Didunia yang hanya ada hukum rimba,yang kuat memangsa yang lemah,merubah takdir dengan kekuatan,saling membunuh untuk mencapai puncak keabadian
Tidak adak keadilan,hanya kekuatan yang berbicara tentang keadilan
Kekuatan adalah segalanya
Di singgasana istana seorang penguasa bernama Long Shen yang hampir mati karena kebosanan.Melakukan berbagai cara untuk menghibur dirinya,hingga jutaan tahun lamanya dia berhasil menciptakan sebuah teknik reinkarnasi untuk memulai takdir barunya
Takdir apakah yang menanti di kehidupan baru Long Shen?
update:1-2 eps/hari
saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah berkunjung di novelku yang gak jelas kini :-)
oh iya dan satu lagi tolong kalau kritik jangan pedes-pedes authornya baperan :v
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyu Ans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ch.6 masalah dalam perjalanan
Ch.6
Setelah mengalami penderitaan yang begitu luar Long Shen pingsan selama 3 hari lamanya.
Long Shen mulai membuka mata,tampak linglung sejenak
Terlihat banyak perubahan pada fisik penampilannya.tinggi awal 170cm menjadi 180cm,kulit halus seperti batu giok yang sudah dipoles,rambut hitam panjang terurai,alis tajam seperti pedang,mata hitam layaknya black hole yang bisa menelan segalanya,memiliki aura mendominasi,sombong,dan merendahkan semua makhluk
....
Didalam istana kekaisaran Lei
Mendengar laporan dari Para prajurit dan jendral Cen Go yang ditugaskan oleh kaisar Lei Wu untuk menyelidiki keributan yang terjadi di hutan kematian,ketika sampai di sana hanya melihat puluhan juta mayat monster dari berbagai tingkatan,tanpa mengetahui siapa yang berada dibalik pembantaian tersebut.
"Baiklah,kalian boleh kembali"ucap kaisar Lei Wu
"Aku harus segera mencari tahu orang yang telah membantai para monster itu,agar tidak salah menyinggung dikemudian hari"batin kaisar Lei Wu sambil memijat keningnya
....
"Sistem berapa lama aku pingsan"
"Ding[tuan pingsan selama tiga hari]
"Sudah hampir empat hari aku berada dalam hutan kematian,lebih baik aku keluar dulu mencari sebuah desa atau pun kota terdekat"batin Long Shen
"Baiklah lebih baik menuju kekaisaran Lei jaraknya berkisar 100km"
Long Shen mulai terbang menuju kekaisaran Lei
15menit kemudian terlihat sosok Long Shen mulai turun dipinggiran hutan,dan menekan basis kultivasinya menjadi ranah tahap Inti emas *1,tak lupa menggunakan teknik perubahan wujud untuk merubah penampilannya agar tidak membuat kaum adam iri dan kaum hawa terpesona
Tahap Inti Emas pada usia 17tahun Itu sudah dianggap jenius dikalangan kultivator mandiri di kekaisaran Lei,tidak.mungkin di 4 benua timur,barat,selatan,utara
lain hal nya dengan para tuan muda dan para murid sekte yang cukup memiliki sumber daya
Apa lagi di benua tengah yang memiliki banyak sumber daya yang cukup melimpah dan energi Qi 2kali lipat
"Oh iya sistem apakah aku mendapatkan sesuatu yang menarik?"ucap Long Shen penuh semangat
"Status"
Ding
Nama:Long Shen
Ranah:Holy emperor *1 (5.000.000/10.200.500.000)
Tubuh spesial:
-Tubuh penguasa dewa naga
(2000/12.000.000)
-Tubuh kekacauan(100%)
-Tubuh dewa kematian
-Tubuh 5 elemen
Teknik:
-Teknik kultivasi pelahap semesta
-Teknik pedang kekacauan (awal)
-Teknik pedang jiwa(kesempurnaan)
-Teknik meringankan tubuh(kesempurnaan)
-Teknik tarian pedang dewa perang(kesempurnaan)
>>>>>
Kondisi tubuh:sehat
Poin sistem:10.025.000.000
Penyimpanan:kotak hadiah misterius,set armor dewa kekacauan tingkat???
"Armor dewa kekacauan ya,dari namanya begitu mendominasi dan tingkatannya"Long Shen menyipitkan matanya"mustahil apa-apaan dengan tanda tanya ini?"
"Cepat atau lambat aku akan mengetahuinya biarkan waktu yang akan menjawab"batinnya
Dalam perjalanan Long Shen dihadang oleh para berandalan berjumlah 5 orang
"Hoyy...orang gunung,serahkan semua yang kamu miliki,dan aku akan membunuhmu tanpa rasa sakit!!!"ucap pimpinan berandalan yang dipanggil kaka pertama
"Nak lebih baik cepat serahkan dan jangan melawan"
"Hahahaaha....ahhah...ha"
Para berandalan memandang remeh Long Shen sambil tertawa terbahak-bahak memamerkan gigi kuningnya seperti gk pernah gosok gigi
"Huffft...kalian ini berani sekali ingin merampok dan membunuh kaisar ini,memangnya kalian mampu?"ucap Long Shen dengan santai,Long Shen lupa dirinya sudah bukanlah seorang kaisar lagi.
"Hahahahah...hah...hahah..."para berandalan tertawa terbahak-bahak
"Anak muda,jika kau seorang kaisar maka aku adalah bapak mu"ucap pemimpin berandalan
Tanpa berpikir lama Long Shen melesat menuju pemimpin berandalan meninju dadanya
Krak
Buumm
Pemimpin berandalan melesat bagai peluru,merobohkan beberapa pohon.penampilannya begitu menyedihkan dadanya cekung,mulut mengeluarkan banyak darah,kejang sesaat sebelum dipanggil raja yama
"Tidakk..kakak pertama"
"Kau...kau...membunuh kakak pertama"
"Nyawa harus dibayar nyawa"
"Semuanya serang!!!!!"
4 berandalan mengeluarkan senjatanya sesuai keahlian yang dimiliki
"Jurus tombak penusuk surga"
"Jurus pedang pembelah langit"
"Jurus kapak pembelah bumi"
"Jurus pukulan surgawi"
Para berandalan menyerang Long Shen dari berbagai arah,agar tak bisa menghindari jurus yang dikeluarkan diberbagai arah
Duarr
Krangg
Bumm
Bumm
Merasa bahwa serangannya berhasil mengenai Long Shen para berandalan cukup senang
Namun rasa senangnya hanya sesaat,setelah kepulan asap yang menghalangi pandangan menghilang,menampilkan sosok Long Shen diam tak bergeming,bahkan baju tak tergores sedikit pun
Para berandalan membelakakkan matanya terkejut sekaligus ngeri
"Mustahil"
"Tidak mungkin"
"Monster!"
"Lari!!cepat lari!!
"Enak saja udan menyerang duluan mau lari"ucap Long Shen
Long Shen menarik pedang yang ada di pinggangnya,menghilang sekejap menebas kepala mereka satu persatu
Tanpa tau apa yang terjadi para berandalan merasa seperti pandangannya berputar
Bug
Bug
Bug
Bug
Kepala mereka jatuh satu-persatu,pandangannya menjadi buram sebelum menuju kegelapan abadi
Ding[tuan membunuh 5 kultivator tahap pembentukan Qi,mendapatkan 200.000 poin pengalaman,50.000 poin sistem]
"Jadi membunuh para kutivator juga mendapatkan poin pengalaman,dan poin sistem"batin Long Shen
"Sepertinya ada yang salah dengan ucapanku"pikirnya sambil sambil mengingat dimana letak kesalahannya,sebelum akhirnya menyerah karena terlalu malas berfikir"biarlah mungkin bukan sesuatu yang penting"
....
Sampai di gerbang pintu masuk menuju kekaisaran
Menunggu dengan sabar antrian yang begitu panjang,akhirnya memasuki gerbang dengan membayar 1 koin perak dari yang dia ambil dari mayat para berandalan
~BERSAMBUNG~