NovelToon NovelToon
ASEP (Akhir Sebuah Pengkhianatan)

ASEP (Akhir Sebuah Pengkhianatan)

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Selingkuh / Romansa / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:152.8k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Aleta Rubia adalah seorang model cantik yang kini namanya tengah melejit. Dia juga sudah menikah dengan seorang laki-laki berprofesi sebagai arsitek di sebuah perusahaan properti yaitu Devan Adrian Megantara. Kesibukan Aleta didunia modeling tentunya menyita waktunya untuk Devan, namun mereka sudah berjanji untuk saling percaya dan tetap fokus pada pekerjaannya masing-masing.

Suatu hari, Aleta ingin berhenti bekerja demi anak yang ada didalam kandungannya dan memperbaiki hubungan pernikahannya dengan Devan. Namun saat Aleta ingin memberitahu Devan, ia melihat suaminya bersama dengan sahabat wanitanya sedang bermesraan. Hati Aleta begitu hancur dan memutuskan untuk pergi meninggalkan Devan.

Akankah Devan menyesal? Bagaimana kehidupan Aleta dan bayi yang ada dikandungannya setelah pergi? Bagaimana juga dengan orang-orang terdekat keduanya yang menginginkan mereka berdua berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehidupan Aleta

Lima tahun sudah Aleta meninggalkan negara kelahirannya dan juga sang suami, ah lebih tepatnya sudah mantan suami. Sejujurnya Aleta tak mengetahui tentang perkembangan kasus perceraiannya dengan Devan karena ternyata nomor ponsel pengacaranya itu lupa tak ia simpan. Namun dia hanya bisa berharap kalau urusan perceraiannya itu telah selesai diurus dan kini dirinya sudah berstatus janda.

Sekitar empat tahun yang lalu juga, Aleta telah melahirkan sepasang bayi kembar laki-laki dan perempuan. Kini kedua anaknya itu sudah sangat pintar berjalan dan berbicara bahkan bekerja. Hidup Aleta sungguh saat bahagia dan sempurna menurutnya, bahkan ia juga ditemani oleh sahabat satu-satunya yaitu Katryn.

Katryn sudah lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan di kota ini juga. Bahkan Katryn rela tak pindah apartemen demi dekat dengan dua keponakannya dan juga dirinya. Aleta sangat bersyukur karena selama 5 tahun di kota ini dikelilingi oleh orang-orang baik.

Untuk menyambung hidupnya, Aleta kembali terjun dalam dunia modelling dengan nama samaran "Alice". Hal ini ia lakukan agar orang-orang di masalalunya tak ada yang mengenali dirinya. Bahkan kedua anak kembarnya juga ikut terjun membantunya mencari uang. Awalnya Aleta melarangnya, namun dengan kekeh mereka menginginkan untuk meringankan beban ibunya.

Kedua anak kembar Aleta ini bernama Vincent Adrian Megantara yang biasa dipanggil Vincent dan Vicentia Rubia Megantara atau dipanggil Rubi. Aleta tetap menyematkan nama marga papanya pada kedua anaknya itu karena bagaimanapun mereka juga keturunan dari Devan.

"Mama... Mama..." seru anak perempuan Aleta, Rubi.

"Mama di dapur, nak" jawab Aleta.

Rubi segera saja berlari kearah mamanya yang sedang memasak makan malam untuk ketiganya. Gadis kecil itu dengan semangat menunjukkan hasil karya yang dibawanya itu kepada sang mama. Sedangkan sang kembaran, Vincent terlihat berjalan santai mengikuti adik perempuannya yang terlihat sangat aktif itu.

"Lihat, mama. Rubi sudah menyelesaikan pesanan dari Aunty Kat" seru Rubi sambil menunjukkan sebuah lukisan yang begitu indah.

"Wah... Ini sungguh hasil yang sangat luar biasa" puji Aleta dengan mata berbinar.

Rubi adalah seorang pelukis cilik yang karyanya sudah mendapat pengakuan Internasional. Bahkan di usianya yang menginjak 4 tahun ini, dia sudah mempunya gallery lukisan sendiri untuk memamerkan hasil karya tangannya. Sejak usia 2 tahun, Rubi memang sudah memperlihatkan bakatnya di bidang lukis.

Berbeda dengan kakaknya yang lebih menyukai dunia IT dan model seperti dirinya. Sungguh dunia Aleta kini begitu sempurna dengan hadirnya anak-anak yang tidak menyusahkan orangtuanya. Walaupun sebenarnya Aleta ingin anak-anaknya tumbuh normal seperti anak lainnya yang di usianya seperti ini tengah bermain dengan teman sebayanya.

"Makasih mama" ucap Rubi dengan tersenyum manis.

"Ayo makan" ajak Vincent yang sedari tadi hanya diam saja.

Mendengar ajakan Vincent segera saja Aleta menyiapkan masakannya yang sudah masak itu keatas meja. Rubi pun dengan senang hati segera menyimpan lukisannya kemudian ikut duduk didekat kakaknya. Aleta mengambilkan keduanya makanan kesukaan masing-masing diatas piring. Mereka semua akhirnya makan dengan tenang, sedangkan Aleta menatap kedua anaknya dengan haru.

"Lihatlah, Dav. Kedua anak yang kau tak ketahui selama ini tumbuh dengan sangat baik dibawah pengasuhanku. Bahkan mereka jauh lebih sukses dari kita di usianya yang masih kecil ini" batin Aleta tersenyum manis menatap kearah kedua anaknya.

Aleta masih tak menyangka bisa membesarkan kedua anaknya dengan baik. Padahal dulu dirinya hampir saja menyerah karena tak kuat dengan mual yang dialaminya selama hamil. Namun Katryn selalu menyemangatinya dan mencarikan sesuatu yang diinginkannya agar dirinya santai dalam menghadapi kehamilannya. Bahkan sampai anaknya menginjak usia dua tahun, Katryn juga yang membantu mengurus keduanya.

Sungguh dirinya sangat berhutang budi pada gadis yang kini sudah meraih cita-citanya sebagai seorang dokter itu. Ia sungguh bangga dengan pencapaian gadis yang sudah dianggapnya sebagai adiknya sendiri itu.

Setelah selesai menyelesaikan makan malamnya, ketiganya segera saja masuk kedalam satu kamar. Kedua anaknya itu pun tak mengeluh dalam keadaan ini, walaupun sebenarnya mereka bisa membeli apartemen mewah namun Aleta yang tak mau meninggalkan tempat ini pun melarangnya. Bukan karena takut uangnya akan habis jika membeli apartemen mewah atau rumah, namun ia masih khawatir kalau orang-orang di masalalunya bisa menemukan dia.

"Mama, papa lagi ngapain ya disana?" tanya Rubi dengan tiba-tiba.

Aleta sudah menceritakan tentang dia yang bercerai dengan Devan kepada kedua anaknya. Walaupun mereka masih kecil, namun otak cerdas keduanya membuat Rubi dan Vincent memahaminya. Bahkan diam-diam, Vincent telah mengetahui fakta sebenarnya tentang hubungan kedua orangtuanya itu.

Aleta terdiam mendengar pertanyaan polos yang terucap dari mulut anaknya. Bibirnya kelu untuk menjawab segala hal yang ingin dia kubur dalam-dalam. Vincent yang tahu kegundahan mamanya pun segera membantunya agar keluar dari pikirannya.

"Papa lagi bobok manis sambil minum susu dalam dot" ucap Vincent asal.

Tentunya jawaban asal dari Vincent itu membuat Rubi mengerucutkan bibirnya, sedangkan Aleta langsung terkekeh pelan. Tak menyangka jika anak laki-lakinya yang jarang menampilkan ekspresi wajah itu bisa membuat suasana yang tadinya canggung menjadi lebih santai.

"Memangnya papa kaya abang minum susu pakai dot" ucap Rubi.

"Nggak kebalik? Bukannya adek Rubi yang masih minum susu pakai dot" goda Aleta.

Memang benar diusianya yang sudah menginjak 4 tahun itu, Rubi masih minum susunya dengan dot. Kalau malam sebelum tidur, pasti ia akan meminta mamanya untuk membuat susu dan dimasukkan dalam botol dot kesayangannya. Jika tidak, gadis itu takkan bisa tidur.

"Ihhh... Mama kenapa jadi ngeledekin Rubi sih? Harusnya mama bela aku dong, masa bela abang" ucap Rubi tak terima.

Vincent yang mendengar ucapan adiknya pun hanya bisa geleng-geleng kepala saja. Adiknya itu memang selalu ingin diutamakan oleh mamanya dan selalu ingin dibenarkan setiap apa yang dilakukannya. Walaupun begitu, Vincent sangat menyayangi adiknya itu.

"Mama bela semuanya dong, kan Rubi dan abang Vincent sama-sama anak mama" ucap Aleta lembut sambil mengelus rambut panjang milik anaknya itu.

"Ayo tidur" ajak Vincent saat melihat mata Rubi sudah sayu.

Jika tidak dilerai, maka perdebatan kedua perempuan itu bisa bertahan sampai pagi. Apalagi Rubi kalau sudah diajak berdebat maka akan betah mengoceh walaupun matanya sudah terlihat mengantuk. Akhirnya kedua perempuan itu membenahi posisi baringannya diikuti Vincent yang langsung berbarin disamping mamanya. Posisi Aleta tidur ditengah-tengah kedua anaknya.

Mereka pun akhirnya memejamkan matanya untuk menyelami mimpi yang terkadang lebih indah dibandingkan dengan realitanya. Melupakan sejenak semua aktifitas yang seharian ini mereka lakukan tanpa mempedulikan seseorang yang dibelahan bumi sana sedang merindukan kehadiran sosok keluarganya.

1
Siti Nurjanah
kalau masih percaya ma wanita yg bernama seina namanya orang itu goblok
Rani R.I
terimakasih thourr,,, gimana pun alurnya tetap menikmati dan menghargai,, berkarya dan menulis tidak lah mudah,, sehat slalu thourr,, tetap semangat dlm berkarya 🙏🙏🙏🫰🫰🫰🥰🥰🥰
Joe JV BITREXGO
cerita yang menarik dan Luwarrrbiasaaaa....suka bacanya... kamu emang kerennnnnnn thor..... smakin semangat dan sukses yah bikin cerita2 yg lainnya....👍👍👍💪💪👏
umi istilatun
👍
ayu cantik
suka
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗅𝗎𝖼𝖺𝗌 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗄𝖺𝗄 𝗍𝗂𝗇𝗀𝗄𝖺𝗍 𝗋𝗎𝖻𝗒? 𝗁𝖺𝖽𝖾𝖾𝖾𝗁
Memyr 67
𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗌𝗂𝗁 𝖽𝖾𝗏𝖺𝗇. 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗒𝗀 𝗌𝖾𝗀𝖺𝗅𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗌𝗍𝖺𝗇𝖽𝖺𝗋 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗄𝖾𝗍𝗂𝗉𝗎.
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗇𝗒𝖺𝗍𝖺 𝖽𝗂 𝗅𝗎𝖺𝗋 𝗇𝖾𝗀𝗋𝗂 𝖺𝖽𝖺 𝗍𝗋𝖺𝖽𝗂𝗌𝗂 𝖺𝗇𝗍𝖺𝗋 𝖺𝗇𝗍𝖺𝗋, 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗇𝗀𝗀𝖺 𝖻𝖺𝗋𝗎
Memyr 67
𝖽𝖾𝗏𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗆𝖾𝗇𝗒𝖺𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖽𝗂𝖺 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁. 𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗋𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗅𝖺𝗀𝗂, 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝖼𝖺𝗒𝖺𝗂 𝗌𝗁𝖾𝗂𝗇𝖺?
Memyr 67
𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌, 𝗄𝗈𝗇𝗍𝗋𝖺𝗄 𝗄𝗈𝗇𝗍𝗋𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗒𝗀 𝖻𝖾𝗅𝗎𝗆 𝗌𝖾𝗅𝖾𝗌𝖺𝗂, 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝗎𝗋𝗎𝗌𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖾𝖽𝗎𝖺 𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍?𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍 𝖺𝗅𝖾𝗍𝖺 𝖺𝖽𝖺 𝖽𝗎𝖺? 𝗉𝖺𝗇𝗍𝖺𝗌 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖼𝖾𝗐𝖾𝗄 𝗅𝖺𝗂𝗇, 𝖺𝗇𝖾𝗁 𝖺𝗃𝖺 𝗅𝗂𝖺𝗍 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗎𝖺 𝗆𝗎𝗅𝗎𝗍.
Tira Aneri
suuukaaa
Hadi Kusuma
disakiti, dihianati, kabur, balik, eh malah rujuk.........
angel
alur awal ok ...eeeh makin di baca kog aneh aj /Smug/
angel
sgt gampang mau balik lagi dgn lakinya hny krn anak...hadeeeh smua novel kog sama aj , klu laki gk suka tinggal talak2 aj ....miris
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Euis Kindar Wulan
up
Aman Riki
thor bingung.. aneta apa aleta
Penulis Eli: Aleta kak, maaf buat kakak bingung 🙏
sering ketukar sama novelku satunya 🙏
total 1 replies
Endang Werdiningsih
hukuman buat seina terlalu gampang atas perbuatan jahat yg dilakukan sdh bertahun" lama'a,,meninggal karena kecelakaan
Endang Werdiningsih
yg kosisten tentang nama ya thor..
aleta jd aneta,,sy pikir tadi'a cuma typo tp ternyata kok keterusan..
apa othor lupa kalo dr awal kasih nama aleta bukan aneta
Penulis Eli: Maaf kak, suka kecampur sama novel satunya 🙏
Besok ku revisi 😬
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!