NovelToon NovelToon
Bad Girl Vs Ice Boy

Bad Girl Vs Ice Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:9.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: blue rose

Ig: @nabilakim28

"Bukan mau gua jadi brandalan kayak begini!" -Hera-

Hera adalah seorang siswi SMA yang dikenal sebagai badgirl, langganan pindah sekolah dan hobi berantem sama cowok.

Bukan karena brokenhome, bukan karena dihianati, bukan karena dendam .... Terus kenapa dia jadi bad girl? Apa alasannya?

"Gue gak bisa janji untuk bahagiain lo selamanya, ataupun bersama lo untuk selamanya. Tapi gue janji cinta gue cuma milik elo" -Sean-

Sean cowok dingin yang paling ganteng, irit ekspresi dan bicara, ngomong lebih dari lima kata aja adalah satu kejadian yang langka!

Terus ngimana jadinya kalo bad gril kayak Hera ketemu sama ice kayak Sean?

Note: ini bukan cerita dimana cewek berusaha untuk mencairkan si pria es ..., tapi si pria es yang berusaha untuk membuat si bad girl tobat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blue rose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kelima

'Cinta' satu kata berjuta makna, tapi makna cinta bagi gue itu cuma ada satu, yaitu lo!

-Sean-

Happy reading~~

"Hoammm!!!"

Mata Hera terasa berat, badannya terasa sangat lemah.. dia sedang sangat mengantuk sekarang. Ya itu semua kerena dia bergadang semalaman! Semalam Hera main playstation sama Henry sampai pagi.. jadi maklum saja jika dia sekarang sangat mengantuk.

Kaki Hera bagaikan tak bertulang, rasanya dia ingin tidur saja! Oleh karena itu Hera memilih untuk tidur diatas kasur empuk UKS.

Sesampainya di UKS, Hera langsung saja menjatuhkan dirinya keatas kasur, matanya tidak sabar ingin tertutup.

"Kamu sakit apa?" Tanya perawat yang berada diUKS.

"Penyakit tidur" jawab Hera singkat.

"Jagain UKS bentar ya.. ibuk mau kekantin.." ujarnya meminta bantuan, dan hanya dibalas anggukan oleh Hera. Lalu perawat itu pergi meninggalkan Hera yang sudah mulai terlelap dalam tidurnya.

 

                           😲😲😲

Hera mulai menggeliat diatas kasur, dia merasakan tubuhnya yang terasa meringan. Hera melakukan peregangan kecil dengan mata yang masih saja menutup. Hera tersenyum kecil karena tidur siangnya, ralat tidur paginya terasa sangat nyaman.

"Udah bangun?" Tanya sebuah suara kepada Hera, dan gadis itu hanya mengangguk polos.

Tunggu.. tadi ada yang nanya kepada Hera? Suara siapa itu? Hera langsung membuka matanya melihat kearah suara yang barusan bertanya kepadanya.

"Uwaaaaa!!! Lo siapa!!????" Tanya Hera panik lalu menyilangkan kedua tangannya diatas dadanya. Bagaimana tidak? Tiba-tiba ada seorang cowok sedang duduk disamping tempat tidur Hera.

"Lebay!"

"Serah gue lah! Lo siapa sih?"

"Gue? Gue siapa yak?" Tanya cowok itu kepada dirinya sendiri sambil menunjuk dirinya dengan tangannya sendiri. Hera memutar bola mata jangah.

"Lo ogeb atau apa sih? Capek ngomong ama lo!" Ujar Hera lalu langsung bangun dari tempat tidur dan mulai berjalan menjahui cowok ogeb yang sedang terkekeh geli.

"Brian.. nama gue Brian.. ingat ya Hera!!!" Serunya sambil berteriak.

  

                          😒😒😒

Makan lagi! Ya Hera sekarang sedang menyantap makanannya dikantin sekolahan. Asal kalian tahu... Hera itu masuk kekelas cuma satu jam perhari, dan dua jam ketika jam olahraga. Bagi Hera, belajar itu membosankan.. lagian pelajaran yang diajari disekolah masih jauh tertinggal dari pelajaran yang dipelajarinya dirumah. Memang selaku penerus HN grub, Hera telah dipersiapkan dari jauh-jauh hari tentang menejemen perusahaan.

Tak berselang lama suasana dikantin mulai tidak terkendali, ini bukan kali pertama Hera mengalaminya.. paling-paling yang datang para cogan plus kembarannya. Tapi kali ini Hera tercengang! Bukan karena kegantengan wajah mereka, ataupun karena kekeranan mereka, melainkan Hera baru saja menyadari bahwa ada wajah tidak asing diantara para member The 5 Prince!

Hera melirik kearah seorang cewek cupu dengan kacamata khasnya, dan buku tebal yang diapit oleh tangannya. Hera terus berpikir kenapa setiap sekolah pasti ada yang kayak begini? Hera memanggil cewek cupu itu. Dengan ragu-ragu dan wajah yang menyiratkan ketakutan, cewek cupu itu mendekati Hera.

"A--ada apa ya?" Tanyanya gugup

"Jelasin sama gue dong tentang mereka!" Ujar Hera ramah, dia tahu kalau cewek itu takut kepadanya, makanya Hera bersikap semanis mungkin untuk membuat cewek itu nyaman ketika berbicara dengannya.

"Mereka siswa-siswa berpengaruh disini.. mereka dijuluki sebagai 5 Prince karena mereka tu cogan semua."

"Trus!"

"Yang rambut coklat itu bernama Brian," tunjuk gadis itu kepada seorang cowok yang tidak asing lagi dimata Hera.. ya! Itu cowok aneh yang ditemuinya diUKS tadi pagi.

"Brian Giliandra, anak dari pemilik sekolahan.. dia juga sangat dikenal diklub seni karena dia adalah pelukis hebat. Disampingnya ada Chandra!" Kali ini cewek itu menunjuk kearah cowok disamping Brian, cowok tampan dengan senyuman manis nan ramah.

"Chandra Ardiansyah! Cowok ganteng ramah, pinter, dan baik hati.. dia juga ketua OSIS SMA kita..." ujar gadis itu sambil senyam-senyum sendiri, semua orang yang melihatnya pasti tahu kalau dia sangat menyukai Chandra.

"Ekhem!" Hera ngekode kepada cewek cupu itu supaya melanjutkan penjelasannya.

"Hehehe maaf" cewek itu menyengir sambil menggaruk belakang lehernya yang nggak gatal.

"Yang kayak bule itu namanya Andrew! Dia cowok blasteran Australia... dia juga selebgram yang lagi terkenal banget!" Kali ini gadis itu menunjuk kearah seorang pria tampan yang sedang sibuk dengan smartphonenya.

"Nah itu Henry--"

"Kalo si curut itu skip aja lah!" Cewek itu mengangguk dan melanjutkan penjelasannya kepada cowok terakhir, dan tentunya cowok itu tidak asing lagi. Jika kalian berpikir itu adalah Sean.. maka binggo! Itu adalah Sean, sang penyelamatnya! elah lebay! Ok lanjut..

"Sean William Vernandi, sang peringkat pertama! Leader dari The 5 Prince, dan pewaris utama SKY Grub! Dan tidak bisa dipungkiri dia adalah yang paling ganteng di 5 Prince!"

Gila! Apa dia bilang SKY Grub? SKY Grub yang bergerak dibidang perhotelan dan elektronik? Tentu saja Hera tau siapa sebenarnya SKY grub. Ya itu adalah salah satu perusahan terbesar di Indonesia. Apa kata dunia kalo tau pewaris SKY grub adalah bos mafia belakang sekolah. Well, dia memang pernah nyelamatin Hera dari preman.. tapi tetap saja kan?

"Kalo gitu lo siapa?" Tanya Hera kepada cewek cupu itu.

"A--aku?" Tunjuknya pada dirinya sendiri, seketika gadis itu menjadi gugup kembali. Hera mengangguk polos.

"Gina... Gina Oktawina.. itu namaku!" Jawabnya malu-malu. Jujur ini kali pertama ada yang menanyakan namanya, sebelumnya dia hanya dianggap sebagai makhluk transparan, bahkan banyak dari teman sekelasnya yang tidak menyadari Gina adalah bagian dari kelas itu.

"Nice to meet you Gina.. thanks for all! See you next time!" Ujar Hera lalu meninggalkan Gina, sebelum itu dia juga menyempatkan untuk melambaikan tangan kepada Gina sebelum dia menjauh. Jujur, dengan melihat Gina, Hera teringat dengan dirinya yang dulu... walau tidak semenyedihkan kisah hidup Gina saat ini.

                            😎😎😎

Grub :'The 5 prince '

Brian Giliandra : guys gue bosen   nih..

Brian Giliandra : yuhuu..

Chandra : apaan nyet!? Ganggu konsenterasi gue belajar tau gak!?

Brian Giliandra : santai pak ketos!

Andrew : jangan ribut napa?

Brian Giliandra : santai mas bule!

Chandra : udah apaan! Awas kalo gak penting.

Brian Giliandra : gue bosen... ngumpul yuk! Nongkrong dikafe kek..

Andrew : jangan dikafe, nanti yang ada pada heboh!

Brian Giliandra: emm.. kamu benar juga  wahai bule hangus..

Brian Giliandra :nanti orang pada heboh minta foto sama cowok ganteng kayak gue!

Henry A. Devano : gue gak tahan lagi sama tingkat kenarsisan lo! @Brian_Giliandra

Brian Giliandra : akhirnya si bungsu nongol juga! Oh ya btw tadi gue ketemu adek lo di UKS.. gila adek lo cantik juga ya!

Henry A. Devano : kalo lo deketin adek gue.. i kill you! BRIAN GILA!

Brian Gilandra : selow man!

Andrew : jadi gimana? Nongkrongnya jadi gak?

Chandra : gue terserah!

Brian Giliandra : jadi dong..

Henry A. Devano : nongkrong dimana?

Brian Gilandra : dirumah lo aja gimana? Sekalian gue mau liat Hera yang cantik!!

Henry A. Devano : lo mau nongkrong ato mau ngapelin adek gue sih? Lagian mana ada yang nongkrong dirumah!

Brian Giliandra : yang laen gimana setuju gak kalo kita keruamah Si bungsu!

Andrew : gue setuju!

Chandra : gue setuju! (2)

Henry A. Devano : woi nyet! Kok pada ikutan sih! Rumah gue bukan tempat penampungan orang gila kali.

Brian Giliandra : kita mah anak anti mainstrem! Gak jaman lagi nongkrong dikafe! Lagian kita kan dah lama nggak kerumah lo..

Henry A. Devano : alah alesan lo pada! Lo kerumah gue paling-paling mau numpang makan!

Brian Giliandra : numpang makan sambil numpang liat adek lo..

Sean William V. : gue ikut!

Brian Giliandra : gue salah mata apa diatas beneran si pororo!

Sean William V. : diem!

Henry A. Devano : lah Sean! Lo kok ikutan sih!? Biasanya lo lebih milih hibernasi dikutub selatan dari pada ngumpul bareng kita.

Sean William V. : lebay lo pada!

Andrew : wah keajaiban datang!

Chandra : kalo si pororo ikut bearti kita wajib ikut #OTW

Brian Giliandra : capcus guys!!!

Henry A. Devano : woi!!! Dengerin gue!!

Henry A. Devano : jangan pergi woy! Kampret lu pada! Tuan rumahnya gue tapi lo pada yang semena-mana! Perasaan Indonesia udah merdeka dah, kok masih ada aja penjajah macam lo pada!

                          😳😳😳

Hera melangkah keluar dari kamar mandi. Gadis itu hanya mengenakan kaos putih, dan celana pendek. Sebuah handuk kecil tergantung diatas lehernya, rambut hitamnya masih tergerai basah sebahu. Hera duduk dimeja rias, dia asyik mengagumi wajah cantiknya sendiri sambil mengeringkan rambutnya menggunakan handuk. Hera mulai mencari hairdryer, tapi aneh! Hairdryernya bagaikan hilang sendiri bagaikan mempunyai kaki.

"Aelah sicurut itu gak modal banget sih! Masih aja nyuri punya orang.." ujar Hera dengan wajah memelas.

"WOI KAMPRET!!! HAIRDRYER GUE LO KEMANAIN? SEKARANG ABAD 21 MASIH AJA NYURI PUNYA ORANG!???" teriak Hera yang menggema keseluruh penjuru rumah. Sontak semua orang penghuni rumah mewah itu langsung menutup kuping mereka dari ancaman suara ulrasonik yang menggelegar.

Hera berlari keluar kamarnya menuju kamar Henry yang berada tepat disamping kamarnya. Kosong! Kamar berinterior warna biru itu kosong tak berpenghuni. Hera mendengus kesal, dia berlajan menuruni tangga dengan langkah yang cepat.

"Woi kampret! Hairdryer  gue lo keman--" langkah kaki Hera berhenti, begitu juga dengan kalimatnya yang terpotong begitu saja. Dia sedang terkejut dengan apa yang ada dihadapannya.. ruang tamu yang biasanya sepi tampa adanya kehidupan sekarang menjadi tak karuan. Banyak cowok yang sibuk dengan aktifitas masing-masing, ada yang sibuk main videogame sambil bertengkar, ada yang sibuk membaca buku, ada yang sibuk selfi dengan smartphonenya, ada yang duduk tenang dan damai. Hera tentu saja tidak asing lagi dengan para pengacau di rumahnya itu,  ya! Itu adalah para Prince yang selama ini selalu jadi bahan pembicaraan anak-anak sekolah. Hera menumpang tangannya dipinggang, sambil menggeleng-gelengkan kepalanya tidak menyangka.. bagaimana mungkin para pria yang selalu diagungkan ternyata memiliki othersite seabstrad ini!? Ck.ck.ck.

"Eh Hera cantik nongol juga.. wahh.. makin cantik aja dengan rambut basah ya?" Ujar Brian mengoda, sontak perkataannya membuat semua mata memandang kearah Hera yang sedang berdiri dibawah tangga. Sementara Hera menatap tajam kearah Brian karena membuatnya jadi pusat perhatian.

"Keringin rambut lo dulu sana!" Ujar Henry kembali terfokus pada gamenya. Hera menatap kesal pada kembarannya, jadi teriakan menggelegar dari Hera sama sekali tidak didengarnya?

"Gimana mau keringin kalo ada yang nyuri hairdryer gue!" Sindir Hera dengan sarkastik.

"Gila bro! Jaman sekarang masig nyuri, lo gak punya duit apa? Rugi banget lo jadi putra kedua HN grub.." ujar Andrew makin menyindir Henry, dia terlihat seperti sedang menahan tawa ketika melihat wajah Henry yang marah karena dituduh mencuri.

"Diem lo bule hangus!!" Ujar Henry kesal. Dia sebenarnya sudah bosan selalu dibully digengnya, maklum aja dia yang paling bungsu sih...

"Kalo gue hangus, bearti lo gosong dong.. hahaha!" Kini Andrew tertawa dengan lepas.

Hera menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku kedua cowok kekanakan yang ada dihadapannya. Hera mengalihkan pandangan nya kepada seorang pria yang sedang duduk disofa, pria itu dari tadi terus memandangnya dengan tatapan dingin nan sulit diartikan dan itu pastinya membuat Hera kebingungan.. jika ada yang menebak itu Sean! Ya benar!

Cowok ini kenapa sih? Gue punya salah apa cobak!?

Samar-samar terlihat garis melengkung disudut bibir Sean yang membentuk sebuah senyuman halus.

-

1
...
sama andrew aja sis..
...
knp ya aku ngerasa kalau si X ini ada berada di sekitar mereka..
Queen Sha
ahhhciyeeee.... aauthorrr keseringan lihat drakor kayak aq juga
Jennifer Jatam
Luar biasa
Jennifer Jatam
Biasa
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🍾⃝ͩʟᷞɪͧʟᷡʏͣˢᵗᵃʳ💫ℛᵉˣ
ntahlah, agak lain memang.

tapi aku ingin mereka berdua putus aja dulu.
Novia Ayu Apriani
🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Oh si cntik Gina menyamar jadi cewek cupu ternyata...ckck..😅😅
Alvinda68
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Yang anehnya, Kenapa Gina harus baca buku ditempat itu? malam2 lagi..🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Kamu akan di jodohkan dgn Sean deh Hera 😂😜
Qaisaa Nazarudin
Cowok ini Sean kan temennya Henry??
Qaisaa Nazarudin
Whaat Hera baru kelas X? ku pikir kelas X1.. Tapi cerdas nih anak bisa masuk kelas IPA ..
Qaisaa Nazarudin
Asem🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Sekolah lama kak Rendy kan itu 🤣🤣
Yuki azura
kk boleh masukin aku ke grup chat
Riska Auliaa
Y
f1q.x3a
aaa gemes😭
f1q.x3a
adik ipar😂✨
Uma Hidayah
cocok...sesuai imajinasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!