NovelToon NovelToon
Addicted

Addicted

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:254.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Arzeerawrites

Raihan, mahasiswa yang sempurna harus berurusan dengan seorang gadis yang memiliki kasta jauh lebih rendah darinya namun berprinsip kuat.

Rena sudah terbiasa disakiti oleh Raihan yang tak lain adalah suaminya. Namun bukan berarti Ia menjadi lemah dan tenggelam dalam kesedihan terus menerus. Ia bisa bangkit dan menjalani kehidupan seperti biasanya.

Saat Rena sibuk dengan dirinya sendiri, Raihan mulai menyadari seberapa penting kehadiran Rena dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arzeerawrites, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Addicted 6

Aldri, memasuki ruangan Christ. Aldri adalah orang yang disuruh oleh Christ untuk memata-matai Raihan. Tapi Raihan tidak tahu sama sekali mengenai hal itu. Aldri bekerja dengan sangat apik, sesuai perintah Raihan.

Kalau Raihan tahu Aldri adalah orang yang selalu mencari tahu perilaku nya di luaran sana, maka Aldri akan habis di tangan Raihan.

"Tuan muda melakukan sesuatu terhadap perempuan di sebuah rumah bordil hingga pemilik rumah bordil itu marah dan meminta ganti rugi,"

"Dia bermain wanita itu sudah menjadi hal yang biasa,"

Christ sudah tahu bagaimana anaknya. Jadi untuk laporan yang satu itu, tidak penting baginya.

"Melecehkan, Tuan. Bukankah itu perilaku yang memalukan untukmu?"

"Apa?"

"Ya, hingga pemilik rumah bordil tidak terima kemudian meminta uang tiga milyar sebagai ganti rugi karena Tuan muda sudah merusak salah satu dari anak buahnya yang bekerja di sana,"

"Sial! itu terdengar menjijikan di telingaku. Dia memiliki banyak uang, kenapa harus melecehkan?!"

"Aku belum tahu motif apa yang membuat Tuan muda nekat melecehkan perempuan. Seharusnya kalau memang Tuan muda ingin dipuaskan, lakukan transaksi sejak awal. Yang terjadi justru sebaliknya. Setelah perempuan itu dilecehkan, pemilik rumah bordil tahu, kemudian Tuan muda mengeluarkan uang,"

Rahang Christ mengeras. Kedua tangannya mengepal begitu kaku. Ia mengusir Aldri keluar dari ruangannya.

"Benar-benar memalukan anak itu. Dia merusak nama baikku juga dengan melecehkan perempuan,"

******

Raihan dan ketiga temannya sedang menghabiskan waktu di kafe ternyaman mereka. Teman-teman mereka sibuk belajar, mereka malah menyia-nyiakan uang yang sudah habis untuk membayar pendidikan selama ini.

Raihan memperhatikan Rena yang sedang sibuk mondar-mandir melayani pengunjung. Dari beberapa pelayan, hanya dia yang menarik perhatian Raihan karena semalam mereka sempat terlibat urusan.

"Hey! apa yang kau perhatikan?"

"Seleramu sudah turun drastis, Rai? dari Nenna, sekarang waitress? kenapa tidak cari yang lebih baik dari Nenna?"

"Bicara apa kau?" Raihan berdecak kesal pada teman-temannya yang berspekulasi sembarangan.

"Dia bukan perempuan baik seperti kelihatannya," ucap Raihan tiba-tiba membuat ketiga temannya menoleh dan menatap bingung.

"Maksudmu?"

Raihan menggeleng, enggan membahas. Ia memilih untuk meneguk minumannya kemudian mengeluarkan benda berasap dari saku nya.

Ia mengikuti jejak ketiga temannya yang sudah lebih dulu menikmati rokok. Saat asik menghembuskan asap dari mulutnya, terdengar suara ramai di dekat pintu masuk.

Bola mata Raihan berotasi tatkala Ia tahu penyebabnya. "JALAN YANG BENAR! JADI WAITRESS TIDAK BECUS!" Nenna membentak Rena yang tidak sengaja menabrak dirinya saat Rena berbalik usai menyajikan makanan dan minuman milik pengunjung.

"Ma--maaf, Nona. Aku tidak sengaja, maafkan aku,"

"Pergi! aku muak melihat pelayan seperti mu. Setelah buat kesalahan pasti akhirnya minta maaf dengan tampang menyedihkan agar aku tidak melapor pada atasanmu, iya 'kan?!"

Rena menunduk ketakutan dan malu. Ia dibentak didepan banyak orang. Kebetulan kafe sedang ramai. Selain mahasiswa, kafe itu juga terbuka untuk umum.

Nenna berjalan menjauh dan sengaja membenturkan bahunya dengan bahu Rena hingga Rena tersentak mundur.

Carra sebagai pegawai senior langsung turun tangan. Tentunya bukan untuk menghibur Rena yang sedang merasa sedih, melainkan ikut menyalahkan Rena hingga Rena hampir menangis dibuatnya.

"Kerja yang benar! jangan memberi citra buruk untuk kafe ini. Ingat ya, kamu adalah pegawai yang belum lama bekerja di sini jadi jangan berbuat ulah!"

Carra mendorong Rena untuk pergi ke bagian dalam kafe, perilaku Carra itu membuat beberapa pengunjung tak habis pikir. Ada yang merasa tidak tega ketika Rena dipermalukan. Ada juga yang senang setelah melihat Rena dibuat malu oleh Nenna dan Carra sekaligus.

Di balik counter pembayaran, Rena tak bisa menahan tangis. Air mata nya luruh hingga Nathalie yang sudah menjadi sahabatnya mengusap bahu Rena.

Padahal sebelumnya Nathalie juga sedang sibuk tapi karena melihat Rena sedih, Ia segera menyelesaikan pekerjaannya kemudian menghampiri Rena.

"Jangan sedih, Rena. Percaya saja, orang seperti itu tidak akan diberkati oleh Tuhan,"

Raihan tahu permasalahan yang baru saja terjadi tapi Ia memilih untuk tutup mulut dan telinga. Tidak dengan teman-temannya. Mereka bertiga segera menegur Nenna yang semena-mena pada pelayan kafe itu.

"Dia salah jadi wajar aku beri tahu,"

"Kau menggunakan cara yang salah, Nenna. Bisa bicara yang baik 'kan? lagipula tidak ada kerusakan yang dia sebabkan, kenapa kau semarah itu padanya?"

"Aku adalah orang yang perfectionist,"

"Halah, orang lain tidak boleh buat kesalahan sementara kamu juga manusia yang pasti pernah buat salah,"

"Ingin kulempar kau dari apartemen lantai lima puluh," Sergi menunjukkan ketidak sukaannya terhadap Nenna secara terang-terangan.

Nenna mendengus. Ia tidak pedulikan ketiga teman Raihan. Ia datang ke sini karena merindukan Raihan.

Nenna memeluk mesra lelaki itu. Raihan tak mengelak. "Aku dipeluk gorilla sekarang," ucap Raihan dengan santai. Kalimat itu membuat tawa teman-temannya pecah. Sementara Nenna segera menjauhi tubuh Raihan dan memukul dada lelaki itu.

"Brengsek kau!"

"Ya, itu aku. Kenapa kau masih saja nyaman dengan lelaki brengsek seperti aku?"

"Gorilla, nama yang cocok untukmu, Nenna." Sergio mengomentari dengan raut mengejek.

"Diam kau!"

Nenna beranjak pergi karena merajuk. Hal itu membuat Raihan mendengus geli. Nenna keluar dari kafe dengan langkahnya yang tidak santai.

*****

Kediaman Denrio kedatangan pihak showroom motor. Sesuai perjanjian dengan Raihan saat balapan kemarin, siapapun yang kalah akan memberikan satu buah motor.

Dan Raihan sudah menepati janjinya itu. Ada keterlambatan saat pengiriman dan Denrio langsung mengecam Raihan tidak tanggung jawab atas ucapannya sendiri.

Raihan hanya menjawab dengan santai, "Tunggu saja, aku tidak ingin banyak bicara. Ini bukan pertama kalinya aku memberikan kau motor, jadi tidak perlu khawatir aku berbohong!"

Dan siang ini, motor itu datang. Denrio menerimanya dengan senang hati. Koleksinya bertambah. Bila kekurangan uang untuk bersenang-senang, motor koleksinya lah yang akan Ia korbankan. Maklum, Ia anak pengusaha tetapi sering sekali membuat ayahnya kecewa karena sikapnya yang buruk oleh sebab itu uang untuk kesehariannya terkadang sengaja ditekan oleh ayahnya agar Denrio berubah.

Denrio berbeda dengan Raihan, yang tidak hanya mengandalkan pemberian orangtua. Raihan mempunyai dua buah kelab malam dan sudah lama dirintis, tepatnya semenjak hubungan nya dengan Christ merenggang. Setiap ayahnya menekan uang jajan, Raihan tidak cemas seperti Denrio. Karena Ia memiliki penghasilan sendiri.

******

Kepala pegawai di kafe tempat Rena bekerja sudah di pegang sepenuhnya oleh Carra karena kepala yang sebelumnya mengundurkan diri untuk persiapan menikah.

Karena Carra yang paling lama bekerja diantara yang lainnya, maka Ia yang dipilih. Keputusan itu banyak menghadirkan pendapat tidak setuju tapi sayangnya mereka tak berani untuk mengungkap. Hanya menyimpan rasa kesal dan tidak terima di dalam hati. Mereka tidak habis pikir dengan Xander yang begitu mudahnya menjadikan Carra sebagai kepala.

"Jadi mulai sekarang Carra yang akan mengepalai kalian. Mohon untuk menghargai keputusan ku,"

 

Selamat malam semua. Ada yg msh segerrr matanya? makasih yaa udah baca dan tinggalkan jejak. Seneng bgt liat komen kalian yang menyemangati aku. Sekali lagi tengkyuhh sodara-sodara onlenku🙏🤗

Promo time!🤣🤣 mampir jg ke lapak Vanilla sama Abang nya yeee

1
pia septiana
bagus 😊😊
Subiyanti Rsn
bagus,cuma kosa katanya kadang ada yg gemana?
Pe_fina
addicted buat dibaca nih😄
Seriani Yap
Up dong
Seriani Yap
Semangat
Seriani Yap
Up
Up
Seriani Yap
Up
unun muslimah
lanjutkan kk 💪😍
Seriani Yap
Semangat
Seriani Yap
Lanjut
Seriani Yap
Up lagi thor
Seriani Yap
Semangat trus ya thor
Seriani Yap
Please Up thor
nyimas aisyah
baru Tau Ada orang yg otaknya rusak sprti denrio . Crist hancurkan motor qdenrio masukkan k penjara jangan ganggu dear kasian dear dia jg susah krn denrio
Seriani Yap
Up
Seriani Yap
Semangat
Semangat
Semangat
Seriani Yap
Huh.. Denrio kok ga kapok ya..
Denrio ga seperti rayhan yg sudah bisa cari uang sendiri
Seriani Yap
Semangat
Ahmad Fauzi
kenapa jadi begini seh,ortu jadi ikut campur,Reihan juga mudah emosi seh,moga z opa Christ g ngelakuin hal buruk sama denrio
Seriani Yap
Semangat
Semangat
Semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!