NovelToon NovelToon
Perjuangan A Vs A

Perjuangan A Vs A

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:310.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara05

Lanjutan dari "Istri Bar-Bar Milik Pak Dosen"

"Perasaanku sudah mati sejak lama. Tidak ada satu pun di antara kalian yang mampu membuat hatiku kembali bergetar seperti dulu. Berhentilah! Aku tidak akan memilih satu di antara kalian. Jangan perjuangkan sesuatu yang sia-sia!" ~Diandra.

"Aku tidak akan berhenti! Aku akan terus berjuang untuk mendapatkan hatimu kembali! Maafkan aku yang sudah pernah menorehkan luka yang sangat dalam di hatimu! Kamu tidak perlu memberi aku kesempatan, karena aku yang akan berusaha mendapatkan kesempatan itu!" ~Alden.

"Aku tidak akan berhenti! Aku mencintaimu apa adanya. Tapi, aku tidak akan egois. Semua terserah padamu. Aku tau betapa hancurnya hatimu, dan bukanlah hal mudah untuk kembali jatuh cinta setelah sakit yang teramat dalam. Aku ingin menjadi penyembuh hatimu yang luka, tapi itu semua terserah padamu. Siapa pun yang kamu pilih, aku harap kamu akan bahagia nantinya." ~Austin.

"Mau bermain? Bagimana jika kita putar balik alurnya." ~Unknown

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Hukuman Untuk Keluarga Fernandez

"Akh Kak, kau sangat nikmat," ucap Kenzo yang terus memompa kakaknya.

"A-ahk kau benar Kenzo, sangat nikmat! Lebih cepat!" balas Camella meracau.

Kenzo lalu mempercepat gerakannya, untuk segera mencapai kepuasan seperti papinya. Tapi baru saja ia ingin memuntahkan miliknya, tiba-tiba ....

Brukk

Puntu kamar tiba-tiba didobrak dari luar. Kenzo menggeram marah, siapa yang sudah berani mengganggu mereka bermain. Bukankah tidak ada satu pun pelayan yang berani datang ke kamar tersebut tanpa diminta?

Tapi baru saja mereka kompak melihat siapa gerangan orang yang sudah berani mengganggu permainan panas mereka, mereka sontak membelalakkan mata saat melihat banyak polisi yang masuk dengan menodongkan pistol ke arah mereka.

"Angkat tangan!" perintah salah satu di antara mereka.

Elvio, Kenzo, dan Camella sontak mengangkat tangan setelah menutup tubuh mereka dengan bed cover.

"Ckk ... ternyata masih ada keluarga gila seperti kalian! Bagaimana mungkin keluarga kandung sendiri bermain bersama? Sungguh kalian tidak jauh berbeda seperti hewan!" sinis salah satu polisi yang sepertinya memiliki pangkat lebih tinggi. Polisi tersebut lalu menyuruh mereka bertiga untuk segera memasang pakaian. Tanpa basa-basi, Elvio, Kenzo dan Camella langsung menggenakan pakaian mereka.

Para polisi tersebut langsung memborgol tangan mereka bertiga, lalu menggiring orang-orang tersebut untuk keluar. Elvio, Kenzo, maupun Camella hanya diam saja, tidak ada sedikit pun niat ingin melawan, karena jika mereka melawan, nyawa mereka akan melayang akibat tembakkan pistol tersebut.

Alangkah terkejutnya mereka bertiga saat melihat ada banyak orang-orang dan para wartawan di depan rumah. Tidak heran, karena Elvio terkenal dengan kesuksesan dan kedermawannya. Jadi banyak orang yang terkejut saat menonto video pergulatan panas yang diupload seseorang, mereka tidak menyangka jika keluarga gila itu memang ada di dunia nyata.

Puk

Puk

Puk

Orang-orang yang ada di sana terus melempar telur pada tiga orang menjijikkan tersebut.

"Dasar wanita murahan! Mau aja disuruh ngelayanin napsu bapak dan adik sendiri!"

"Dasar adik menjijikkan! Bukannya ngejaga adiknya, eh malah ikut-ikutan menggauli adiknya!"

"Dasar tua bangka tidak tau diri! Udah tua masih aja nggak punya otak! Masa menggauli anaknya sendiri karena ditinggal istri sendiri!"

"Dasar keluarga gila!" Semua orang yang ada di sana kompak mengatakan kalimat tersebut.

Tanpa sadar Camella meneteskan air matanya, merasa sakit dengan penghinaan tersebut. Tapi mau bagaimana lagi, memang seperti itu 'kan faktanya?

Para polisi tersebut lalu meminta kepada orang-orang untuk membuka jalan untuk mereka. Banyak yang secara terang-terangan memaki bahkan mendorong kepala Camella, Kenzo, dan Evilo dengan kasar. Andai tangan Kenzo tidak diborgol, maka ia pastikan akan mencekik orang-orang yang berani memegang kepalanya.

Para polisi tersebut langsung tancap gas, membawa tiga orang tersebut untuk dipidanakan sesuai hukum yang berlaku.

Tetapi di tengah jalan, mereka dihadang. Para polisi tersebut langsung keluar dengan menodongkan senjata milik mereka, mengira jika itu adalah orang suruhan Elvio. Tapi saat seseorang yang sangat mereka kenali keluar, mereka semua sontak menuruni senjata, lalu menunduk hormat.

"Keluarkan mereka bertiga sekarang!" perintah laki-laki paruh baya dengan suara yang sangat mencekam.

"Baik Jendral!" ucap mereka bersamaan.

Pria paruh baya yang mereka panggil Jendral tersebut adalah Abimanyu. Ya, Abimanyu adalah seorang Jendral pada awalnya, sedangkan ayahnya dulu adalah seorang hacker yang sangat handal, bahkan bisa meretas dengan sangat cepat. Tidak hanya itu, ayahnya dulu juga seorang petarung yang sangat hebat. Tapi sayangnya kemampuan ayahnya tidak turun kepada ia, bahkan kepada Satya maupun Rara.

Ayahnya dulu selalu mengajarkan ia tentang seni bela diri, sehingga berkat bantuan ayahnya, ia bisa menjadi seorang polisi, bahkan dalam waktu dekat diangkat menjadi seorang Jendral berkat kemampuan bela dirinya yang luar biasa. Tapi, setelah memiliki seorang putri, Abimanyu memilih untuk berhenti, dan memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis.

Para polisi tersebut langsung mengeluarkan Elvio, Kenzo, dan Camella dari dalam mobil.

"Lepaskan borgol mereka semua!" perintah Abimanyu lagi. Tidak ada yang berani menolak, karena mereka tau Abimanyu adalah sosok yang adil. Jadi, tidak mungkin pria paruh baya itu menghakimi tanpa alasan. Para polisi tersebut langsung membuka borgol tersebut.

"Aku yang membunuh pria paruh baya yang br***sek ini! Satya yang membunuh anak kecil sialan yang sudah menjadi dalang dari kekacauan yang terjadi! Dan Elmira dan Rissa yang menghabisi jal*ng, yang bahkan lebih kotor dari pada seorang jal*ng!" ucap Abimanyu dengan suara rendah, sehingga membuat bulu kuduk para polisi tersebut berdiri.

Elena dan Mike memang tidak ikut, karena Abimanyu yang menyuruh mereka berdua untuk mengurus laki-laki br***sek seperti Alden. Abimanyu tidak membiarkan Alden mati begitu saja, laki-laki itu harus merasakan penderitaan yang teramat kejam terlebih dahulu.

Abimanyu lalu berjalan mendekati Elvio, lalu menarik kerah baju pria paruh baya itu.

Bughh

Abimanyu melayangkan tinjuan keras pada wajah pria itu. Elvio yang tidak terima tentu membalas, tapi sayangnya kemampuan bela dirinya sangat minim, sehingga gerakannya selalu dapat dibaca oleh Abimanyu.

Abimanyu kembali menyerang dengan membabi buta, seolah tidak memberi kesempatan pria itu untuk bernapas.

Krek

"Akhh!" Elvio berteriak dengan sangat nyaring saat Abimanyu dengan mudah mematahkan kakinya, sehingga menciptakan suara yang sangat mengerikan.

"Kau itu bodoh Elvio! Bagaimana mungkin kau menggauli putri kandungmu sendiri hanya karena dia mirip mendiang istrimu?" teriak Abimanyu marah. "Seharusnya kau menjaga dia! Bukan menghancurkan masa depan dia! Kau adalah laki-laki yang paling ba***gan yang pernah ada!" Abimanyu terus melayangkan pukulan pada seluruh tubuh Elvio, bahkan ketika pria itu sudah kehilangan kesadarannya, ia tetap menghajar dengan membabi buta.

Tidak berbeda dengan Abimanyu, Satya juga sama juga, ia menghajar Kenzo dengan membabi buta. Hanya saja Kenzo memiliki sedikit ilmu bela diri, sehingga ia bisa menghindar saat Satya melayangkan tinjuan.

Bughh

"Sialan!" Satya menggeram saat tangan Kenzo dengan lancang menampar wajahnya. Dengan napas memburu, Satya mengeluarkan seluruh kemampuannya. Ia terus menghajar Kenzo dengan benar-benar membabi buta, tidak memberikan kesempatan Kenzo untuk memukul, barang sejenak saja.

Bughh

Bughh

Krekk

Krekk

Satya bahkan lebih buas dari ayahnya, laki-laki itu tidak hanya mematahkan kaki Kenzo, tapi juga tangannya, sehingga kaki sebelah kanan, dan tangan sebelah kiri Kenzo patah, bahkan terasa mati rasa. Satya juga menendang aset berharga milik Kenzo, sehingga membuat laki-laki itu memekik dengan sangat nyaring.

"Itu balasan untuk lo bocah sialan! Lo udah ngehancurin hidup adek gue! Lo itu punya otak atau nggak sih hah! Lo itu nggak waras! Lo bahkan ikut menggauli Kakak lo sendiri! Di mana otak lo br***sek! Salah Adek gue apa sama lo? Hanya karena dia nggak suka sama lo, lo jadi balas dendam? Lo sadar diri beg*! Wajah lo itu nggak cocok kalau bersanding sama Adek gue! Kalau lo benci sama Alden, karena menghajar wajah tampan lo ini, seharusnya lo bunuh itu dia! Bukan ngehancurin Adek gue! Lo emang ba***gan! Nggak cocok untuk hidup!" teriak Satya sambil menarik kerah baju Kenzo dengan sangat kuat.

"Se-setidaknya gue puas udah ngeliat keluarga itu hancur." Kenzo berkata dengan susah payah, karena jujur saja badanya terasa sudah sangat mati rasa. Tidak apa jika ia meninggal, setidaknya permainan yang ia ciptakan berhasil, dan ia menang.

"Br***sek!" umpat Satya. Laki-laki itu kembali menghajar Kenzo dengan membabi buta, sehingga tidak lama kemudian, Kenzo tergeletak tidak berdaya di atas rerumputan tersebut.

Sementara Elmira dan Rissa tersenyum sinis melihat Camella yang terlihat takut.

"Bunda, kira-kira sebutan yang layak untuk wanita ini apa sih? Jal*ng? Eum ... kata itu masih terlalu bagus. Pel*cur? Enggak juga, itu masih terlalu bagus juga. Akh! Gue bahkan nggak tau kata yang pantas untuk lo!" ucap Rissa sambil menunjuk tepat di depan wajah Camella.

"Kalau aja lo nggak ngasih tau tentang Raya! Ini semua nggak akan terjadi wanita sialan!" teriak Rissa.

"Ma-maaf, gue benar-benar udah menyesal," balas Camella dengan tulus.

"Ha-ha, maaf? Terlambat beg*!" ucap Elmira dan Rissa bersamaan.

Tanpa basa-basi Elmira dan Rissa kompak menjambak rambut Camella dengan berbeda arah, sehingga membuat Raya meringis dengan sangat nyaring. Air mata terus membasahi pipi Camella. Jambakkan Elmira dan Rissa bukan main kuatnya.

Setelah puas menarik rambut Camella. Elmira dan Rissa kompak mendorong kepala Camella ke belakang dengan sangat kuat, sehingga membuat bunyi nyaring akibat benturan kepalanya ke tanah.

"Lo itu wanita murahan tau nggak! Gimana ceritanya lo mau aja ngelayanin Ayah dan Kakak lo sendiri! Kalau punya lo udah gatel banget pengen di anu, ya lo cari laki-laki lain kek buat puasin lo!" teriak Rissa lagi dengan blak-blakkan.

"Di anu apaan?" tanya Elmira pura-pura tidak paham.

"Dih, sok polos banget sih Bunda!" Setelah mengatakan kata itu, Elmira dan Rissa sontak tertawa nyaring.

Plak

Plak

Rissa hanya menampar pipi Camella sebanyak dua kali, kemudian berdiri dengan sedikit kesusahan, karena perutnya yang sudah sangat besar.

"Udah Bunda aja yang habisin nih cewek! Rissa nggak mau, nanti anak-anak Rissa jadi kotor," sinis Rissa sambil menatap jijik Camella.

Setelah itu, Rissa berjalan dan bergelanjut manja di tangan suaminya. Satya menatap tajam istrinya, kenapa istrinya malah seperti ini di saat situasi sedang tegang-tegangnya.

"Apa? Berani sama Rissa? Ayok sini! Liat aja, nggak Rissa kasih jatah selama 20 tahun nanti!" ketus Rissa yang ikut menatap tajam suaminya.

"He-he jangan dong Yank! Mas kan nggak sanggup kalau sehari nggak en*-en* sama kamu," jawab Satya blak-blakkan. Seketika Satya yang buas berubah menjadi hello kitty di depan istrinya. Abimanyu dan Elmira kompak berdecih melihat kelakuan anak dan menantunya.

Plak

Plak

Bughh

Elmira melayangkan tamparan di pipi Camella dengan sangat kuat, setelah itu memberikan bogeman tepat di hidung wanita itu. Darah segar mengalir dari hidung Camella, setelah itu wanita itu hilang kesadaran.

Setelah semua beres, mereka berempat kompak bertepuk tangan, seolah-olah membersihkan tangan mereka, merasa puas melihat tiga orang tersebut sudah terkapar tidak berdaya di atas tanah.

"Kita dilawan!" ucap mereka bersamaan, kemudian sontak tertawa jahat, tidak merasa bersalah sedikit pun.

"Bawa mereka bertiga ke kantor polisi! Beri mereka hukuman yang seberat-beratnya! Jika perlu hukum mereka seumur hidup di penjara, sampai membusuk di sana!" ucap Abimanyu penuh penekanan.

"Jika ada yang keberatan saya sudah melakukan ini semua, hubungi saja saya. Saya yang akan mengurus semuanya," lanjutnya.

"Baik Jendral! Tidak mungkin ada yang keberatan dengan apa yang Anda lakukan. Semua orang sudah tau seperti apa Anda. Anda tidak mungkin sembarang menghabisi orang jika orang tersebut tidak memiliki kesalahan. Kalau begitu kami pamit, kami akan mengurus para ba***gan ini," ucap salah satu polisi yang memiliki pangat yang cukup tinggi.

Para polisi tersebut langsung membawa Elvio, Kenzo, dan Camella masuk ke dalam mobil, dan membawa mereka ke kantor polisi.

.

.

.

.

Ayah Abimanyu seorang Hacker dan petarung hebat, tapi itu tidak menurun baik ke Abimanyu, Satya, maupun Rissa. Hmm kira-kira nurun ke siapa ya? ><

1
Gani Gani Sby
lanjut thor
Dewi Yanti
ke tuker kayanya jiwa naya sm kevin 😄
Wiwik Retno Eni
bagus
Ansal
Lanjutannya ditunggu thor masih penasaran nih endingnya
Liez Dayanthe
duhhh ga masuk banget nihhh.. sejenius nya anak umir 6th gaya bicaranya ngga seperti itu jg kaliii..

bs kalii dipakai disesuaikan dgn bahasa anak2 seusianya/Grin/
Nurhasanah
cerita nya bagus, tp sayang gantung
Besti Afandi
ko gantung ceritax thor
RithaMartinE
d lanjut donk thorr cerita yg ini !!!
aneh aja sih ya umur 6 tahun kok gaya bicara nya kaya umuran anak remaja. walaupun cerdas dan jenius anak umur 6tahun itu pikiran nya masih belum dewasa.. di sini aku malah lihat nya mereka ini kaya umuran 17-18 tahunan..
ini si kembar udah umur brp sih.. kok bahasa bicara nya kayak udah abege..
aisya_
ini lanjutannya dimana sih???
Forta Wahyuni
eleh, kbanyakan crita novel slalu bgini, macam gk pnya harga diri aja n hrs balik lg kemantan. walau alasan anak skalipun n msh bnyk lelaki diluaran yg dpt membahagiakan.
aisya_
si anying
Sulati Cus
ternyata keluarga kelainan jiwa
Sulati Cus
blm seberapa sih ini tar tunggu ketika mantan istri dpt pengganti mu dan anakmu memanggil pria lain dg sebutan daddy pasti sakitnya tuh disini 😂
Sulati Cus
bkn masalah baik bank, km aja yg g tau diri udah berkali-kali di ksh kesempatan tp kau ulang lg hayati capek lah
Sulati Cus
tipe laki2 g tegas hrsnya istri jd prioritas bukan mantan apapun keadaan nya wajib tu suami ada di samping istri
Mutiara Ritonga
lanjut Thor ditunggu 💪💪
alfadar
aku suka cerita istri bar bar. awalnya respect dengan judulnya emg dia tipikal yg bar bar. tp kalau kelanjutannya gantung gini, ga jadi baca deh 😂😂 drpd nyesel ngikutin alur malah gantung. bikin kesel. mending cerita A vs A ini dikelarin dulu biar para pembaca juga seneng..meakipun alurnya semakin aneh (lihat komen dr readers lain). setidaknya ditamatin bikin happy ending.
Saira
sngt bgus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!