NovelToon NovelToon
AZKA&ANNA

AZKA&ANNA

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Anak Kembar / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:19.6k
Nilai: 5
Nama Author: syahri musdalipah tarigan

💫 Sebelum baca 👉 Azka & Anna, ada baiknya mampir ke season 2 ( Cinta Masa Kecil Presdir Cantik ) 💫

.
.
Season 3 :

Di alun-alun kota Lubuk PAKAM, berlari sepasang bocah kembar berusia 5 tahun. Melihat ada seorang pria dewasa sedang duduk termenung, Azka mendekati pria dewasa tersebut, dan berkata:

" Paman yang jelek, dan orang dewasa yang penuh dengan banyak tekanan dalam hidup. Kenapa kau terlihat murung? Apakah kamu sedang memikirkan hutang yang belum kau bayar? "

Melihat kembarannya berkata seperti itu, Anna menarik tangan Azka, dan berkata :

"Abang, Mama biyang tidak boyeh berkata kasar kepada orang yang lebih tua. Cekalang Abang harus minta maaf sama Om Jeyek ini!"

Pria dewasa itu tidak menjawab, ia hanya menatap dengan tatapan penuh tanda tanya. Kenapa bocah perempuan ini memiliki bola mata sama seperti wanita ia cintai 6 tahun lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syahri musdalipah tarigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 06. Flashback (Zalfa Hanin)

Hai, para sahabatku yang mampir ke sini. 😊

Sebagai Author ingin memberitahu sekali lagi, jika kalian ingin mampir ke cerita ini, sebaiknya kalian singgah dulu ke Seoson 2 nya, “CINTA MASA KECIL PRESDIR CANTIK”, agar kalian tidak bingung dengan jalan ceritanya.

Semoga bermanfaat.

Terimakasih.

.

.

.

#Flash back

5 tahun lalu, setelah melihat perjuangan Azzuri, sebagai seorang Suami, rela hampir kehilangan nyawanya demi melindungi Sang Istri, atau Aulia dan anak kembar di dalam kandungannya dari perbuatan jahat musuh Aulia. Aulia memutuskan untuk menerima Azzuri sebagai Suami dari anak-anaknya.

3 hari setelah pertunangan tuan muda Alexdian, Azzuri, dan Aulia masih terlihat sangat akrab, layaknya sepasang suami-istri pada umumnya. Tapi, di tengah kebahagiaan baru mereka, ada seorang wanita yang menghancurkan kepercayaan Aulia kepada Azzuri.

Waktu itu Aulia sedang berada di ruang kantor miliknya, mengerjakan beberapa laporan, dan pesanan Berlian dari Klien baru. Namun, ada seorang wanita cantik memasuki Perusahaan Aulia, dan menjumpai Aulia secara langsung di ruangannya.

Tok!tok!

“Masuk,” sahut Aulia mempersilahkan masuk.

Wanita tersebut membuka pintu, kakinya melangkah masuk ke ruangan Aulia, dan berdiri di samping kursi kerja Aulia.

“Silahkan duduk di…”

Plaak!!!!

Belum lagi Aulia siap mempersilahkan wanita tersebut duduk di sofa. Wanita cantik tersebut melayangkan tangannya ke pipi Aulia.

Aulia terkejut, Venus baru saja tiba juga ikut terkejut, dan bergegas menghampiri Aulia.

“Siapa Anda?!” tanya Venus masih sopan.

“Seharusnya aku yang bertanya duluan kepada wanita ini. Kenapa wanita ini rela merebut Suami ku. Apa karena ia sedang frustasi karena Suami tercinta sudah meninggal dunia,” ucap wanita tersebut tak ingin kalah.

“S-suami! Maaf, siapa Suami nona. Dan kenapa nona menuduh ku merebut Suami, Anda?” tanya Aulia masih berusaha tenang, meski hatinya sangat ingin marah karena di tuduh seperti itu.

“Pakek pura-pura tidak tahu kamu! Azzuri Mahendra! Azzuri Mahendra itu Suami ku. Dan akulah Istri sah nya, bukan kamu!” sahut wanita tersebut berbohong dengan meninggikan nada suaranya. Jari telunjuknya juga mengarah ke wajah Aulia.

Aulia langsung terduduk lemah di kursinya, seluruh tubuhnya gemetar setelah mendengar ucapan wanita tersebut. Jantungnya seakan berhenti berdetak, jika memang benar dirinya adalah seorang wanita perusak rumah tangga orang lain, dan kini sedang mengandung anak dari Azzuri.

Kepercayaan sudah susah payah ia kumpulkan untuk menerima Azzuri sebagai pria baik, meski ia tahu jika Azzuri terkenal dengan kelicikan dan kekejamannya, kini harus punah. Terbakar dengan kedatangan wanita cantik tersebut, mengaku jika wanita ini adalah Istri sah nya.

Melihat wajah Aulia tampak pucat, dan panik. Venus langsung bergerak cepat, ia menggenggam pergelangan tangan wanita tersebut.

“Mohon maaf, sebaiknya Anda keluar dari ruangan ini, Nona,” pinta Venus sopan.

“Berani sekali kamu menyuruh ku untuk keluar dari sini. Aku masih ingin memberi pelajaran untuk wanita perebut rumah tangga orang. Biar tahu malu dia!” tolak wanita tersebut kasar.

“A-aku bukan perebut Suami orang. Aku dan Azzuri sudah resmi menikah, dan kami juga sudah memiliki buku asli dari Negara,” ucap Aulia mengingat ucapan tuan Agung, dan teringat dengan buku resmi pernikahan mereka berdua.

“Oh…jadi kamu percaya saja dengan buku itu! seharusnya kamu tahu siapa Azzuri. Azzuri itu adalah pria licik, untuk buku nikah seperti itu gampang baginya,” jelas wanita tersebut kembali berbohong.

Wajah Aulia kembali berubah suram, ucapan wanita tersebut terngiang-ngiang di kedua telinganya. Aulia hanya bisa menunduk, dan terdiam.

“Nggak bisa ngomong kamu, ‘kan? Sekarang kamu harus mengingat ucapan aku ini. Aku, Zalfa Hanin, seorang model, sekaligus Istri sah dari Azzuri Mahendra, aku juga sedang mengandung anak dari Azzuri. Sedangkan kamu hanyalah seorang wanita, tempat pelampiasan Azzuri, di saat aku tidak bisa melayaninya dengan baik. Karena aku sedang mengandung anaknya. Ingat! Aku sedang mengandung anak Azzuri!” tegas wanita tersebut terus mengulang kalimat nya.

Wajah Aulia menggelap. Ia berdiri, mendekati wanita tersebut.

Plaak!!!

Aulia menampar wanita tersebut. Membuat Zalfa terdiam, dan bingung.

“Aku tidak serendah itu. Jika pun aku pernah tidur dengan Azzuri, dan Azzuri memilih ku. Berarti kesalahan terbesar itu memang terletak di kamu! Sebagai seorang Istri sah yang tak becus membahagiakan Suami sendiri, sampai-sampai seorang janda yang baru saja di tinggal mati yang harus repot-repot membahagiakan Suami kamu!” ucap Aulia dingin.

“Nona muda, sebaiknya…”

“Venus, diamlah. Aku ingin kamu seret wanita ini dari sini. Suruh security untuk menjaga ketat perusahaan ku. Jangan biarkan para sampah masuk, dan mengotori lantai marmer ku,” sela Aulia tidak memberikan Venus bicara.

Venus langsung nurut, ia menggenggam kedua tangan Zalfa, menggeret Zalfa dari ruangan kerja Aulia.

“Hei…kamu harus lepaskan Azzuri sebelum kamu menyesal!” teriak Zalfa sudah menghilang dari balik pintu.

Melihat Venus, dan Zalfa sudah benar-benar jauh dari ruang kerja miliknya. Kedua kaki Aulia langsung lemah, ia pun terduduk di lantai, derai air mata kesedihan, kecewa lepas begitu saja.

“Hiks…hiks…sudah susah payah aku menerima kamu, dan mencoba memikirkan hal baik tentang diri kamu. Tapi..kenapa pada akhirnya aku harus mengalami kekecewaan teramat berat seperti ini. Dimana setiap janji, dan ucapan manis kamu yang selalu bersumpah, ‘Akulah wanita yang paling kamu cintai’. Dimana semua ucapan itu! sekali pria licik, kamu tetaplah pria licik. Azzuri…aku tidak akan pernah memaafkan kamu!” teriak Aulia di sela tangisannya.

20 menit kemudian, setelah mengusir, dan memberi arahan pada semua Security, Venus kembali ke ruangan Aulia. Melihat Aulia terduduk, dan menangis sejadi-jadinya. Venus segera berlari, dan mendekati Aulia.

“Nona muda,” panggil Venus.

Aulia menatap Venus, kedua tangannya cepat menghampus air mata di kedua pipinya, “Venus, tolong belikkan aku tiket penerbangan ke kota Medan. Aku ingin segera ke sana sampai anak-anakku lahir,” ucap Aulia asal berucap memberi perintah.

“Tapi nona muda, kota Medan, dan Paris itu sangat…”

“Cepat laksanakan perintahku. Aku hanya ingin menenangkan diri di sana, dan aku juga ingin membesarkan anak-anakku di sana!” sela Aulia membentak Venus.

“Gimana dengan tuan Agung, dan nyonya besar?” tanya Venus mengingatkan taun Agung, dan Marsya akan kekuatiran kedua orang tuanya jika mengetahui Aulia pergi ke kota sangat jauh dari mereka.

“Tolong katakan jika aku ingin menenangkan diri di sana, sampai anak-anakku lahir. Tentang urusan pekerjaan, dan Perusahaan milikku, aku serahkan sama kamu. Dan kamu tetap tidak perlu kuatir, aku akan tetap membantu kamu menyelesaikan pekerjaan dari jarak jauh. Sekarang, cepatlah, pesan tiket penerbangan ke tanah air dengan tujuan ke kota Medan, sekarang!”

“Baik nona muda!” sahut Venus tidak ingin membantah kembali.

Venus segera memesan tiket penerbangan untuk pulang ke tanah air, dengan tujuan penerbangan ke kota Medan. Venus juga sudah memesan kamar Hotel tak jauh dari Bandara Kualanamu untuk selama 1 minggu Aulia berada di sana, sampai ia mendapatkan rumah.

Semua sudah di pesan, Venus akhirnya mengantar Aulia ke Bandara. Setelah mengantar Aulia ke Bandara, Aulia menelepon tuan Agung, dan Marsya jika dirinya akan terbang ke kota Medan.

Setelah hari itu, Aulia mulai menetap di kota Medan, hingga 5 tahun ini.

#Flash back off

...Bersambung...

1
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
kebayang lucunya Anna kalau pas nyerocos kaya gitu.. 🤗🤗🤗
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂: iya 😊😊
total 2 replies
꧁☠︎𝕱𝖗𝖊𝖊$9𝖕𝖊𝖓𝖉𝖔𝖘𝖆²꧂
mungkinkah Aulia akan memberikan kesempatan buat seorang ayah untuk kedua anak kembarnya? 🤔
sari. trg: Mungkin kak.

Terimakasih sudah mampir
total 1 replies
Rini Antika
Semangat terus dalam berkarya Kak 💪💪
Shandy
Dali... abang Azka ndak boyeh ya. 😂
sari. trg: ha ha ha....😅
total 3 replies
Denry Deny
gemes
Denry Deny
Semangat
Denry Deny
Om jeyek.
Shandy
masuk dia.... aku penasaran nanti kakak ini pereman
Shandy
Mami... mami cini
Shandy
benar...
Shandy
keren
Denry_Den Den
bocah zaman now
sari. trg: hehehe
total 1 replies
Denry_Den Den
mulut tetangga
Denry_Den Den
cemburu
Denry_Den Den
aku yakin besar nanti Azka pasti jadi pria dewasa yang sopan
Denry_Den Den
,keren
Denry_Den Den
Jangan menyerah
Denry_Den Den
orang Medan ya thor?
Denry_Den Den
Gemes
~~N..M~~~
khas logat medan ya.
sari. trg: Iya kak, main-main dulu ke Medan. 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!