NovelToon NovelToon
Dinikahi Bocil

Dinikahi Bocil

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Komedi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Ericka's

[sedang di revisi dan alurnya berbeda dari yang sebelumnya. Karena untuk di cetak menjadi novel] 🙏🏻

Terjebak dalam suatu insiden yang melibatkan banyak pihak dan berakhir menikah secara tidak terduga. Ana tak pernah menyangka, hidupnya akan senaas itu. Akibat kecerobohannya sendiri, yang dengan senang hati membiarkan seorang lelaki muda memasuki diri ke dalam kamar kosannya. Kendatipun demikian, Bara tak melakukan apapun. Lelaki itu hanya sekadar menumpang untuk ke kamar kecil. Namun, suara mereka terdengar hingga ke sebelah kamar kos Ana. Yang ternyata ialah kamar pemilik dari kos-kosan itu. Hingga terjadilah kesalahpahaman, dan membuat Ana di cap jelek sebagai wanita murahan.

Bagaimana kisahnya? Baca terus sampai tamat.

follow IG: erickaghaniya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ericka's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

“Kak, kalau kita punya baby kayaknya lucu ya.”

Tiba-tiba saja dia bergumam begitu. Disaat suasana semakin malam takutnya dia minta yang aneh-aneh. Lebih baik tak perlu kutanggapi. Aku pura-pura memejamkan mata.

“Kak, besok-besok kalau dirumah gak usah pake baju panjang lagi ya. Aku gerah lihatnya. “

Lagi, dia kembali bergurau. Dan aku dalam posisi miring membelakanginya.

“Kalau Kakak gak punya baju pendek, nanti aku belikan deh. Aku pesan sekarang aja deh di online.”

Ucapnya lagi, masih belum aku gubris. Sepertinya dia mengambil ponselnya di meja samping tempat tidurku. Mau apa dia?

“Sudah aku pesan ya, Kak. Lusa paketnya datang.”

Dia beneran belikan baju buat aku? Hah, Gokil, memang dikira aku gak punya baju apa. Bajuku banyak tuh dilemari, ngapain juga repot-repot belikan aku baju. Di online pula tuh, kalau nanti gak muat bagaimana? Ngomong-ngomong dia belikan aku baju apa ya kira-kira.

Masih dalam posisi ku, dia kembali menghamburkan badannya ketempat tidur. Tiba-tiba tangannya memelukku dari belakang. Ah nyamannya, Eh kenapa jadi begini sih. Lama-kelamaan mataku mulai terpejam juga. Karena malam semakin mencekam, dan hawa kantuk pun mulai menjalar, dia masih dalam posisi memelukku dari belakang.

~~

Pagi ini aku bersiap untuk berangkat ke kampus. Jadwal mata kuliahku hari ini ada tiga. Aku lihat Bara juga sudah selesai mandi, sementara aku sedari pukul empat pagi sudah bangun lebih dulu. Aku mulai memasukkan beberapa buku catatan dan tak lupa membawa laptopku. Hari ini ada jadwal presentasi dikelas, jadi harus sedia payung sebelum hujan.

“Kakak sudah rapi saja, tungguin aku dong Kak.” Ucapnya sambil mengeringkan rambutnya yang basah sehabis keramas.

“Ya sudah cepat, jangan lama! Kalau lama aku tinggal kamu disini sendirian.”

“Eh, jangan dong Kak! Aku takut!” Ucapnya cepat.

“Ya sudah buruan pake baju! Pakainya dikamar mandi!”

“Disini aja ah Kak, biar cepat juga.”

Aku menatap tajam ke sorot matanya. Sengaja aku pelototin.

“Iya, iya. Tapi beneran jangan ditinggal?”

“Iya, Bara ku.”

“Uh manisnya.”

“Cepat!!!” Ucapku geram.

“Ampun Dj ha ha ha.”

Aku menggelengkan kepalaku melihat tingkahnya yang konyol. Dasar berondong, gak habis pikir aku bisa-bisanya nikah sama dia. Seandainya kalau aku gak ketemu dia kira-kira aku bakal nikah sama siapa ya? Sama pria dewasa atau sama lelaki pilihan Ayahku? Atau.... Ah, kenapa juga harus memikirkan hal itu.

Beberapa saat kemudian, dalam hitunganku dia sudah membuang waktuku selama tiga menit untuk memakai baju. Dia keluar dari dalam kamar mandi, dengan tampilan yang sudah rapi. Dengan memakai kaos oblong berwarna putih didalam, dan memakai kemeja kotak berwarna biru. Ditambah dengan celana bahan berukuran longgar berwarna cokelat muda. Duh tampannya suamiku, eh, ha ha!

“Aku tahu aku itu tampan, Kakak jangan segitunya dong ngelihatin aku begitu. Hehe.” Ucapnya sambil cengengesan. Udah jadi Suami tapi masih selenge’an.

“Ge-er banget sih kamu. Udah cepat! Aku duluan keluar.”

“Eh bentar dulu Kak, aku gak mau ditinggal sendiri disini.”

“Apalagi astaga? Ini sudah hampir telat, Bar.”

“Belum, belum telat. Baru pukul enam lewat empat puluh lima menit.”

“Iya tapi untuk sampai ke kampus, harus menempuh selama lima belas menit. Berapa banyak waktuku terbuang untukmu menunggu disini?”

“Iya, ini sudah kok.” Ucapnya sambil memasukkan beberapa buku yang semalam sempat ku baca. Lengkap dengan laptopnya juga.

“Yuk berangkat!” Ajaknya.

Aku lebih dulu keluar dari kamar kosan, dan dia mengekoriku dari belakang. Tak lupa aku mengunci pintu sebelum benar-benar meninggalkan kosan ini. Sempat melihat ke tetangga sebelah, sepi. Tak ada siapapun. Termasuk rumah Ibu kos nya.

Apa mereka masih memusuhiku sejak insiden kemarin. Ah sudahlah, aku tak perlu memikirkannya lagi. Pun juga hari ini adalah hari terakhirku menempati kosan ini. Selamat tinggal, Ibu kos. Semoga tetangga yang lain betah ya, buat bertahan di kosan ini.

~~

Selama diperjalanan, Bara selalu saja mengoceh hal-hal yang tidak penting untuk ditanyakan. Dia terlalu banyak bertanya, aku malas mendengarnya, sepertinya dia mulai sadar kalau sedaritadi aku memasang earphone ditelingaku. Memang dia sudah berhenti bicara, tapi tangannya menggenggam erat tanganku. Bucin juga ya dia, aku seperti Kakak beradik berjalan berdampingan dengannya. Memang begitu seharusnya, usiaku lebih tua darinya, tapi dia lumayan cool juga sih, eh.

Setelah berjalan beberapa menit, aku dan Bara telah sampai didepan pintu gerbang kampus. Sepertinya dia kelelahan karena lama berjalan tadi. Padahal hanya lima belas menit loh, tapi sampai segitunya berkeringat. Tapi kalau lagi berkeringat begitu, dia semakin tampan. Eh, apa sih aku ini, kenapa jadi memuji dia ya, ah lupakan.

“Kak, aku haus!”

“Yaudah beli minum dulu.”

“Temani.”

“Manjanya mulai lagi deh.”

“Ayo temani, Kak.”

“Iya, iya. Ayuk!”

Aku berjalan mendahuluinya. Tapi sebisa mungkin dia sudah lebih dulu menyamakan posisinya berjalan denganku. Banyak pasang mata memperhatikan kami berdua. Biarlah, aku tak peduli. Prinsipku memang selalu bersikap bodoamat saat ada suatu hal yang berusaha mengganggu pikiranku.

Tiba-tiba saja Bara kembali menggenggam tangan ini. Duh, aku kok refleks jadi tegang begini sih. Aku dan dia beli dua botol air mineral. Setelah beli minum, dia mengajakku untuk sekalian sarapan. Benar juga, aku kan belum sarapan pagi.

“Kakak mau pesan apa? Biar aku yang pesan sekalian.”

“Hm, nasi goreng saja.”

“Oke, tunggu ya! Jangan kemana-mana.”

“Iya!”

Setelah beberapa menit, Bara kembali dengan diikuti seorang Ibu paruh baya membawakan pesanan untuk kami. Rupanya dia juga memesan nasi goreng yang sama sepertiku. Tak lama setelah Ibu itu menaruh pesanan kami di meja, ia pun melenggang pergi meninggalkan kami berdua yang sudah kelaparan. Aku memandang jauh pungung Ibu itu. Tak lama Ia pun menghilang jauh dari pandanganku.

1
Sulaiman Efendy
GK DIBUAT KISAH ARBY & TASYA THOR,, DISELINGI KISAH TWIN AREZ & ARA...
Sulaiman Efendy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
BENAR2 PASANGAN TER UWU....
Sulaiman Efendy
PARAHNYA LAGI, LO BAWA BUKET BUNGA BUAT ISTRI ORANG..
Sulaiman Efendy
BETUL SEKALI, MKSUDNYA APA...? SDH TRBACA NIAT PEBINOR LO. APA BARA GK MMPU BLIIN BARANG2 BUAT ANAK2NYA... BEDA KONTEKNYA KLO LO BERI HADIAH MMG BUAT BAYI, DN SEBAGAI SHABAT BARA, SDGKN LO MSKI LO ABANGNYA ARKA SHABAT BARA. TPI LO GK BRSAHABAT DGN BARA, DGN ADEK LO SJA BRMUSUHAN.
ADEK LO SAJA BISA MNCINTAI WANITA LAIN, MSKI SMPAT MNCINTAI ANA,, NMUN ARKA MSH NORMAL DN BRAKAL., TDK SPRTI LO YG TDK TAU MALU..
Sulaiman Efendy
HRS PANDAI2 BICARA KPD ANAK, MMBERITAU SKALIGUS MMBRIKN EDUKASI, BNYK ORTU HNY TAU MELARANG DN MMARAHI ANAK, NMUN TDK MMBRIKN MASUKN ATAU EDUKASI KPD ANAKNYA..
Sulaiman Efendy
SETELAH 3 TH JDI NAPI, TH 1997 AKU BEBAS DARI LAPAS, PAS KERUSUHAN ETNIS DI DAERAHKU KALIMANTAN BARAT,, SBLM TRAGEDI SAMPIT, DN AMBON, SETAHUN KMUDIAN AKU MNIKAH LGI, DN SAAT PNY ANAK PRTAMA, 2 BLN AKU BARU SENTUH ISTRI, 5 THN KMUDIAN, DPT BABY KMBAR SPASANG KYAK BARA & ANA, LWAT CESAR, KRN FAKTOR UMUR ISTRI, SETELAH 3 LBH BRU AKU SENTUH ISTRI..
Sulaiman Efendy
PENASARAN, KNP ORTU DN KLUARGA ANA GK DIHUBUNGI, HINGGA ARBI SDH 5 TH BLM LIAT EYANGNYA, HNY SAAT LAHIR ARBI DLU AZA... HRSNYA MRK DIBERITAU, MASA ANA LUPA DGN KDUA ORTU DN ADIKNYA..
Sulaiman Efendy
KNP GK SHOLAWAT, ATAU BACA SURAH YUSUF, SURAH MARYAM, SURAH LUKMAN, ATAU SURAH AR RAHMAN...
Sulaiman Efendy
NAHH BEGITU LBH INDAH, MNCINTAI WANITA YG JUGA MNCINTAI KITA,, BUKAN MNCINTAI ISTRI ORG, YG ISTRI ORG ITU HNYA MNCINTAI SUAMINYA SPENUH HATI, BGITU JUGA SUAMINYA...
Sulaiman Efendy
KERAS KPALA JUGA SIANA, PNY BABY KMBAR DIAM DI APARTEMEN GK LLUASA, LBH BAIK DI RMH UTAMA..RAMAI YG MNGAWASI
Sulaiman Efendy
SEKARANG SDH TDK ADA SI BRAMA LAGI... SDH MAMPUS AYAH IBLISNYA SI BARA, IBUNYA BARA JUGA SDH MAU TRIMA LO SKRG, DRUMAH UTAMA LO AMAN DARI GANGGUAN SI ARYA.. ADA PENGAWAL, ADA ART DRMH..
Sulaiman Efendy
MAKANYA JGN TUNJUKAN HAL2 SPRTI ITU DIDEPAN ANAK2.. APA YG DILAKUKAN ORG DEWASA AKN DI CONTOH OLEH ANAK2..
Sulaiman Efendy
BENARKN SI ARYA..
Sulaiman Efendy
CURIGA SI ARYA TUHH, DRIMANA DIA TAU ALAMAT UNIT APARTEMEN BARA & ANA..
Sulaiman Efendy
JGN DIEMIN WANITA LO, TPI KASIH PRINGATAN KERAS KE LAKI2 YG GANGGU ISTRI LOO...
Sulaiman Efendy
SELESAI ARKA, NI ABANGNYA PULA YG MSH GK TAK TAU MALU MAU JDI PEBINOR, DN TRANG2AN MINTA NO HP ANA DIDEPAN BARA, JATUH LAGI HARGA DIRI BARA
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Sulaiman Efendy
SETELAH SEMBUH AMNESIANYA, MKIN JDI TUH TINGKAT KMESUMAN BARA
Sulaiman Efendy
BACA AZA NOVELNYA KARYA EMAK LENA LENOL (THALINDA LENA), VERY2 HOT PENJABARAN MAKING LOVE NYA... BACA YG SUAMIKU GEMULAI, DN MY HOT OLDMAN..😁😁😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!