NovelToon NovelToon
TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

TURUN RANJANG : ANTARA BENCI DAN OBSESI ADIK IPAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bad Boy / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Regazz

"Apa-apaan sih loe, pincang! Jangan sok kecantikan deh. Lebih baik pakai baju loe sana! Loe pikir gue bakalan tertarik apa sama loe!" ujar Zayn berkata kasar pada istrinya saat malam pertama mereka.

Varisha Salsabilla Jannah.

Gadis pincang yang baru saja kehilangan suami sekaligus calon anaknya.
Ia bahkan terpaksa harus menikah dengan adik iparnya sendiri, yaitu Zayn Alkautsar.
Adik ipar yang membenci dirinya.

Apakah pernikahan terpaksa ini akan berakhir mulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Regazz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Melihat Varisha dengan pria lain

Bab 6 — Melihat Varisha dan Pria Lain

•••

Beberapa hari berlalu.

Varisha baru saja selesai memindahkan seluruh pakaian serta barang-barangnya ke dalam kamar Zayn. Ia menyeka keringat di dahinya sambil menatap kamar yang kini sudah tertata rapi.

Ia lalu duduk di atas ranjang.

Tak lama matanya tertuju pada beberapa foto di dinding kamar tersebut. Foto Zayn yang sedang tersenyum manis menghadap kamera dengan pakaian ala pembalap.

Ya, Zayn Al-Kautsar adalah salah satu pembalap cukup terkenal di negara ini.  Saat ini ia sedang mengambil cuti balapan dan lebih banyak menghabiskan waktu di bengkel miliknya sendiri.

“Kenapa dia gak pernah senyum kayak gini ke aku?” gumam Varisha menatap foto itu lekat.

Lalu ia menatap kaki kirinya.

Sekilas terlihat normal. Namun saat berjalan, akan terlihat jelas bahwa kaki itu tidak bisa menopang tubuhnya dengan sempurna.

“Cewek pincang!”

Ucapan Zayn terus terngiang di kepalanya.

“Jangan dipikirin, Varisha… jangan dipikirin…” gumamnya mencoba menenangkan diri.

Tok! Tok! Tok!

“Varisha!” panggil seseorang dari luar.

Ia mengenali suara itu.

“Itu ibu…”

Cklek!

“Ada apa, Bu?” tanya Varisha lembut setelah membuka pintu.

Nyonya Lestari tersenyum hangat sambil membawa sebuah tas bekal.

“Tolong antarkan makan siang ini buat Zayn ya, Nak.”

“Baik, Bu.”

Nyonya Lestari membelai pipi Varisha dengan sayang.

“Semoga hubungan kalian bisa perlahan membaik.”

Varisha hanya tersenyum tipis.

‘Semoga saja, Bu,’ batinnya.

•••

Kini Varisha berada di dalam taksi menuju bengkel milik Zayn.

“Sudah sampai, Nona,” ujar sopir taksi itu.

“Terima kasih, Pak.”

Varisha turun perlahan sambil memegang tongkat kecil di tangan kirinya. Hari ini ia mengenakan gamis panjang bermotif bunga putih dengan jilbab warna krem lembut. Di tangan kanannya terdapat tas bekal makanan.

Ia terpana melihat bengkel besar di hadapannya. Banyak mobil terparkir di sana.

Tanpa ia sadari, kehadirannya menjadi pusat perhatian.

Meski memiliki keterbatasan fisik, kecantikannya tetap membuat banyak orang terpana.

Hingga seorang pria dengan pakaian bengkel sedikit kotor menghampirinya.

“Cari siapa, Nona?” tanyanya ramah.

“Aku mencari Zayn.  Apa dia ada di sini?”

Pria itu langsung terkejut.

“Anda Nona Varisha?”

Varisha tersenyum tipis.

“Oh, silakan masuk, Nona!”

Pria itu langsung mengantarnya masuk.

Beberapa pekerja mulai berbisik pelan.

“Itu istrinya bos?”

“Cantik banget…”

“Iya… walaupun pincang sih.”

“Hush! Jangan keras-keras!”

“Eh, aku gak maksud apa-apa kok. Kan, emang cantik banget.”

•••

“Nona Varisha bisa tunggu di sini dulu. Saya buatkan minuman,” ujar pria tadi.

“Tidak perlu repot…”

“Panggil saja Dion. Saya salah satu pekerja di sini,” balas pria itu lalu pergi.

Varisha mengangguk kecil lalu duduk sambil melihat-lihat ruangan.

Tak lama—

Brak!

Pintu terbuka kasar.

Zayn masuk dengan tatapan tajam penuh kebencian.

“Ngapain loe ke sini?!” bentaknya.

Varisha langsung berdiri sambil menyunggingkan senyum kecil.

“Aku bawain kamu makan siang.”

Ia menyodorkan tas bekal itu.

Namun—

Plak!

Zayn langsung menepis tas tersebut hingga jatuh berantakan ke lantai.

Varisha terkejut.

“Zayn… kenapa dibuang?”

Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, Zayn sudah mendorong tubuh Varisha ke dinding.

Bruk!

Zayn mencengkeram kedua pipi Varisha dengan satu tangan.

Tatapan mereka bertemu.

Tatapan takut dari Varisha.

Dan tatapan dingin penuh kebencian dari Zayn.

“Denger ya,” desis Zayn kasar. “Jangan pernah datang ke sini lagi. Gue gak butuh perhatian loe.”

“…dan jangan sok baik sama gue, dasar pincang!”

Varisha menahan napas.

“Zayn… sakit…”

Namun Zayn malah semakin kasar.

“Apa loe sengaja mau bikin gue malu, hah?! Punya istri cacat kayak loe!”

Air mata Varisha mulai menggenang.

Zayn lalu menghempaskan wajah Varisha begitu saja.

Wanita itu meringis kesakitan sambil memegang pipinya.

“Cepat pergi!” usir Zayn dingin.

Tatapan Varisha tertuju pada bekal yang berserakan di lantai.

Ia langsung teringat wajah nyonya Lestari.

Ia pasti sedih kalau tahu makanannya dibuang begini.

Varisha mencoba memunguti bekal itu.

Namun Zayn malah menendangnya lebih jauh.

“Astagfirullahaladzim, Y a Allah…” lirih Varisha kaget.

“Pergi!” bentak Zayn sekali lagi.

Varisha berjalan perlahan sambil menahan tangis.

Namun langkahnya terlalu lambat di mata Zayn.

“Lambat banget sih!”

Pria itu menyepak tongkat Varisha.

Bruk!

Tubuh Varisha langsung terjatuh ke lantai.

Sakit.

Malu.

Dan hancur.

Ia buru-buru menyeka air matanya lalu bangkit perlahan.

“Jangan pernah datang lagi ke sini!” ancam Zayn saat melihat Varisha keluar dari bengkel.

Tak lama kemudian Dion datang membawa dua cangkir teh.

“Nona Varisha mana, Bos?” tanyanya heran.

“Udah pergi,” jawab Zayn malas.

“Hah? Tapi di luar lagi hujan deras…”

“Daripada ngurusin hal gak penting, mending lanjut kerja sana.”

Dion langsung diam.

“Baik, Bos…”

•••

Varisha berjalan tertatih di tengah hujan deras.

Tubuhnya basah kuyup.

Namun rasa sakit di hatinya jauh lebih menyakitkan dibanding dinginnya hujan.

“Ya Allah… salahku apa?” lirihnya sambil menatap langit kelabu.

Air matanya bercampur dengan air hujan.

Ia lalu berteduh di depan sebuah ruko kosong.

Tubuhnya menggigil kedinginan.

“Varisha!”

Seseorang memanggilnya dari atas motor.

Varisha mendongak.

“Brian?”

Pria itu turun dari motornya sambil melepas helm.

“Ternyata benar kamu.”

Brian adalah salah satu rekan guru Varisha di sekolah tempatnya mengajar.

“Ngapain kamu di sini? Kok kehujanan?” tanya Brian khawatir.

Varisha mencoba tersenyum kecil.

“Tadi lagi nunggu taksi… eh malah hujan deras,” jawabnya berbohong.

Brian menatap Varisha penuh iba.

“Nanti setelah hujan reda, biar aku antar pulang.”

“Tidak perlu repot…”

“Sudahlah. Sesama teman harus saling bantu.”

Varisha akhirnya mengangguk pelan.

Namun tanpa mereka sadari—

Dari dalam sebuah mobil yang terparkir agak jauh, ada sepasang mata tajam yang sedang menatap mereka penuh amarah.

Tangan pria itu mencengkeram stir mobil begitu kuat hingga urat di tangannya terlihat jelas.

Ia adalah Zayn.

“Sial!” umpatnya sambil memukul stir.

“Bukannya langsung pulang, malah dekat sama cowok lain!”

Rahangnya mengeras.

“Kalau bukan karena Ibu nyuruh gue nyusul dan nganterin dia pulang, gue juga gak bakal datang…”

Tatapan Zayn semakin dingin melihat Brian berdiri dekat Varisha.

“Awas aja nanti kalau sampai rumah…”

To be continue…

1
Emi Sudiarni
lanjut
Amran Markokotu
tdak ada lgi lnjutanya ya cetita zayn dan varussa thor
Regazz: masih ada lanjutannya kok. beberapa hari ini author sibuk bgt maklum ada acara di luar kota🙏. insyaallah besok bakalan up.
total 1 replies
Emi Sudiarni
kok up nya dkit, mau tnya aja kak ap jdi varisha kmaren operasi, kta nya kmaren org tua nya za😍yn thu tindakan kekerasan oleh dinda dan zayn mlalui CCTV yg di kmar zayn. kok ngah ad penjelasan stlah itu
Regazz: salah up itu🙏😭
mau direvisi malah ditolak. abaikan aja bab itu
total 1 replies
Siti Fatima
pergi saja varisha
partini
di culik??
Emi Sudiarni
kok tiba di culik kan varisha mau di operasi. ngapa ya zayn tak sdar2 . kmu pergi aja varisha
Regazz: itulah. kan mau direvisi tapi ditolak sama editornya😭
jadi kacau gini babnya🙏
total 1 replies
Siti Fatima
lanjut kak
Emi Sudiarni
lanjut kak, seru bngat
Emi Sudiarni
zayn benar 2 ngah berubah ya
Siti Fatima
lanjut kak
Emi Sudiarni
geram bngat mlihat laku zayn
partini
kamu bilang Ampe dower ga bakal percaya biarin aja lah nanti kalau tau jg ga perduli orang zay goblok
Emi Sudiarni
aduh... zayn aneh kmu.. tu pasti cemburu🤣🤣
partini
wanita di sakiti berulang kali Ampe darah tetep aja ga akan pergi paling cuma mewek doang 🤦
Emi Sudiarni
gemesin bngat zayn. ktanya ngah suka vrisha tpi lihat varisha dkat dgn laki 2 lain kok mrah😄😄😄
Emi Sudiarni
lanjut
.. smangat untuk kak author .. sdah ngh sbar nungu bab berikutnya
Regazz: terimakasih🙏☺️
total 1 replies
partini
jajat bngt BUCIN nanti kamu
Emi Sudiarni
senang de lihat zayn cemburu
Tamirah
Jadi wanita jangan bodoh bodoh amat, walau kamu cacat sedikit saja punya harga diri lu disiksa diperkosa ngapain gk pergi dr rumah itu....!
Emi Sudiarni
lanjut kak seru bngat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!