NovelToon NovelToon
Buaya Darat Yang Terhormat

Buaya Darat Yang Terhormat

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Playboy / Selingkuh / Tamat
Popularitas:237.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Reski Muchu Kissky

⚠️Ini hanya karya fiksi semata⚠️

“Kalau kau tak suka dengan sikap ku, kau boleh pergi, Dianna Chana.” Adipati Leon pemilik warisan yang takkan habis sampai 7 turunan dengan mudah mengganti Chana, bila wanita sebatang kara itu meminta pisah dengannya.

“Maafkan aku, aku yang salah! Aku janji enggak akan mencampuri urusan pribadi mu lagi, Leon.”

Tes!

Chana yang miskin tak bisa berkata apapun pada Leon yang selalu menduakannya berulang kali karena ia masih butuh pria tampan itu untuk membiayai sekolahnya yang mahal.

Namun semua berubah saat Leon melakukan kesalahan yang sangat bagi Chana.

“Pada hal kau sudah mengambil segalanya dari ku, tapi kenapa! Kau lakukan juga dengannya?! bangsat!” pekik Chana.

Plak!

Chana yang naik pitam menampar wajah tampan Leon.

“Cih! Bukannya kita langganan pelac*r?! Lagi pula kau bertahan karena uang, bukan cinta kan, Chana!” pekik Leon.

Kata-kata Leon yang begitu menyakitkan membuat Chana mengambil keputusan besar, yaitu meningga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reski Muchu Kissky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemesraan Ini

“Wah! Kau benar-benar anak orang kaya! Ku pikir hanya gosip semata,” Chana tertawa riang.

Puk!

Chana menepuk punggung Leon yang menjadi pahlawan untuknya di saat susah.

“Tentu saja, kalau kau butuh uang tambahan katakan saja, aku siap memberikannya pada mu, asal bayarannya setimpal.” ucap Leon penuh makna.

“Apapun akan ku lakukan, asal kau mau memberi ku uang yang banyak, hehehe...” setelah satu bulan menderita akhirnya Chana menemukan bahagianya.

Terimakasih ya Allah, kau telah mengirim laki-laki baik ini pada ku, batin Chana.

Ia sangat bersyukur Leon datang di saat yang tepat.

“Ayo!” Leon mengulurkan tangannya pada Chana.

“Apa?” ucap Chana.

“Pegang tangan ku.” Leon tersenyum pada pacar barunya.

“Jangan, nanti kita kena tegur.” Chana menolak karena takut menjadi pusat perhatian orang-orang.

“Sekarang kau milik ku.” Leon menggenggam tangan mulus Chana tanpa permisi.

“Ta-tapi...” Chana yang ingin menolak langusung di bungkam oleh Leon.

“Kau sudah ku bayar sebulan penuh, jadi kau harus melakukan apa yang ku mau,” ucap Leon

Chana yang sadar akhirnya menuruti kemauan lelaki terlanjur kaya itu.

Keduanya pun menuju kelas dengan saling berpegangan tangan.

Kemesraan keduanya pun mendapat banyak sorotan mata, baik dari para siswa mau pun guru.

Aryo sang kepala sekolah yang melihat pemandangan janggal tak mencerminkan nilai positif itu pun langsung menegur pasangan muda yang baru menjalin kisah asmara.

“Hei, kalian berdua!” Aryo melambaikan tangannya.

Chana dan Leon sadar kalau panggilan itu untuk mereka.

“Ya ampun! Pak kepala.” Chana mencoba melepas tangannya dari Leon.

“Kau ngapain sih?! Aku lagi menikmati tangan mu yang mulus,” pekik Leon.

“Apa mata mu buta? Pak kepala akan marah pada kita.” raut takut terpancar di wajah Chana, hal itu membuat Leon tertawa.

“Hahaha... jangan takut.” Leon dengan percaya diri mendatangi Aryo tanpa melepas genggaman tangannya pada Chana.

Chana makin jantungan dengan keberanian Leon yang di ambang batas orang normal.

“Ada apa pak?” tanya Leon tanpa merasa bersalah.

“Tangan kalian, lepas!” pekik Aryo.

“Enggak bisa pak,” ucap Leon.

Sikap Leon membuat Chana syok, ia yang tak berdaya bisa jadi sasaran empuk gurunya.

“Leon, ini sekolah bukan ranah pacaran, kalau kau bapak biarkan bermesraan bebas, maka yang lain akan meniru perilaku mu, bapak enggak bisa berat sebelah, kau tahukan?” Aryo berharap Leon mengerti keadaan.

“Tapi aku masih nyaman memegang tangannya pak, kami baru pacaran loh, apa bapak tidak mau memberi selamat pada kami?” Leon yang menjadi donatur utama di sekolah itu membuat dirinya dapat berkata apapun pada siapa saja.

“Leon, pak Aryo benar, maaf ya pak kami salah.” Chana menundukkan kepalanya pada sang kepala sekolah.

“Lihat, pacar mu saja mau mengerti,” ucap Aryo.

“Kalau aku lepaskan sekarang memangnya kau mau tangan mu ku pegang selama 12 jam?” tanya Leon.

“Iya-iya! Dua hari dua malam juga enggak masalah.” Chana mengangguk setuju karena ia pikir kekasihnya hanya bercanda.

“Oke.” Leon pun melepas tangan Chana karena sudah ada kesepakatan.

“Nah, begini baru benar, tolong jaga sikap kalian selama di area sekolah.” Aryo merasa lega karena Leon mau di ajak kerja sama.

🏵️

“Berarti besok bapak enggak harus lapor pada ku.” setelah mengatakan itu Leon beranjak menuju kelasnya dengan memasukkan kedua tangannya di sakunya.

Mendengar kata-kata penuh makna dari Leon membuat Aryo menggaruk kepalanya.

“Permisi pak.” Chana yang di tinggal menyusul kekasihnya.

“Astaga!!! Bisa hancur semuanya, pada hal pembangunan laboratorium baru saja di mulai, masih butuh banyak dana sampai selesai 100%.” Aryo menjadi bingung.

Membiarkan Leon berbuat sesuka hati maka akan mencoreng citra sekolahnya yang sudah standar internasional.

Jika mempertahankan aturan sekolah maka ia akan kehilangan sumber uangnya, karena tiap kali Leon memberikan dana bantuan, ia akan mengantongi sebenar 40% dari jumlah yang di berikan Leon.

“Sial! Anak itu makin seenaknya.” Aryo mengepal tangannya karena kesal.

🏵️

Malam harinya, setelah selesai pesta dansa Leon menggenggan tangan Chana di dalam mobil mewahnya.

“Kau sudah 2 jam memegang tangan ku, apa kau tidak bosan?” ucap Chana sebagai alasan karena ia lelah bergenggaman tangan dengan kekasih barunya.

“Kata mu 2 hari 2 malam juga bisa, gimana sih, baru 2 jam malah minta lepas!” Leon tersenyum getir.

“Enggak beneran jugakan kita pegangan sampai selama itu?!” Chana kesal dengan Leon yang begitu keras kepala.

“Enggak mau tahu, pokoknya tangan kita enggak boleh lepas.” Leon tak mau menerima jika Chana ingkar janji.

“Tapi aku harus pulang sekarang, nanti tante dan om ku marah.” Chana yang kini tinggal dengan adik ayahnya tak di izinkan kalau pulang terlalu malam.

“Tunggu sebentar.” Leon menyandarkan kepalanya di bahu Chana yang indah.

“Ini sudah jam 21:00, belum lagi pulang ke rumah, kalau aku di usir gimana?” Chana mengatakan resiko apabila ia melanggar aturan yang di buat tantenya.

“Aku beli rumah untuk mu, nanti kita tinggal berdua disana.” Leon yang punya banyak uang tidak akan rugi jika membeli sebuah rumah untuk Chana.

“Kau sakit jiwa ya?! Mana mungkin anak 15 tahun tinggal sendiri, lagi pula aku punya rumah.” Chana tidak menyangka ada orang seroyal Leon di dunia ini.

“Kalau begitu usir saja tante mu, nanti aku yang akan menjaga mu, lagi pula aku sudah 17 tahun, sudah bukan anak-anak lagi.” Leon bangga mengatakan umurnya yang lebih tua dari teman sekelasnya.

“Kau pernah tinggal kelas ya?” Chana berpikir kalau Leon anak yang bodoh.

“Bukan, dulu aku malas sekolah saja,” ucap Leon.

“Kenapa? Masa karena itu saja,” Chana menjadi penasaran pada masa lalu Leon.

“Baiklah, itu karena di sekolah ku yang sebelumnya tidak ada gadis yang secantik dirimu.” Leon mengatakan isi hatinya yang sebenarnya.

“Gombal! Sudah ah! Antar aku pulang sekarang!” Chana yang salah tingkah tak sanggup melihat wajah Leon.

“Oke, kita akan pergi kalau kau sudah mencium bibir ku!” pinta Leon dengan manja.

“Apa? Dasar genit!” Chana tak mau memenuhi permintaan Leon.

“Bukannya itu kewajiban mu ya? Aku kan sudah menggaji mu.” Leon merasa berhak karena ia telah memberi bayaran setimpal pada Chana.

“Mana ada yang ciuman di kencan pertama, harusnya kau tahu itu?” ucap Chana.

“Enggak tahu, karena kau pacar pertama ku.” Leon yang jujur malah tidak di percaya oleh Chana.

“Terserah kau mau bilang apa, ayo! Antar aku sekarang!” Chana tetap ingin menyudahi kemesraan mereka saat itu.

“Iya-iya!” Leon yang pusing mendengar rengekan kekasihnya terpaksa mengantarnya pulang meski ia masih ingin berduaan.

Leon pun dengan segera menyalakan mesin mobilnya dan meluncur membelah jalan raya yang sepi akan kendaraan.

Setelah menempuh perjalanan selama 1 jam, akhirnya mereka tiba di rumah Chana.

“Stop, stop disini!” seru Chana karena Leon hampir saja melewatkan rumahnya.

Jangan lupa tinggalkan rate 5 di sertai komentar terbaik mu readers ❤️

...Bersambung......

1
Dy
Luar biasa
Dy
Biasa
Susanti Si Bontot
bagus
mia guspiami
apaun alasan Jesika locik ular keket..ingin ku cakar wajah liciknya
TadashiI Ryuji
semangat yaa
TadashiI Ryuji
biar Leon buat kmu yaa??
TadashiI Ryuji
najiss
TadashiI Ryuji
anyingg guru juga di embatt
TadashiI Ryuji
fakk
TadashiI Ryuji
lagian cowo kek gitu jugaa
Gavin Bae
aku bingung membela siapa.seharhmusnya yg menjadi peran utama disini adalah sarah.hanya dia wanita baik2 di cerita ini.yg lain tdk bener.tapi kenapa chana yg menjadi peran utamanya.padahal chana jelas2 perannya sebagai wanita murahan.
Aora Ibim
kok sampai ada yg dibunuh jadi ngeri thor
Isnay Maulani
maacih thor 🙏🙏
sukses trs tuk karya2nya 💕💕💕💕
Zuraida Zuraida
leon sialan
Zuraida Zuraida
leon sialan
Arni
Akhirnya happy ending
bellavolin
ibu paling terlalu senoveltoon nih
Rina
maaf beribu maaf ya chana... aku ga simpatik padamu... dulu waktu kamu hamidun anak leon ga mau dinikahi.. oke lah dgn alasan masih bocil kok hamil bocil dan mau mengejar cita². dgn kamu aborsi, ilang sudah simpatiku....
makin kesini kenapa malah terlihat murahan. lagi² dgn alasan cita² mau jd duri rumah tangga wanita lain. 6 thn jadi istri simpanan ky biasa saja.. masa ga ada sedikitpun percikan cinta utk stefan(terlepas stefan sikopet/dia kan ga tau). malah berharap balikan lagi dgn aa leon...
helooooo..... kamu kapan suksesnya dan kapan balas dendamnya ke om dan tantemu....?????
maaf ya thor ini cm kesan pribadiku trhdp chana, bukan karyamu...kalau karyamu mah ky mengandung magis. begitu baca ga bisa berhenti sblm habis bab.
karyamu keren thor...
Rina
kan leon juga ga minta anda lahirkan buuu...
lagian itu sdh kewajiban seorang ibu merawat dan membesarkan
Rina
orang suruhan bu aminah kah thor...?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!