NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan

Jodoh Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Enemy to Lovers / Cintapertama
Popularitas:86.1k
Nilai: 5
Nama Author: putrianindita

***
Harap bijak dalam memilih bacaan..
Karya ini hanya kisah fiktif belaka 😁

Kisah ini menceritakan seorang gadis bernama Alena Wijaya yang merupakan putri ketiga seorang pengusaha tambang yang sukses.. Ia adalah gadis yang ceria, supel, cantik, tomboy namun anggun.. Tapi sifatnya yang tegaan justru menjerumuskannya ke dalam perjodohan yang awalnya dirancang untuk kakaknya...

Axton William adalah pria yang dijodohkan dengan Alena yang merupakan kakak tingkatnya saat SMA.. Seperti apa kisah serunya? Jangan lupa ikuti guys...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrianindita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diberondong Pertanyaan

Bel pulang sekolah berbunyi membuat semua siswa berhamburan untuk pulang.. Bella dan Vanya mengajak Alena pergi ke Mall untuk bersenang-senang namun Alena enggan ikut.. Ia memilih pulang saja dan tidur adalah solusi dari semua masalah yang ia miliki.. Bella dan Vanya sudah janjian dengan dua teman satu geng saat SMP dulu yaitu Aldo dan Leon.. Sayang sekali formasi mereka tidak lengkap tanpa Alena...

Sepeninggal kedua sahabatnya, Alena mendapat panggilan dari supir pribadinya..

"Hallo pak.."

"Ha-halo non, maaf non..."

"Maaf kenapa pak??"

"Maaf saya tidak bisa jemput non Alena.. Saya dikabari jika istri saya melahirkan non... Saya minta izin pulang non"

"Oh ya?? Selamat yaa pak buat kelahiran putranya.. Semoga menjadi anak yang berbakti kayak aku ya pak (doa apa nyumpahin nih)"

"Non Alena marah??"

"Enggak lah pak, tenang aja Alen bisa pulang sendiri.. Bapak hati-hati ya di jalan, nanti Alen kirim banyak kado buat baby nya..."

Panggilan terputus tepat dengan mobil Axton yang berhenti di hadapannya.. Alena mengacuhkannya, ia merasa kesal dengan kejadian saat istirahat tadi...

Axton membuka kaca mobilnya dan berkata "Alena masuklah aku akan mengantarmu..."

"Kau sedang meminta atau memerintah kakak??"

"Memaksa!!" Axton keluar dari mobilnya dan mendorong Alena masuk ke dalam mobilnya lalu memasangkan seatbelt untuknya membuat Alena harus menahan nafasnya karena wajah mereka begitu dekat.. Setelah selesai, Axton mengitari mobilnya dan duduk di bangku pengemudi...

"Katakan aku harus mengantarmu kemana??" tanya Axton..

Alena berpikir keras dan ide cemerlang muncul di otaknya yang cerdas itu...

"Kakak beneran mau nganterin aku??? Aku mau pergi jauh lho.."

"Hmm.. katakan saja kau mau kemana..." Axton mulai menjalankan mobilnya sembari Alena mengatakan kemana tujuannya..

"Ke puncak..." jawab Alena enteng

"Mau ngapain??" Axton heran dengan permintaan Alena, apa mungkin ia mengajaknya untuk liburan ke puncak, mana mungkin bukankah ini sedang tidak dalam masa libur sekolah...

"Mau nganterin enggak?? Kalau enggak turunin aku di sini aja..." Alena bersedekap..

"Hufh.. wanita memang rumit!!" Axton memijat pelipisnya, bersama wanita keras kepala sungguh membuat Axton pusing...

"Tapi mampir ke baby shop dulu yaa kak..." pinta Alena..

"Hmmm..." Axton membawa Alena ke baby shop yang searah dengan jalannya, Alena memaksanya turun dan memintanya untuk menemani belanja keperluan bayi... Alena membeli banyak baju yang lucu-lucu dengan berbagai ukuran, mainan, peralatan makan, mandi, stroller dan box bayi... Ia bahkan meminta pendapat Axton untuk memilih barang mana yang lebih bagus.. Kali ini mereka seperti pasangan yang kompak... Alena membayar semua itu lalu membawa belanjaannya ke bagasi mobil Axton... Percayalah bagasinya sangat penuh dan mereka segera menuju ke tempat yang Alena inginkan..

"Untuk siapa barang sebanyak ini Al??" Axton penasaran

"Kau akan mengetahuinya nanti kak setelah kita sampai..."

"Al..."

"Hmm.."

"Aku dengar kau akan menggantikan kakakmu yang dijodohkan..."

Alena menoleh dengan cepat, mengangguk dan tersenyum "Itu benar tapi aku belum bilang ke papa.. Papa mama masih ada urusan di luar negeri... Nanti kalau mereka sudah pulang baru aku membicarakannya.."

"Kenapa kau melakukan hal itu Alena?"

"Entahlah kak, aku hanya menuruti hatiku saja... Kakakku sudah memiliki kekasih yang sangat ia cintai sedangkan aku jangankan kekasih, cinta saja aku tak mengerti.. Mungkin perjodohan adalah hal yang baik bagiku kak..."

"Bagaimana jika kau jatuh cinta seperti halnya kakakmu?? Apa kau akan tetap melanjutkan perjodohan itu??"

"Hmm.. memangnya siapa yang mau sama aku coba? Kakak tadi aja bilang kalau dadaku rata bukan??" Alena membusungkan dadanya yang benar-benar rata itu di depan Axton...

"Uhuuuukkk.." Axton tersedak ludahnya sendiri saat mendengar Alena membicarakan dada rata... Alena menepuk punggung Axton perlahan dan membukakan sebotol air mineral untuknya..

"Apa dokter yang merawatmu kemarin yang akan dijodohkan denganmu??"

Alena tampak berpikir keras "Apa kak radit yang kau maksud???"

"Aku tak tahu namanya Alen, yang ku tahu kau bersikap manis padanya kemarin..."

"Bersikap manis?? Setiap hari aku melakukan hal itu, memeluk dan mencium pipinya... Apa yang salah??"

"Jadi dia orangnya??" Axton meremas kemudinya mendengar kedekatan Alena dengan Raditya..

"Haaaahhh??? Raditya Wijaya adalah kakak tertuaku asal kau tahu Axton William!!!"

Axton merasa lega mendengar jawaban Alena, dalam hatinya ia menertawakan kebodohannya yang sudah cemburu pada kakak kandung Alena... Mungkin ini adalah definisi dari jatuh cinta.. Alena adalah wanita yang mampu membuat emosi Axton naik turun tak menentu..

Setelah satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di tujuan, mata Alena berbinar saat sudah tiba... Ia sangat bersemangat bahkan ia menggandeng Axton untuk ikut turun.. Alena dan Axton menurunkan semua barang dan membawa masuk ke dalam rumah yang mereka kunjungi itu...

"Permisiii..." Alena mengucapkan salamnya untuk memanggil sang empunya rumah..

Krek.. pintu terbuka dan betapa terkejutnya orang tersebut melihat kedatangan Alena yang masih mengenakan seragam sekolah..

"N-non Alena.." ucap pria itu tergagap...

"ya pak ujang ini saya Alena... Alen ingin melihat putra bapak, Alen membawakan semua hadiah ini untuk putra bapak..."

Mata pak ujang berkaca-kaca karena kebaikan yang dilakukan oleh Alena.. Ia merasa beruntung memiliki majikan sebaik nona Alena..

"Mari silakan masuk nona tuan..." ucap pak ujang sembari mengusap air matanya.. Alena dan Axton masuk ke rumah sederhana milik Pak Ujang.. Pak Ujang segera memanggil istrinya beserta bayinya untuk menemui Alena.. Istri pak Ujang sampai menangis haru untuk semua kebaikan Alena apalagi Axton yang terpana dengan ketulusan hati Alena..

"Ibu, Apa alen bisa gendong bayinya???"

"Bisa non.. Silahkan non..." Istri pak Ujang memberikan bayinya pada Alena... Lihatlah bayipun tertidur nyaman di pelukan Alena...

"Alen, Hati-hati tanganmu sedang sakit..." Axton mencoba memperingatkan..

"Tenanglah kak, dia aman bersamaku...Kakak fotoin aku dong biar bisa aku kirim ke papa mama..."

Alena memeriksa ponselnya namun tidak ada di tasnya sepertinya ia meninggalkannya di dashboard mobil.. Ia menepuk dahinya karena kelalaiannya itu..

"Pakai ponselku saja" Axton segera mengambil foto Alena dari berbagai angle..Hingga Alena menariknya untuk berfoto bersama.. Setelah selesai Alena mengembalikan bayi itu pada ibunya...

"Pak Ujang, Alen pamit pulang dulu yaa takut kemalaman.. Lain kali Alen main lagi ya pak..."

"Baik non, hati-hati ya non.. Saya minta izin 3 hari ya non..."

"Pak Ujang libur satu bulan saja... Temani ibu saja dulu... Ini gaji pak Ujang..." Alen mengeluarkan sebuah amplop dan memberikannya pada pak Ujang...

"Ya Allah non, ini banyak sekali... Saya tidak dipecat kan non???"

"Hehehe tidak lah pak.. pak Ujang harus kembali minimal setelah sebulan libur yaaa... Kalau mau nambah libur boleh tapi kabarin Alen dulu ya pak..."

"Non Alen, Terima kasih banyak buat kebaikan non... Tuan muda saya titip nona saya ya Tuan.. Hati-hati di jalan Tuan" Pak Ujang beralih pada Axton...

"Baik pak Ujang.. kami pamit dahulu jika begitu..." Axton turut berpamitan

Alena kembali melanjutkan perjalanan pulang bersama Axton agar tak kemalaman sampai di rumah... Axton tetap saja beruang kutub seperti yang Alena bilang, ia bahkan tak membukakan pintu seperti tadi saat ia memaksanya masuk ke mobil.. Alena membuka pintu dan segera duduk.. Ia kesulitan memasang seatbelt karena tangan kanannya susah digerakkan.. Saat itu juga Axton membantunya kepala mereka berbenturan begitu juga dengan bibir mereka...

CUP

Bibir Axton menempel sempurna di bibir Alena.. Untuk sejenak keduanya terdiam dan saling menatap manik mata di hadapannya... Percayalah jantung Alena hampir saja melompat keluar saat ini...

1
putrie_07
😍😍
Whaty Hafgal Minoz
up yg banyak thor
oenta
ceritanya tp bgus..tp knp oper2..
oenta
hah...makin penasaran dg alurnya..
oenta
knp begitu thorrrr😭😭😭
oenta
knp alurnya jd gni..
aq berhrp Alena tetap brsama Axton..
oenta
karakter Axton kn dingin,tdk co2k dgn gaya bicaranya sm Alena,terlihat cerewet&suka bercnda..
Whaty Hafgal Minoz
keren
Rita Riau
kayak nya ada sesuatu si Lucy dgn Axton 🤔
Rita Riau
aq paling suka cewek pemberani yg kalo di tindas di bully ngelawan,,,
ga nangis pasrah diam. hallo Thor diri ku mampir 🙏🏼
cherryred
bagusssss banget pliss
Ufiyyyy
gmna y.... g tau ap yg kurg, tp dbc ky ada yg g enk kt2ny tu... gaya bhasanya ky g konsisten dg krktrny... SK brubh2..
Enung Samsiah
lucy,,,,??
Enung Samsiah
aiiihhh,, hri prtma masuk sklh dah naksir aja,, wkwkwk
Whaty Hafgal Minoz
up yg banayak dong kak
Whaty Hafgal Minoz
up lg yg banyak kak
Bunda Kayla
kok GK ada yg komen y btw semoga kalian sehat y yg baca✨
Hayati Nufus
Luar biasa
Hayati Nufus
Lumayan
aisyah18h
lanjutt thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!