Hallo namaku Agnia Aura Safitri bisa kalian panggil saja "aura" oiya aku punya mantan kekasih yang bernama
Dave Bramantyo Soekamto. kalian penasaran kan sama perjalanan kisah cinta kita? yukk ikutin terus kisahnya 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Caca Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Impian Aura dan Dave dikabulkan oleh Tuhan
18 juni 2019 begitupula dengan dave, dave baru saja mengikuti tes polisi karena ia sangat tidak tertarik pada kuliah setelah tes tertulis atau bisa disebut tes psikolog, dave pun masih tetap bertahan hingga tes terakhir tes jasmani atau tes olahraga.
23 juni 2019 tes jasmani pun dimulai dave merasa takut dan sangat behati hati sekali ia tidak ingin perjuangan nya terhenti sia sia karena ia membuat kesalahan, ia pun semaksimal mungkin menjalankan sesuai apa yang diperintahkan para juri polisi itu dave melihat saingannya itu banyak sekali namun dave tetap semangat hingga ia telah tuntas menjalankan seluruh tes itu hingga pengumuman pun tiba
deg deg deg deg jantung dave berdebar sekali saat pengumuman ini yang sangat ia dinantikan dan ia sangat tidak percaya diri bahwa dia tidak mungkin bisa menjadi polisi dan memakai seragam kebanggaan nya itu dan akhirnya pengumuman itu diumumkan sisa 3 orang dari seluruh ribu orang yang akan lolos ditahap pantokhir terakhir ini adalah casis Dave Bramantyo Soekamto
seketika mata dave tak percaya lalu berbinar terang lalu seorang juri itu memberikan nya sebuah salaman dan memberi kata selamat kepada dave!.
"Selamat casis dave kau lolos ditahap pantokhir kesatu akan ada tes lagi di masa pendidikan mu nanti". pak polisinya pun memberinya selamat
"Dalam hati ia berkata benarkah ini aku lolos tahap pertama puji tuhan terimakasih".
"Baik pak terimakasih sambil tersenyum".
Dave pun akhirnya bersekolah disekolah kepolisian nya itu bersama casis lainnya di Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Dave pun baru teringat bagaimana kabarnya aura sekarang dan akan melanjutkan kemana, ia juga lupa untuk memberi tau bahwa dia sekarang menjadi polisi,lalu ia memberanikan diri buat mengabarkan berita ini ke aura
Disaat itu aura sudah mendaftar ulang dikampus impiannya itu saat aura dan keluarganya mau pulang kembali menuju jakarta ia mendapatkan pesan dari dave yang berisi:
"Aura aku lulus jadi casis polisi dan aku sedang bersekolah diSekolah Inspektur Polisi (SIP)". ucap Dave sambil memberikan emoticon senang
mata aura pun berbinar mendengar kabar baik dari mantan kekasih nya itu lalu ia refleks mengasih kabar baik ini ke orang tuanya aura
"Ibu, ayah Dave jadi polisi sekarang". Aura pun sangat bangga sekali karena Dave bisa mencapai impian nya.
"Wah benarkah apa yang kau katakan itu nak?". kedua orang tuanya Aura pun terkaget
"Iya bu tentu dia bilang sendiri barusan dichat". Aura pun sungguh meyakinkan ortunya
"Yasudah bilang kepada Dave, God bles dari kami untuk dave tolong bilangin ya". ucap kedua ortunya
"Siap bu pasti akan aku sampai kan pesan dari ibu kepada Dave". ucap Aura
Lalu Aura mendapatkan pesan lagi dari grup sahabat SMP nya itu
"Ra aku sekarang kerja aku gak ngelanjutin lagi kuliah gak ada biayanya". ucap Ita didalam chatnya
sedangkan lisa
"Ra, aku sekarang kuliah di swasta diUnpas jurusan bahasa inggris".
lalu aura membalas satu persatu pesan dari kedua sahabatnya itu,
"Iya ita tetap semangat ya kawan aku akan selalu berdoa untuk kalian juga" ucap Aura memberi nya semangat
Ita dan lisa begitu penasaran aura lanjut kerja apa kuliah tahun ini mereka akhirnya memberanikan untuk bertanya ..
"Ra, jadi kamu mau melanjutkan kemana?". ucap Ita
"Iya ra kami penasaran". ucap Lisa
"Hm sebenarnya aku lolos snmptn guys cuman aku lupa ngabari ke kalian,tapi tenang aja aku masih tetap Aura yang kalian kenal kok". Tegas Aura
"Wahh serius kamu Ra? kamu lulus snmptn?". ucap mereka berdua kepo "Btw jurusannya apa tuh?".
"Serius lah guys aku gak akan mungkin pernah bohong pada kalian j,urusan Kedokteran di UNPAD guys". ucap Aura
Pada saat itu ita dan lisa kaget bersama saat membaca pesan yang baru saja dibalas oleh aura seperti tidak menyangka temannya masuk kedokteran
"Widiww girls sekale sahabatku ini".
"Mantap betul sekali kau nak hehe". canda lisa
"Iya mak wkw, sudahlah jangan dipuji berlebih idungku nanti terbang hehe". ucap Aura sambil malu
kompak akhirnya ita dan lisa pun menyautkan pesan yang berisi
"Semangat buat kita semua!". ucap Ita dan Lisa
"Siap 45 sukses pula untuk kalian".
ketika itu ada pesan chat kembali dari dave yang berisi
"Aura kamu akan melanjutkan kemana?" tanya Dave
"Aaku dapet snmptn dave?"
"Wah yang bener kamu ra? kamu gak lagi sedang membohongi ku kan?".
"Tidak lah untuk apa aku membohongi mu apa aku pernah sebelumnya membohongi mu?". Aura pun kesal
"Tidak pernah sih,hm".
"Ya berarti aku emang serius kalau aku dapet snmptn".
"Memangnya jurusan apa ra?".
"Kedokteran UNPAD".
"Widih mantap congrast ya ra ❤".
"Congrast juga buat kamu dave 😊".
" Siap bosku".
Walaupun mereka tidak balikan,mereka sering sekali untuk berantem ataupun membenci satu sama lain, karena jarak yang memisahkan mereka namun mereka tetap seperti Aura dan Dave yang dahulu selagi mereka masih pacaran,diantara mereka masih saling menyimpan rasa satu sama lainnya, dan mungkin saja untuk bisa saling melanjutkan kejenjang yang lebih serius lagi diantara hubungan mereka yaitu jenjang pernikahan.
Aura yang kini telah sibuk menjadi mahasiswi difakultas kedokteran gigi itu ia juga masih sangat bertahap untuk mempelajari struktur gigi pada manusia ia tidak ingin teledor dalam menjalankan tugasnya nanti sebagai dokter gigi ,prestasi aura pun tak kunjung turun karena aura adalah mahasiswi yang sangat pintar dikampusnya itu tak segan pria kampusnya itu mendekati diri aura akan tetapi aura tau kalau mereka hanya mengincar kekayaann dan kepintaran nya ia saja bahkan mereka tidak mau tau cerita aura dimasa lalu yang sangat memberatkan baginya.
Di UNPAD
---------
Ada mahasiswa yang menyukai Aura secara langsung ia mendekati gadis itu yang tengah berada diruang kelasnya itu dan tak lain pria itu adalah Panji si pria ganteng dengan ketampanannya yang bikin melemahkan para wanita dikampusnya itu
"Hai siapa namamu?". yang tengah mengulur kan tangannya kepada aura
"Haii nama aku aura dan namamu siapa?". ucap Aura
"Baiklah aura namaku panji, salam kenal ya aura". sambil tersenyum kepada Aura
"Salam kenal juga buat kamu jii".
"Btw pulang kampus ada kegiatan kelas lagi gak?". Panji pun bertanya
"Kayanya sih gak ada ji memang ada apa?". Aura pun menjawab nya
"Mau kah ku ajak kamu jalan jalan? ". tanya Panji
"Hm baiklah aku tunggu jam berapa? jam 17:30 gimana?". Aura
"Boleh baiklah jam 17:30 ya". Panji pun mengiyakan
"Oiya boleh minta nomor nya gak?". Panji pun bertanya lagi
"ya boleh ,0896*********".
" Bye aku ke kelas dulu ada dosen soalnya". Panji pun berlalu kekelasnya
Entah kenapa dia merasa sangat canggung sekali bertemu orang baru apalagi kalau yang datang itu pria seperti panji
tiba tiba panji telfon sudah7kali panji menelfon aura tidak diangkat, akan tetapi nomer panji pada hp aura belum tersimpan dikontak ,aura merasa curiga yang menelfon 7 kali itu panji lalu ia memberanikan diri untuk mengangkat telfon nya itu
"Hahalo? Ini siapa ya". tanya Aura
"Halo raa? ini aku panji yang minta nomermu dikampus itu?". Panji pun menjawab nya
"Oh iya tau, kamu dimana? jadi tidak?". tanya Aura
"Tentu saja jadi ini aku sudah mengeluarkan mobilku".
"Hm baiklah memang kau tau rumahku?". ucap Aura sambil tertawa
"Makanya itu aku menelfon juga karena aku mau tau alamat kamu dimana?".
"Dijalan asia afrika no 63 bandung".
"Baiklah aku segera kesana".
"Oke aku tunggu.!" perintah Aura
15 menit aura menunggu kedatangan panji ia belum melihat betul tanda-tanda ada mobil yang memarkir didepan rumahnya lalu aura putuskan untuk menunggu dikamar dan duduk diatas sofa yang paling empuk dan suhu kamar rumahnya yang terasa dingin sekali tiba tiba klakson mobil panji berbunyi Tin... Tin itu artinya sudah datang lalu panji turun dari mobilnya dan mengetuk pintu rumahnya sesekali ia pencet tombol bel rumah yang berada didepan rumahnya aura. Lalu keluarlah aura yang tengah memakai gaun yang sangat cantik bagaikan princess yang berada didongeng lalu kedua matanya panji melirik dari bawah hingga keatas kepalanya aura
"Ia sangat cantik sekali tuhan aku gak salah pilih wanita". gumam Panji dihatinya itu
"Hai *sapa panji
Tiba tiba ibu nya Aura datang
"Nak kamu mau berangkat sekarang?". ucap Ibunya
"Iya nih bu teman aura juga sudah jemput". Aura pun menjawab pertanyaan Ibu nya itu
seketika ibu afifah melirik panji dengan tersenyum lalu bertanya kepada Panji
"Hallo nak siapa namamu?". ucap Ibunya Aura
"Perkenalkan bu nama Saya panji ,oiya bu saya boleh tidak ajak putri ibu jalan² sebentar keluar". tanya Panji
"Oke nak panji tolong banget ya pulang nya jangan kemalaman ,dan jaga anak ibu ini dengan selamat sampai rumah kembali ya". ibunya pun mengijinkan
"Baiklah bu saya akan jaga anak ibu hingga sampai rumah nanti".
"Ibu aura pergi dulu ya". ucap Aura sambil mencium pipi ibunya
"Iya nak hati hati dijalan ya". ucap Ibunya
"Ibu saya pamit pergi dulu ya". sambil salim ketangan ibunya aura*
Mereka pun berlalu meninggalkan rumah aura dan beranjak pergi ke mall
"Panji memang kita mau kemana?". tanya Aura
"Kita akan pergi menonton kau suka?". Panji pun menawarkan
"Asik yang benar kita akan ke bioskop?". ucap Aura dengan gembira
"Tentu saja , memang kamu mau nonton apa? Horor, Romantis, atau yang lucu?". Tanya panji kepada aura
"mending horor aja". Aura pun bersemangat
"Seperti nya kau suka horor ya hehe". goda Panji
"Pake banget malahan". Aura
"Baiklah kita have fun pokoknya malam ini".
2 jam sudah film mereka habis tiba tiba
"Panji aku laper? *sambil cemberut*
"Yasudah nanti kita makan malam ya". ajak Panji
"Hore".
mereka pun sudah makan lalu panji mengajak aura untuk anterin ia beli baju sebelum pulang
"Ji??kita mau kemana lagi?". Aura pun bingung
"Anterin aku dulu ya aku ingin sekali beli baju, baju ku yang dirumah sudah jelek banget". ucap Panji
dalam hati aura "Ni cowo tajir juga ya hm pantas dia mendekati ku karena ia ingin sesuatu nya saja dariku, nyari cewe yang tajir rupanya". Tak sengaja panji melihat muka Aura dengan tatapan aneh
"Kau kenapa ra?". ucap Panji
"Tidak apa2 ko ji memang Kenapa?". tanya Aura
"Oh tidak kok hehe". Panji pun menghentikan pertanyaan Aura
"Ra kamu mau gak beli gaun ini, baju ini kayanya cocok dan pas dipake kamu?". ucap Panji dengan gembira
"Boleh bebas saja aku mah, memang kau tidak keberatan?". tanya Aura
"Kalau aku nawarin kamu berarti aku tidak direpotkan olehmu ra kamu ini ada ada aja". sembari tertawa
"Ya siapa tau kan".
"Pilihlah baju kesukaanmu". ucap Panji
"Ah tidak lebih baik kau saja yang memilih kan untuk ku". ucap Aura
"Ini bagus gak? tunjuk baju a? atau ini baju b?". Panji pun kebingungan karena ia tidak tau selera pakaiannya Aura seperti apa".
"Hm aku bingung". saking bagusnya Aura pun bingung harus pilih yang mana
"Yasudah beli dua duanya saja gpp kok,coba kamu cobain dulu". tawar Panji
"Nah pas dua duanya ji". Aura pun sangat cantik ketika memakai gaun itu
"Bagus ath ya sudah langsung bayar ke kasir aja ,mba ini empat ya sama beli baju yang cowo juga ya". ucap Panji
"Baik". ucap si kasir
Ni cowo baik juga sih tapi aku gak yakin kalau dia ngedeketin aku karena atas cinta ataupun sayang gumam dalam hatinya aura
"Panji makasih ya kamu hari ini udah neraktir aku banyak banget hehe". Seru Aura
"Tidak apa justru aku malah senang membelikanmu sebuah sesuatu seperti tadi walau gak seberapa sih harganya". Panji pun meyakinkan Aura
"Yasudah yu ji kita pulang ibuku pasti cemas dirumah". ajak Aura
"Baiklah kita pulang ya Ra". Panji
mereka pun kearah parkiran mobil lalu bergegas untuk pulang mengantar aura terlebih dahulu sejam mereka diperjalanan karena begitu macet nya jalan membuat aura ketiduran didalam mobilnya panji lalu panji menengok kearah aura sembari mengemudi mobil yang dilajunya
"Aduh anak ini kayanya kecapean deh aku jadi gak tega banguninnya, tapi btw tidur aura cantik sekali keliatannya". Tak sengaja Panji pun memuji Aura ketika sedang tertidur lelap .
Sesampainya dirumah
--------------------
"Aura bangun". Panji pun menggoyangkan tangannya Aura hingga Aura pun tersadar
"Hm kita sudah sampe ya *aura pun syok* lalu ia meminta maaf kepada panji, ji maaf ya aku ketiduran dimobil kamu, aku minta maaf sekali". Aura pun sangat bersalah sekali
"Kamu ini kebanyakan minta maaf ya sudah kamu turun lalu istirahat lagi dirumah". Minta Panji
"Kamu hati hati ya ji". ucap Aura
"Oke bye good night ra". ucap Panji
"Good night too ji". ucap Aura
Dan Panji pun berlalu meninggalkan rumah Aura.
jangan lupa mampir juga ya