NovelToon NovelToon
Perjanjian Pranikah

Perjanjian Pranikah

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: AzieraHill

COVER FROM PINTEREST


"Perjanjian? Perjanjian apa?” tanya Jasmine tak menyangka kalau pernikahan yang sangat ingin dia lakukan seumur hidup sekali ini harus serumit ini.

“Aku sudah membuat semua keinginanku. Jadi, giliranmu untuk membuatnya. Kalau sudah selesai, segera berikan padaku. Kau boleh menulis apapun yang kau mau dalam 5 poin saja dan itu pun tidak boleh bertentangan dengan poin yang sudah aku buat untuk dirimu. Silakan pikirkan dulu baik-baik. Jika sudah, mari kita sepakati bersama dan tanda tangani. Jika salah satu dari kita melanggar, maka ada hukumannya.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AzieraHill, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4. Kekhawatiran

Jasmine tertawa ketika Mike bercerita tentang masa kecilnya. Begitu mereka turun dari mobil Jasmine melihat siluet seseorang yang dia kenal berdiri di depan rumahnya.

Senyum Mike pun pudar begitu mengetahui siapa pria itu. Mike tahu kalau dia adalah pria yang Jasmine cintai dan kenyataan itu selalu saja membuat Mike merasa ingin membuat Jasmine jatuh cinta padanya. Apapun caranya, Mike sangat ingin membuat Jasmine bisa jatuh kepelukannya, tapi apa bisa? Bahkan hati wanita yang dia cintai pun tak bisa sedikit pun tidak membahas tentang Jordan.

“Kak Jordan?” ucap Jasmine agaknya begitu bingung dengan kehadiran Jordan yang cukup berantakan.

Jordan nampak mendekat ke arah Jasmine dan berlutut di depan Jasmine. Dia menggenggam tangan Jasmine dan air mata itu keluar dari matanya perlahan.

“Aku mohon untuk ini Jasmine. Kau tidak mungkin melukai hatiku kan? Aku ingin kau meminta pada Endra untuk menarik semua keinginannya. Hatiku tersiksa, Jasmine. Aku tidak bisa memaksakan hatiku untukmu dengan kenyataan kalau aku masih sangat mencintai Laura.”

DEG!!

Rasanya dada Jasmine seperti ditusuk oleh pedang yang sangat tajam. Jasmine tak mampu berkata-kata selain air matanya yang ikut jatuh seperti apa yang Jordan lakukan di hadapannya. Sementara Mike sendiri kaget mendengar kata-kata Jordan. Mereka akan menikah? Kenapa Mike tidak tahu?

“Aku mohon Jasmine. Aku yakin sekali, kau tidak akan melakukan ini padaku. Hatiku sangat terluka, Jasmine. Aku masih berharap Laura kembali lagi padaku. Aku ingin Laura yang menjadi pelangkapku. Aku…,”

BUG! Sebuah pukulan keras yang Jordan dapatkan dari seorang Mike. Nafas Mike sangatlah menggebu. Dirinya mulai tidak bisa mengontrol rasa kesalnya terhadap Jordan dan Jasmine sama sekali tidak melindungi Jordan begitu Mike kembali melayangkan pukulannya.

“Seharusnya kau yang sadar, Kak. Kak Laura tidak pernah mencintaimu dan dia mencintai orang lain.”

“Tidak! dia…,”

“Aku akan tetap meminta Kak Endra menagih janjimu. Janji harus ditepati, Kak. Kalau tidak, kau bukanlah pria sesungguhnya. Kau pengecut! Bibirmu saja yang berjanji, tapi kau tidak pernah punya keteguhan dalam memegang janji.”

“Jasmine!” bentak Jordan. “Lihat aku!” Jordan menarik bahu Jasmine sehingga mereka berdua saling berhadapan dan saling tatap satu sama lain.

“Kau bilang apa?! Aku pengecut! Kau tidak tahu perasaanku. Kau tidak pernah mengertinya!”

“Karena itu biarkan aku mengertinya. Biarkan aku yang menyembuhkan lukamu, Kak! Apa salahku, Kak! Sampai Kakak tidak mau membuka hati Kakak buat aku?”

Nafas Jordan terlihat tak beraturan. Jordan mulai mencengkram keras bahu Jasmine dan Mike ingin sekali kembali memukul Jordan, tapi Jasmine menoleh ke arahnya seakan menolak perbuatan Mike.

“Apapun yang terjadi. Aku akan terus mempertahankan perjanjian kalian berdua. Aku tidak akan membujuk Kak Endra dan aku akan tetap menikah dengan Kakak.” Mendengar itu, Jordan langsung menghepas tubuh Jasmine. Beruntung Mike langsung menangkapnya dan Jasmine tidak lagi perlu jatuh menahan sakit yang Jordan berikan padanya.

Jordan pun meninggalkan Jasmine dan Mike sementara Mike terlihat sangat emosi ingin menarik Jordan, tapi Jasmine menahannya dan memeluk Mike, menangis.

“Bawa aku masuk, Mike.” Pinta Jasmine dipelukan Mike dan Mike pun segera membawa tubuh itu ke dalam rumah. Mike tidak menemukan siapapun di rumah besar ini dan itu bertanda kalau Jordan pastinya tahu. Endra memang tidak ada di rumah. Dia menggunakan waktu itu untuk menemui Jasmine agar Jasmine mau membujuk Endra atas perjanjian mereka.

[….]

Mike memperhatikan Jasmine yang sudah tertidur dengan nafas teraturnya. Tangannya pun terulur mengusap kepala Jasmine perlahan. Mike sangat mengerti kalau Jasmine sangat menyukai gerakan ini. Karena itu, sejak Jasmine menangis tadi. Mike adalah pria yang mampu membuat Jasmine merasakan ketenangannya. Mike jua tak begitu keberatan dengan itu. Bahkan Mike benar-benar berniat ingin tidur di samping Jasmine jika Jasmine tidak keberatan, tapi nampaknya niat Mike batal karena suara deru mobil terdengar di depan.

Siapa lagi kalau bukan Endra, Kakak Jasmine. Mike pun segera beranjak dari samping ranjang Jasmine. Sekali lagi Mike menatapnya dan mengambil kesempatan untuk bisa mencium kening wanita itu. Usainya, Mike segera keluar dari ruangan Jasmine dan menemui Endra yang sedang masuk ke dalam rumah.

“Kau?” suara Endra nampak tak suka dengan Mike. Jelaslah, Endra tidak suka, karena sejak awal memang Endra meminta Jasmine untuk tidak terlalu dekat dengan Mike. Mungkin Endra hanya ingin melihat Jasmine dan Mike sebatas bawahan dan atasannya saja, tapi nyatanya mereka memang masih sangat dekat.

“Hai, apa kabar?” Mike mengembangkan senyumnya hingga mata sipitnya menghilang. Sementara Endra yang baru saja pulang dari rumah Laura menghela nafasnya.

“Sudah kukatakan kan untuk tidak terlalu dekat dengan Adikku. Bekerja di tempatmu saja apa tidak cukup membuat kalian terlihat dekat?”

Mike tersenyum kembali seraya mengangkat bahunya. “Entahlah. Yang jelas, aku semakin tidak mau menjauh darinya. Apalagi tahu kalau ada laki-laki yang baru saja membuatnya menangis. Apa aku benar-benar harus pergi jauh darinya atu justru menjaganya,” kata Mike dengan tangan yang dia masukkan ke dalam kantung celananya.

Endra menatap tak suka ke arah Mike. Endra tahu yang Mike bicarakan tadi adalah Jordan. Memang Jordan sedang tidak dalam keadaan hati yang bagus, tapi Endra berulang kali meyakinkan pada Jasmine jika Jordan adalah pria yang baik. Endra yakin sekali. Suatu saat Jordan pasti melupakan Laura dan mencintai adiknya itu.

“Maaf, mungkin aku harus benar-benar mengatakan ini, tapi Jasmine akan segera menikah dengannya.”

“A-“

“Ini tentu bukan urusanmu, Bung.” Elak Endra begitu Mike ingin angkat bicara. “Kau bukanlah orang yang Jasmine cintai. Jasmine mencintai pria itu meskipun sakit yang harus dia terima. Aku ini Kakaknya dan aku lebih tahu kehidupannya dibanding dirimu yang hanya beberapa tahun baru mengenalnya.

Mike nampak tenang. Dia memang bukan tipe pria yang menyelesaikan semua masalah dengan emosinya. Karena itu, Mike nampak mengembangkan senyumnya yang mengejek.

“Aku jadi ingin lihat sebahagia apa Jasmine hidup dengannya. Kalau kau Kakak yang baik. Tentu saja, kau tidak akan membiarkan Adikmu menangis karena seorang pria sepertinya.”

Endra nampak seperti ditusuk dengan pedang yang sangat tajam, tapi Endra ikut mengikuti situasi yang Mike berikan padanya. Kalaupun Mike bisa tenang kenapa Endra tidak bisa?

“Kau tahu apa? Apa kau tidak tahu, jika kebahagian yang sesungguhnya tidak ada yang bisa kau raih dengan instan. Mungkin yang kamu lihat itu kesedihan, tapi aku yakin sekali orang yang aku pilih mampu membuat Adikku bahagia dan semuanya butuh proses. Kita lihat saja,” ucap Endra seraya tersenyum ke arah Mike mengejek---sama seperti yang Mike lakukan padanya.

Mike pun nampak ikut menantang Endra dengan tatapan mengejeknya. Hingga akhirnya tatapan mereka terputus begitu Endra memutuskan untuk segera ke kamar atas untuk melihat adik tersayangnya.

Sesampainya di atas, Endra memperhatikan pintu kamar Jasmine. Dia menghela nafas beratnya dengan perlahan membuka kamar adiknya. Dia lihat Jasmine tidur dengan nafas yang sangat tenang sementara selimut menutupi sebagian tubuhnya. Endra menghampiri Jasmine dan duduk di samping ranjang adiknya dengan tatapan yang sendu.

Berulang kali Endra melalui masa ini. Masa di mana kekhawatirannya terhadap Jasmine memuncak dan setiap kali dia melihat wajah adiknya. Ada rasa bersalah yang terus membebani dirinya. Endra masih merasa bahwa dia bukanlah Kakak yang baik untuk Jasmine dan Endra masih belum menjadi Kakak yang bertanggung jawab atas kebahagian adiknya. Padahal Endra sudah janji pada mendiang orang tuanya untuk tetap membuat Adiknya tersenyum dan bertemu dengan pria yang tepat menggantikan senyuman Jasmine di bibirnya.

“Maafin Kakak ya, Dek.” Kata-kata itu yang selalu Endra ucapkan. Karena pada akhirnya, Endra memang tak bisa melakukan sesuatu yang banyak untuk kebahagian adiknya.

[….]

1
Luh Somenasih
di tunggu karya selanjutnya ya thor...keren ceritamu.... sukses selalu thor..👍👍🥰🥰
Luh Somenasih
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Luh Somenasih
mau thor ...tentang jasmin dan jordan aja
Luh Somenasih
dasar laki2 gk peka
Luh Somenasih
😘😘
Anisa
seru, semangat thor
Nurlela Nurlela
engsel????
Nurlela Nurlela
traktir makanan >>> traktir makan
Nurlela Nurlela
bercuat >>> mencuat
Nurlela Nurlela
bukan engsel tp handle pintu
beda banget arti engsel & handle🙏🙏
Nurlela Nurlela
pul >>> full
Nurlela Nurlela
koq tidak sengaja?
Kan endra mmg sengaja ngajak Laura utk dioerkenalkan ama Jordan spy dia bisa bebas Dari Laura 🤔
jinnie
itu kan klo pernikahan normal jasmin, diperjanjian nikah aja jelas tertulis tak ada sentuhan...pinter dikitlah jasmin
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
ouhya
buatin novel jelita dong thor... gk sabar nih
udh lama nunggu nya😭😭
gigietha
pengennya yg simple ceritanya tanpa orang ketiga keempat dst. tapi aku tertarik bgt sama tata bahasa otor satu ini. seolah2 sedang baca novel terjemahan. penulis sebagus ini harusnya view-nya lebih banyak dibanding yg lain.
Chia-Chia Ho
jasmine bego, ga da harga diri
Byla
Peyuukkk Jasmine..
Byla
Uwaaa lama beud ya Thor.. Dan aku baru membacanya di tahun 2022.. Baiklah aku lanjot baca ya Thor..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!