Diana Aginanda yang kehilangan ingatan saat usia 4 tahun dan diasuh di tengah kemiskinan oleh orang yang telah menculiknya.
Di saat usianya akan menginjak 17 tahun, Diana mengalami banyak permasalahan yang menimpa hidupnya sampai dia bertemu dengan kakak, sahabat, dan cinta sejatinya.
Hari-hari biasa di tengah kemiskinan yang dilalui diana akan berubah saat dia telah menemukan kembali ingatannya yang hilang menjadi hari hari penuh tantangan dan mengancam nyawanya, namun Diana tidak sendiri.
Diana akan mengungkap dalang di balik semua permasalahan dan percobaan pembunuhan yang menimpanya dan seorang teman pertamanya selama ini, namun siapa sangka bahwa tersangka itu adalah orang terdekatnya!?
Cover by : Pinterest.
Note: semoga cerita ini menghibur walau banyak ngasalnya, semoga mata kalian tetap sehat melihat tebaran typo yang amazing, dan semoga kalian tetap bertahan dengan segala ketidakberdayaan author menampung keluhan dan emosi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Kp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nadia
Saat sampai dirumah Nadia,kami jadi kaget karna ada pesta dirumah itu dan kamipun langsung berfikir kalo itu adalah acara tunangannya nadia
lalu Kami melihat seorang cowok yang memakai kemaja dengan jas,yang kelihatannya cowok itu mau keluar dari rumah nadia
Cowok itu mengendap endap diantara pohon dan dinding pagar rumah nadia yang kelihatannya mau mencari pijakan melompat
"sedang apa?"tanya azila pada cowok itu sehingga membuat cowok itu tersandung di ranting pohon
"eh kalian siapa?"tanya balik cowok itu
"kami temannya nadia"jawab kami serentak
"wah,serius?!"tanya cowok itu dengan semangat
"iya,btw lo tadi mau kabur ya?"to the point aurel
"ha?!kabur apaan sih,orang mau cari bunglon gue kok"jawab cowok itu
"ehhhhh??!!!!"kaget kami serentak
"wah itu bunglon gue"kata cowok itu sambil mengambil bunglonnya yang sedang santai di atas ranting pohon dengan warna yang coklat
"lo siapa Nadia?"tanya azila
"gue kakaknya"jawab cowok itu sambil memasukkan bunglonnya ke botol yang telah ia bawa sebelumnya
"ehhhhh?!!!"sorak kami serentak
"kenapa sih?!jangan berisik!!!!"seru cowok itu
"ka...kakak kandung?!"tanya kinda
"iya,btw kalian ngapain disini?gak diundangkan?"tanya kakak Nadia itu
"ehh...i...iya"jawab aurel gelagapan
"ya udah ayo ikut gue!"ajak cowok itu sambil terus berjalan ke arah pintu masuk belakang
"gak apa apa nih kak?"tanyaku spontan
"emangnya kenapa sih?"tanya kakak nadia itu
"bukannya kami bakal ganggu acara pertunangannya?"tanya kinda
"ha?!kok ganggu acara pertunangan sih?"tanya kakak nadia
"kami mau batalin acara tunangannya kak"spontan aurel
"kok kalian mau batalin sih?!emangnya kalian siapa?!"bentak kakak itu
"eh...kami temannya nadia kak,kami mau bantu nadia"cemas kinda
"inikan acara tunangan gue,bukan Nadia"ujar kakak itu
"haaaa?!"kaget kami dengan mulut ternganga akan ketidak percayaan
"ada apa sih kak?kok berisik banget?!"seru Nadia yang keluar dari pintu belakang dengan gaun cantikknya
"eh kalian???"tanya nadia heran
"hai nad"sapa kami
"kalian dari tadi nguntitin gue ya?!"marah nadia
"ma...maaf nad, tadi kami kira keluarga lo bakal ngadain acara pertunangan lo jadi kami mau bantu lo untuk ngebatalinnya,ehhh kiranya kakak lo yang tunangan"ujar azila
"ya udah deh,ayok masuk!"ajak nadia
Lalu kakak nadia menitipkan bunglonnya pada Nadia dan kembali ke pesta sedangkan kami diajak nadia untuk masuk kekamarnya dan menganti pakaian kami dengan gaun yang cantik dan megah serta meriasi kami dengan make up yang membuat kami jadi cantik
"kok kalian bisa kepikiran gue mau tunangan sih?"tanya nadia
"ya saat azila bilang masalah perjodohan lo tadi lo langsung marah den pergi gitu aja ninggalan kami,lalu diana ngejelasin semuanya ke kita"ujar aurel
"hahahaha..... karena itu?!"tawa nadia dengan kerasnya
"karna itu kata lo?!lo tau gak kami sampai cemas gara gara lo tadi,dan perjalanan kami sampai sini itu berat tau gak?!,dan sekarang lo malah enak enakan ketawa disini"seru azila
"hahahha maaf maaf, tadi gue marah karna mama ngabarin info soal pertunangan gue publik,lalu gue langsung pulang karna inget kalo kakak gue sekarang bakal tunangan jadi tanpa pikir panjang gue langsung pergi gitu aja tanpa pamit ke kalian"ujar nadia
"masa kakak sendiri yang tunangan lo gak tau sih?"tanya kinda
"ya iyalah, gue kan sibuk kerja"jawab nadia
"jadi gimana sama info tunangan lo?"tanya aurel
"tadi dipesta mama udah ngabarin kok soal pembatalannya"jawab nadia
"ohhh gitu,jadi sia sia dong kita kemari?"tanya ku
"hahaha sia sia apaan sih?yuk kita kepesta makan makan, pasti kalian lapar kan?sekalian aku mau ngenalin kalian ke papa sama mama"ajak nadia
Setelah selesai makan nadia pun mengajak kami keliling rumahnya yang besar lalu mengenalkan kami pada mama dan papanya
"hy ma!pa!"sapa Nadia ke ortunya
"hy nad,kemana aja kamu?"tanya papa nadia
"tadi aku ngajak teman teman aku keliling pa,oh iya pa...ma....kenalin ini teman teman aku,yang cantik ini namanya Diana Aginanda dia teman sekamarku diasrama,lalu yang pake gaun hijau ini adalah Azila Orsyan dia adalah ketua kelas kami,lalu yang rambut kepang kuda ini adalah Aurelia Habita dia anak dari atlet judo idola papa loh,dan yang paling anggun ini adalah Kinda Ercya Feniya,anak dari keliarga Ercya"
"eh kamu beneran anaknya diso?!"tanya papa pada aurel
"i...iya om"jawab aurel gelagapan
"oh iya gimana keadaan papa kamu?apa om boleh main kerumah papamu kapan kapan?om sering pergi ke turnamen papa kamu loh!"seru papa nadia dengan semangat
"eh oh iya makasih om"ujar aurel
"setau mama anak dari Aginanda bukannya laki laki ya?"tanya mamaku heran
"oh jadi gini ma....diana adalah anak kasus penculikan 12 tahun yang lalu"jawab nadia
"oh gitu,tadinya mama sempat kaget ngelihat diana soalnya wajahnya mirip sekali dengan dirsa ibunya,tapi setau mama anak dirsa diculik ditaman,jadi nak diana dimana saja selama ini?"tanya mama nadia padaku
"ehh...aku selama ini dirawat papa angkatku tante"jawabku gelagapan
"jadi papamu dimana sekarang?"
"sudah meninggal tante"
"ohh maafkan tante ya nak,tante gak tau"cemas mama nadia
"gak papa kok tan"
Sehabis cakap cakap panjang dengan mama dan papanya nadia,kamipun dikenalkan kembali oleh nadia ke kakaknya dan disuruh menginap saja semalam oleh keluarga nadia setelah meminta izin sekolah pastinya
Setelah bangun dari tidur yang melelahkan kami segera siap siap untuk kembali ke sekolah dengan tiket yang telah dipesankan oleh kakak nadia
Selama dipesawat kami tak banyak ngomong satu sama lain dan hanya tidur seharian dipesawat,sampai di bandara kami dijemput mamanya azila dan diantar ke asrama
Aku dan nadia pun langsung masuk ke asrama sedangkan aurel dan kinda kembali ke asrama putih
Sekolahku terdiri atas 5 asrama yaitu asrama putih dan hijau untuk murid cewek dan asrama biru dan silver untuk murid cowok serta asrama abu abu untuk para guru yang memilih untuk tinggal di asrama
Aku dan nadia berada diasrama hijau sedangkan aurel dan kinda berada di asrama putih,untuk keterangannya asrama putih dan silver diisi oleh anak anak orang kaya sedangkan asrama hijau dan biru diisi oleh anak anak berprestasi yang memperoleh beasiswa,jadi bisa dibilang kualitas asrama putih dan silver lebih besar dan lebih mewah dari pada asrama kami,setiap murid wajib tinggal diasrama kecuali murid yang telah diberi izin dari sekolah untuk boleh tinggal dirumahnya karna berbagai alasan tertentu
kalian pasti bertanya tanya kenapa nadia tidak tinggal di asrama putih dan malah tinggal di asrama hijau?
jawabannya akan terjawab di chapter selanjutnya:)))
Hehehehe