NovelToon NovelToon
Istri Kedua Tuan Muda ADAM XAVIER

Istri Kedua Tuan Muda ADAM XAVIER

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Kaya Raya / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:107.1k
Nilai: 2.8
Nama Author: MomPutt

Warning❗❗ harap bijak dalam memilih bacaan.

Wanita mana yang mau dimaki-maki dalam bekerja? walaupun pekerjaan itu digaji namun mereka juga menjual keringat demi sesuap nasi ataupun demi keluarga mereka. bertahan dengan hinaan juga makian majikannya yang terbaring lemah juga lumpuh membuat gadis bernama Raya itu bermuka tebal dan berhati tegar. Namun apa jadi nya jika cinta membuat benci menjadi cinta? bagaimana kisah dua orang yang berbeda kasta itu?Menikah hanya karna perjanjian dan hanya keuntungan mereka masing-masing

simak ya cerita othor gesrek dan gaje ini.🤭
eh folow akun sosmed othor dong. 🙏maksa loh ya

fb:Yulia putry
ig:yuliaputri03
tiktok:yuliaputri99

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MomPutt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memimpinnya

Happy Reading.

❤️❤️❤️❤️❤️

Malam itu lama nya Adam menunggu Raya dimeja makan namun wanita itu tak kunjung keluar dari dalam kamar nya, Adam merasa ada yang aneh dia pun meminta asisten Nathan untuk mengantar nya ke kamar. Namun setelah sampai di kamar Asisten Nathan juga Adam melihat Raya tertidur di atas ranjang namun Nathan yang masih berdiri di sebelah tuannya itu langsung buru-buru keluar dari dalam kasar dan langsung menutup kembali pintu kamar itu sebelum kena semprot Tuan Muda Xavier.

Adam mendorong pelan kursi rodanya mendekat ke arah ranjang yang mana disana ada Raya yang sedang terbaring "Aku menunggu mu lama di meja makan," ucap Adam dengan wajah dingin nya.

Raya mencoba membuka matanya pelan "Ak... aku.. aku kedinginan tuan, soal.. soalnya tadi aku mandi pake air dingin sekali..." ucap Raya mengigil.

Adam langsung melihat kearah wanita itu tampak jelas bibirnya pucat, Raya menelan ludahnya gugup, apalagi saat tangan Adam perlahan terangkat menuju ke arah wajahnya. Gadis itu memejamkan matanya takut, menunggu jika dirinya akan ditampar karna sudah membuat tuan muda menunggu lama. Namun, hingga beberapa saat yang dirasakannya bukanlah tamparan, tetapi tangan dingin Adam yang menempel di kening gadis itu.

" Kamu sepertinya demam, tapi tidak terlalu tinggi.'' ucap Adam terdengar serak'' besok pagi mandilah dengan air hangat.''

Raya pun menganggukkan kepalanya.

" Apa kau mau minum obat?'' tanya Adam kepada Raya namun Raya langsung menggelengkan kepalanya, karena tidak biasa dengan obat-obatan dia biasanya suka dikerok oleh ibunya.

" baiklah jika kamu tidak mau, apa kamu lapar?'' tanya Adam lagi kepada Raya, dan wanita itu langsung menganggukkan kepalanya.

" baik Tunggulah sebentar,'' Adam pun mengambil ponselnya dan mengirim pesan kepada asisten Nathan.

''Nathan akan mengantarkan makanan untukmu,'' ucap Adam lalu mendorong kursi roda elektriknya itu menuju keluar kamar.

Raya mengerinyitkan dahinya merasa heran kenapa tuan suaminya itu keluar.

Adam pun sampai di kamar sebelah yang mana berdindingkan dengan kamar yang dirinya dan Raya, laki-laki itu masuk dalam kamar itu ntah apa yang ia lakukan. sedangkan Raya sudah dibantu oleh asisten rumah yang baru di mention itu untuk makan agar lebih segar tubuhnya.

setelah makan malam itu Raya merasa bosan karena dia hanya sendirian di kamar itu, dan Gadis itu bingung apa yang harus dia lakukan. saya pun mencoba keluar kamar dengan memakai baju kaos oblong yang sedikit kebesaran lalu keluar kamar untuk mencari angin segar, wanita itu sama sekali tidak memikirkan di mana suaminya sekarang dan apa yang sebaiknya lakukan seakan Raya sibuk dengan kehidupannya sendiri.

"Halo.. bik aku Raya," ucap Raya kepada salah satu asisten rumah di sana.

" Iya nona,'' jawab wanita tua itu dan langsung pergi dari hadapan Raya.

'' sepi banget ya,'' ucap Raya namun saat dirinya berjalan menuju ke arah kaca besar yang mana itu tembus ke arah taman belakang ia mendapati suaminya juga asisten Natan ada di taman belakang tersebut. Raya pun mendekat ke arah kaca besar itu dan dia melihat asisten Nathan sedang push up di depan suaminya saat ini seakan sedang melakukan hukuman atau apalah sejenisnya.

namun saat Raya terfokus dengan pandangan itu tiba-tiba Adam sudah ada di belakangnya'' Kenapa kau ke sini?'' tanya Adam yang mana membuat saya langsung kaget dibuatnya.

Oh no

"Astaga,"

"Tu.. mas,, ehm... aku tadi... tadi bosen aja di dalam makanya aku cari angin diluar," jawab Raya dengan gugup karna kaget bukan main.

Adam tidak peduli jawaban Raya, Adam lebih fokus dengan tatapan Raya ke arah Nathan yang mana membuat Adam mendengus kesal.

"Kamu sedang liat apa?" tanya Adam kepada Raya.

"Oh itu, aku melihat asisten Nathan hebat banget push up dengan tangan satu, hebat ya.'' ucap raya memuji asisten Nathan di depan Adam.

Adam menampilkan lagi wajah tidak sukanya ketika Raya memuji asisten pribadinya itu.

" Aku tangan dua aja ga bisa push up begitu,, wah lain kali pingin diajarin lah,"ucap Raya

wajah Adam semakin terlihat tidak senang. Ketika saya memuji asistennya, seketika Raya langsung menutup mulutnya rapat-rapat.

" Kau dari tadi terus membicarakan Nathan, apa kamu menyukainya?'' ucap Adam dengan wajah tidak suka.

"what?"

saya langsung menggelengkan kepalanya, asisten Nathan memang tampan macho dan gagah tapi bukanlah tipe Raya karena pria itu terlalu dingin dan datar.

" berhenti membicarakan dirinya aku bosan,'' ketus Adam

"Haissss.... apa dia cemburu? apa dia bisa cemburu juga?" batin Raya.

" aku mau istirahat, bawa aku ke dalam kamar.'' perintah Adam kepada Raya.

akhirnya mereka pun tiba di dalam kamar, Rayana masih saja berdiri di sebelah kursi menatap Adam yang bersandar di kepala ranjang dan terlihat Adam mengerutkan dahinya dalam dengan ekor mata Adam menyuruh Raya untuk naik juga ke atas ranjang.

"Dia mau ngapain sih?"

" ngapain Terus Berdiri mau ikutan Nathan push up juga di luar?'' tanya Adam dengan wajah tidak suka.

Raya pun langsung menggelengkan kepalanya.

"Kalau tidak, yaudah tidur," ucap Adam lagi

"Tidur?" Raya mengulangi kata-kata Adam barusan.

"RAYANA, temani aku tidur dan ini sudah malam aku ingin istirahat, paham? tidak semua aku jelaskan dengan kata-kata dan Seharusnya kamu mengerti apa yang harus kamu lakukan. Makanya jadi orang itu jangan asal tanda tangan saja, dibaca dulu semua berkasnya dengan benar dan pahami, baru ditandatangani Rayana. atau kalau kurang jelas bisa ditanyakan jangan asal tanda tangan saja, mengerti?'' Adam benar-benar kesal dan jengkel bahwa kesabarannya benar-benar diuji.

Adam pun menggeserkan tubuhnya ke arah waci yang ada di samping ranjangnya itu lalu mengambil salinan surat perjanjian pranita yang ada di laci tersebut, dan dia pun menyerahkannya kepada Raya. akhirnya Rayana pun membacanya dengan berhati-hati dan juga teliti. hingga pada surat perjanjian nomor 2 itu Raya membacanya namun seketika itu juga matanya melotot dan membulat.

Adam pun memperhatikan mimik wajah Raya dengan cermat juga sangat teliti.

" ada apa? dan Kenapa dengan mimik mukamu itu?'' tanya Adam

" maksudnya? memiliki anak?"

saya pun menatap suaminya itu dengan sangat Intens secara bergantian kepada dirinya sendiri, Adam sebenarnya tahu apa yang dimaksud dengan tatapan mata Rayana terhadap dirinya tersebut.

" ya, usiaku sudah cukup untuk memiliki anak dan dengan istri Pertamaku aku tidak memiliki anak, dan aku rasa Sudah saatnya aku akan melakukannya denganmu. dan ya kau tahu kan kondisiku saat ini bagaimana dan aku juga tidak bisa banyak bergerak dengan leluasa, maka kau yang harus memimpin untuk melakukannya.'' ucap Adam pada akhirnya

gleg

Rayana menelan salivanya dengan susah

"Memimpin?"

Bersambung......

1
Nurul Hidayah
lanjut
borjun as
🤣🤣🤣 ishhh kog gitu thor
borjun as
hooh..tidak sabar mau ngapain mas 😁
febriliani
buruk
Denada
jelek, author sampah!! curang!!
Salma
dirimu beruntung beberapa karya booming, lencana diamond.....tapi karyamu semakin lama copas sendiri!!! menjijikan. untuk kamu anak kesayangan NT yang tidak di turunin lencananya!! Sungguh NT pilih kasih, dan yang di pilih tidak tahu diri, gak malu weeey. .. di FB sudah rame tentangmu!!! Mereka tidak iri, tapi miris dengan kelakuan author yang satu ini
Salma: kayaknya gak mungkin ke bronze, secara mereka author pemes kesayangan NT
total 5 replies
lovy
sama lagi novelnya, hadeeuhhh
Zizi
INI HASIL MENG-COPY PASTE TUAN MUDA LUMPUH KAN?! Sumpah Thor? tadinya gue sempat NGEFANS sama lu, tapi ternyata main curang hanya demi ngejar REWARD? nyebut bisa yuk!
Opick Rahman: coba periksa novel kembar tiga milik sang ceo karya author baru tapi sekarang sudah bisa jadi populer on going ke 3 . view 15 M. bandingkan dgn novel di joyyred judulnya tiga harta: ayah misterius ternyata bos besar. itu sama persis. tp gak belum ada yg memperingatkan
total 1 replies
Nur Salsabila
lanjut boss
Inces Syari
intonasi thor bukan internasional
Inces Syari
typo banyak banget thor 🤔
A ai
q mampir thor
ita juwita
lanjutannya mana
ita juwita
akhirnya udh trbayang akan seperti apa raya dan adam
Mikhayla Adha rabania
nulis nya berantakan,saya yg baca otaknya ikut kerja cara mengartikan tulisanmu
@Al**: iya.....brantakan jd menerka-nerka sendiri..maksudnya apa nih..?:?
total 1 replies
Murniyati
Adam labil nih..mau menang semuaa
Murniyati
kejarr setoran y tuaannn
Murniyati
raya harus patuh nurut suami yaaaa..spy aman semuanyaa
Murniyati
sumpahin lhoo dewa jd pebinor y thor
Murniyati
Nathan LBH galak dr paksu..haduhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!