebelumnya sudah ada 2 orang perawat yang berada di depan tadi, bernama Alya dan Sari "

Dhena menjelaskan semua tentang pekerjaan dan tugas di klinik, SOP yang digunakan dan alur yang biasa digunakan saat pasien datang untuk berobat.

Saat Dhena sedang membuat jadwal piket Klinik terdengar suara orang ribut-ribut di luar sana, namun ia tidak begitu menghiraukan.

Ia kembali fokus pada pengaturan jadwal piket yang akan diberlakukan mulai esok hari.

Dilain tempat..

" Saya ingin bertemu dokter yang berada di klinik itu, saya kemarin berobat di klinik ini tapi setelah minum obat saya langsung gatal-gatal " ucap seseorang yang tubuhnya ditahan masuk oleh satpam.

" Sebentar dulu Pak, tidak perlu teriak dan marah-marah " ucap satpam.

" Tapi saya ingin meminta pertanggungjawaban dokter itu "

Tidak lama karena terdengar ada keributan Bisma yang sedang memantau perusahaan yang posisinya tidak jauh dari pintu masuk utama, mencoba menghampiri orang itu.

" Ada apa ini ? " tanya Bisma.

" Euh ini Pak, katanya Bapak ini gatal-gatal setelah meminum obat yang diberikan oleh Dokter Dhena " Ucap Pak Sapto.

" Baik Pak tenang dulu, mari kita selesaikan di klinik saja " balas Bisma.

Bapak itu mengerti lalu ia dibawa oleh Bisma ke klinik.

Krek

Pintu klinik terbuka.

Alya dan Sari dengan sigap beranjak dari duduknya.

" Ada yang bisa.... " Alya menghentikan ucapannya setelah melihat Bisma masuk kedalam klinik.

" Dokter Dhena mana ? " tanya Bisma dengan gaya khas nya.

" A..ada Pak sedang di ruang rapat " jawab Alya.

" Ada rapat apa di klinik ? "

" Ada karyawan baru Pak "

" Oh .. Bisa tolong panggilkan dulu "

" Baik Pak sebentar " Alya berlalu untuk memanggil Dhena.

Tok Tok Tok

Pintu ruangan terbuka.

" Maaf Dok, Pak Bisma mencari dokter "

" Hah, Pak Bisma ? "

Alya hanya mengangguk.

" Oke "

" Sebentar ya saya tinggal dulu " ucap Dhena kepada karyawan baru.

Dhena keluar ruangan di susul oleh Alya, sesampainya di station perawat ia langsung di cecar oleh Bisma.

" Dokter Dhena, apakah anda melakukan Mal praktek ? " tanya Bisma.

" Maksud Bapak apa ? " Dhena membelalakkan matanya merasa heran dengan pertanyaan Bisma.

" Di depan ada pasien yang gatal-gatal setelah mengkonsumsi obat yang dokter berikan " ucap Bisma.

Dhena menjadi kaget sendiri, lalu ia meminta pasiennya untuk masuk ke klinik.

" Euh.. Sari tolong panggil pasiennya " Pinta Dhena.

Pasien tadi diminta untuk kembali di periksa oleh Dhena, Bisma yang tidak beranjak, memperhatikan Dhena yang kembali memeriksa ulang pasien bapak-bapak tadi.

" Pak seperti apa gatal-gatal nya boleh saya lihat ? " tanya Dhena.

Bapak itu memperlihatkan ruam merah di kulit tangannya. Dhena lalu membuka catatan pemeriksaan bapak itu, disana dituliskan obat apa saja yang diberikan, mungkin ada salah satu obat yang membuat bapak nya alergi, namun pada saat Dhena tanya apakah memiliki alergi atau tidak, bapak itu mengatakan tidak.

" Pak, kemarin saya sudah menjelaskan tentang penyakit bapak dan obat apa yang akan di berikan, lalu saya bertanya ke bapak apakah bapak ada alergi obat atau memiliki alergi, bapak menjawab tidak ada bukan ? " tanya Dhena.

" Mana saya tahu, kalau saya ada alergi atau tidak " jawab Bapak itu.

" Nah Pak, kenapa bapak tidak menjawab seperti itu kemarin ? Kalau begitu saya ganti obatnya tidak apa-apa ya, lalu saya juga akan memberikan obat oles berupa krim untuk meredakan kemerahan pada tangan bapak " ucap Dhena lagi.

Bisma yang memperhatikan Dhena menghadapi pasien di hadapannya merasa terhanyut dengan sikap Dhena.

" Pokonya saya tidak mau gatal-gatal seperti ini " ucap pasien itu.

" Iya Pak, saya akan memberikan obat nya dulu, saya ganti obatnya ya.. Kalau saya ganti obatnya, bapak mau minum obatnya kan ? Siapa tahu bapak cocok berobat dengan saya " ucap Dhena berusaha merayu.

" Iya dok yang terpenting saya tidak gatal-gatal lagi "

" Ini obatnya, tolong diminum sesuai aturan, ini obat oles nya.. Semoga lekas sembuh ya Pak, mohon maaf sebelumnya jika membuat Bapak menjadi tidak nyaman " ucap Dhena lagi.

Pasien Bapak-bapak itu mengerti lalu kembali pulang setelah dijelaskan oleh Dhena dan obat nya diganti.

Bisma yang masih betah berada di klinik, membuat Dhena menjadi heran sendiri.

" Pak mohon maaf, apa masih ada yang perlu dibantu ? " tanya Dhena berusaha sopan.

" Oh tidak, lain kali tolong lebih teliti, kejadian serupa jangan sampai terulang lagi " ucap Bisma lebih ramah dari biasanya.

" Saya permisi " susul Bisma menoleh ke arah Alya dan Sari.

Selepas kepergian Bisma, Alya dan Sari menjadi ribut sendiri.

" Itu katanya Pak Bisma galak, tapi enggak kok.. Segitu ramah nya " ucap Alya.

" Iya bener ya.. Berarti cuma gosip aja tuh " balas Sari.

" Hmmm.. belum aja kamu kena semprot Al.. Al.. " ucap Dhena berlalu kembali ke ruang rapat, karena ia harus kembali menyelesaikan tugasnya yang sempat tertunda.

🌷🌷🌷

1
Nana_Ratna
masih manggil Dhen!!! dirubah donk ,ini cewe udh nglahirin anak km looohhh...
Nana_Ratna
jangan dibiasain yaa Dhen klo ngidam sesuatu hrs saat itu jg ada n please makan laah jgn cuma dihirup n dicoel doank,, tdk menghargai effort suami.
Nana_Ratna
naaahh ini jenis ngidam yg ngerjain nanti anaknya kaya gini kelakuan, suka bikin riweuh orang.
Nana_Ratna
cia harus ditatar meeh, jangan gedor² pintu ga sopan ,diketuk aza, cukup Tok tok tok.. siga nu rek ngontrog wae budak teh.
Nana_Ratna
yaaa udh klo kaya gt, Bisma ga usah kerja juga kan ketemu ma lawan jenis yg pada naksir km, Dhena aza ga boleh kerja karna ada yang naksir..
Nana_Ratna
sama kaya suamiku, dia yg ga suka rujak n mangga muda jadi doyan, aq aza yg hamil ngerasa asem buat dia,enak n seger..
Nana_Ratna
perusahaan yang aneh, koq tamu bs langsung masuk ruangan pemimpin.. mana d lantai 10 yaak... Ga ada resepsionis n satpam kah d pintu masuk lantai 1?... ga ok keamanannya
Nana_Ratna
maaf Thor koq masih ngbahas soal aq bukan anak Mama kan dari awal cerita udh dijelasin klo Bisma suka menjelaskan klo Cia punya Papi n Mami.
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): silakan baca kelanjutannya kak.. jawabannya ada di bab-bab selanjutnya.. 🙏
total 1 replies
Nana_Ratna
istri klo pergi kmn mn hrs izin suami tp koq ga gt yaa ma suami, bs seenaknya lsg pergin pergi sama siapa aza. sahabatan ma lawan jenis? PREEEETTTT
Nana_Ratna
bukaanya Starla yaaa,koq jadi Clara?
Nana_Ratna
koq Elsa bisa masuk k kantor, emang ga resepsionis gt d depan n security kmn,, mulaii anehh neeeh alur nya...
Nana_Ratna
buka 24 jam,cuma ada 3orang? atuuh ga pulang² atw istirahat donk.
Jetva
Baby Blues...org selesai melahirkan itu harus dijaga psikis n fisikx...kadang krn capek n anak rewel itu bs jd pemicu apa lagi yg ada di rumah ga peka...
Isabela Devi
ya kadang suaminya ngerti
Isabela Devi
beruntung dhena dapat mertua baik
Isabela Devi
bahagialah bangat
Isabela Devi
akhirnya dhena sadar
Anibar Andriani Yunus
penasaran kali lah aku ma author 😄😄
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): ayo kita kenalan 😍🤭
total 1 replies
Nii
ok
Dini
eng ing eng 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!