Ini adalah kisah seorang pengusaha sukses yang bernama Aryan Bram Wijaya, yang menyamar sebagai pelayan Restoran untuk mengejar cinta seorang wanita cantik.
Karena ia ingin mencari wanita yang benar benar tulus mencintainya, bukan cinta dengan hartanya saja.
Sampai pada akhirnya ia bertemu dengan wanita karir yang cantik yang bernama Calista Mahendra, mereka sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama.
Wanita itu sangat mencintai Aryan tanpa memandang statusnya yang hanya sebagai pelayan.
Tapi disisi lain Louis Mahendra ayah Calista sangat tidak menyukai pelayan tersebut, dia tidak mau kalau anaknya hidup susah dengan lelaki yang tidak tepat.
Akankah cinta mereka berakhir bahagia? ikuti terus ceritanya ya.
mohon dukungannya semua.🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putry Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Di kediaman keluarga wijaya.
Saat itu Pak Bram Wijaya dan istrinya Calina juga putranya Arnes Nicholas, telah selesai makan malam, Arnes yang terkenal pendiam itu pun langsung naik ke atas menuju kamarnya setelah selasai makan malam.
Aryan pun tiba di rumah, dan langsung masuk.
"Aryan tumben sekali kamu pulang selarut ini? " Tanya papah Aryan sambil mengahampiri Aryan yang baru masuk ke dalam.
"Iya pah tadi ada sedikit keperluan"
"Kamu sudah makan nak? "
"Sudah pah tadi aku makan di restoran "
Lalu Calina pun menghampiri mereka.
"Aryan kamu baru pulang? kamu pasti lelah beristirahat lah nak" Ucap Calina
Tanpa menjawab aryan pun lngsung beranjak pergi dan menaiki tangga menuju kamar.
"Mah maafkan Aryan ya, mungkin dia belum bisa menerima mama sepenuhnya, tapi papah yakin suatu saat nanti dia akan menerima mamah" Ucap papah kepada Calina.
"Dasar anak tidak tau diri, kalo bukan karena harta orang tuamu aku tidak akan sudi untuk berpura pura perhatian kepadamu". Gumam Calina dalam hati.
Di saat Aryan mau masuk ke dalam kamarnya dia melihat kakak nya yang keluar dari kamar, kebetulan kamar mereka bersebelahan.
"Selamat malam bang " Ucap Aryan kepada Arnes.
"Hemm" Arnes hanya berdehem saja dan langsung pergi menuruni tangga.
Aryan pun hanya membalas dengan senyum tipis kemudian beranjak ke kamarnya.
Arnes dan aryan memang tidak terlalu dekat, mereka di sibukan dengan pekerjaan masing masing, apa lagi arner yang terkenal dingin tapi aslinya baik.
flash back on
Arnes dan aryan memang sudah berteman dari kecil, karena ibu mereka juga berteman jadi mereka sering bermain bersama jika ibu mereka bertemu, Tapi setelah ibu aryan meninggal dan ayahnya memutuskan untuk menikahi ibunya arnes, hubungan mereka bukannya makin dekat tapi malah semakin renggang dan tidak akrab, tapi dia tetap menghormati nya sebagai kakaknya, tapi entah kenapa sampai saat ini aryan tidak menyukai ibu Calina.
flash back off
Arnes turun menuju ruang makan dan mengambil ponsel nya yang tertinggal, disaat dia sudah mau beranjak untuk kembali ke kamar dia di hentikan oleh Calina.
"Arnes, kenapa kamu gak ikut kerja di perusahaan papah kamu, dari pada kamu ngurusin bengkel kecil kamu yang gak jelas, tadi papah minta mamah buat bujuk kamu agar kamu mau bekerja di perusahaan papah" Ucap Calina.
"Maaf mah, dari dulu sampai sekarang pikiran arnes tetap sama. Arnes tidak akan ikiut campur atau masuk ke perusahaan papah, karena dia bukan papah kandungku, aku tinggal di rumah ini juga karena terpaksa nanti kalo bengkelku sudah maju aku akan pergi dari sinu dan membeli rumah sendiri".
Arnes pun langsung beranjak pergi menuju kamar.
"Dasar anak tidak tau di untung, bagaimana nanti kalo aryan sudah menikah pasti semua harta akan di serahkan kepada anak nya aryan, dan aku pasti hanya dapat sebagian". Gumam Calina dalam hati.
Di kamar Aryan.
sesudah membersihkan diri dia pun langsung merebahkan tubuh nya di atas ranjang yang empuk.
"Huhh kenapa aku memikirkan gadis itu terus ya, aduhh lama lama aku bisa gila" Gumam Aryan sambil terus memimikirkan Calista.
ini Arnes Nicholas gaes gak kalah gantengnya kok sama aryan.😀😀
Ini ibu Calina mama nya arnes dan juga mama tirinya aryan
Ini pak Bram Wijaya papah nya aryan.