Lin Yuan hanyalah seorang satpam biasa yang ingin menikmati hidup tenang setelah meninggalkan gelarnya sebagai Raja Tentara Bayaran paling mematikan.
Namun, hari-harinya berubah menjadi kacau ketika ia terjebak kesepakatan menjadi pacar palsu seorang CEO wanita sedingin es bernama Shen Yuxuan demi menggagalkan pertunangannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15
Lin Yuan melepaskan rangkulan Mengyao dengan gerakan halus yang sudah terlatih.
"Gadis kecil imut sepertimu harus rajin belajar, jangan memikirkan hal hal aneh."
Lin Yuan menepuk puncak kepala Mengyao dengan lembut seolah sedang mengelus-elus anak kucing.
Mengyao memanyunkan bibirnya karena godaannya selalu ditolak dengan cara yang elegan.
"Aku bukan anak kecil lagi, Kakak ipar."
Mengyao menghentakkan kakinya dengan kesal namun tetap mengikuti langkah Lin Yuan keluar dari restoran.
Di area parkir Paviliun Anggrek Biru, dua mobil mewah milik keluarga Shen sudah menunggu.
Shen Yuxuan duduk di kursi belakang mobil pertama dengan wajah cemberut.
Sedangkan Jenderal Shen duduk sendirian di kursi belakang mobil kedua yang anti peluru.
Lin Yuan berjalan mendekati mobil kedua dan membuka pintunya.
"Masuklah, ada hal penting yang ingin kubicarakan denganmu secara jantan."
Jenderal Shen memberi isyarat agar Lin Yuan duduk di sebelahnya.
Lin Yuan masuk ke dalam mobil dan duduk dengan santai di samping sang jenderal.
Kaca pembatas antara kursi pengemudi dan kursi penumpang perlahan dinaikkan, memberikan privasi penuh.
"Aku tahu hubunganmu dengan Yuxuan hanyalah sandiwara belaka."
Jenderal Shen membuka percakapan dengan kalimat yang langsung tepat sasaran.
Lin Yuan tidak terkejut sama sekali mendengar tebakan jitu dari pensiunan tentara ini.
"Mata Paman memang sangat tajam, pantas saja kau bisa menjadi jenderal bintang tiga."
Lin Yuan membalas pujian itu dengan santai tanpa rasa bersalah.
"Bagaimana Paman bisa tahu kalau kami hanya berpura pura?"
Jenderal Shen bersandar di kursi kulit mobil dan menatap keluar jendela.
"Putriku itu terlalu tinggi gengsinya dan kaku untuk bisa jatuh cinta pada pria secepat itu."
Jenderal Shen menghela napas panjang seolah sedang mengingat sesuatu.
"Dan kau, kau memiliki aura seorang serigala penyendiri yang tidak mudah diikat oleh sebuah komitmen."
Jenderal Shen menoleh dan menatap Lin Yuan dengan serius.
"Tapi aku tidak peduli apakah hubungan kalian asli atau palsu."
Suara berat Jenderal Shen kembali menggelegar di dalam ruang sempit mobil itu.
"Yang aku pedulikan adalah, kau berhasil membuat keluarga Zhao ketakutan."
Jenderal Shen menepuk bahu Lin Yuan dengan tenaga yang cukup kuat untuk membuat pria biasa meringis kesakitan.
Namun Lin Yuan bahkan tidak berkedip saat menerima tepukan keras itu.
"Keluarga Zhao sudah lama menjadi duri dalam daging bagi keluargaku dan kota ini."
Jenderal Shen mengepalkan tangannya dengan marah saat menyebut nama keluarga saingannya itu.
"Mereka menggunakan bisnis kotor dan koneksi gelap untuk menekan perusahaan Yuxuan."
Jenderal Shen menatap Lin Yuan dengan pandangan penuh harap.
"Aku butuh seseorang sepertimu untuk mencabut duri itu sampai ke akar akarnya."
Lin Yuan mengusap dagunya perlahan, mencerna permintaan tidak langsung dari sang jenderal.
"Jadi Paman ingin menyewaku sebagai tukang pukul pribadi keluarga Shen?"
Lin Yuan bertanya dengan senyum miring yang licik.
"Bayaranku sangat mahal lho, Paman."
Jenderal Shen tertawa pelan mendengar kesombongan pemuda di sebelahnya ini.
"Jika kau berhasil menghancurkan bisnis kotor keluarga Zhao dan melindungi putriku."
Jenderal Shen menatap lurus ke dalam mata Lin Yuan dengan penuh keyakinan.
"Aku akan secara resmi memberikan restuku padamu untuk menikahi Yuxuan, tidak peduli apa latar belakangmu yang sebenarnya."
Tawaran itu sangat mengejutkan, bahkan untuk seorang mantan Raja Tentara Bayaran seperti Lin Yuan.
Mendapatkan restu dari seorang jenderal besar adalah sebuah kehormatan yang tidak ternilai harganya.
Dan hadiah utamanya adalah CEO tercantik di Kota Hai, yang saat ini sedang cemberut di mobil sebelah.
'Kapan lagi bisa dapat mertua seorang jendral dan istri seorang CEO, iya kan....' batin Lin Yuan.
"Tawaran yang begitu menggiurkan, Jenderal Shen."
Lin Yuan tersenyum lebar dan mengulurkan tangan kanannya.
"Aku akan melindungi keluarga Shen dan menghancurkan Zhao Tian dengan tanganku sendiri."
Jenderal Shen menyambut uluran tangan itu dan menjabatnya dengan erat.
"Aku pegang janjimu, Nak."
Jabat tangan di dalam mobil itu menjadi awal dari aliansi mematikan antara sang jenderal dan mantan tentara bayaran.
Sementara itu, di mobil yang berbeda, Shen Yuxuan bersin dengan keras.
"Pasti ada yang sedang membicarakanku di belakang?"
Shen Yuxuan menggosok hidungnya yang gatal sambil menatap keluar jendela mobil.
Dia tidak tahu bahwa masa depannya baru saja dijual oleh ayahnya sendiri kepada pria menyebalkan yang kini menjadi pacar palsunya itu.
Pertempuran yang sesungguhnya melawan keluarga Zhao baru saja dimulai, dan kali ini, Lin Yuan tidak akan menahan diri lagi.