NovelToon NovelToon
My Little Prince

My Little Prince

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / TimeTravel / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:244.6k
Nilai: 5
Nama Author: Anezaki Igarashi Ricky

Kisah Cinta luar biasa yang akan membuat kita memiliki harapan & percaya dengan cinta. Aku, Yuko Matsuo akan memperjuangkan cintaku yang pernah hilang.

♡♡♡

Haku adalah sosok Pangeran semasa aku kecil. Kita terpisah saat Haku dan keluarganya pindah ke Tokyo bersama keluarganya. Saat itu kita berumur 5 tahun.

Setelah 12 tahun kita bertemu kembali saat sekolahku mengadakan study tour ke Tokyo.
Akan tetapi, Haku bukanlah Haku yang dulu lagi. Dia sempat mengalami kecelakaan maut 2 tahun lalu. Lalu siapakah sosok yang menyerupai Haku itu?

Simak kisahku yuk..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anezaki Igarashi Ricky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpustakaan

Kali ini aku janjian di perpustakaan kota bersama Haku. Aku sedikit terlambat karena susah mencari taxi tadi.

Setelah sampai aku lekas mencari Haku di dalam perpustakaan. Tak seperti biasanya yang ramai, kali ini tempatnya agak sepi. Aku menyusuri ruangan demi ruangan di perpustakan. Dan akhirnya aku berhasil menemukan Haku.

Aku berjalan mendekatinya.

Kulihat dia sedang menyandarkan kepalanya di atas meja. Dan ternyata dia sedang tertidur. Aku duduk pelan-pelan di kursi sebelahnya, takut membangunkannya. Mungkin dia sedikit kelelahan. Jadi Aku tak tega membangunkannya.

Aku ikut meletakkan kepalaku di atas meja. Kami saling berhadapan. Kupandangi setiap detail wajahnya.

Haku tak banyak berubah. Dari kecil dia memang sudah sangat manis dan tampan. Mungkin bedanya hanya dia yang tambah tinggi dan besar. Dan tentunya dia sekarang tumbuh menjadi seorang cowok yang sangat tampan dan memikat.

Ahh, Pangeran Kecilku sekarang ada dihapadanku. Aku bahagia sekali. Haku masih terpejam. Tanganku tiba-tiba bergerak sendiri mau meraih wajahnya.

Tapi tiba-tiba.. Dia membuka matanya.

Aku seperti tiba-tiba membeku saja. Seperti kepergok sedang mau mencuri sesuatu saja.😳

"Kau sudah datang.." katanya pelan dan hangat. Dan dia tersenyum sangat manis. Cahaya senja yang menembus jendela dan menyinari Haku saat itu membuatnya terlihat sangat bersinar dan bercahaya. Seperti matahari yang menyinari Bumi.

"Ah.. Iya.. Aku tak mau mengganggu tidurmu." kataku lalu duduk dengan benar. Lalu aku membuka sebuah buku. Agar suasana tak terlalu canggung. "Hari ini kau mau baca apa?" aku mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Tidak.." Aku hanya ingin bersamamu saja." sahutnya, lalu Haku duduk dan menggeser sedikit kursinya agar lebih dekat denganku.

Aku yang mendengar ucapannya tertawa geli. Bagaimana tidak? Hari ini dia mengajakku ke perpustakaan padahal dia hanya ingin bersamaku saja..

"Sesuka itukah kau padaku?" godaku padanya. Mata kita saling bertemu beberapa saat.

Lalu kemudian dia mendekat kearahku dan membisikiku sesuatu di telingaku.

"Sangat menyukaimu." bisiknya pelan.

Setelah membisikkan itu dia kembali menatapku sangat dekat.

Oh My....!! 😳 Sangat dekat sekali wajah kita. Bahkan bisa kurasakan hembusan nafasnya saat ini. Dan kuharap dia tak mendengar suara degup jantungku yang sangat kencang.

Perlahan wajahnya semakin mendekatiku. Dan akhirnya dia mengecup bibirku dengan sangat lembut. Aku tak bisa menolaknya... Bahkan sebenarnya aku menyukainya. Bayangkan saja kau berciuman dengan Pangeranmu yang sangat kau cintai.

"Maaf, seharusnya aku meminta ijin padamu dulu, Yuko." Haku sedikit mundur. Tetapi aku langsung kembali mengecup bibirnya singkat dan cepat.

"Aku akan selalu memberimu ijin." aku tersenyum padanya. Kita berdua tertawa kecil. Lalu dia kembali mengecup bibirku lagi. Ciuman Kali ini berlangsung agak lama. Hingga sampai tiba-tiba ada yang berdehem membuat kita saling melepaskan satu sama lain. Lalu pura-pura membaca buku masing-masing.

Sesekali aku meliriknya dan ternyata dia juga sedang melirikku. Kami saling tersenyum tersipu malu, dan kembali melanjutkan membaca buku masing-masing.

Setelah selesai, Haku mengantarku pulang. Kita berdua menaiki sebuah taxi, dan sengaja turun di gang yang agak jauh dari rumah. Agar bisa sambil jalan kaki. Sebenarnya Haku yang mengusulkannya.

"Haku, tapi rumahku masih agak jauh.. Di gang paling ujung lho.." kataku saat kita turun dari taxi.

Kulihat Haku yang tersenyum samar.

"Aku tau kok. Aku hanya ingin menghabiskan waktu lebih lama denganmu." kata Haku yang membuatku sedikit malu. Ahaha. Aku masih sering malu-malu dihadapan Haku.

"Apa kau lelah berjalan? Kalau iya biar kupesan taxi lagi?" tanya Haku lagi karena aku terdiam saja dari tadi.

"Ah.. Tidak.. Bukan seperti itu kok.." kataku cepat-cepat. " Aku senang kok berjalan bersamamu.." aku meliriknya dan dia sedikit tertawa kecil.

"Haku, bagaimana kau bisa langsung mengenaliku saat di Edo Museum saat itu?" tanyaku sedikit penasaran.

Dia terdiam beberapa saat. Lalu dia kembali tersenyum sangat manis.

"Tentu saja aku mengenalimu. Aku bahkan tau kalau saat itu kau sedang ada study tour ke Tokyo."

"Bagaimana kau bisa tau?" tanyaku penasaran.

" Jika kau ingin mengetahui sesuatu maka akan selalu ada jalan untuk meraihnya.." katanya pelan dan sangat lembut.

Apa maksudnya? Kata-katanya seperti puzzle dan aku tidak mengerti.

Haku tertawa kecil melihat aku yang sangat kebingungan.

" Tapi, Kita baru bertemu kembali saat itu. Dan aku belum memberitahumu kalau aku akan ke Tokyo.." kataku yang masih bingung.

"Sebenarnya.."

" Ya..?"

"Sebenarnya aku selalu tau apa saja yang kau lakukan saat di Sapporo.."

"Apa?" kataku sedikit kaget. " Kau belajar ilmu hitam apa, Haku??!"

Haku yang mendengarku berbicara seperti itu terkekeh.

"Ilmu hitam yang akan membuatmu sangat terpikat padaku." kata Haku sambil menaikkan kedua alisnya.

"Jangan bercanda deh!! Kau membuatku merinding..!" kataku dengan wajah yang sedikit ketakutan.

"Kau polos sekali sih, Yuko." Haku mencubit hidungku. "Sebenarnya aku malu mengatakan ini. Sebenarnya sudah lama aku stalker kamu.. Sejak aku berusia 10 tahun.. "

Kini aku menatap Haku tak percaya.

" Kamu stalker media sosialku??"

" Hhm.." Haku mengangguk pelan.

" Lalu kenapa kau tidak menghubungiku? Setidaknya kita akan saling mengingat saat itu..."

"Sudah kukatakan padamu kemarin kan, Yuko. Aku ini orangnya sedikit pendiam dan agak pemalu. Bahkan sebenarnya aku tak percaya diri untuk menghubungimu, menyapa dan menanyakan kabarmu." Haku menunduk. " Aku selalu dimarahi Kiro karena terlalu pengecut." kemudian Haku tertawa kecil.

"Kiro yang itu? Sahabat kamu saat Tk?"

"Hhm.. Dia juga pindah ke Tokyo saat SMP. Dan kita satu sekolahan lagi."

"Apa yang membuatmu tidak percaya diri, Haku ? Kau bahkan sangat sempurna. Kau sangat tampan dan setiap gadis yang bersamamu pasti akan merasa sangat nyaman..."

"Aku juga tidak tau. Mungkin karena aku belum pernah pacaran sebelumnya."

"Ah.. Bisa jadi.. Padahal Kau bisa saja memilih dengan siapa kau mau.."

" Kan aku milihnya kamu..."

Aku langsung meliriknya dan tertawa kecil.

" Haku, dimana kau tinggal saat ini?" tanyaku.

" Kenapa? Kau mau main kesana?"

" Bolehkah?"

"Tentu. Bagaimana kalau akhir pekan aku ajak kamu ke apartemenku?"

" Okey..." aku tersenyum lebar.

...***...

Sampai dirumah aku mandi dan langsung mau tidur. Aku tidak sabar menunggu akhir pekan tiba, walaupun aku setiap hari bertemu dengannya sih.

Kurebahkan tubuhku diatas ranjangku. Tiba-tiba terbayang kejadian di perpustakaan tadi. Aku menyentuh bibirku perlahan.

Ciuman pertamaku dengan Haku. Kenapa bibirnya bisa manis dan selembut itu...? Bahkan rasanya seperti sedang lelehan sebuah ice cream. 😳

Oh MY..!!

Akkkhhh..!! Malu sekali membayangkannya lagi.. Aku masuk kedalam selimut.

...Tapi tiba-tiba ponselku bergetar. Ada SMS dari Haku....

📱Istirahat yang cukup, Yuko-chan... Oyasuminasai ♡♡♡

Aku tersenyum membacanya. Lalu membalasnya.

📱Oyasuminasai Haku-kun ♡♡ Kau juga harus istirahat yang cukup ya...!!

Tak lama kemudian Haku sudah membalas pesanku.

📱Okey, my Little Princess ♡♡

Aihhhh, hanya dengan membaca pesannya saja sudah membuatku terbang..

...***...

1
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
happy wedding to haku & yuko.
ending yg happy tapi seharusnya belum ending ya?
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
sean. seperti tokoh misterius. dihadirkan di penghujung cerita
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: hayuuk baca zixi disebelah yuk kak. dijamin ga kalah seru🙈🙈🙈
total 5 replies
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
hati2 yuko & haku. menjelang pernikahan banyak hal tak terduga yg bisa terjadi
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
tak terasa. yuko & haku akan menikah muda
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
sadari posisimu anzu. jangan seenaknya sendiri.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Zen langsung bisa liat, anzu bukan teman yg baik untuk yuko.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
saatnya haku bertindak tegas pada anzu
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
alhamdulillah haku sadar & yuko dapat menjaga nya. ibu haku tegas, sukaaa
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
haku baik2 saja. akan segera sadar. semoga.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
yuko tidak tau trauma haku, tapi anzu lebih tidak kenal haku. cinta haku pada yuko lebih besar dari rasa traumanya
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
haku semoga kamu selamat
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
anzu mulai mepet modus dekatin haku.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
lelaki baik pasti tau cara menghargai wanitanya
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
buku itu rangkuman kisah cinta mereka. bisa dibuat film dunk. 😁🤭
Anezaki Igarashi Ricky ⍣⃝కꫝ 🎸: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
haku cemburu, yuko dapat bunga.. seneng lah... 🤭🤭🤭
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
sora & ken kembali akrab. tapi jangan terlalu juga ya. takutnya ave lihat & berburuk sangka
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
setelah ini ken & sora akan berteman baik lagi ya.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
memang waktunya mepet juga. kan hanya 3 hari.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Hai ken apa kabar? lama banget kamu gak nongol disini.
@💤ιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
💋💋💋💋💋💋💋💋... tok... tok... tok... tok.... pemuas cacing dalam perut sudah datang... 🙈🙈🙈🙈🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!