NovelToon NovelToon
Melati (Istri Yang Tak Dianggap)

Melati (Istri Yang Tak Dianggap)

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Anak Yatim Piatu / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:20.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Melati gadis yatim piatu yang harus mencari nafkah buat diri sendiri dan untuk membayar hutang yang ditinggalkan ayahnya.

Setiap hari ada saja yang datang buat menagih hutang orang tuanya.

Rasa putus asa karena tak pernah dapat melunasi hutang peninggalan ayahnya membuat Melati menerima pernikahan kontrak, yang memintanya mengandung anak seorang pria yang arogan dan dingin.

Melati selalu menerima apapun yang dilakukan Jino pada dirinya. Ia berusaha menjadi istri yang baik walau Jino selalu berlaku kasar.

Tapi Jino sang suami masih saja tak pernah menganggap kehadirannya.

Hingga suatu hari Melati merasa lelah atas pernikahannya. Ia pergi meninggalkan suaminya ketika ia sedang mengandung anak keduanya.

Ketika Melati telah pergi, Jino baru mengetahui Nia istri pertama yang sangat dicintainya ternyata menipu dirinya dan telah berselingkuh.

Saat semuanya telah terungkap , Melati telah pergi jauh dari kehidupannya. Jino pada akhirnya sadar jika ia telah jatuh cinta pada Melati. Akankah cinta sang suami membawa Melati kembali...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Enam

Sudah lima hari Jino berada di rumah Melati. Sedikit perubahan dirasakan Melati. Jino ternyata tak sedingin dan sekejam yang selama ini ia pikirkan.

Melati mulai bisa memahami sifat kasar Jino. Semua itu ia lakukan hanya karena Jino yang terlalu mencintai Nia. Jino tak mau membagi hatinya buat wanita lain.

Jino pulang kerja dengan wajah yang sangat lelah. Ia langsung membaringkan tubuhnya di kasur.

Melati membuka sepatu yang dipakai Jino dan menyelimuti tubuh suaminya.

"Mela...." panggil Jino pelan ,membuat Melati kaget.

"Kenapa mas...ada yang bisa aku bantu"

"Kamu bukan pembantu. Jangan berkata begitu. Kesinilah berbaring disampingku" ucap Jino.

Melati dengan ragu naik ke ranjang dan berbaring sedikit berjarak dengan Jino.

Jino memeluk pinggangnya, membuat tidak ada lagi jarak antara mereka. Jino mengelus perut Melati.

"Kenapa kamu belum hamil, Mela. Apakah aku juga bermasalah. Dokter kandungan Nia mengatakan jika aku baik baik saja..."

"Mungkin belum mas, bukankah kita menikah baru dua bulan"

"Mela, kenapa perasaanku tidak enak begini sejak Nia ke Bandung...."

"Mungkin mas kangen sama mbak Nia , jadi uringan begini"

"Kamu benar Mela. Aku kangen banget sama Nia. Biasanya paling lama ia pergi hanya tiga hari..."

"Kenapa mas nggak ikut mbak Nia aja kemarin"

"Aku sibuk, minggu depan perusahaanku mengadakan pesta peringatan sepuluh tahun berdirinya usahaku itu"

"Dua hari lagi mbak Nia kembali, mas sabar aja"

"Kamu benar aku harus bersabar. Aku tak bisa membayangkan jika harus berpisah selamanya dengan Nia, seminggu aja aku udah mau gila. Jika tidak ada kamu , mungkin aku udah menyusulnya dan aku tak peduli dengan perusahaanku. Bagiku Nia segalanya"

"Beruntung sekali mbak Nia dicintai begitu besarnya oleh mas Jino"

Jino melepaskan pelukannya pada pinggang Melati. Pandangannya menerawang entah kemana.

"Mela, jangan pernah jatuh cinta padaku. Karena aku tak akan pernah mencintai wanita selain Nia. Tak ada alasan bagiku untuk membagi cintanya. Ia wanita yang baik, cantik dan lembut. Semua yang diinginkan pria pada wanita dimiliki Nia. Dan ingat Mela, kamu jangan melunjak hanya karena aku bersikap baik padamu. Ini juga semua atas permintaan Nia. Ia marah ketika tahu aku kasar padamu. Ia ingin aku sedikit bersikap baik padamu. Bukankah Nia terlalu baik jadi seorang istri..."

"Iya mas. Mbak Nia memang pantas mas cintai sebegitu beaarnya. Ia wanita yang sempurna . Tak ada satu cela dari dirinya. Udah cantik, baik lagi" gumam Melati.

"Aku mau tidur. Nanti setelah kamu masak bisa bangunkan aku. Kali ini aku bebaskan kamu untuk tak melayaniku. Aku lagi tak ingin. Aku sudah sangat merindukan tubuh dan belaian Nia..."

"Baiklah mas, aku masak dulu"

Melati bangun dan meninggalkan Jino sendirian di kamar. Ia menghubungi Nia.

"Selamat sore suamiku...."

"Kamu sedang apa , sayang. Aku kangen...."

"Aku juga kangen...kangen banget. Tapi akubtak mungkin meninggalkan acara ini. Kamu tahukan jika ia sahabatku..."

"Iya sayang, jangan lupa makan..."

"Kamu juga jangan lupa makan. Kamu sednang apa, sedang main kuda kudaan ya sama Melati"

"Aku penginnya main sama kamu...."

"Aku juga sudah pengin main sama kamu. Aku rindu dengan adik kecilmu...."

"Nia....kamu membuat aku jadi pengin sayang"

"Disanakan ada Melati..."

"Kamu nggak cemburu dengan Melati...."

"Kenapa harus cemburu, aku tahu kamu sangat mencintaiku. Kamu menggauli Melati hanya untuk keturunan bukan..."

Jino mendengar suara mendesah. Ia menjadi heran. Nia memang sedang bergulat dengan Alex saat ini.

"Kamu kenapa sayang...."

"Aku sedang makan dengan sambal . Pedas banget..."

"Jangan banyak makan sambal , nanti kamu sakit perut...."

"Iya , udah dulu. Aku mau minum...sampai jumpa lusa...."

"I love you...."

"I love you too...."

Sambungan ponsel itu terputus. Nia tak ingin Jino makin curiga mendengar suara desahannya.

"Kamu nakal banget sih , sayang. Bagaimana jika Jino curiga"

"Ia tidak akan curiga, ia pasti percaya apa saja ucapanmu. Ia terlalu bodoh karena mencintaimu...."

"Dan aku juga bodoh karena mencintaimu. Aku melakukan segala cara agar dapat menguasai harta Jino hanya untuk kuberi padamu" ucap Nia mengalungkan tangannya dileher Jino.

"Apa kamu menyesal melakukan itu semua untukku"

"Aku tak pernah menyesal, asal kamu berjanji tetap menungguku. Yang aku takutkan kamu meninggalkan aku setelah apa yang kulakukan untukmu"

"Aku tak akan meninggalkan kamu. Kamu wanita yang istimewa. Kamu memiliki semua yang diidamkan pria. Wajah cantik dan pandai memuaskan di ranjang"

Alex mengecup seluruh bagian di wajah Nia dan seluruh bagian ditubuhnya . Alex meninggalkan banyak jejak kepemilikan.

Ia melakukan penyatuan tubuh dengan Nia. Selama berada di Bandung udah tak terhitung mereka melakukan hubungan.

Nia memang menggunakan alat kontrasepsi tanpa setahu Jino. Ia meminta temannya yang dokter kandungan mengatakan pada Jino jika Nia tak bisa hamil lagi sejak ia mengalami kecelakaan yang disebabkan Jino menabraknya. Jino tak tahu jika saat itu Nia keguguran. Jino pikir karena ia terlalu keras menabrak Nia sehingga ia harus kehilangan rahimnya.

Sejak kecelakaan itu Jino mulai dekat dengan Nia, dan ia menerima Nia sebagai pacarnya karena rasa bersalahnya. Ia berpikir jika ia tak menikahi Nia pasti tidak ada yang bisa menerimanya karena ia yang tak bisa memeri keturunan.

Rasa bersalah yang terus menghantuinya itulah ,yang menyebabkan Jino selalu menuruti apa maunya Nia.

Jino mandi setelah menghubungi Nia. Wajahnya kembali cerah. Seharian tadi Nia susah dihubungi, itulah membuat Jino menjadi uringan.

Jino duduk di kursi makan. Dan melihatbmenu yang dibuat Melati. Semua itu menu kesukaannya.

"Mas , sini aku ambilkan" ucap Melati melihat Jino yang akan mengambil nasi.

"Aku bisa ambil sendiri...." ucap Jino kembali ketus.

Melati melihat Jino menyantap makanan yang ia masak dengan lahap. Ia senang Jino selalu menyukai apa yang dimasaknya.

"Kenapa memandangku seperti itu..."

"Aku senang mas menyukai masakanku..."

"Mela, aku sudah peringatkan kamu tadi...jangan berharap apapun padaku. Jika aku makan dan baik padamu beberapa hari ini itu semua atas permintaan Nia. Apapun yang Nia inginkan akan aku lakukan. Jadi jangan senang jika aku memakan masakanmu. Aku sebenarnya ingin makan di luar. Tapi Nia tak mengizinkan, ia akan marah jika tahu aku tidak berada dirumahmu selama ia pergi"

"Iya mas, aku mengerti. Akan aku ingatkan selalu hatiku untuk tidak pernah jatuh cinta padamu. Aku sadar mas dengan posisi aku saat ini. Aku hanyalah wanita yang menyewakan rahimku untukmu. Tidak lebih..." ucap Melati dengan penuh penekanan.

"Syukurlah jika kamu menyadarinya..."

Jino lalu pergi meninggalkan Melati sendiri di meja makan. Ia menonton televisi di ruang keluarga. Dari ruang ini Jino selalu memperhatikan Melati. Ia melihat Melati menangis.

"Kenapa ia menangis, aku rasa kata kataku tak ada yang salah. Aku hanya ingin ia sadar dimana posisinya. Jangan karena tadi aku sedikit lembut ia jadi ngelunjak. Jika begitu aku tak akan pernah memberi hati lagi. Aku harus jaga jarak dengannya. Aku tak mau ia menggunakan hatinya jika berhubungan denganku agar nanti ia juga bisa melepaskan aku begitu aku memintanya pergi"

********************

Terima kasih

1
Reni Setia
makasih untuk novelnya ya thor
Mama Reni: masama
total 1 replies
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Just Reader ^-^
jino baru liat melati aja langsung tegak lurus tancap gasss. gimana kalau pake pemanasan? udah ga perlu dibayangin🙈. pasti langsung nge trilll🤣🤣
bakpao
/Good//Good/
Nana Kamal
Melati adalah sosok istri idaman bagi para lelaki manapun
Radhita Indrawati
ahh ... itu belom seberapa dengan yg kamu lakukan dl sama si Niong, Jin..... itu sudah sakit bagimu .... huuh
cintah_jeno
jadi ilfiel ama melati sumpah /Puke/
Rismawati Damhoeri
kemudaan jinonya thor...
Bahari Sandra Puspita
yeay, happy ending for all.. 🎉🎉🎉
walopun belum sepenuhnya buat Kimberley, but it's okay..
seiring berjalannya waktu, semoga Raka benar2 bisa mencintai Bee sepenuhnya seperti dulu lg..

selalu suka sama semua cerita novelmu mam..
walopun banyak komen pro dan kontra, hal itu sudah wajar dan lumrah..
mau seperti apapun bagusnya kita, pasti ada aja yg gak sepaham..
sabar dan tetap semangat ya mam..
para reader setia tetap mendukung kok, termasuk aku, hehe..

oke deh, cus lanjut novel berikutnya..
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat berkarya meski beragam komen yg berdatangan..
semoga sukses selalu dimanapun mama berkarya..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
Endah Lestary
Luar biasa
Endah Lestary
Lumayan
Ibelmizzel
menurutku melati terlalu bodoh geram aku
Ibelmizzel
Raka carilh kelemahan Nia biar anak melati tetap sama melati
Ibelmizzel
sakit hati bacanya tapi terus lajut baca
watashi tantides
Mampus lo nyeselkan Jino
watashi tantides
Aku sakit hati dengernya apalagi Melati yang mengalaminya langsung😭💔
watashi tantides
Sungguh Melati adalah istri idaman semua🥹 walaupun dia kesal dan marah sama Jino tapi dia ga melupakan tanggungjawabnya🫶
watashi tantides
Double kill Jino hahaha
watashi tantides
Mantap Raka biar si Jino sadar diri
watashi tantides
Sakit hati banget aku dengernya ya Alloh sesakit ini😭💔 kasiam Melati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!