NovelToon NovelToon
Mekarnya Bunga Layu

Mekarnya Bunga Layu

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:216.1k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

DILARANG BOOM LIKE!!! kasih jeda waktu minimal 1 menit!

"Jadi orang ketiga tanpa sepengetahuannya dan memilih mundur karena Suami tidak mau melepas pacarnya."

Pernikahan adalah suatu hal yang di impikan sebagian besar manusia dan tentunya mereka mengharapkan pernikahan yang bahagia. Nia, gadis Yatim yang hidup bersama Mamanya dan harus menikah dengan pilihan Mamanya. Pernikahan yang berawal dari perjodohan Ibu mereka membuat mereka tidak bisa menolaknya. Nia pun akhirnya menikah dengan pilihan Mamanya dengan keyakinan apa yang dipilihkan Mamanya tentunya adalah yang tepat.

Suatu ketika ia mengetahui dirinya adalah orang ketiga dalam hubungan Deny dengan wanita lain, Nia memilih mundur dan di jatuhi talak.

Lalu apakah Rumah Tangga Nia dan Deny akan berakhir bergitu saja? Ataukah mereka akan kembali bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dokter David

Hari mulai malam, Nia berpamitan pulang.

"Ma, Nia pulang."

"Kenapa tidak menginap?" dengan mata yang berkaca-kaca.

"Lain kali, ya." tersenyum lebar sambil mencium punggung tangan Diana, Mama Deny.

***

"Terimakasih telah datang," ucap Deny saat Nia akan masuk ke mobilnya.

"Sama-sama," tersenyum kecut,

Setelah keluar dari rumah Deny, Nia bisa bernafas lega.

"Jujur, itu sangat menyakitkan bagiku."

Tiba-tiba mobil Nia terasa tidak nyaman, ia berhenti di tepi jalan lalu keluar dari mobil untuk mengeceknya.

"Yah, kurang angin."

Sambil berkacak pinggang Nia melihat ban mobilnya yang mulai kempes. Nia berniat masuk ke dalam mobil dan ada mobil melaju kencang, bersamaan dengan membuka pintu mobilnya, Nia diserempet oleh mobil itu.

"Kyaaaaa!" Nia terjatuh ke aspal dan kakinya baret juga ada lebam.

"Maaf, Bu." pengemudi mobil yang menyerempet Nia turun dari mobilnya dan menghampiri Nia

"Iya, lain kali hati-hati." Nia berusaha berdiri.

"Sekali lagi maaf, mari saya antar ke rumah sakit untuk berobat."

"Tidak perlu, ini tidak terlalu parah."

"Sekali lagi maaf!" sambil membungkukkan punggungnya, Nia tersenyum.

***

"Assalamu'alaikum," Nia masuk ke dalam rumah.

"Nia!" Mama Nia mengampiri Nia yang berjalan tertatih.

"Dari mana saja kamu? Kenapa kakimu?" dengan raut wajah cemas

"Keserempet mobil, Ma. Hanya lecet sedikit."

"Sedikit katamu? Ayo duduk!"

Mama Nia menghubungi suatu Rumah Sakit dan meminta Dokter ke rumahnya.

"Astaga Mama, tidak perlu begitu."

"Nanti lukamu terinfeksi, udah diem, nurut sama Mama."

Nia terkekeh, Mama Nia membantu Nia menuju kamarnya.

Tidak butuh waktu lama, Dokter pun datang.

"Selamat malam, Bu. Saya David, yang di tugaskan oleh pihak rumah sakit untuk memenuhi panggilan Ibu."

"Malam, silahkan ke kamar anak saya. Mari," Mama Nia menuntun Dokter David.

"Selamat malam, Bu." sapa David.

"Selamat malam, Dokter." Nia meletakkan lap basah ke baskom.

"Silahkan di periksa ya, Dok. Saya akan buatkan minum dulu."

"Baik, Bu. Terimakasih."

"Maaf Dokter, Mama saya terlalu berlebihan. Ini hanya luka biasa."

"Jika tidak segera di atasi, nanti lukanya akan terinfeksi, Bu."

"Hah? Separah itu?" Nia tidak percaya.

David mengangguk dan mulai mengobati luka kaki Nia, tahap terakhir di perban.

****

Keesokan paginya.

"Niaa!"

Nia yang baru selesai dari kamar mandi terkejut mendapati sahabatnya, Dinda, sedang duduk sambil melihat wajah.

"Dinda, kapan datang?"

"Tadi. Kenapa kau tidak menghubungiku?!"

"Cup cup, jangan ditekuk seperti itu. Nanti ku cubit loh pipinya," Nia duduk di samping Dinda.

"Ya habisnya! Aku panik saat Mamamu menelfonku dan mengatakan kau kecelakaan, bisa-bisanya!"

"Astaga Mama. Aku hanya luka-luka ringan, kok."

"Hump!"

***

"Mau makan apa? Aku pesankan nih."

"Aku sudah sarapan tadi, kau sudah sarapan belum?"

"Sudah. Aku akan disini sampai Mamamu pulang,"

"Sudah izin pada orang tuamu?"

"Sudah. Toh aku masih lama akan menikah,"

Dinda meraih tangan Nia dan memijitnya pelan.

"Apakah sakit?" tanya Dinda, Nia menggeleng.

Mendengar suara mobil yang masuk ke halaman rumah, Dinda lekas melihat dari jendela kamar Nia.

"Ada Dokter tuh," ujar Dinda.

"Eh? Ini pasti Mama yang menyuruhnya."

"Tolong bukakan pintu ya." pinta Nia.

"Okeh!"

"Selamat pagi, Bu."

"Pagi Dokter,"

"Dokter, apakah Mama saya yang meminta Dokter untuk kemari?"

"Betul, Bu. Perkenalkan, saya David, Dokter yang akan merawat Ibu sampai sembuh."

"Saya Nia, terimakasih Dokter."

"Nia, ada satu pertanyaan dariku,"

Nia meenoleh.

"Kenapa kau disini?"

Nia menelan ludah.

"Eemm... Maksudmu?"

"Hais! Jelas dong, kenapa kau disini dan tidak di rumah suamimu?" Dinda duduk di sebelah Nia yang sedang di periksa.

"Sssttt! Naanti ku jawab, sekarang masih ada Dokter," bisik Nia.

"Tapi aku tidak bisa menahan lagi, dari tadi aku menahan rasa penasaran ini."

Nia menghela nafas, ia berbisik lagi.

"Aku... Aku sudah di talak." bisiknya pelan.

"Ha?!!" Dinda dengan raut wajah terkejut spontan melotot,

"Ssssttt!"

"Maaf Dokter, teman saya memang begini," tersenyum kaku.

"Iya tidak apa-apa, Bu Nia."

Dokter David memasukkan kembali peralatannya dan bersiap-siap akan pergi. Saat akan keluar kamar ia menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Nia.

"Saya turut Prihatin, Bu Nia." ucapnya sopan lalu pergi dari kamar Nia.

"Lah, dia mendengarnya?" Nia heran.

"Kan dia punya telinga," timpal Dinda santai.

"Iya tau, tapi aku sudah meengecilkan suaraku tadi,"

"Ya intinya itu telinganya si Dokter tidak budeg. Ayo sekarang ceritakan, kenapa sahabat baikku ini di talak, kurang ajar sekali pria itu."

Nia menarik nafas dalam sebelum bercerita, sambil berurai air mata ia menceritakan apa yang terjadi padanya.

"Lah, itu ulat bulu kenapa baru datang pas kalian nikah, he?" Dinda tidak terima.

"Dia tidak sepenuhnya salah,"

Nia tertawa pelan melihat Dinda yang terus mengomel bahkan mengumpat Lila.

☘☘☘

Satu minggu berlalu.

Nia yang sudah pulih total akhirnya kembali bekerja. Sapaan hangat dari para karyawannya sedikit mengurangi beban fikirannya.

"Woah, rame banget ya," ujar salah satu karyawan.

"Iya, bersamaan dengan Bu Nia yang kembali sehat, pengunjung juga bertambah."

Salah satu karyawan Nia melihat customernya bergosip, seperti ada magnet yang menariknya, ia perlahan mendekat untuk menguping.

"Dengar tidak?"

"Ada apa?"

"Itu anak dari salah satu pemilik cafe besar di kota ini mau bertunangan lagi."

"Bukannya sudah menikah ya? Bukannya Butik ini adalah milik Istrinya?"

"Tidak tau, kemarin anakku lihat di IG ada berita tersebut."

"Wah, jangan-jangan mau poligami itu mah."

"Iya mungkin"

Mendegar hal tersebut karyawan Nia langsung melapor pada Nia.

"Begitu, Bu."

"Ooohhh, baiklah terimakasih infonya ya. Silahkan kembali bekerja," sambil tersenyum

Perlahan senyumnya memudar saat karyawannya telah keluar dari ruangannya. Air matanya mengalir dari sudut matanya, ia membuang nafas lalu tersenyum.

"Tidak apa-apa Nia, kau harus sadar diri, Oke. Semangat bekerja!!"

1
Ana Jus
hadir
Oke Santai
trimakazih atas karyanya.dafi kisah ini berawal ingin memiliki yg bukan seharusnya sampai timbul rasa dengki yg begitu mendalam hingga tega berbuat nista dan membahayakan..smoga dari kisah ini kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah yang bisa mengubah diri kita menjadi lebih baik.keren thor.trimakasih utk trus berkarya yg terbaik lagi smoga slalu sukses Aamin.
Oke Santai
ini pahala yg di dapat darii ulah nya sendiri ,biar tau rasa keren .
Martini Ayat
Biarkan deny menyesal dulu
Martini Ayat
Kuatkn hati Nia
halimah abdul hayes
Rino terlalu over protective
halimah abdul hayes
Hmmmm perangai jelik
Dewi Dama
jd malas baca nivel ini...
seperti nya perempuan tdk punya harga diri...pengarang nya seperti ini..y...
Erlin Novianti Ahmad
1 kata buat nia GOBLOK... makan tuh cinta... lebih baik tinggalin itu si deni
hoomano1D
emang bisa????
🤔🤔
Ojan Janah
maunya apa coba, sie deny itu
👑Arsy🌿
semangat adikku sayang 🥰
👑Arsy🌿
⭐⭐⭐⭐⭐
kavena ayunda
gampang bgt nia luluh gk inget gimana deny selingkuh gt ampe jatuhin talak wanita bodoh
kavena ayunda
lebih milih rino kayak nya tuluss sedangkan deny goblok
kavena ayunda
kapok😂😂😂
Nani Sunarni
karyawannya pd kmn siii...ko bosnya ada yg menganiaya g pd nolongin siii 🤦
Yuni Rahma
waahh, lila ternyata gila, dia nekat melakukan apapun untuk ambisinya.
꓄ꋬꋊꉣꋬ ₦₳₥₳♛⃝꙰𓆊
semangat thor
jangan lupa follback
🍾⃝ ʟͩɪᷞʟͧɪᷡᴛͣ𝐀⃝🥀℘ℯ𝓃𝓪ˢ⍣⃟ₛ
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!