NovelToon NovelToon
PERJODOHAN Takdir Sang Kembar

PERJODOHAN Takdir Sang Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:32.2k
Nilai: 5
Nama Author: thalib

Pernikahan di atas penderitaan terjadi karena perjodohan yang sangat tidak kamu inginkan, namun karena kedua orang tua hanya bisa menerima takdir.

Perjodohan tidak selalu dalam masalah, terkadang salah satu di antara kedua pasangan memiliki perasaan dan simpati yang tidak bisa ia katakan, yang mana bisa membuat dirinya merasa dibakar api cemburu saat melihat pasangannya bertemu dengan teman yang tidak sejenis.

Rasa cemburu membuat seseorang melakukan hal yang tidak di inginkan pasangannya, walaupun dirinya sendiri tidak menginginkannya, namun karena api cemburu yang membakar akal sehatnya membuatnya melakukan hal yang harusnya ia tidak lakukan.

Wanita mana yang tidak sakit hati apabila anak di kandungannya tidak di akui oleh ayahnya sendiri.

"Dia bukan anakku, dia anak lelaki simpanan mu itu,!" teriaknya marah didepan ibu mertuanya.

Kecelakaan terjadi begitu saja karena kelalaian diri sendiri, koma selama beberapa tahun. hingga pada saat sadar semuanya seakan berubah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon thalib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emosi bos

Saat bekerja Satya hanya memikirkan Keisya, terasa aneh baginya saat Keiya tidak ada di kantor, dirinya terlihat kesepian. “Si bodoh itu sekarang sedang apa yah,” gumam Satya tertawa kecil mengingat Keisya yang dia kerjain habis-habisan.

“Apa apaan ini, bahkan belum ada satu berkaspun yang kamu sentuh,” ucap Yudha namun tidak mendapat sautan sama sekali, bahkan dirinya di abaikan.

“WOIII....!” teriak Yudha membuat Satya melemparnya pulpen.

“Ahg, itu refleks, aku sering di pukul jadi ikut-ikutan saat kaget,” ucap Satya.

“Siapa yang memukulmu,?” tanya Yudha.

“Siapa yang berani padaku? Siapa yang benari memukulku,?” ucap Satya tersadar dengan ucapannya, dia hampir membuat harga dirinya hancur.

“Kau baru saja mengatakannya sialan,” gumam Yudha kesal.

“Cepatlah urus semua ini, kamu bahkan tidak ada niat bekerja, bagaimana mungkin kamu belum menyentuh satu berkas ini sedikitpun,?” ucap Yudha.

“Apa kamu atasanku,?” tanya Satya membuat Yudha diam, hanya bisa memaki Satya dalam hatinya.

“Kita akan ada pertemuan, mereka meminta untuk bertemu di restoran sekaligus makan siang,” ucap Yudha dan hanya di angguki oleh Satya.

Saat ini mereka berdua memasuki ruang VIP restoran, beberapa orang berpakaian rapih berdiri menyambut mereka. Tanpa basa basi Satya langsung membahas topik yang ingin mereka bicarakan, membuat para pimpinan tersebut hanya bisa mengikuti kemauan Satya, mereka berencana untuk makan siang lebih dulu sebelum membicarakan hal tersebut namun Satya sudah memulainya lebih dulu.

Seusai pembahasan mereka, tak ada suara sama sekali semuanya kembali fokus pada hidangan didepan mereka. Satya berdiri dan pergi begitu saja sedangkan Yudha yang melihatnya semakin kesal.

“Kami permisi lebih dulu, silahkan lanjutkan,” ucap Yudha sopan dan di angguki oleh mereka.

Langkah kaki Satya terhenti, Yudha yang di belakangnya juga ikut berhenti menatap punggung Satya bingung. Satya menoleh ke sudut sana, dia melihat seseorang yang tidak asing baginya.

“Siapa yang bersamanya,?” ucap Satya pada dirinya sendiri.

“Wanita bodoh itu membodohiku, dia beralasan tidak enak badan dan sekarang dia tersenyum disana dengan orang lain, bahkan dirinya hanya memasang wajah kesalnya setiap hari di hadapanku,” ucap Satya sangat kesal.

“Siapa,?” tanya Yudha sedikit mendengar ucapan Satya.

“Tidak,” ucap Satya dan pergi begitu saja.

Satya berjalan masuk dengan wajah yang sedang tidak baik-baik.

“Siapa yang berani membuang plastik ini disini,!” ucap Satya dengan tegas menendang tempat sampah disana.

“Apa kalian tidak ingin bekerja? Sudah jelas tempat sampah ada disini, mengapa membuangnya di lantai? HAH? Ucap Satya dengan sangat marah, membuat semua karyawannya panik menundukkan kepalanya.

“Pulang lah jika kalian tidak ingin bekerja, aku tidak butuh kalian,” ucapnya lagi.

“Bahkan kalian mengabaikan kedisiplinan, karyawan macam apa yang seperti itu,” ucap Satya kembali menendang tempat sampah, sehingga sampah yang berada didalam berhamburan di lantai.

“Sebelum saya keluar, lantai ini harus bersih, jangan menyuruh OB melakukannya, jika kalian merasa membuat kesalahan, segera bersihkan jika tidak kalian semua akan saya pecat,” ucap Satya langsung berjalan pergi.

“Untuk semua karyawan mohon untuk kerja samanya, jika ingin buang sampah, buanglah pada tempatnya.” Ucap Yudha dan berjalan pergi.

“Bodoh sekali kau ini, kau hampir membuat kami semua dipecat, cepat bersihkan,” ucap salah satu pegawai tersebut menunjuk teman di sampingnya.

“Bantulah dia cepat,” ucap yang lainnya, bagaimana pun mereka juga akan terlibat jika tidak selesai dengan cepat.

1
Jolanda Lengkey
saya suka/Drool/
Jolanda Lengkey
ayo bangun dong satya/Proud/
meris dawati Sihombing
nm tokoh koq agk susah2 sih thor
Ruzita Ismail
Luar biasa
zh4insu
Semoga sukses ya thor...
zh4insu
Akublangen sama si kembar,,, di 4 part ini gak so kembar, aku baca dari up pertama gak ada si kembar, berpikir mungkin di part berikut baca-baca sampe part terakhir yang di up si kembarnya gak ada... 😂😂😂
zh4insu
Ceritanya Bagus, karena aku suka dengan cerita anak kecil apalagi kembar,,, 😊
saya laki-laki
gg
Suanti
cerita nya menarik masalah cpt terungkap ngak bertele2 /Joyful//Joyful//Joyful//Drool//Drool/
Jeva Tamidi
mn lanjutannya
yantie_reina
novelnya bagus... Semangat ya kak...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!