NovelToon NovelToon
Ternyata Istriku Selingkuh

Ternyata Istriku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:249.6k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Elvan begitu mencintai istrinya. Begitu juga istrinya yang sangat mencintainya. Namun, setelah menikah tiga tahun lamanya, Clara yang merupakan istri Elvan mulai berubah sikap. Di sela-sela rumah tangganya yang tak baik-baik saja, Elvan terjebak satu malam bersama Rania yang merupakan office girl yang bekerja di kantornya.

Akankah Elvan mempertanggung jawabkan perbuatannya? Ataukah dia tetap pada pendiriannya untuk tetap setia dengan istrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode.7

Rania menatap amplop putih berukuran panjang yang sedang dia pegang. Amplop itu merupakan surat pengunduran dirinya. Dengan berat hati, Rania akan resign dari pekerjaannya. Padahal dia sudah merasa nyaman bekerja disana. Namun karena kejadian malam itu, membuatnya ingin pergi jauh dari kantor milik Elvan.

Saat ini Rania berdiri di depan ruangan Elvan. Dia mengetuk pintu yang ada di depannya.

Tok tok

''Masuk!'' ucap Elvan dari dalam.

Rania segera membuka pintu ruangan itu. Dia mendekati meja kerja Elvan.

''Maaf, Pak. Saya mau memberikan ini,'' Rania menaruh amplop putih ke atas meja, tepat di hadapan Elvan.

''Apa ini?'' Elvan mengambil amplop putih yang ada di depannya.

''Surat resign saya,'' ucapnya.

Mendengar penuturan Rania, tentu Elvan terkejut. Pasti Rania mengundurkan diri itu karena dirinya. Karena kesalahan yang dia lakukan di malam itu.

''Apa itu karena saya? Kamu mau menghindar dari saya? Tidak bisa, biar bagaimana pun kamu tidak boleh resign dari kantor ini,'' Elvan tidak bisa membiarkan Rania pergi begitu saja. Karena dia masih harus tanggung jawab atas kesalahannya.

''Kenapa Pak Elvan melarang saya resign? Itu hak saya loh,'' Rania masih bingung, sebenarnya apa yang di inginkan oleh atasannya.

''Duduklah! Pegal loh jika kamu berdiri terus seperti itu.

Rania menarik kursi yang ada di depan meja kerja Elvan, lalu dia duduk disana.

''Kamu mau apa dari saya? Tinggal bilang saja, pasti saya akan memenuhinya.''

''Saya hanya ingin resign dari kantor ini. Saya tidak suka mempunyai atasan yang hanya menilai sesuatu dengan uang. Dengan atau tanpa izin dari Pak Elvan, saya akan tetap resign,''Rania beranjak dari duduknya. ''Kalau begitu saya permisi,'' setelah mengatakan itu Rania melangkah pergi dari ruangan itu. Bahkan dia mengabaikan Elvan yang sejak tadi memanggil-manggil namanya.

Saat ini Rania sudah berada di ruangan tempat istirahat office girl. Dia membereskan barang miliknya yang ada disana. Beberapa teman kerjanya menghampirinya, dan mengucapkan kata perpisahan.

''Rani, kamu di cari Pak Reno,'' ucap Lisa yang merupakan teman kerjanya.

''Dimana Pak Reno?'' tanya Rania.

''Ada di luar,'' jawabnya.

Rania segera pergi keluar menghampiri Reno. Dia melihat Reno yang sedang berdiri membelakanginya.

''Pak Reno memanggil saya?''

Reno menoleh ke belakang, melihat Rania yang berdiri di dekatnya.

''Saya hanya mau memberikan uang pesangon ini untukmu,'' Reno memberikan amplop coklat kepada Rania.

Rania langsung mengambil amplop coklat itu, tanpa bertanya nominal yang ada di dalamnya. Jika saja Elvan yang memberikan uang itu, pasti Rania tidak akan menerimanya. Untung saja Elvan sengaja menyuruh Reno untuk memberikan uang itu.

''Terima kasih, Pak. Apakah saya sudah boleh pergi?''

“Sama-sama. Boleh, tapi Pak Elvan menyuruh saya untuk mengantarmu.''

''Maaf, Pak. Saya tidak enak jika merepotkan Pak Reno.''

''Saya sama sekali tidak merasa direpotkan. Lagian ini atas perintah atasan. Kamu bawa uang banyak loh, apa tidak takut jika nanti di luar ketemu sama orang jahat? Lebih baik kamu terima saja tawaran saya. Saya orang baik kok, tidak mungkin berbuat yang macam-macam.''

Rania tampak berpikir, apa yang di katakan oleh Reno ada benarnya juga. Lagian tidak mungkin dia pulang dengan berjalan kaki dan membawa uang sebanyak itu.

''Baiklah. Saya terima tawaran Pak Reno.''

''Mari ikut saya!'' pintanya.

Rania mengikuti Reno yang sudah melangkah duluan.

Tak butuh waktu lama untuk Reno mengantar Rania. Karena jarak kontrakan Rania dan kantor cukup dekat.

Kini Reno sudah kembali ke kantor. Dia menghampiri Elvan di ruangannya.

''Apa kamu sudah mengantarnya?'' Elvan bertanya kepada asistennya yang baru saja duduk.

''Sudah. Kamu kok kelihatannya khawatir sekali sama dia?'' Reno menatap Elvan penuh curiga.

''Ah biasa saja,'' ucap Elvan.

Reno hendak bertanya lagi, namun tak jadi saat mendengar ada yang mengetuk pintu.

Terlihat Clara melangkah memasuki ruangan itu dengan gaya anggunnya.

''Sayang, kamu datang?'' Elvan terlihat senang melihat kedatangan istrinya.

Reno langsung berpamitan, lalu pergi dari ruangan itu. Dia tidak mau mengganggu kebersamaan pasangan suami istri itu.

Setelah kepergian Reno, kini Clara mendekati suaminya. Dia duduk di pangkuannya.

''Ada apa, sayang? Kamu kok menggemaskan sekali,'' Elvan membelai rambut panjang istrinya.

''Mas, aku minta uang doang,'' Clara berucap sambil membelai dada bidang suaminya.

''Minta uang berapa, sayang? Tinggal sebutkan saja nominalnya.''

''Tiga ratus juta,'' ucapnya.

''Untuk apa uang sebanyak itu?''

''Itu loh kemarin temanku menawarkan beberapa perhiasan yang di jual di tokonya. Sepertinya aku tertarik untuk membeli dari beberapa perhiasan itu.''

''Baiklah, aku akan mengirimkan uang itu ke rekeningmu.''

''Terima kasih, sayang.'' Clara mengecup sekilas pipi suaminya.

''Sama-sama. Untuk istriku yang cantik, apa pun akan aku turuti.''

''Aku langsung pergi ya, kebetulan ada janji sama teman.''

''Yah cepat sekali datangnya. Padahal Mas masih kangen loh sama kamu.''

''Aku juga masih kangen, Mas. Tapi pertemuanku ini penting sekali.''

''Baiklah. Ayo Mas antarkan kamu sampai ke depan.''

Clara beranjak dari pangkuan Elvan. Begitu juga dengan Elvan yang beranjak dari duduknya. Elvan merengkuh pinggang istrinya, lalu mereka melangkah pergi keluar dari ruangan itu.

.....

Hari ini Rania memulai usaha baru, yaitu berjualan kue kering. Dengan bekal uang pesangon yang dia dapat, akhirnya dia punya ide untuk membuat usaha kecil-kecilan itu.

Nek Sukma yang sedang bersantai di depan kontrakan, melihat cucunya yang baru keluar dengan membawa barang dagangannya.

''Nek, aku jualan dulu ya,'' Rania berpamitan kepada Nek Sukma, lalu dia menjabat tangannya.

''Hati-hati, Nak.''

''Iya, Nek.'' setelah berpamitan, Rania segera pergi.

Tak terasa sudah cukup lama berkeliling, namun kue yang Rania jual masih cukup banyak.

''Ternyata berjualan itu tidak semudah yang aku pikirkan,'' gumam Rania sambil mengusap keningnya yang berkeringat.

Rania kembali berkeliling untuk menjual kue yang masih tersisa.

Saat ini Rania berada di depan kompleks perumahan mewah. Kebetulan satpam kompleks sedang memilih-milih kue kering yang dia jual.

Tin

Terlihat mobil mewah berhenti di dekat mereka. Bu Rosma keluar dari mobil, menghampiri satpam kompleks yang terlihat berkerumun.

''Ada apa ini?'' tanya Bu Rosma.

''Ini ada penjual kue kering, Bu. Enak sekali loh, saya juga sangat suka,'' ucap salah satu satpam.

''Benarkah?'' Bu Rosma mendekat, karena merasa penasaran dengan kue kering yang di jual oleh Rania.

Bu Rosma ikut memilih-milih kue kering yang di jual oleh Rania.

''Bolehkah saya mencobanya?" tanya Bu Rosma.

''Boleh, Bu. Ini ada testi yang bisa di coba di cicipi dulu,'' Rania memberikan stoples kecil yang sedang dia pegang kepada Bu Rosma.

Bu Rosma mencoba beberapa kue kering dan tampak cocok dengan rasanya.

''Ini enak sekali. Kalau boleh tahu, berapa harganya?''

''Satu toplesnya hanya tiga puluh ribu,'' ucapnya.

''Kalau begitu saya pesan 10 toples dengan rasa yang berbeda. Ini untuk dua hari lagi. Kebetulan di rumah saya ada acara arisan.''

''Boleh, Bu. Dimana rumah ibu?"

''Ada di kompleks ini. Sebentar," Bu Rosma mengambil kartu nama dari tas miliknya. ''Ini kartu nama saya. Ada alamat dan juga nomor ponsel saya. Kamu antar saja kuenya ke alamat ini.'' Bu Rosma menyodorkan kartu nama kepada Rania.

''Baik, Bu. Nanti saya akan antar pesanan ibu. Saya permisi dulu,'' ucap Rania berpamitan.

Setelah berpamitan, Rania segera pergi.

Tanpa Rania ketahui, orang yang telah memesan kuenya itu Bu Rosma yang tak lain adalah ibunya Elvan.

1
Selamet Turipno
WOI AUTHOR ANJING KATANYA JUDUL ISTR YG SELINGKUH INI MALAH BANYAK CERITA ELVAN DAN RANIA BENAR BENAR AUTHOR ANJING
Aldi ana
trs di genjot
Aldi ana
di genjot trs
hellena jsn
novel pertama Yang aku baca watak lelaki nya bodoh cam elvan...bkin malas baca Kalo watak kelewat bodoh
Aan Darian
Roy sama Clara... di rantau bareng wkwkkwkwk
Aan Darian
nak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Aan Darian
enak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Simon Tambun
Rania hamil lagi ya pasti dong...wong digenjot terus sama Elvan koq
Simon Tambun
Itu aja jadi pembahasan ya
Simon Tambun
Pasti biar sekalian ya maksud si Elvan
Simon Tambun
Diajak berhubungan badan aja biar mulut nya mendesah nggak diam terus seperti itu
Simon Tambun
Dasar Reno tukang ngadu dia itu...dulu sewaktu mau didekatkan sama Ningsih sok jual mahal
Simon Tambun
Asal aja bukan didasari sifat licik nya si Roy
Simon Tambun
Emang nya kenapa dengan status pembantu ya???
Simon Tambun
Ada-ada aja Ibu mertua dan menantu nya ini
Simon Tambun
Bingung si Reno nya ya..... Tapi si Ningsih cantik kagak menurut kamu Reno😂😂😂
Simon Tambun
Dengan anak mu apa dengan Rania istri mu😂😂😂
Simon Tambun
Gimana sih Bu Rosma ini...kalo sama Elvan anak nya nggak mungkin lah😁😁😁 pasti nya ke si Reno dong
Simon Tambun
Ningsih apakah akan sementara bekerja pada keluarga Elvan atau untuk selama nya yaaa
Simon Tambun
Terlalu betul kalau Elvian macam-macam ya Thor...karna semua tau kan bagian itu pasti ada jahitan nya😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!