NovelToon NovelToon
Menikahi Pembunuh Istriku

Menikahi Pembunuh Istriku

Status: tamat
Genre:Duda / Tamat
Popularitas:410.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Bundew

Side Story dari "GHEA: Cinta Lama Belum Usai"

Juna Attala yang baru saja kehilangan istrinya karena sebuah kecelakaan, sedang mencari seorang pengasuh untuk putrinya yang baru berusia dua tahun.

Lalu suatu malam, Juna yang pulang dalam kondisi setengah mabuk tak sengaja menabrak seorang wanita bernama Lilyana.
Juna menolong Lilyana dan membawanya pulang ke rumah.

Lilyana yang mengaku sebatang kara, akhirnya dipekerjakan Juna sebagai pengasuh untuk putrinya, Alsya Attala karena keduanya langsung akrab di pertemuan pertama.

Tahun berganti, kedekatan Lily dan Alsya rupanya juga menumbuhkan sebuah perasaan di hati seorang Juna hingga akhirnya Juna memutuskan untuk mempersunting Lily menjadi istrinya sekaligus ibu sambung untuk Alsya.

Namun beberapa bulan setelah pernikahan Juna dan Lily, sebuah fakta tentang kematian Emma yang merupakan mendiang istri Juna sekaligus mama kandung Alsya terungkap.
Kecelakaan yang menimpa Emma bukanlah sebuah kecelakaan biasa, melainkan sebuah pembunuhan berencana dengan Lily sebagai aktor utama pelaku pembunuhan.

Lantas bagaimana selanjutnya nasib pernikahan Lily dan Juna?
Lalu, apa sebenarnya alasan Lily membunuh Emma?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEMAKIN AKRAB

Tahun berganti.

Tak terasa, Alsya sudah tumbuh semakin besar sekarang dan gadis kecil itu hari ini merayakan ulang tahunnya yang keempat. Pesta ulang tahun Alsya rencananya akan digelar di rumah saja, namun cukup meriah karena banyak yang akan diundang.

"Nanti kamu pakai kostum yang sama dengan Alsya, ya! Sudah aku siapkan," Juna memberikan paperbag pada Lily yang masih sibuk mendandani Alsya.

"Hah? Sama bagaimana maksudnya, Jun?" Tanya Lily bingung.

"Ya gaunnya sama. Tapi ukurannya yang itu ukuranmu." Jelas Juna seraya mengendikkan dagunya ke arah paperbag di tangan Lily.

"Kan nggak lucu, kalau aku yang pakai kostum Elsa," lanjut Juna lagi seraya terkekeh.

"Papi jadi Olaf saja!" Celetuk Alsya yang langsung membuat Juna dan Lily tergelak bersamaan.

"Papi nyari wortel dulu kalau begitu, biar hidung papi jadi panjang!" Kelakar Juna yang langsung membuat Lily bangkit dari duduknya.

Gadis itu berlari ke dapur lalu kembali lagi ke kamar Alsya sambil membawa wortel.

"Lihat, sudah mirip" ucap Lily seraya menempelkan wortel yang tadi ia bawa ke hidung Juna.

"Papi jadi Olaf!" Alsya tergelak dan langsung menarik-narik celana sang papi.

Juna langsung berjongkok dan mengangkat tubub alsya, lalu membawa putrinya tersebut berputar-putar.

"Papi, stop!" Teriak Alsya saat sang papi terus mengajaknya berputar semakin cepat.

"Stop, Papi!" Alsya memohon sekali lagi, hingga akhirnya Juna menghentikan tingkah konyolnya bersama Alsya.

Juna memberikan Alsya pada Lily dan pria itu juga ikut sempoyongan.

"Juna, awas!" Pekik Lily pada Juna yang hampir menabrak meja di kamar Alsya. Juna malah tergelak dan Alsya yang kini juga sudah didudukkan Lily dj atas temoat tidur ikut tergelak.

"Aku harus-" Juna sudah bangkit berdiri, namun masih sempoyongan dan malah ganti menabrak Lily sekarang.

"Ya ampun!" Juna dan Lily jatuh bersamaan ke atas lantai, hingga membuat Alsya semakin tertawa.

"Papi sedang main kuda-kudaan! Yeay!" Alsya turun dengan cepat dari atas tempat tidur dan langsung meloncat ke atas punggung Lily yang masih belum bangkit dari atas Juna.

"Tidaaaak!" Teriak Juna karena ditindih oleh dua tubuh di atasnya.

"Uuups!" Lily menahan wajahnya yang hampir saja bersenggolan dengan wajah Juna yang kini berada di bawahnya.

Juna dan Lily saling diam dan bertatapan cukup lama, sementara Alsya juga masih berada di atas punggung Lily dan berakting seolah sedang naik kuda.

"Punggungku sakit," Juna akhirnya buka suara dan mengakhiri kebisuan di antara dirinya dan Lily.

Lily yang seolah sadar, langsung buru-buru menyuruh Alsya untuk turun dari punggungnya, agar Lily juga bisa secepatnya bangkit berdiri dan tidak terus-terusan menindih Juna.

"Maaf, Jun!" Ucap Lily seraya mengulurkan tangannya dan membantu Juna untuk bangun.

"Auuuw!" Juna sedikit meringis seraya memegangi punggungnya.

"Apa keseleo?" Tanya Lily yang buru-buru memeriksa punggung Juna.

"Bagian mana yang sakit?" Tanya Lily lagi seraya memijit bagian per bagian dari punggung Juna.

"Iya, yang itu! Coba kamu pijit lagi, agak mendingan rasanya," jaeab Juna aat Liky memijit bagian punggung yang ada di dekat pinggang.

"Iya, begitu! Pijitanmu enak, Ly!" Puji Juna pada Lily yang masih terus memijit punggungnya.

"Sudah membaik?" Tanya Lily yang masih belum menghentikan pijitannya.

"Belum, sedikit lagi," ucap Juna yang sudah keenakan dan tidak mau berhenti.

Ya ampun!

Coba dari dulu Juna tahu kalau pijitan Lily seenak ini. Pasti Juna akan meminta pengasuh Alsya ini untuk memijit punggungnya setiap malam.

"Papi, udah! Mami belum selesai mendandani Alsya!" Rengek Alsya seraya menarik-narik tangan Juna.

"Sedikit lagi, Alsya! Tadi kamu yang bikin punggung Papi sakit! Jadi Papi pinjam Mami Lily sebentar buat mijit!" Jawab Juna mencari alasan.

Lily hanya menahan tawanya dan belum menghentikan pijitanya pada punggung Juna.

"Papi, ih! Nanti teman-temannya Alsya keburu datang!" Alsya ganti memukul-mukul lengan Juna.

"Alsya belum jadi princess ini!" Ucap Alsya lagi seraya mencebik.

"Baiklah!" Juna mencium gemas pipi Alsya.

"Sudah, Ly! Nanti lagi saja pijit punggungnya." Juna memberikan aba-aba pada Lily agar berhenti memijit punggungnya.

"Kamu urus si bayi besar itu dulu!" Lanjut Juna seraya bangkit berdiri dan meregangkan sedikit otot-otot tubuhnya, sebelum keluar dari kamar Alsya.

Setelah Juna keluar dari kamar, Lily lanjut mendandani Alsya menjadi seperti Queen Elsa. Lily juga memakaikan gaun biru ala Eksa pada Alsya yang sudah disiapkan oleh Juna sejak beberapa hari yang lalu. Kini Alsya benar-benar sudah berubah menjadi Queen Alsya.

"Sudah cantik!" Puji Lily pada putri kesayangan Juna tersebut.

"Mami pakai baju Mami juga sekalian! Lalu kita keluar bareng," Ujar Alsya seraya menyodorkan paperbag yang tadi dibawakan oleh Juna.

Lily memeriksa isi paperbag tersebut dan mendadak menjadi ragu untuk mengenakannya.

"Mami Ly pakai baju ini saja, ya, Alsya!" Pinta Lily seraya menunjuk ke baju terusan yang kini ia kenakan.

"Nggak boleh! Mami harus pakai gaunnya!" Ucap Alsya keras kepala.

"Nanti Alsya ngambek dan nangis!" Sambung Alsya lagi seraya bersedekap dan bibirnya merengut.

"Anak cantik, nanti kalau nangis nggak jadi cantik, lho," Lily sudah bersimpuh di depan Alsya dan membujuk gadis kecil tersebut.

"Mami nggak mau pakai gaunnya!" Alsya masih bersedekap dan merengut pada Lily.

"Padahal Papi kan udah beliin gaunnya buat mami!" Sambung Alsya lagi tetap merengut.

Lily menghela nafas panjang dan merengkuh kedua pundak Alsya, sebelum berucap,

"Baiklah, Mami akan memakai gaunnya."

"Alsya jangan cemberut lagi, ya!" Bujuk Lily yang akhirnya memilih untuk mengalah saja.

Bibir Alsya langsung melengkungkan sebuah senyuman dan gadis kecil tersebut bersorak gembira.

"Yeay!"

"Mami pakai sekarang, ya! Alsya tungguin!" Ucap Alsya dengan mata berbinar seraya menyodorkan paperbag berisi gaun Lily.

Lily mengambil paperbag yang disodorkan oleh Alsya dan segera masuk ke kamar mandi untuk berganti kostum.

Tak sampai sepuluh menit, Lily sudah keluar seraya memakai gaun di dalam paperbag tadi.

"Mami jadi Anna ternyata," kekeh Lily seraya memamerkan gaunnya pada Alsya.

"Mami cantik!" Puji Alsya seraya mengecup pipi Lily.

Lily tersenyum dan balas mencium kening Alsya.

"Ayo, Mi!" Alsya segera menarik tangan Lily dan mengajak pengasuhnya tersebut ke ruang depan yang sudah disulap menjadi area pesta ulang tahun bernuansa salju. Ada banyak hiasan di dinding bertema frozen favorit Alsya.

Beberapa anak yang diundang juga sudah hadir bersama orang tua mereka.

"Cantik!" Puji Juna seraya mendekat ke arah Lily dan Alsya.

"Queen Alsya maksudnya?" Tanya Lily sedikit berbisik.

"Queen Alsya dan Queen Lily," jawab Juna yang sontak membuat wajah Lilh bersemu merah.

"Aku akan ke dapur dan mengambil kue," pamit Lily berusaha menyembunyikan wajahnya yang kian memerah.

Gadis itu berjalan ke dapur seraya menundukkan wajahnya.

Juna hanya tersenyum simpul, dan terus menatap ke arah punggung Lily hingga gadis itu menghilang ke arah dapur.

.

.

.

Terima kasih yang sudah mampir.

Jangan lupa like biar othornya bahagia.

1
Maria Christanti
tetap semangar thor.
dream
Hahaha..... kentang🤣🤣🤣
dream
Alyaa ini umur berapa ya, kok kl 3 thn ngomongnya sdh sepintar itu, apa tumbuh kembangnya maju
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
BENAR2 WANITA YG MALANG, TRAGIS BENAR NASIBNYA...IRI, DENGKI, BENCI & DENDAM, JDI BOOMERANG BUAT DIRINYA SENDIRI..
Sulaiman Efendy
NYEMPLUNG KE SUNGAI TU LIDYA.. PSTI JDI DUYUNG DAH.. CBA JGN TRLALU JAHAT JDI MANUSIA,, SDH BUNUH IFAN, YAA SDHLH, HARTA IFAN JG JATUH KETANGAN LOO.. TINGGAL LO ADOPSI ANAK.. INI MLH GANGGU HIDUP LILY.. BHKN AKN BUNUH LILY, DN AKN AMBIL ANAK LILY.. AKHIRNYA KARMA BRLAKU, KLO LO BAYAR TU ORG2 BAYARAN LO, GK LO BRNASIB SIAL..
Sulaiman Efendy
BENARKN SI LIDYA JDI GILA. MNA GK GILA.. SEMUA AMBISI, DENDAM, IRI DN DENGKINYA GK KSAMPAIAN, KCUALI KE IFAN.. TERUS DIGILIR RAME2 LAGI SAMA ORG2 BAYARANNYA SENDIRI..
Sulaiman Efendy
LIDYA TK BSA BRTEMU LO LGI, SI LIDYA KLO GK UDH MATI DIPERKOSA RAME2,, YAA MUNGKIN GILA...
Sulaiman Efendy
WANITA YG RAHIMNYA SDH DIANGKAT, KMALUAN NYA SDH KERING TK ADA CAIRAN PLUMASNYA, KRN SDH SPERTI WANITA MENOPOUSE, KLO GK PKE V-GEL, BISA LECET TU KMALUAN...
APA GK JERIT2 TU LIDYA DIGILIR...
RASAKN, JDI WANITA, TRLALU JAHAT DN PNGIRI SAMA SAUDARI SENDIRI..
Sulaiman Efendy
DAN AKHIRNYA BERTEMU GHEA..
Sulaiman Efendy
BENARKN SI LIDYA YG CULIK LILY...
Sulaiman Efendy
ALVIN SAMA GHEA ZINAH, KLO JUNA SAMA ISTRI SAH..
Sulaiman Efendy
BRRTI DY BUNTUTI LOO SCARA SEMBUNYI2..
Sulaiman Efendy
OTW HAMIL RUMY DN RUBY TUH DI LILY..
Sulaiman Efendy
SALAH JUNA TDK MAU SELIDIKI ISTRINYA, ATAU MMBUNTUTI ISTRINYA YG KATANYA KLUAR KOTA..
Sulaiman Efendy
WANITA/ISTRI, JIKA SDH DISENTUH LAKI2 LAIN, DY MULAI OGAH2N DN TDK MOOD BUAT LAYANI SUAMINYA DIRANJANG, DN SLLU ADA ALASAN UNTUK MNOLAK SUAMINYA, DN ITU PNGALAMAN PRIBADIKU.... DAN ITU YG AKHIRNYA RMH TANGGA PRTAMAKU HNCUR, DN MNGANTARKN AKU MNJADI NAPI HMPIR 3 THN.. KRN DI ISLAM PEZINAH ITU DIRAJAM SAMPE MATI.. APALAGI KLO PELAKU ZINAHNYA WANITA YG TLH BRSUAMI DN LAKI2 BERISTRI.. DIRAZAM SMPE MATI.. MKANYA AKU TDK MNYESAL BUAT SELINGKUHAN MNTAN ISTRI KOMA 1 BULAN, DN BUAT CACAT SEUMUR HIDUP.. DAN ANIAYA BERAT MNTAN ISTRI.. MAKANYA AKU BENCI WANITA PENGHIANAT, DN LKI2 PEBINOR.. SBENCI BENCI AKU DGN PELAKOR, TPI AKU LBH BNCI SAMA PEBINOR... DN PASANGN SELINGKUH..
Sulaiman Efendy
PASTI SDH SERING BERZINAH DGN IFAN...
Sulaiman Efendy
JUNA MNUTUPI KBUSUKAN EMMA AGAR ALSYA DN ORTUNYA, CUKUP DY YG TAU, DN CUKUP DY YG BNCI DGN PNGHIANATAN EMMA.. BIAR CITRA EMMA DI MATA ALSYA TTP SBAGAI IBU YG BAIK..
Sulaiman Efendy
DI KISAH GHEA YG DICULIK SAAT KONDISI HAMIL KMBAR, DN BRTEMU GHEA, JGN2 ULAH LIDYA..
Sulaiman Efendy
APA SI LIDYA YG BRTABRAKN DGN JUNA...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!