NovelToon NovelToon
Derita Nayla

Derita Nayla

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:109.7k
Nilai: 5
Nama Author: T. L. Handayani

Tidak di restui oleh sang ibu mertua membuat Nayla harus mengalami banyak tekanan selama tinggal di rumah suaminya yang bernama Robert. Tekanan batin yang di rasakan oleh Nayla semakin berat lantaran sang ibu mertua pandai menyembunyikan keburukannya di hadapan putranya Robert, sehingga sering terjadi salah paham antara Robert dan Nayla mengenai ibunya.

Derita apa sajakah yang di alami oleh Nayla selama tinggal bersama keluarga mertua yang tidak menyukai kehadirannya? Simak kisahnya di sini😘


Follow ig @t_l_handayani 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T. L. Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memberi Saran

"Astaga Nayla, kenapa selama ini kamu diam saja tentang perlakuan mertua kamu nak?" tanya Ibunda Nayla sambil menangis.

"Sudahlah Bu, jangan pikirkan itu. Suami Nayla baik kok orangnya." jawab Nayla sambil menyeka air mata lalu berusaha menenangkan hati ibunya.

"Naylaaaaa..." terdengar Nyonya Indri berteriak dari halaman memanggil menantunya.

"Mama memanggilku Bu," tukas Nayla.

"Nak, nggak usah kembali nak jika di sana kamu tersiksa. Kita tinggal bersama sama lagi seperti dulu," pinta Ibunda Nayla sambil menangis.

"Tidak Bu, Nayla harus pergi. Nayla baik baik saja kok Bu, Ibu dan Bapak jaga diri baik baik ya. Maafkan Nayla tidak bisa membantu merawat bapak dan tidak bisa memberi uang. Nayla pamit Bu, " jawab Nayla sembari mencium tangan Ibu dan Bapaknya.

Dengan berat hati kedua orang tua Nayla melepas putrinya pergi bersama ibu mertuanya yang kejam. Mereka hanya bisa berdoa agar Tuhan selalu melindungi putri mereka.

Hari telah berganti malam, Nyonya Indri beserta anak dan menantunya tengah bersama sama menyantap hidangan makan malam. Setelah menghabiskan makanannya, Robert bertanya kepada Nayla.

"Bagaimana keadaan bapak kamu Nayla? Apa sudah membaik?" tanya Robert kepada istrinya.

Mengingat kejadian tadi siang, dada Nayla mendadak sesak. Dia tidak mampu bersuara hingga akhirnya dia hanya menggelengkan kepala untuk menjawab pertanyaan sang suami.

"Apa sudah di bawa ke Rumah Sakit?" tanya Robert kemudian dan Nayla lagi lagi menggeleng.

"Astaga, kasihan sekali. Besok kita harus bawa bapak kamu ke Rumah Sakit." ujar Robert yang seketika membuat Nayla mengangkat wajahnya lalu menatap sayu ke arah sang suami. Nayla memandang wajah sang suami dengan penuh harap, tapi sayangnya harapan itu musnah ketika satu tatapan melintas dari sang mertua.

"Robert,... " Nyonya Indri mulai berusaha meracuni pikiran putranya. Beliau sangat tidak senang jika Robert terlalu perhatian kepada besannya.

"Iya Ma, " jawab Robert.

"Biar Mama yang atur semuanya, kamu urus saja pekerjaan kamu. Jarak rumah Nayla dari sini kan lumayan jauh, kamu nanti akan kelelahan jika harus ke sana ke mari. Kalau urusan biaya, kamu serahkan saja kepada istri kamu, nanti biar kami antar ke sana. Atau kalau tidak, kita transfer saja uang itu. Bagaimana, apa kamu setuju saran dari mama?"

Satu saran yang terdengar sangat membantu di telinga Robert, akan tetapi sangat kejam di mata Nayla karena dia tidak tahu kekejaman apa lagi yang akan di rencanakan oleh ibu mertuanya?

"Terima kasih Ma, Robert sangat berterima kasih sekali sama Mama. Tentu Robert setuju dengan saran Mama." jawab Robert dengan yakin.

"Iya, tapi apa Nayla juga setuju dengan saran Mama?" tanya Nyonya Indri berlaga meminta pendapat menantunya.

"Nayla, kamu setuju kan dengan saran Mama? " tanya Robert kepada istrinya.

"Emm ii-iiya Mas," jawab Nayla dengan bibir gemetar.

Malam itu Robert memberikan sejumlah uang kepada Nayla untuk biaya rumah sakit bapaknya. Dengan hati yang begitu tersayat Nayla menerima uang yang jumlahnya sangat besar itu. Hingga tanpa terasa air matanya meleleh.

"Kenapa malah menangis?" tanya Robert.

"Emm, enggak Mas. Aku cuma lagi seneng aja. Aku terharu dengan kebaikan kamu." jawab Nayla sambil menyeka air mata. Dia tidak jujur kepada suaminya tentang apa yang tengah di lakukan oleh ibu mertuanya kepada dirinya dan juga orang tuanya.

Keesokkan pagi ketika Robert telah berangkat bekerja, Nyonya Indri segera menginterogasi menantunya.

"Heh, semalam Robert ngasih uang sama kamu apa tidak?" tanya Nyonya Indri dengan kasar.

Nayla yang terlalu sakit hati masih enggan untuk menjawab, tenggorokannya terasa tercekat dan dadanya begitu sesak. Bibirnya gemetar untuk bersuara hingga membuat ibu mertuanya geram.

"Heh, kamu tuli ya? Kamu nggak dengar aku ngomong apa? Awas ya kalau kamu berani menyembunyikan uang pemberian Robert, akan aku buat kamu menyesal seumur hidup. Cepat bawa sini uang yang kamu terima dari suamimu! "

Titah Nyonya Indri dengan mendorong kedua pundak Nayla.

Tanpa bisa melakukan perlawanan, Nayla bergegas ke kamarnya untuk mengambil uang pemberian dari suaminya untuk jatah biaya berobat sang ayah. Melihat Nayla keluar dari kamar dengan membawa amplop berwarna coklat yang berisi uang sepuluh juta, Nyonya Indri lekas menyambar nya.

"Sini uangnya, enak aja mau di buat biaya rumah sakit! "

1
SRI HANDAYANI
peran nayla juga kaya wanita yang tidak berpendidikan
SRI HANDAYANI
ini kaya psikopat saja ceritanya saya ikuti lama2 jadi ngeri
SRI HANDAYANI
klw terlalu jahat mertuanya aku bacanya juga males
T. L. Handayani: maaf kak, novel ini mengikuti event Air mata pernikahan tema mertua kejam. Jadi jangan di ambil hati ya kak☺☺
total 1 replies
SRI HANDAYANI
kok ada mertua biadap yaa 😡😡
Rohiyah
kapan si thor ketauan tuh nene sihir
T. L. Handayani: sabar kak, ikuti kelanjutannya🙏
total 1 replies
Rohiyah
sadis ya tuh mertua .jangan sampe anak cucu ketemu mertua kaya aku seperti cerita ini
T. L. Handayani: amiin🙏🙏
total 1 replies
Rohiyah
mertua udah gila tuh
Rohiyah
jadi ingat masalalu aku dulu pas baru nikah😭
T. L. Handayani: memangnya sama kak kisahnya?
total 1 replies
Renita 85
iya cerita nya emang lemah,, ntar ending bahagianya dikit malah ngebela yg jahat wkwkw
Renita 85
nayla lemah hadeuh yg nulis jangan kejam" yg wajar aja
T. L. Handayani: hehehe, ini ikut event lomba tema mertua kejam kak. jadi harus kejam😁
total 1 replies
Orang Hsjdh
kak kok gak dilanjutkan semua karya padahal bagus
T. L. Handayani: sudah tamat kaka🙏🙏
total 1 replies
mama Al
keren
Ra2_Zel
bagus ceritanya 😘
T. L. Handayani: makasih kak😍
total 1 replies
Ra2_Zel
Kirain nggak ada pembantu, tapi kok nggak ada yg bantuin Nayla.
T. L. Handayani: kan emang di bikin gitu🤣🤣🤣
total 1 replies
Ra2_Zel
seharusnya jangan di kasih semua duitnya. Kasihnya separo aja.
T. L. Handayani: ntar si bumer tanya lgsung ma anak lakinya😞
total 1 replies
Ra2_Zel
Nyonya Maryam siapa?🤔
T. L. Handayani: Duh, perasaan udah ku revisi kak🙈🙈
total 1 replies
Ra2_Zel
Untung si Robert mau tanggung jawab, kalau nggak kasihan Nayla.
T. L. Handayani: tp emaknya Robert tak suka 😔😔
total 1 replies
Mutia Kim🍑
Rasanya ingin meracuni si Indri🙃
T. L. Handayani: yap, besok di belikan racun tikus sawah aja🤣
total 1 replies
Mutia Kim🍑
Kalau aku jadi Nayla, udah pergi aku jauh-jauh daripada harus tinggal di lingkungan keluarga yang toxic kek gitu😌😬
T. L. Handayani: kalau kabur, tamat entar novelnya kak🤣
total 1 replies
Mutia Kim🍑
Emaknya toxic bgt jadi orang😬
T. L. Handayani: iya kak, emang minta makan ati tuh orang 😞
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!