Suyitno merubah namanya menjadi Alex, semua bermula dari ketidak sengajaan yang terjadi disebuah persimpangan jalan.
Seiring berjalannya waktu Suyitno menemukan jati dirinya yang sebenarnya, rahasia yang tidak pernah dia ketahui sepanjang umurnya. Bahkan ibunya yang selalu menutup cerita darinya tentang masa lalu yang terjadi sehingga dirinya hadir di dunia ini.
"Kamu bukan orang lain untuk diriku, tapi ada hubungan darah yang lebih dari itu" kata tuan Ali suatu hari pada Alex.
"Ibu bukannya tidak mau bercerita yang sebenarnya, tapi ada hal yang harus ibu lakukan untuk melindungi dirimu" ucapan ibu Suyitno semakin membuat Suyitno penasaran tentang siapa dirinya yang sebenarnya.
Mungkinkah Suyitno adalah takdir dan karma lain dari kehidupan dimasa lalu, mampukah Suyitno menerima segala hal yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya?
Lalu ke mana cintanya akan berlabuh setelah semua terbuka dan mengetahui siapa dirinya ?
"Cinta tidak memandang dari apa yang ada, tapi lebih dari sebuah rasa untuk selalu ada bagaimana pun keadaanya."
Siapa yang berkata demikian saat Suyitno tidak mempercayai cintanya?
Mirna, Meilan atau mungkin mis Lina?
Waktu memang membuat rahasianya sendiri untuk kehidupan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tergoda 1
Dia tak tahu jika waktu itu ternyata kawanan preman yang menemukanya ,entah sudah jadi seperti apa dia jika itu benar terjadi .
Dia bergidik ngeri membayangkan seperti berita - berita di tv ataupun koran tentang kriminalitas .
Mungkin dia akan menjadi seonggok mayat tak bernama .
Dia sungguh - sungguh sangat mensyukuri satu hal ini ,meskipun mengharuskannya mengubah segala hal yang melekat pada dirinya .
**********
" Meilan ,tolong keruangan saya dengan laporan hasil pertemuan dengan pihak kontraktor kemaren siang " Alex menelpon Meilan dari dalam ruangan .
Tak menunggu jawaban Meilan ,Alex langsung memutus sambungan telpon dengan cepat .
Ceklek ...
Meilan masuk siap dengan map ditangan ,dia tidak menyadari tatapan Alex yang sedikit kesal padanya .
" apa tidak ada tes penilaian untuk kesopanan sewaktu dulu kamu masuk ke perusahaan ini ? " Alex bertanya jengah menatap Meilan yang bingung .
" apa maksud ..."
" sudahlah ,mana laporannya " Alex memutus perkataan Meilan dengan ketus .
Meilan masih bingung dengan sikap Alex seharian ini ,sepertinya mood bos nya ini sedang buruk .
" kenapa harga material dilaporan ini tidak sama dengan yang dipresentasikan ... ? "
Dengan sedikit takut Meilan mendekat dan bertanya .
" itu harga yang diajukan pihak kontraktor ,bapak lupa dengan perdebatan kemarin soal bahan material ???"
Ahhh ya ... Alex lupa jika kemaren terjadi insiden kecil sewaktu metting .
Pihak kontraktor menyebutkan harga salah satu material yang ternyata sekian ... untuk bangunan sekian unit perumahan .
Karena menurut Alex ada selisih dari harga pasar yang sekarang dan yang diajukan pihak kontraktor dan tentunya dia memprotes hal tersebut, dengan sedikit alot dan penjelasan yang panjang Alex pun paham dan menyetujui anggaran yang diajukan dengan beberapa syarat tentunya .
Hembusan nafas panjang keluar seiring kepala yang menyandar ke belakang sandaran kursi Alex .
" baiklah ,akan aku pelajari lebih lanjut ."
" kamu kembali saja "
Meilan pun mengangguk sebagai jawaban dan memutar tubuh keluar ruangan .
Alex menatap kepergian Meilan dari hadapannya dengan perasaan yang ....
Entahlah ,mungkin sedikit ada jarak memang lebih baik
*****
POV Meilan
Disini dijakarta yang dulu sangat asing untukku.
Begitu lulus kuliah di salah satu universitas Semarang aku mencoba merantau .
Meskipun asing ,tapi tentu saja aku sangat beruntung dapat masuk ke perusahaan tempatku bekerja sekarang ,dengan posisi sebagai sekretaris.
Tentu saja beruntung , itu berkat bantuan mama yang memang masih saudara dengan istri pemilik perusahaan ini meskipun saudara mama sudah lama meninggal .
Aku masih belum sadar jika perusahaan ini punya Alex ,tepatnya punya papanya Alex.
Dan lagi tentu aku lebih senang dan nyaman karena bos aku itu Alex .
Ya ... aku ditempatkan menjadi sekertaris Alex yang belum lama menjabat maneger diperusahaan papanya sendiri.
Aku berharap menemukan Alexku yang dulu sewaktu masih kecil.
Aku malu membayangkan responnya jika ternyata masih bersikap seramah dan semanis dulu waktu kecil.
Ya.... si Alex Abram ,anak dari saudara sepupu mama yang sudah meninggal .
Dulu setahuku Alex kecil anak yang ramah ,terbukti jika kami bertemu tidak sengaja dalam acara keluarga dimana Alex yang ikut mamanya .
Bermain dan bercanda sesama saudara yang masih kecil pasti ada acara bermain berujung saling mengejek dengan berakhir diriku yang pasti menangis karena kalah dalam adu mulut saling ejek .
Tapi Alex berbeda ,tak pernah mengejek diriku yang katanya sewaktu kecil lumayan gendut dengan rambut sedikit ikal bagian bawah .
Alex akan berusaha meredakan tanggisku dengan mengajak untuk menjauh dari gerombolan saudara yang reseh .
Aku diajak bermain ayunan ataupun pergi ke kolam ikan dibelakang rumah Oma yang sangat luas .
Dia tak sungkan untuk memegang tanganku dan menuntunnya .
Dia juga tidak mempan dengan ejekan saudara yang lain saat digoda .
Alex selisih dua tahun dari umurku .
Lalu sewaktu SMP kami tak pernah lagi ketemu lagi karena mamanya sudah meninggal dan dia tak pernah lagi muncul ikut jika ada acara keluarga .
Tapi aku salah ,Alex yang sekarang tidak lagi sama.
Tatapannya yang datar dan dingin seperti tak tersentuh senyuman ,nada bicara juga sering ketus dan sangat menjengkelkan menurutku .
Entahlah ,ada apa yang mengubahnya menjadi seperti itu .
Apa dia lupa denganku ,sigembul yang selalu dia bela dan dia lindungi .
Aku merindukan Alexku ...
Hahaha .... pikiranku memang aneh ,alexku ???
Hemmmm ....
Aku malah semakin tertarik dan penasaran dengan sikapnya itu ,dan beberapa bulan kemaren dia tak pernah muncul ke kantor .
Bos besar alias tuan Ali ,papanya mengatakan kalo Alex sedang ada diluar negeri memantau proyek disana .
Kemaren sewaktu dia kembali masuk kantor tentu aku sangat senang ,aku ingin memeluknya .
Meluapkan rasaku yang terasa sesak selama dia tak ada tapi tentu aku masih harus menahan diri .
Aku takut dipecat dan tak bisa melihat wajah tampannya lagi ,tapi kenapa aku merasa ada yang sedikit aneh ya ....
30-10-2023 | 14.40