NovelToon NovelToon
SECOND PALACE

SECOND PALACE

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Nana gadis desa berumur 18 tahun, merantau ke kota untuk memperbaiki kehidupannya yang berada di bawah garis kemiskinan. Ia bekerja menggantikan Bibinya menjadi seorang asisten rumah tangga di salah satu rumah mewah yang ada di Kota--rumah mewah milik keluarga Coriander. Tapi, siapa sangka baru satu bulan bekerja di sana, dirinya sudah terlibat Affair dengan anak majikannya. Ia menyerahkan kesuciannya kepada Haidar--pria tampan dengan sejuta pesona namun sangat menyebalkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin berhenti bekerja

Semua berlalu dengan begitu cepat, hari ini adalah tepat satu bulan di mana Haidar berjanji akan menikahi Nana. Namun, pria itu tidak menunjukkan tanda-tanda ingin mengakui perbuatan bejatnya kepada Yuki dan Fahri.

Sora masih berada di sana, hubungannya dengan Haidar malah terlihat semakin dekat, dan itu semakin membuat hati Nana terasa sangat sakit. Apalagi saat mendengar jika kedua orang tua Haidar ingin menjodohkannya dengan Sora.

"Ya Tuhan." Nana mengelus dada berulang kali, menahan tangis dan juga berharap Tuhan memberikanya kekuatan lebih.

Nana berada di halaman belakang, ia duduk di tepian kolam renang. Sore hari itu rumah terlihat sepi. Sora sedang berjalan-jalan bersama Yuki, sedangkan Fahri kerja, dan Haidar masih berada di kampusnya, mungkin.

Nana menatap kosong pada riak air kolam yang ada di dekat kakinya. Nana merenungi nasibnya, ia sudah dua hari juga telat datang bulan, dan ia berharap jika dirinya tidak hamil.

"Nana." Suara Haidar yang berat membuyarkan lamunan Nana pada sore hari itu.

Nana menoleh dan menatap Haidar yang berjalan ke arahnya. Ia segera beranjak, ia ingin menghindari pria tersebut, hatinya saat ini sudah hancur lebur, bukan hanya hati, tapi masa depan dan tubuhnya juga ikut hancur.

"Na, bolehkah kita bicara?" tanya Haidar menahan Nana yang ingin beranjak.

"Apa?" tanya Nana dengan datar.

"Na, maafkan aku. Aku--"

"Iya, tidak apa-apa. Orang kaya seperti kamu ini hanya bisa menghancurkan orang kecil ini," ucap Nana segera memotong ucapan Hadiar.

"Na, dengarkan penjelasanku," ucap Haidar dengan nada memohon.

"Tidak ada yang perlu di jelaskan lagi. Karena semua sudah jelas," jawab Nana dengan penuh kegetiran.

"Na." Haidar memegangi salah satu tangan Nana dengan penun kelembutan, akan tetapi Nana sudah tidak mau tertipu dengan rayuan dan ucapan manis pria tersebut.

"Sudah cukup, Den!" Nana menyentakkan tangannya itu dengan keras hingga cekalan tangan itu terlepas. Nana segera masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang penuh luka.

Haidar menatap punggung Nana dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.

***

Malam harinya Nana berbicara dengan Yuki dan Fahri di ruang tengah.

"Na, kenapa?" tanya Yuki terkejut saat mendengar Nana ingin berhenti bekerja.

"Gajimu kurang besar? Atau kamu tidak nyaman berada di sini? Atau pekerjaan kamu terasa berat karena harus melayani Haidar dan Sora?" tanya Yuki beruntun dengan raut cemas dan juga merasa bersalah karena memberikan pekerjaan lebih kepada Nana.

"Tidak, Bu. Saya di sini nyaman, ibu dan keluarga baik. Tapi, ada satu hal yang membuat saya ingin berhenti dari sini, yaitu--" ucapan Nana terhenti ketika Haidar berteriak dari lantai atas menuju ruang tengah.

"Kamu tidak boleh berhenti, Na!" teriak Haidar dengan raut wajah yang terlihat menyeramkan. Padahal ia tidak ingin jika Nana mengadukan perbuatannya kepada orang tuanya. Ia sampai saat ini belum siap untuk mengakui semuanya, ia masih belum mempunyai nyali yang besar.

Ya, bisa dibilang jika dirinya adalah seorang pengecut.

"Haidar! Kamu tidak perlu berteriak seperti itu!" tgur Fahri kepada putranya yang kini sudah berada di ruang tamu.

"Tapi, Nana tidak boleh berhenti bekerja!" tegas Haidar, menatap Nana yang menundukkan kepala.

"Kamu dengar sendiri, Na, jika Haidar tidak ingin kamu berhenti bekerja. Jadi, saya mohon dengan sangat jangan berhenti bekerja, dan kami akan menaikkan gajimu dua kali lipat, bagaimana?" ucap Yuki memberikan penawaran.

"Tapi, saya--" ucapan Nana terhenti ketika mendengar ucapan Haidar.

1
evi carolin
habizzzz .... kau Sora.... harap harap malah dpt zonk ...
Dessy Lisberita
mana cukup bangun rmh sekolah 200jt ad"aj
Dessy Lisberita
kalau nana balik sama haidar aku juga balik baca novel judul yg lain
Dessy Lisberita
jadi cewe juga kalau laki udah ga mau kenapa juga masih bertahan
Dessy Lisberita
ga seru kalau balik ke haidar
Dessy Lisberita
kalau harga diri murah emang kaya gitu ngemis minta di nikakan jadi cewe mahal dikit napa
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
pinter bgt nana gini dong thor lakon cew jg mudah ditindas, tegas galak, bikin nana pergi thor biar nyahok si haidar
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
aq nebak nih ya, pasti pemeran nana in cew yg teraniaya, bodoh, gt deh, bikin nana pergi thor biar haidar gak semena2 gt, biar sadar sm kelakuanya yg seenaknya, hehehe maaf thor jd ngatur
MamDeyh
Visualnya kurang kak menurut aku🤭
Khairul Azam
cih manusia munafik nana ini
fitriani
gurunya gak benar itu masa ngatain valen gitu d depan murid yg lain jadinya tmn2 valen jadi ngikut.... agak laen ini gurunya😡😡😡😡
fitriani
masa gurunya ngatain muridnya gitu sih gak ada etikanya bgt tuh guru😡😡😡😡😡
fitriani
modarrrr kowe sora bukannya untung malah buntung🤪🤪🤪🤪🤪🤪
fitriani
hadeh si sora sa ae dramanya😏😏😏😏
fitriani
sialan si haidar😡😡😡😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
JADI MALAS BACANYA,PERAN COWOKNYA COWOK MURAHAN DAN TEH CELUP..
Qaisaa Nazarudin
Ini nih yg namanya perempuan MURAHAN..
Qaisaa Nazarudin
Bukan diusir,Lebih tepatnya diSEBUNYIKAN oleh Yuki disuatu tempat..
Qaisaa Nazarudin
Gak sadar kamu kalo mama Yuki itu lagi MENYINDIR kamu,Dasar gak punya OTAK..
sitii de phantom
please... momy... ngakak klo gini mah... 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!