NovelToon NovelToon
Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:78.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dinda shazia

Zahra seorang gadis berusia 19 tahun yang masih duduk di salah satu universitas Riau, dia seorang gadis ceria yang terkenal pandai di fakultasnya, karena terdesak oleh keadaan ekonomi zahra harus bekerja di cafe. ada sosok pria yang membuat hati zahra tertarik dan zahra menyukainya, dia adalah seorang tentara, sayang cinta zahra kini menjadi kelam kelabu saat tentara itu harus dipindah tuganskan tentara itu bernama leon. butuh waktu bagi zahra untuk melupakan sosok itu tapi tetap saja zahra tidak bisa melupakanya. beberapa tahun kemudian zahra akhirnya wisuda dan mendapat kerja diluar kota, ntah kenapa takdir kini menuntunnya dan membawanya pada sosok yang ia kenal.
Apakah benar sosok yang zahra temui pada saat itu itu adalah leon, akankah cinta zahra terbalas?


hy teman² semua terimakasih ya sudah selalu menyempatkan untuk mampir di "cinta yang dinanti".jangan lupa juga mampir di "izinkan aku mencintaimu " karena juga bakal ada keseruan dari pasangan baru.

happy rea

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dinda shazia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6.satu persatu bubar.

setelah hari itu ,aku udah berapa hari gak kerja kerja ,karena kuliah online ku,rasanya aku ingin WA mereka,udah lama rasanya gak ke cafe mereka apa kabar ya baik baik aja atau gak .

yaudahlah aku langsung saja wa mereka aku chat sarah dulu baru dina.

... -isi chat-...

^^^ "sarah"^^^

"ada apa zah"

^^^ "gimana kabar kalian".^^^

"kabar aku kurang baik zah,aku keluar dari cafe"

... ...

^^^^^^ "kok kok keluar kamu sar"^^^^^^

"udah cukup sabar aku ngadapin buk bos

zah"

^^^ "lah emang kenapa?"^^^

"kayak biasa ,buk bos terlalu bawel,aku gak

tahan lagi zah".

^^^ " hmmm sabar ya pas kalian Susah^^^

... aku gak bisa nemenin kalian"...

"gak papa zah santai aja"

^^^ "beneran gak papa'"^^^

"iya aku gak papa zah".

^^^^^^ " jadi setelah berhenti kamu kerja^^^^^^

... dimana??"....

"belum tau pasti zah,sekarang

aku jalani aja dulu yang udah

terjadi"

^^^ "okelah sar ,sabar ya"^^^

"iya zah"

akupun menutup perbincangan ku dengan sarah.dina apa kabar ya pasti dia sendiri,ada chat masuk dari dina.

... -isi chat-...

"zah"

^^^ "kenapa din,kak sarah keluar ya"^^^

"iya kok tau kamu zah,

padahal aku belum bilang

apa apa lo".

^^^ " iya tadi aku chat sarah ^^^

^^^ dam dia barusan bilang^^^

^^^ dia udah gak kerja lagi".^^^

"oh..udah tau dari sarah ya"

^^^ "iyakayak mana kerjamu?"^^^

"ya kayak gitulah aku jalanin

tanpa sarah sendiri,berat

buat aku"

^^^ "yaudah sabarkan bentar lagi aku^^^

^^^ masuk kerja"^^^

"iya zah,lagoan pas gak ada

sarah buk bos,cepat

pulang terus kok".

^^^ " baguslah kalau kayak gitu"^^^

sehabis itu dina pun gak menjawab chatku.

*aku mulai masuk kerja"

pagi ini aku masuk kerja ,aku chat dina dulu ,biar aku Tanya dia udah nyampai atau belum ,kalau udah aku suruh dina nungguin aku di rumah ibuk bos.

... ...

..."isi chat aku dengan dina"...

^^^ "p"^^^

^^^ "p"^^^

^^^ "din"^^^

"apa zah"

^^^ "udah nyampai,tunggu aku nantik din'"^^^

"aku belum nyampai"

^^^ "kenapa belum??"^^^

"malas aku pergi cepat"

^^^ "ooh gitu ya"^^^

"iya zah,udah ya aku mau berangkat

ke tempat buk bos lagi zah"

^^^ "iya din,jangan lupa tungguin^^^

^^^ aku ya"^^^

aku melihat lihat hanphoneku tapi tetap saja gak ada balasan dari dina.

5 menit kemudian dina wa aku.

... "isi chat aku dengan dina"...

"zah kata ibuk bos,

gak usah kesini,

langsung aja ke cafe,nantik

ada anak baru tu ibuk bos barusan

nyari kemaren zah"

^^^ "oke din"^^^

aku menutup handphoneku dan segera menuju ke cafe.sesampainya di cafe aku lihat dina belum juga datang katanya nunggu disini,yaudahlah aku duduk disana aja sambil nunggu dina.tak lama kemudian dina datang sama ibuk bos.

"dari tadi zah" Tanya dina

"lumayanlah dari kamu chat aku tadi"ucapku dengan tersenyum.

" maklum aku kerja sendiri tadi"ucap dina .

"jadi anak baru tu,kok belum sampai" tanyaku kebingungan.

"rumah dia jauh zah,mungkin sebentar lagi juga datang" jawab dina.

pas gak ada sarah sekarang yang bulain pintu,ibuk bos,kami berdua cuma liatin karena kamo berdua gak bisa buka pintunya.

"udah yok masuk lagi" ucap buk bos selesai membukakan pintu ,kami berdua mengangguk dan meneteng masuk barang belanjaan.

"nah itu anak barinya zah"ucap dina dengan menunjukkan anak baru tersebut.

sepertinya aku kenal dengan anak baru itu,ya baru aku ingat..

" hai kak kita kayaknya satu SMK deh dulu"sahutku sambil menyodorkan tangan ku.

"iya kita mwmang satu SMK dek,perkenalkan nama kakak lidya" ucapnya menjabat tanganku.

"wah sepertinya semua anak SMK ngumpul disini ni,di cafe ini" ucapku kegirangan

dina pada saat itu hanya tersenyum melihat perbincangan kami.

"jadi aku harus panggil apa ke kalian,kakak atau adek?" Tanya kak lidya ke kami berdua.

"nama aja kak,karena kakak yang paling tua dan aku yang paling muda" ucap dina dengan sangat pede.

tapi memang iya dia paling muda dan dia juga paling tinggi diantara kami.

"iya kami aja yang harus panggil kakak"jawabku dengan mulai masuk ke dapur dan menggantikan sarah.

" emang kalian kelahiran tahun berapa??"kak lidya kembali bertanya kepada kamin berdua.

"a....ku" ucapku belum sampai bicara dina langsung menyela pembicaraan.

"aku tahun 2002 kak paling muda,zahra 2001 kak,dan kakak paling tua" sela dinda.

karena ucapanku di sela oleh dina aku langsung saja ,mengerjakan pekerjaanku.

"gimana kak pekerjaannya ,enak kak?" terdengar suara dina bertanya ke kak lidya.

"lumayan capeknya dek" ucap kak lidya.

merekapun larut dalam perbincangan mereka yang ntah apa yang mereka bicarain pada saat itu.

"zah gak kayak gitu potongnya,yang benar itu seperti ini" ibuk bos menunjukkan ke aku bagai mana cara memeotong dengan benar.

"oh...kayak gitu ya buk,sini biar zizah lanjutin kembali buk" ibuk bos memeberi pisaunya kepadaku dan aku melanjutkan potongan tersebut.

"besok kalau gak ibuk yang masak ,kamu aja yang gantiin ibuk ya zah,soalnya dina belum bisa dia,kalau gak kalian berdua gantian sama lidya" ucap buk bos yang mengejutkanku dan kak lidya.

"oke siap buk" ucapku dengan Nada yang sedikit keberatan.

"kamu juga harus belajar ya lidya ,kamu kesini biar kamu sama zahra ibuk ajarin" ibuk bos memanggil kak lidya,kak lidya pun mengangguk perkataan ibuk bos.

gari into orang yang paling merasa aman tu dina.memang the best itu anak.

"dina kamu udah gak pandai lagi buat minuman ya,biar lidya aja yang buat kamu itu gak pandai do din!" ucap buk bos dengan nada sedikit tinggi.

dina meninggalkan tugasnya dan mencari tugas lain yang bisa dia kerjakan,kak lidyayang menyelesaikan tugas dina tadi.

"sabar ya din" ucapku dengan prihatin ke dina.

"aku lama lama kalau di giniin terus aku gak kuat juga do zah aku keluar juga lihatlah" ucap dina dengan sangat kecewa.

"jadi dina mau ninggalin aku kayak sarah"ucapku dengan sedih.

" iya kita lihat aja nantik ya",jawab dina dengan serius.

aku melihat kecwaan yang begitu dalam di wajah dina dan untuk sekarang dina verusaha bekerjs semampu yang dia bisa.aku membantu dina mempersiapkan barang yang harus dibawanya ke cafe satunya lagi karena bentar lagi dia harus ke cafe belakang sendiri.

"udah zah semua dah siap,anatrin aku ke cafe lagi" ucap dina yang masih sangat kecewa.

"yok lah din kalau itu maubkamu aku antarin kamu sekarang juga, nantik ibuk bos nyusul kamu" aku langsung pergi dan menghidupkan motor ,dina kangsung menaiki hondanya.

"ya gak papa kalau bos mau datang lagi sekarang aku mau ke cafe satunya lagi deluan" ucap dina.

aiu mengantarkannya dan seperti hiasa aku memvantu dia membereskan pekerjaannya lalu pergi ninggalin dina dan balik kedepan.

"aku balek ya" ucapku pamit ke dina ,dina cuma mengeangguk ngangguk perkataanku mungkin dia masih sangat sedih.

aku sebenarnya tau dina bertahan disini karena seseorang yang dia suka,agar dia bisa melihat orang tersebut setiap hari,aku paham perasaanmu din dan aku tau gimana rasanya jauh dari orang yang sangat dicintai itu.sejak konflik diantara buk bos dan dina tadi tidak satupun yang dari kami berbicara,aku dan kak lidya sibuk di dapur membuatkan pesana orang ,sampai sampai aku gak menyadari kalau dina udah balek daribcafe satinya lagi dan berarti ini udah sore ,tapi pekerjaanku belum juga kelar.

"sini ada tang bisa aku bantu zah "icap dina dengan antusias sepertinya moodnya udah kembali lagi seperti semula.

" ada din,ini din gantian.."ucapku dengan manja.

"oke sini aku bantu" dinapun mengambil alih pekerjaanku.

"makasih din " ucapku terseyum kearah dina ,dina pun membalas senyumanku.

akhirnya aku bisa istirahat walaupun lima menit .aku dudik dengan sangat lega rasanya walaupun bisa duduk lima menit.aku melihat kak lidya menuju ke arahku.

"nompang duduk kakak ya dek" ucap kak lidya dengan wajah yang sangat lelah.

"iya kak duduk aja" ucapku sambil bergeser agar kak lidya bisa duduk disampingku.

"gak makan kamu dina" tetdengar suar bos yang menturuh dina makan.

"gak buk" jawab dina singkat.

"kenapa kamu gak makan,nantik sakit gak makan makan kamu dina" ucap buk bos yang mulai mengkawatirkan dina.

"gak buk gak bakalan sakit,anggap aja diet buk" ucap dina meyakinkan ibuk bos.

"kalau kamu sakit ibuk gak twu ya dina" ucap ibuk bos ke dina sekali lagi.

"iya buk,aman masih terkendali masih buk" jawab dina yang masih tetap pada pendiriannya.

"dina bakal baik-baik aja kok buk" ucapku meyakinkan ibuk bos.

"kamu juga makan juga zahra,nantik kalian sakit ibuk yang susah" ucap buk bos yang kembali menyurih makan.

"zahra mau dadar telur aja buk,gak papakan?" tanyaku ke ibuk bos.

"ya pergilah kamu dadar sana pentong kamu makan ,makan juga sama lidya" ucap obuk bos menyuruhku mengajak kak lidya makan.

"ntar ya kak,kakak tunggu aja disini ya kak biar aku dadarkan telurnya dulu" ucapku ke kak lidya.

dan aku langsung beranjak dari kursi dan membuat telur dadar kesukaanku.

"kamu mau gak din ,biar aku buatkan" aku menawarkannya ke dina.

"gak makan ajalah kalian aku gak" ucap dina yamg masih tetap dengan pendiriannya.

telur dadarku dah jadi aku kembali duduk dikursi aku tadi.

"yok kak makan kita lagi" aku menyuruh kak lidya malan sepiring berdua denganku dan ita sendoknya udah aku siapkan dari tadi.

"loh kok berdua makannya??" tanya buk bos mengejutkanku,kami berdua cengar cengir.

"iya kayak ginilah yang enak buk makan berdua ,yakan kak" jawabku dengan melihat ke arah kak lidya.

"iya bukmemang kalau makan berdua kayak gini memang gak ada tandingannya" ucap lak lidya menjelaskan.

dina selesai mengerjakan pekerjaannya dan ikut duduk bersama kami.

"makan dek?" ucap kak lidya menawarkan ke dina.

"gak kak lanjut aja" jwab dina menyuruh kak lidya kembali makan.

"cepat we makannya biar kita bisa pulang lagi" ucap dina dengan suara yang sangat kecil ,kami berdua menyetujui perkataan dina.

kami cepat cepat melahap makanan kami dan bersiap siap agar segera pulang.semua pekerjaan sudah selesai dan kami langsung pulang.hari ini aku gak bawa honda aku menelvon ayah agar segera menjemputku sambil menunggu ayah tiba-tiba aku kepikiran leon."leon apa kabar ya,hari ini aku gak ada jumpa dengan dia,semoga dia baik-baik aja"ucaku meyakinkan diriku sendiri.

aku selalu berdo'a agar tihan selalu menjaga dia buatku.

"zahra"ayah memanggil ku.

" iya yah,dari tadi ayah disini ya yah??"tanyaku kepada ayah .

"gak ayah baru sampai ,makannya ayah langsung manggil kamu" jawab ayah dengan mengelus pelan kepalaku.

"yaudah langsung naik za,ibu dah nunggu tu dirumah" ayah meyrihku naik ke honda.

"iya yah " ucapku.

akhirnya aku tiba di rumahku tempat dimana aku bisa melepaskan semua penatku.

besok aku udah kuliah online lagi untu nenerapa hari aku gak bisa kerja,aku berharap dina bisa bertahan dengan pekerjaannya.

*tiga hari kemudian*

malam-malam kayak gini ibuk bos wa aku ada apa ya,akuembuka chat dari buk bos.

"zah besok bisa datang ke cafekan?"

sebelum menjawab chat ibuk bos,aku melihat mata kuliah aku full atau tidak ,ternyata tidak dan aku membalas chat ibuk bos.

"bisa buk" aku membalas chat ibuk.

"oke zah ibuk tinggu ya" jawab ibuk bos.

aku meletakkan pobselku disebelahku,dan akubmasih kebingungan kenapa ibuk bos tiba tiba menyuruhku datang ke cafe ya sudahlah sekarang aku tidur saja.

... *........*...

"hai...apa kabar aku merindukan mu leon"

salam hangat dariku zahra😍😇

1
Nenni Yanti
lanjut thor
zishi: terimakasih sudah selalu membaca
total 1 replies
Jumiati
nnnimmnjjummmmljmjnnnmuumu
Jumiati
m.mmjimkjljhnmommhjmumjjiimnnmjmi
Jumiati
jjkijnmmnjnnnnnnimiim
Jumiati
mmimnnnjnnjmpumjojnni.nnj..mmmiujnjnnmnunmmmnnnnjnnbjnnnjnnujjiniimmnj.mnnmynimi.jjbjnnnnjmmkmninnnn.nujujimniminnjmmum.nmmmmjjjjjmojinjnmmn.mmini
Jumiati
munmmmimjmnunjjjjimnjnnmnbumniumnnmjkjiumjinmmi
Nenni Yanti
mantul thor
Nur Rachmawati
next
Nenni Yanti
lanjut thor
Nenni Yanti
next thor
Nur Rachmawati
semakin penasaran nih
next thor
Nur Rachmawati
next thorrr
Nenni Yanti
lanjut thor
Nur Rachmawati
next
Windiati
👍
GelsanuSahra: Mampir yuk di Pergi Dan Cinta
total 1 replies
Nur Rachmawati
next
Nenni Yanti
next thor
cha2
semangat thor
zishi: makasih
total 1 replies
Nur Rachmawati
next
Nenni Yanti
lanjut ceritanu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!