Menceritakan seorang gadis remaja yang terlempar ke dunia lain. Dunia di mana yang paling kuat yang di junjung dan yang rendah akan di hina.
Cansu seorang gadis remaja cantik dan pintar ia sangat terkenal di sekolah nya. Bukan karena paras dan kepintaran nya tapi karena sifat nya yang friendly dan juga bar - bar itu banyak orang menyukai nya.cansu juga sangat pandai dalam ilmu beladiri.
Cansu juga merupakan seorang gadis yatim piatu. Suatu hari sekolah mereka mengadakan study tour ke suatu tempat dan di sana cansu terlibat pertengkaran dan jatuh dari tebing. Dan disitu lah kehidupan baru cansu di mulai.
Akan kah cansu bisa hidup dunia antah berantah tersebut. Terus simak kelanjutan nya dan jangan lupa like , dan comment ya.
Happy reading
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunda anjani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 6
Suara semua orang semakin terdengar ricuh mereka menantikan kaisar mereka yang telah kembali dalam medan pertempuran.
''Paman meleka siapa ''tanya cansu.
''Ouh mereka kaisar zhou dan putera mahkota Zhou yi ran''.ucap tetua houli.
''Mereka baru saja kembali dari medan pertempuran dan menang tapi kasihan sang permaisuri terbaring lemah tak berdaya ''ucap Paman ho.
''Emang pelmaisuli sakit apa paman ?''.
''Sakit keras permaisuri masih hidup namun tidak bisa berbicara dan juga bergerak ia sudah seperti mayat hidup ''ucap tetua houli.
''Kenapa tidak di obati ''tanya cansu.
''Tidak ada yang bisa mengobatinya termasuk aku ''ucap tetua houli.
''Aku mau membantu paman aku bisa mengobatinya olang''ucap cansu.
''Benarkah ''tanya paman po.
''Iya benal paman ''.
''Baiklah kalau begitu kami akan membantu mu bertemu dengan kaisar ''.
Cansu melihat ke arah kaisar dan pangeran mahkota yang masih berdiri di kreta kuda melihat rakyat mereka.
Namun seoramg prajurit berniat jahat ke arah putra mahkota. Ia mengeluarkan sebuah belati dan ingin menusuk putra mahkota . Cansu pun membelalakkan mata nya melihat itu.
Ouh tidak .batin cansu.
''Jangan ''teriak cansu sambil berlari keluar dan menyerang prajurit tersebut menggunakan element es.
Semua orang yang melihat itu terkagum dengan cansu begitu pun tetua houli, paman po, putera mahkota dan kaisar.
''Kau sudah jelek jahat pula dasal manusia gila ''ucap cansu .
''Kau dasar anak sialan rasakan ini ''ucap prajurit penghianat itu.
''Hoho kau mau melawan ku ya ayo sini ''ucap cansu.
Prajurit itu pun melawan cansu dengan menggunakan pedang nya . Namun cansu lagi lagi mengelak .
''Cih kau jangan cuma mengelak anak kecil aku akan membunuh mu ''teriak penghianat itu marah .
Cansu pun tampa aba - aba langsung menendang perut penghianat itu dan bertubi - tubi memberi pukulan .
Penghianat itu yang tidak terima mengeluarkan element api namun di padamkan oleh cansu dengan element air. Cansu mengeluarkan element angin dan tumbuhan nya lalu memukul nya dengan menggunakan element tanah .
''Lasakan ini kyaa''teriak cansu sambil membekukan kaki penghianat tersebut hingga penghianat tersebut kaku.
Cansu berjalan ke arah penghianat itu lalu menginjak junior milik nya .
''Akh ampun tolong ampun jangan di injak ''teriak penghianat itu.
''Apa kau mau yang lebih kuat oke akan aku belikan ''ucap cansu lalu kembali menekan nya.
''Hiks ampun bunuh saja aku , ku mohon ''.
''Ouh sepeltinya kau ke enakan baik lah aku tambah lagi ''.ucap nya sambil menekan lagi.
''Tidak ku mohon hiks hentikan hiks ini sakit ''ucap penghianat itu.
''Hahahah baiklah - baiklah sepeltinya kau sudah puas ''ucap cansu lalu berbentuk menginjak namun membekukan setengah badan penghianat itu.
''Cansu apa kau baik - baik saja ''tanya paman po.
''Iya paman i'm oke ''ucap cansu.
''Ooh no i just showed my skills (ouh tidak aku barusan memperlihatkan kemampuan ku).''gumam cansu namun dapat di mengerti pangeran mahkota karena dia bisa berbahasa asing.
''Your skills are very good little brother you are really amazing ( kemampuan milikmu sangat bagus adik kecil kau sungguh luar biasa ).
Cansu di buat terkejut atas ucapan pangeran mahkota. Ia tidak menyangka ada orang yang bisa berbahasa inggris .
"You can speak western?( kau bisa berbahasa barat?).''tanya cansu.
''Yes i can, ouh yes thanks for helping me ( iya aku bisa , ouh ya terima kasih telah menolong ku ).
''Same as prince (sama sama pangeran ).
Cansu bicara nya pake ngomong cadel ya guys.
''Prajurit bawak penghianat itu dan kau nak terimakasih telah menolong anak ku ''ucap kaisar .
''Sama - sama kaisal''ucap cansu.
''Nak mau kah kau berkunjung ke kerajaan ku ?'' tanya kaisar .
''Mau saja cansu bukan kah kau mau menolong permaisuri ''bisik paman ho.
Benar juga .batin cansu .
''Aku mau ''.ucap cansu.
''Kalau begitu ayo naik lah ''ucap kaisar.
''Tapi paman haoli dan paman po halus ikut ya kaisal ''ucap cansu.
''Baiklah ,salam.tetua , silahkan masuk tetua dan tuan po ''ucap kaisar.
Mereka pun menaiki kreta kuda itu setelah mereka pergi banyak para rakyat membicarakan cansu.
Hebat sekali anak kecil tadi
Iya kau benar padahal dia masih sangat kecil
Sungguh takdir yang baik
Aku harap kelak dia menjadi seorang putri
Perjalan mereka di hadapkan dengan kesunyian cansu yang bosan pun akhirnya memainkan suling milik nya. Seperti biasa alunan musik nya sangat merdu dan sangat enak di dengar.
Cansu memainkan dengan penuh penghayatan ia menggambarkan perasaan yang gembira . Alunan nya membuat orang yang berada di kreta gembira apalagi ketika melihat senyum milik cansu mereka pun ikut tersenyum.
Tak lama alunan musik cansu pun berhenti dan cansu kembali membuka matanya.
''Sungguh alunan yang sangat luar biasa ''ucap pangeran mahkota.
''Hahaha telimakasih pangelan ''ucap cansu.
''Pangelan ''panggil cansu.
''Hm iya kenapa ?''tanya pangeran .
''Kenapa wajah mu tampan sekali ''ucap cansu dengan polos nya.
Pangeran Zhou yi ran yang di bilang seperti itu pun merona .Berbeda dengan kaisar yang menatap tidak suka dan paman po dan tetua houli yang terkejut karena baru pertama kali mereka melihat pangeran mahkota merona biasanya dia hanya diam dingin layak nya patung .
Tak lama kreta kuda pun berhenti kepulangan kaisar di sambut meriah oleh ibu suri dan ayah kaisar beserta kedua putra nya .
Kaisar pun turun dari kreta diikuti pangeran mahkota, paman po ,tetua houli dan cansu.
''Paman po tolong tulun kan aku ini sangat tinggi aku tidak bisa tulun ''ucap cansu merengek .
Tapi sebelum paman po membantu cansu turun, cansu sudah di gendong terlebih dahulu oleh kaisar.
''Telimakasih kaisal tampan ''ucap cansu.
Kaisar pun menormal kan perasaan nya dan juga wajah nya yang tiba - tiba memerah .Paman po dan tetua houli di buat bingung oleh sepasang anak dan ayah ini . Pangeran mahkota tidak suka melihat nya.
Perlakuan mereka tak luput dari ibu suru ,ayah kaisar , dan kedua putra nya.Mereka bingung siapa anak yang di gendong kaisar.
''Selamat atas kemenangan kalian nak ''ucap ibu suri.
''Terima kasih ibu /terima kasih nenek ''ucap kaisar dan pangeran mahkota.
''Ayo kita masuk ''ucap ayah kaisar .
''Kaisal tolong tulun kan cansu ,cansu mau jalan saja ''ucap cansu
''Tidak ''ucap kaisar tegas.
Cansu pun cemberut karena di larang mereka pun segera masuk ke dalam.
''Nak kau harus memberi sambutan untuk mereka kau juga pangeran mahkota ''ucap ibu suri.
''Baik ibu ''ucap kaisar yang sebenarnya tidak rela melepaskan cansu .
Kaisar dan pangeran pun berjalan menjauh dari mereka akhirnya cansu bisa bernafas lega.