Mengisahkan tentang seorang PNS Muda sekaligus Pengusaha dengan gelar Playboy yang sedang berjuang meluluhkan Hati seorang wanita yang berprofesi sebagai Dokter Hewan ..
Seorang Pria yang biasa dikejar dan di idolakan banyak wanita.. sekarang malah sedang berusaha mengejar seorang wanita cuek. dingin. dan mempunyai kekasih ...
nyeseekkk oiii...
but saya hanya seorang pemula.. yang menyukai novel and I want to try .. ✌️
I hope you guys like it ...😍
selamat membaca dan tinggalkan kritik dan saran ya .. 😎👉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chupiidd's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perjodohan
Adit merogoh Ponsel di dalam Sakunya dan menelvon seseorang..
setelah selesai dia berjalan mendekati Pak Bejo dan Riko...
"Memang kamu mau beli motor apa Riko" Tanya Adit sembari duduk di depan Riko dan Pak Bejo
"Terserah saja bg .. saya tidak terlalu mau membebankan Ayah ... dibelikan motor apapun saya bersyukur dan sangat berterima kasih" jawab Riko dan memandang Ayahnya..
"Begitu ya.. ". jawab Adit...
Baiklah..besok temui saya dikantor jam makan siang... " tegas Adit
"Maksudnya bg. .saya tidak mengerti .." tanya Riko penasaran
"Kamu akan mengerti dan berhenti bertanya besok " jawab Adit
"Nak Adit.. saya ... "
"Pulang dan istirahatlah Pak... " ucap Adit kepada Pak Bejo
dan kamu Riko. jangan sampai telat besok... " Adit berdiri dan mengambil tasnya...
"Pak Bejo..hari ini sampai disini saja.. saya izin pulang .. jangan lupa di kunci pak ruangannya" ucap Adit dan pergi meninggalkan Riko dan Pak Bejo
" Maksud bg Adit itu apa yah.. Riko gak ngerti " tanya Riko pada Pak Bejo
"Ayah juga " jawab Pak Bejo .. tapi semoga nak Adit mau meminjamkan uang " batin Pak Bejo . kemudian mereka keluar ruangan dan setelah mengunci semua pintu. Pak Bejo dan Riko kembali kerumahnya yang masih berada di dalam lokasi Peternakan..
Sesampainya di rumah kediaman Bapak Wijaya Anugrah Seorang Pengusaha Sukses yang tidak Lain adalah Ayah dari Aditama Anugrah
Setelah memarkirkan motornya di garasi.. Adit segera masuk.. rasanya ia ingin berendam di bathtub karena urusan nya seharian diluar sangatlah melelahkan..
"Darimana Kamu.. jam segini baru sampai rumah.. dan Papa menelvon mu berkali-kali kamu tidak pernah menjawab telvon Papa bahkan mamamu mencemaskan mu" Suara dan pertanyaan Bapak Wijaya membuat Adit berhenti dan menoleh ke sumber suara
"Adit dari Peternakan Pa... " jawab Adit
"Tadi Om Dermawan kesini... dan kami menunggumu. . " ucap Bapak Wijaya
" Untuk apa..." tanya Adit
" Duduk.. " ucap Pak Wijaya singkat
Adit duduk di sofa berhadapan dengan Papanya...
kemudian terdengar suara mamanya keluar kamar
"Kamu sudah pulang nak.. " darimana saja. kenapa tidak menjawab panggilan mama..." tanya Arumi mamanya Adit
" Adit dari Peternakan ma... hari ini karyawan gajian .. dan ada yang harus Adit urus tadi " jelas Adit
" Kenapa kamu membatalkan pertunangan mu dengan Fanya !!! kamu mau bikin papa mama malu Dit..
ucapan Pak Wijaya menggema di seluruh ruangan
"Dari awal Adit udah menolak perjodohan ini pa... kenapa Papa selalu memaksakan kehendak Papa sama Adit.. Adit udah bilang.. Adit akan menikah dengan perempuan Pilihan Adit sendiri ... dan Papa gak berhak mengatur pilihan Adit .. Adit gak pernah mau menikah dengan perempuan murahan seperti Fanya !!!
" ucap Adit sedikit meninggikan suaranya
" Apa kamu bilang.." Pak Wijaya berdiri di depan Adit...
"Kamu sudah berani membantah Papa ... " tanya Pak Wijaya
" Aku tidak pernah membantah Papa sebelumnya untuk urusan yang lain bukan...tapi untuk urusan yang satu ini maaf.. Aku Gak bisa diam.. karena aku menolak di jodohkan. bertunangan bahkan menikah dengan perempuan itu.. "ucap Adit berdiri kemudian berjalan menuju tangga.. karena kamar nya berada di lantai dua
" Adit !!!! " Papa belum selesai bicara ...
Tanpa menghiraukan Adit berlari menaiki tangga dan masuk kamar.. brakkk.. suara pintu yang dibanting keras...
"Sudah mas...kita tunggu Adit tenang dulu..." ucap Arumi menenangkan suaminya
"Kita bisa bicara baik-baik lagi besok."
ucap Arumi
"Anak ini .. semakin dewasa semakin kurang Ajar.. " ucap Pak Wijaya
"Mas... sebenarnya Adit udah cerita banyak hal tentang Fanya.. bahkan dulu mereka sempat pacaran.. namun Adit ditinggal begitu saja saat dia benar-benar percaya sama Fanya.. Fanya memilih pria lain. tapi sekarang dia datang lagi.. karena Adit sudah bisa dibilang mapan sekarang...
Kamu pasti mengerti Anak mu mas.. kamu lihat dia mewarisi kegigihan mu. kepintaran mu..sifat cuek kamu. kamu bahkan tidak suka perempuan yang aneh-anehkan ? jelas Arumi yang membuat suaminya berfikir hal yang sama dengan nya...
"Benar.. aku lebih memilih kamu yang cuek dan gak pernah pacaran... hahahaha " Pak Wijaya menggoda istrinya sembari ketawa
" Itu karena Aku ingin menjaga diriku untuk suami ku " jawab Arumi cemberut
"Iya sayang .. maafkan aku.. aku terlalu terbawa emosi saat dengar Adit menolak Fanya..besok aku akan membuat kesepakatan " ucap Pak Wijaya
"Ya sudah. ayo istirahat mas.. " ajak Arumi senyum kemudian berdiri dan menuju kamar
" Kamu tidak lagi menggoda ku kan " ucap Pak Wijaya tertawa Genit dan mengekor masuk kamar
Dikamar mandi .. Adit tengah berendam di bathtub dengan air panas .. merilekskan otot ototnya dan pikirannya...
"Gue sudah pernah memberi Fanya kesempatan..tapi dia tidak menggunakannya dengan baik.. hee jangan harap lo bisa seenaknya balik ke kehidupan gue lagi" gumam Adit
Setelah setengah jam berendam... Adit melaksanakan sholat isya .. dan merebahkan badannya diranjang ...
"aaahhh ... hari bener bener melelahkan... " gumam Adit tiba tiba ingatannya kembali pada sosok Dokter cantik .. melihatnya saja udah Adem.. bagaimana dengan senyumnya.. ? batin Adit
"besok gue akan menemuinya lagi..sampai bertemu calon makmum ku..ehee. .Aira.. " tertawa kecil
dan tanpa tersadar dia pun tertidur ...
.
.
.
.
.
Terimakasih banyak untuk yang udah mau membaca Novel ku.. semoga Suka dan jangan lupa tinggalin jejak ya.. kritik dan saran kalian semua akan sangat membantu saya untuk lebih baik lagi dalam menulis...
huft... btw gue suka ceritanya krn foto dan ada gif nya jadi berasa beneran ya...
congratulation Thor... terus berkarya dan semoga sukses...