NovelToon NovelToon
Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Transmigrasi Leader Mafia Ke Tubuh Istri Culun

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Reinkarnasi
Popularitas:33.9k
Nilai: 5
Nama Author: Alia Chans

Dikhianati sahabat dan kekasihnya, Clarissa Anggreni mati dengan membawa dendam.

Takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Alisha Kirana Maharani, seorang istri culun yang direndahkan keluarganya sendiri.

Mereka mengira Alisha lemah.

Mereka tidak tahu bahwa jiwa yang kini menghuni tubuh itu adalah seorang ratu mafia yang siap membalas semuanya.

Apakah ia akan berhasil membalas dendam??Atau kembali kehilangan segalanya??

⚠️ Cerita ini adalah karya asli Alia Chans. Dilarang keras menyalin, menjiplak, mengunggah ulang, atau mengambil sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Hormati karya dan hak cipta penulis. ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alia Chans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memainkan Peran

Pagi harinya...

Semua keluarga Vizcaya sudah berkumpul di meja makan untuk menikmati sarapan. Tapi, mereka semua belum memulai karena masih menunggu Alisha.

"Astaga, ke mana lagi dia? Aku bisa telat nih!" gerutu Cerys.

Christian menatap tajam ke arah Cerys.

"Apa susahnya menunggu, hah? Kenapa kalian sangat tidak sabar!" lanjut Edward memarahi cucunya.

"Maaf, Kakek!" ucap Cerys dan Rayhan bersamaan.

Giovan hanya mengigit bibir bawahnya sambil menunggu istrinya yang entah sedang apa saat ini.

Tak. Tak.

Mendengar suara langkah kaki seseorang yang menuruni tangga, membuat semua keluarga Vizcaya mengalihkan tatapan mereka.

"Halo semuanya, selamat pagi," sapa Alisha.

Semua orang di meja makan menganga tak percaya. Sepupu Giovan hampir saja tersedak ludahnya sendiri saat melihat penampilan Alisha pagi ini. Begitupun dengan Giovan yang speechless, melihat sosok bidadari turun dari tangga.

"A-Alisha?"

"Iya!"

Edward bangkit dari kursinya, ia memerhatikan penampilan cucunya dari atas sampai bawah.

"Alisha, kamu beneran Alisha?" tanya Edward tak percaya.

Alisha mengulas senyuman tipis. "Ya, ini aku," jawabnya.

Pagi ini, Alisha menggunakan dress biru yang dia pinjam dari lemari Emeline. Ia juga menguraikan rambutnya dan memakai bedak tipis di wajahnya.

"Astaga, kau.. kau sangat berbeda, Alisha. Kau jauh lebih cantik!"

"Terima kasih, Kakek. Aku hanya sedikit mengubah penampilanku."

PLAK.

Edward tiba-tiba memukul pundak Giovan, membuat pria itu tersentak.

"Kau lihat, Giovan. Istrimu berubah!"

Giovan memerhatikan Alisha dari atas sampai ke bawah, lalu mengalihkan perhatiannya ke arah lain.

"Biasa saja, Kakek. Jangan terlalu berlebihan memujinya, nanti dia terbang," ujar Giovan.

"Kecoa kali ah, terbang!" sahut Alisha, membuat yang lain menahan tawa.

Alisha menarik satu kursi di dekat Giovan dan langsung duduk. Mereka semua mulai mengambil sarapannya masing-masing, kecuali Giovan.

"Alisha, kau tidak mengambilkan aku sarapan?" tanya Giovan.

Alisha melirik sekilas Giovan. "Tidak!"

Mata Giovan menyipit. "Kenapa?"

"Astaga, kau masih bertanya kenapa? Ya jelas karena kau masih punya dua tangan yang berfungsi. Jadi, ambil saja sendiri!"

Giovan mengepalkan kedua tangannya. "Alisha, tapi.."

"Apa, hah? Aku bukan babu mu ya, Giovan. Jadi kalau kau ingin dilayani, panggil saja pelayan!" seru Alisha.

Bahkan Alisha kini sudah berani melawan Giovan di depan seluruh keluarganya. Clarissa (dalam tubuh Alisha) sengaja menolak permintaan Giovan, karena dia ingat betapa menderitanya dulu Alisha saat diperlakukan layaknya seorang pelayan oleh suaminya sendiri.

"Alisha, kau benar-benar.."

"Giovan, cukup! Sudah, kau ambil saja sarapanmu sendiri! Apa yang Alisha katakan itu benar, dia bukan pelayan yang harus melayani mu!" potong Edward.

Giovan menarik napas dalam-dalam dan segera mengambil sehelai roti tawar lalu memakannya tanpa memakai selai.

Selesai sarapan, Giovan hendak pergi tapi suara Alisha menghentikannya.

"Tunggu!!"

"Ciih, apa lagi?" tanya Giovan.

"Hari ini kau tidak usah kerja dulu!" jawab Alisha.

"Hah?"

"Aku ingin kau mengantarkanku ke mal, karena aku akan.."

"Tidak! Tidak bisa, aku sibuk."

Mendapatkan penolakan dari Giovan, Alisha segera mengalihkan tatapannya pada Edward.

"Kakek..."

Edward yang melihat ekspresi sedih cucunya tentu saja langsung tidak tega.

"Sudah, tak apa. Kali-kali kamu anterin istrimu belanja!" kata Edward.

"Tapi, Kakek aku.."

"Urusan kantor biar Fabian yang handle!"

"Ahhk, sialan!" batin Giovan menahan kekesalannya.

"Kau pergi antar Alisha berbelanja saja."

"Hm."

Alisha tersenyum puas mendengar Giovan yang langsung nurut. Sekarang dia tahu kalau pawang Giovan adalah Edward. Sedangkan keluarga Vizcaya yang lain nampaknya mengerti dengan pemikiran Alisha.

---

Di dalam perjalanan menuju mal...

Ponsel Giovan yang tertinggal di mobil berdering. Alisha yang melihatnya langsung menatap layar.

"Dh, siapa nih? Hah, apa jangan-jangan ini selingkuhannya Giovan lagi?" batinnya.

Ia segera mengangkat telepon tersebut dan terdengar suara wanita yang manja-manja.

"Gov, kau di mana? Bisa ke apartemenku sekarang? Aku sedang sakit. Badanku dari semalam demam, kau bisa ke sini untuk.."

"Tidak bisa!" potong Alisha di telepon.

Elena sempat terdiam saat mendengar suara perempuan di ponsel kekasihnya.

"Halo, Giovan?"

"Hm."

"Hei, kau ini siapa?"

"Ini aku."

"Alisha? Kenapa ponsel Giovan ada di kau? Cepat berikan ponselnya pada kekasihku!" titah Elena.

Alisha hampir saja muntah saat mendengar kata "kekasih" yang Elena ucapkan. "Ciih, jijik kali," batinnya.

"Halo, Alisha? Kau masih mendengarkanku, kan?"

"Hm."

"Berikan ponsel ini pada Giovan!"

"Tidak bisa, Giovan sedang sibuk."

"Hah, sibuk apa?" tanya Elena.

"Sibuk melayani aku!"

Tiba-tiba ide jahil terlintas di otak Alisha. Ia sedikit menjauhkan ponselnya dan mendesah.

"Aahh, Giovan!" seru Alisha. "Shitt, pelan-pelan suamiku. Uhh... ouuh yess, iya seperti itu sayang!"

Elena menatap layar ponselnya dengan bingung. "Benar ini nomor Giovan tapi, kenapa dia.."

"Ahh, Giovan punyamu sangat besar!" teriak Alisha sambil sedikit mendeham.

Elena bukan orang bodoh. Mendengar suara Alisha saja, Elena sudah bisa menebak apa yang sedang mereka berdua lakukan. Tapi rasanya Elena tak percaya jika Giovan sampai ingin berhubungan dengan Alisha yang gembel.

"Gak, gak mungkin Alisha dan Giovan pasti tidak sedang... Tidak!"

"Alisha, kau jangan main-main ya!"

"Main-main apa, El? Ini aku sedang bermain ular tangga. Ahh!"

"Haloo, Giovan! Giovan, ini aku Elena! Giovan, kau bisa mendengarku, sayang!" teriak Elena di telepon.

Alisha cekikikan sendiri. Gadis itu segera mematikan ponselnya dan membuat Elena overthinking dan frustasi.

"Ahhk, kenapa dimatikan!" seru Elena kesal.

Brak.

Giovan masuk ke dalam mobilnya dan membuat Alisha buru-buru menyembunyikan ponsel milik suaminya itu.

"Kau kenapa?" tanya Giovan yang melihat Alisha grusa-grusu tak jelas.

Alisha menggelengkan kepalanya. "Tak apa," jawabnya pura-pura tidak tahu apa-apa.

Mata Giovan mencari ponsel miliknya. "Ke mana ya? Kok tidak ada," gumam Giovan.

"Kau cari apa lagi, Gov? Cepatlah jalan, aku sudah bosan menunggu!" seru Alisha.

"Ciih, ponselku hilang! Tadi aku taruh sini tapi tak ada," ujar Giovan.

"Mungkin kau lupa. Sudah, nanti saja carinya. Sekarang ayo berangkat!"

Giovan menatap lekat wajah Alisha, lalu berdehem. "Hm."

Akhirnya Giovan menyalakan mesin mobilnya dan membawa Alisha ke salah satu mal milik keluarga Vizcaya.

"Hah, syukurlah dia tidak curiga padaku," batin Alisha.

---

Bersambung

1
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝖿𝗅𝖺𝗌𝗁𝖻𝖺𝖼𝗄 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖾𝗉𝗎𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗍𝖾𝗋𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄
Alia Chans: itu cerita berlanjut kk, kalo baca dari awal tanpa skip pasti nyambung😉
total 1 replies
Memyr 67
𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗂𝗇 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗋𝖺𝗍𝗎 𝗆𝖺𝖿𝗂𝖺. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗂𝗇𝗍𝖺 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗇𝗀 𝗋𝖺𝗍𝗎
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽. 𝗂𝗍𝗎 𝖼𝗅𝖺𝗋𝗂𝗌𝗌𝖺. 𝗁𝖾𝗁𝖾
Memyr 67
𝖺𝗒𝗈 𝖿𝗂𝗈𝗇𝖺. 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗆𝖺𝗎 𝗇𝗀𝖾𝗋𝗃𝖺𝗂𝗇 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺? 𝗌𝗂𝖺𝗉 𝖽𝗂𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝗒𝖺?
Memyr 67
𝗄𝖺𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺 𝗇𝖾𝗆𝖻𝖺𝗄 𝗉𝗂𝗋 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗍𝖺𝗉 𝖺𝗉𝖾𝗅? 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗎𝗅𝖺𝗉 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗌𝗂𝗁𝗂𝗋 𝖺𝗉𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖺𝗌? 𝖻𝖺𝗀𝖺𝗂𝗆𝖺𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂 𝖻𝗋𝖺𝗆𝖺𝗇𝗍𝗒𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗇𝗀𝗀𝗂𝗅 𝖻𝖺𝗌?
Memyr 67
𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍 𝗅𝖺𝗀𝗂. 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗅𝗂 𝗅𝖺𝗀𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Memyr 67
𝖺𝗄𝗎 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗂𝗇𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗋𝗂 𝗅𝗂𝗄𝖾 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖾𝗉𝗂𝗌𝗈𝖽𝖾 𝗂𝗇𝗂. 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗇𝗍𝗂
Memyr 67
𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗍? 𝗍𝖺𝖽𝗂 𝗏𝗂𝗓𝗄𝖺𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗄𝖺𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗏𝗂𝗌𝖼𝗈𝗎𝗇𝗍? 𝖻𝖺𝗋𝗎 𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝖽𝖺𝗁 𝗍𝗒𝗉𝗈
Alia Chans: pliss, kecepatan ngetik kk /Smile/
total 1 replies
Memyr 67
𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀 𝖺𝗄𝗎. 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝗂𝗍𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝗄𝖺𝗄𝖾𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗀𝗂𝗈𝗏𝖺𝗇𝗂? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗉𝖾𝗋𝗎𝗌𝖺𝗁𝖺𝖺𝗇 𝖾𝖽𝗐𝖺𝗋𝖽 𝖽𝗂𝖻𝖾𝗋𝗂𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝖺𝗅𝗂𝗌𝗁𝖺?
Alia Chans: Kan mereka pasutri kk🤭😉
total 1 replies
nia_minyoongi
sukses selalu yaa.... makasih sudah mampir di novelku 😊
nia_minyoongi
suka yang alurnya mafia gini, 😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
nia_minyoongi
hi... aku mampir...
😍😍
Alia Chans: thank you😉
total 1 replies
Liflow White
bukannya prabu sudah mati kok hidup lagi, aku gak faham.
Alia Chans: blum mati kk🤭

mereka di bab sebelumnya kabur😉
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
ada ya racun itu beneran gt
Alia Chans: ada mungkin🤭
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bikin cinta lalu hempaskan gt
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
bener tuh di catok biar lurus mulutnya eh sekalian otaknya di catok
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
NNT jadi pekara kalau gio ketemu El ya kan
❤️⃟Wᵃf✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ🤎❥␠⃝ ͭ🍁𝓷𝓲ѕ⍣⃝✰
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!