NovelToon NovelToon
Mr. Vazquez & Mrs. Vazquez

Mr. Vazquez & Mrs. Vazquez

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: ptrmyllln

Perjodohan? Ya mereka menikah karena perjodohan.

Seperti seperti cerita lain, jika menyangkut perjodohan maka mereka adalah dua insan yang tidak saling mengenal yang terpaksa duduk di depan pak penghulu dan menjadi pusat perhatian.

Kira-kira bagaimana kisah dua insan tersebut dalam menjalani bahtera rumah tangga? Dengan sifat lelaki itu yang dingin dan juga sifat perempuan yang sedikit bar-bar?

Ikuti kisahnya di novel Mr. Vazquez & Mrs. Vazquez

Salam kenal,
ptrmyllln

(PROSES REVISI)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ptrmyllln, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tujuh

"Maaf, saya terlambat."

Sebuah suara berat menginterupsi mereka. Semua orang yang ada di sana pun menghentikan aktivitasnya tak terkecuali Viola.

Suara berat itu terdengar familiar di telinga Viola. Dan benar saja, ketika pemilik suara itu duduk di seberang dan berhadapan dengannya, Viola membulatkan matanya tak percaya. Wajar saja rasanya ia tidak asing lagi dengan suara berat ini, ternyata orang itu adalah orang yang beberapa jam lalu sempat berdebat mulut dengannya.

Ardo pun bereaksi sama ketika melihat gadis yang berani mengumpatinya ini, tapi dengan cepat ia menormalkan ekspresi andalannya seperti biasa, datar.

Viola baru akan melayangkan pertanyaan yang ada di kepala mungilnya itu, tapi suara Mama Lia menghentikannya.

"Kamu kemana sih?! Lama banget! Mama udah kelaparan nih nunggunya!"

Viola mengernyit, nunggu dari Hongkong ya Tan? Orang doi aja udah makan duluan, darimana nungguin coba?

Sedangkan tersangka omelan Mama Lia ini hanya duduk anteng tanpa memperdulikan omelan ibunya, tidak sopan memang tapi siapa yang perduli?

Papi Galih yang melihat tingkah calon mantunya itu hanya menggeleng pelan lalu berkata, "Benar-benar cucu Jose Vazquez."

"Kamu benar, Galih. Anakku ini mirip sekali dengan kakeknya," Papa Martin mengucapkan itu sambil tertawa dan menepuk pundak Ardo.

Yaelah datar gitu jadi kebanggaan? Ckck kalo gue mah udah diceramahin Kanjeng Mami, batin Viola. Ia menggeleng melihat laki-laki itu.

Lama banget sih ni acara makan, kan gue pengen nampol tu wajah. Mana sok sok datar lagi, hidih pasti sengsara tuh orang yang bakal jadi bininya, pikir Viola lagi.

"Sudah, lanjutkan lagi makannya. Ardo, nambah dong, Nak." Mami Tania menengahi.

Lagi-lagi Viola ngedumel dalem hati. Paan sih, Mi. Pake Nak segala, hellow anak Mami tuh aku sama Marvel doang. Hidih sama gue aja Mami nggak pernah tuh bilang 'Nak', kesal Viola lagi.

"Kenapa, Viola? Makanan Mami nggak enak?" tanya Mami Tania.

Tumben nih Mami baik bener, biasanya aja gini 'Kenapa? Mau bilang makanan Mami nggak enak? Yaudah nggak usah makan aja sana!', batin Viola lagi. Jadi Viola tuh hanya bisa membatin doang, entar kalo dia langsung ceplas ceplos aja keluarganya bakal malu. Gini-gini Viola tuh juga menjaga nama baik keluarga.

Viola menyengir. "Enak kok, Mi. Masakan Mami adalah masakan paling enak yang pernah aku icip."

"Yaudah nambah dong, liat badan kamu udah kayak sapu lidi itu."

Viola melotot, Subhanalllah Mami anaknya sendiri lho yang dikatain. "Iya Mi iya," kata Viola kesal.

Marvel di ujung sana udah kayak topeng monyet aja dia nahan ketawa. Viola melototkan matanya garang pada saudara laki-lakinya itu, tolong ingatkan gue buat ngasi pelajaran sama Marvel. Heran punya abang kok udah kayak Reog!

Selama jamuan itu berlangsung Viola sama sekali enggak tenang, banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan. Termasuk orang yang duduk anteng di depannya ini. Salah satu pertanyaan nya adalah,

Kulkas inikah calon nya itu?

Viola memurus dadanya, jika itu benar maka dia yang akan jadi orang yang sengsara itu.

Tapi, tiba-tiba senyum Viola mengembang, jika benar si Kulkas ini calonnya maka syukur Alhamdulillaah akhirnya dapet laki ganteng juga. Meskipun laki-laki ini seperti tidak menyukainya di awal pertemuan, Viola akan tetap bersyukur. Lama-lama tuh orang bakal luluh juga dengan kecantikan yang ia punya. Viola tersenyum devil memikirkan itu. Eits jangan salah sangka kalo Viola udah nerima perjodohan ini. Belum, Viola hanya memikirkan saja kemungkinan yang akan terjadi. Tapi sebelum itu dia akan berjuang untuk membatalkan perjodohan yang tidak masuk di akal ini.

Tanpa terasa makan malam sudah selesai, para asisten rumah tangga pun langsung membersihkan meja tersebut.

"Viola, kamu mau tanya apa? Sedari tadi Papi liat kamu gelisah terus," tanya Papi Galih, kayaknya Papi Galih selalu memperhatikan Viola selama makan berlangsung.

Viola yang sedang termenung itu tersentak mendengar pertanyaan dari Papi Galih.

Gue mau nanya apa? Saking banyaknya jadi lupa, keluh Viola. "Anu, Pi. Calonnya mana ya?" aduh dasar mulut Viola! dari banyaknya pertanyaan kenapa itu dulu yang keluar? Kenapa kagak nanya yang lain aja, kayak 'Dia siapa?' nah itu kan agak lebih masuk akal dikit.

"Di depan kamu itu." Papa Martin terkekeh seraya menunjuk Ardo

Sontak Viola mengalihkan tatapannya ada laki-laki yang juga menatapnya dengan tatapan tajam. Ye pak santai aja kali, enggak sakit apa matanya?

"Ini? Si Kulkas ini?" Viola memonyongkan bibirnya ke arah Ardo.

Ardo melotot mendengar sebutan Viola untuknya. Apa-apaan gadis ini! Orang tua nya susah payah membuatkan nama eh malah gadis itu dengan seenak jidat menyebutnya Kulkas! Astaga!

"Jadi, kapan waktu yang tepat untuk nikahan?"

Wait!

Apa? Nikahan?

Ih wow! Viola aja belum jawab 'iya' masa langsung nikah tanpa persetujuannya, enggak adil banget.

"Eh eh kan aku belum jawab 'iya', Tante,"

"Itu lo udah jawab 'iya'," celetuk Marvel. Seketika Viola melotot ke Marvel seakan-akan bilang, 'Diem lu!'

"Jadi kamu jawab apa, sayang?"

"Enggak!" tegas Viola. Semua mata di sana melotot, dan hal itu membuat nyali Viola sedikit menciut. "Eum-- gini aduh-- Tante, Om, aku kan masih muda nih masa langsung harus nikah? Seenggaknya pedekate dulu, gimana?" tawar Viola. Dalam hati Ardo pun membenarkan ucapan gadis itu.

"Dua lima itu nggak muda lagi, Viola. Kamu mau umur berapa baru nikah? Tiga puluh? Udah keduluan menopause kamu," jawab Mami Tania.

"Pacaran habis nikah kan bisa, lebih bebas lagi pacarannya. Selain menghindari dosa tentunya, pacaran anak jaman sekarang nih kan kebanyakan enggak bener semua," sambung Mama Lia.

Viola menelan ludahnya, haduh berabe nih urusannya, mana wajah mereka udah berubah lagi, batin Viola.

"Ehem, gini Tan. Mam, Papi kan tau aku gak kenal sama orang ini, ok yang itu sih gampang bisa deh aku atasin. Tapi nih ya, aku kan orangnya gak bisa diem nih, masa harus nikah sama orang pendiem sih, Mi? Mati muda dong aku, secara ngomong sendiri terus gitu."

Terdengar berlebihan sih, tapi apapun itu akan Viola lakukan demi batal nya acara jodoh jodohan ini.

Ardo memandang Viola tidk terima, dia ini pendiam bukan bisu. Hah, Ardo hanya bisa terdiam saja.

"Halah lebay banget si. Kan cocok lah kalau satu diem yang satunya lagi gak bisa diem. Kan saling melengkapi gitu, ya gak Tan?" tanya Marvel pada Tante Lia. Tante Lia mengangguk semangat, pantang mundur sebelum Viola jadi mantu pokoknya.

Melihat Viola yang terus mencari alasan untuk perjodohan ini batal membuat Ardo jengah sendiri. Lalu ia berinisiatif untuk berbicara dulu pada gadis bar-bar ini. "Bisa saya ajak ngobrol Viola sebentar?"

1
Cicak Speed
hadeh Lolak bed itu cow lu yg hamilin
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkkwk Khilaf aja berkali-kali ya Josh..Enteng banget ngomongnya..
Qaisaa Nazarudin
pasti di JODOHIN tuh..
Nuefuz Yujja
Good
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Anna Na
novel keren yg pernah saya baca
Qaisaa Nazarudin
Tq Outhor,,Karya munbagus banget,aku suka alur nya gak berat2 banget,ngakak lgi,Dusah banget tuh carik dan ketemu novel yg alurnya kek gini,,

Semoga sehat selalu ya thor,semoga sukses selalu🤲🏻🤲🏻🤲🏻🌺🌺🌺🌺🌺⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
Qaisaa Nazarudin
Dadar anak kecil,,org bilang anak kecil mah makhluk paling jujur,,makanya jgn bawak anak kecil🤣🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk Dasar Ardo🤣🤣🤣 dulu jadi kulkas 30 pintu,sekarang udah nerubah jadi lambe turah🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Kebangetan,,,Fobia ya pak?? Nodyguard nya harus diletakkan lebih 10 org dirumah pak,Biar rumahnya gak dicerobohi lagi,,
Qaisaa Nazarudin
Kok ada Ana?? bukan tadi Dion bilang Ana udah nikah dgn lelaki lain??!
Qaisaa Nazarudin
Apa ketukar mereka ya,ada yg menukar mereka kali ya,,??
Qaisaa Nazarudin
Apa Kevin kakak nya Dion??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Harisnya dr kemaren aja kamu bunuh,,
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ketahuan,apa ku bilang,,masa iya org lg tidur bisa ngedesah dan cakar2,,,
Qaisaa Nazarudin
Istri Joshua ya??
Qaisaa Nazarudin
Itu mah ulah Grace,,enak aja nuduh Vio,,org vio itu tidur di bius bulan nya di beri ubat perangsang,BODOH ,,menipu aja kamu😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Semoga aja Joshua bawak kabur Viola utk di selamatin,,
Qaisaa Nazarudin
Ya Allh untung mereka cepat sampai,dan untung nya juga Kevin cepat bisa nelpon Ardo pake jam tangannya Varo,,,
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya ketemu,,🤲🏻🤲🏻🤲🏻 nyesek aku thor,anak kecil di culik dan kelaparan😭😭😭😭Sungguh SIALAN si Grace😡😡😡😡😡👊🏻👊🏻👊🏻👊🏻
Qaisaa Nazarudin
iya kamu jujur aja gak papa kok..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!