NovelToon NovelToon
Obsesi Gila Tuan Kazarov

Obsesi Gila Tuan Kazarov

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:908
Nilai: 5
Nama Author: Kiandra_Reinn

Dominic Kazarov.
Seorang pria tampan, dingin, dan berbahaya. Pemimpin kelompok mafia paling ditakuti, sekaligus pemilik perusahaan raksasa DK Company. Semua orang mengenalnya sebagai monster yang tak memiliki belas kasihan.
Namun semuanya berubah setelah pertemuan keduanya dengan seorang gadis muda yang pernah menolongnya saat ia terluka.
Awalnya hanya rasa penasaran. Lalu berubah menjadi ketertarikan. Hingga perlahan menjelma menjadi obsesi yang memabukkan.
Dominic tidak hanya menginginkan gadis itu berada di sisinya.
Ia menginginkan senyumnya, waktunya, hidupnya... bahkan kebebasannya. Dominic memilih cara yang paling kejam untuk mendapatkannya. Sebuah ancaman berdarah ia berikan dengan melukai salah satu teman gadis itu, memaksa sang gadis untuk menyerahkan dirinya kepada pria yang tak ia kenal.
terjebak dalam dunia mafia yang gelap dan berbahaya, sang gadis harus memilih.
Melawan pria yang terobsesi padanya atau menyerah pada cinta seorang monster kejam itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiandra_Reinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjalankan Hukuman

“Huuuaaaa apes banget sih nasib gue, baru juga tiduran bentar udah ketahuan, tega banget sih pak chandra, ini sampah mana banyak banget sih. Siapa coba yang buang sampah disini" Saat ia masih terus mengomel sambil memunguti sampah, seseorang datang mengambil tempat sampah yang sedang ia pegang.

"Astaga,bara... Lo ngagetin gue aja tau nggak, ngapain lo disini" Ucapnya sedikit ketus.

Bara melewati kyna lalu memunguti botol plastik yang berada di sekitar bangku taman.

"Gue bosen di kelas, makanya gue ke sini buat nemenin lo"

Nayara mengerutkan keningnya lalu meletakan punggung tangannya di kening bara.

"Nggak panas"

"Maksud lo? "

Nayara tertawa kecil "nggak ada, cuman mastiin lo sakit atau nggak, lo sehat dan nggak panas sama sekali tapi kenapa lo bantuin gue"

Bara Mengernyit bingung.

"Memangnya kenapa, salah ya kalau gue bantuin lo? "

"Ya nggak salah sih, cuman ni ya. Selama ini lo itu kan nggak mau berurusan sama yang beginian dan juga setiap kali lo dihukum, lo nggak pernah tuh gue liat menjalankan hukuman , lah ini... Gue yang dihukum kenapa jadi lo yang lakuin, atau jangan-jangan lo kena hukum pak chandra juga ya?"

"Nggak, gue udah bilang,gue cuman bosan aja"

"Oh! Kirain..."

Mereka berdua kembali memunguti sisa-sisa sampah di sekitar taman.

***

"Nah kan apa gue bilang, si bos pasti kesini buat bantuin naya" Yasa sedang memperhatikan dua orang yang berada tidak jauh dari mereka di pojokan pintu menuju taman belakang sekolah bersama gio dan kenzo.

"Ya emang kenapa sih, terserah Dia lah, lo ngapain sih kepo banget. Setidaknya nih ya si bos itu masih normal nggak seperti.... " Mata gio melirik ke arah kenzo yang berdiri di sebelah kanannya.

Merasa ditatap, Kenzo langsung membalas dengan rentetan kata-kata yang tak kalah tajam ke arah Gio.

"Gue normal, gue masih suka sama cewek. Dan setidaknya gue nggak kayak lo yang hobinya gonta-ganti pasangan mulu, ngerti lo!"

Gio mendecih pelan sambil memasukkan kedua tangannya ke saku celana.

"Anjir, sensitif banget. Gue cuma becanda."

"Bercanda apaan? Mulut lo tuh nggak ada remnya." Balas kenzo dengan cepat.

Yasa tertawa terbahak-bahak mendengar kalimat tajam kenzo. wah walau kenzo sangat minim bicara tapi sekalinya bicara..bom..keluar kata-kata yang mampu membuat lawan bicaranya tak berkutik.

Gio hanya bisa terdiam.sial! dia bahkan tidak mampu membalas kata-kata tajam dari mulut kenzo,lagi.

"Aduhhh remuk hati babang dek, dengar kata-kata mutiara dari mulut prince ice kita"

Yasa masih saja tertawa hingga suaranya mampu membuat naya dan bara melihat mereka.

"Woiii sini.... " Nayara memanggil mereka bertiga, sedangkan bara menatap mereka bagaikan elang yang sedang melihat mangsanya.

"Lo sih ketawanya kenceng banget, liat tuh muka si bos... Kek mau makan orang aja" Gio memukul lengan yasa.

"Ya sorry, gue kelepasan" Ujar yasa sambil mengelus tangannya lalu menyusul kenzo.

"Lo bertiga nganggur kan? kalau nganggur ayo bantuin gue biar cepat selesai" Ujar naya sambil memberikan plastik sampah ke tangan mereka.

Yasa tertawa canggung sambil mengusap kepala bagian belakang "Mmm..sebenarnya kita itu nggak nganggur, kita tadi niatnya mau kekantin cuman nggak sengaja aja lewat sini terus liat kalian deh"

"Nah bener tuh kata yasa" Gio menimpali ucapan temannya.

Sedangkan kenzo sudah lebih dulu ikut membantu bara memunguti sampah.

"Nanti aja ke kantin nya, bantuin gue ya... Please" Nayara memasang wajah memelas.

"ya udah deh kita bantuin"

"Yesss ...Terima kasih ya"

Yasa dan gio mengangguk kecil.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!