Adira nur faiza seorang wanita yang berusaha tegar dan sabar dalam menghadapi cobaan hidupnya.
Kehidupan rumah tangganya hancur karena orang ketiga. saat ia akan memulai hubungan dengan orang lain kembali ia dikhianati. dibalik itu ia bersyukur karena merasakan kasih sayang seorang kakak.
Akankah ada seseorang yang benar- benar setia padanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 6
"Mas, harganya 850 ribu." kata Dira pada Syarif.
"Apa!!! mahal sekali," kata Syarif terkejut.
"Iya mas, kata mbknya ini model terbaru," kata Dira.
"Kenapa sih dhek pilih model terbaru segala, pilih yang lain saja, masih banyak yang bagus ini juga bagus," kata Syarif sambil menunjuk sebuah gamis.
"Mbk kalau yang ini berapa mbk?" tanya Syarif pada penjaga toko.
"Yang itu 150 ribu pak," kata penjaga toko.
"Ini aja udah," kata Syarif.
"Gak mau mas, aku mau yang itu, mas udah janji loh mau beliin aku gamis," kata Dira memelas.
"Iya tapi gak segitu juga harganya, uang 850 ribu buat beliin baju Nara itu dapat 5, kalau buat beli baju buat mas itu dapat 3 stel !!! kamu sebagai ibu rumah tangga seharusnya mikir dong uang segitu sayang cuma buat beli gamis doang," teriak Syarif,
Karena teriakan Syarif banyak orang memperhatikan mereka,
"Yaudah kamu cari yang lain saja, aku tunggu," kata Syarif ketus.
"Gak mau mas, aku tetap mau gamis itu," kekeh Dira.
"Kamu mau beli gamis yang lain atau tidak sama sekali," geram Syarif.
"Aku mau gamis yang tadi," Kekeh Dira,
"Oke, kamu gak mau beli, ayo pulang," kata Syarif kesal sambil menyeret tangan Dira, awalnya Dira enggan tapi melihat banyaknya orang menatap kearahnya dengan berat hati Dira melangkahkan kakinya, sambil menoleh kearah gamis yang diinginkannya.
Sampai di rumah Dira jadi pendiam, Syarif tau istrinya marah menurutnya tak jadi masalah toh besok juga lupa seperti yang sudah-sudah.
Tapi ternyata dugaan Syarif salah sampai hari H-2 lebaran istrinya masih diam.
***
Di rumah bu Fitri.
"Dir ini gaji kamu bulan ini, dan ini buat kamu beli keperluan lebaran, dan yang ini ada sedikit rizki buat Nara," kata bu Fitri.
"Terima kasih banyak bu," kata Dira tersenyum.
"Alhamdulillah, terima kasih ya Allah atas Rizkimu. sebenarnya uang ini cukup buat beli gamis kemarin, tapi kalau uangnya aku buat beli gamis habis lebaran aku pasti gak ada uang, mas Syarif juga ngasih uangnya cuma cukup buat belanja, dan uang dari bu Fitri biasanya buat jajan Nara sebulan, kalau dibeliin gamis nanti Nanti Nara jajan gimana? gak mungkin habis lebaran langsung kerja,pasti libur sebulan, karna belum ada orang yang jahit baju, yaudah deh gak usah beli, biasanya juga dasteran," batin Dira.
***
Dipagi hari dirumah Syarif.
"Dhek ini uang buat kamu beli gamis yang kemarin, biar gak ngambek kaya anak kecil tau gak!! " kata Syarif sambil meletakkan uang 850 ribu diatas meja.
Dira hanya diam sambil melirik uang tersebut dan melanjutkan pekerjaannya tanpa berkata apapun.
Dimalam hari saat Dira hendak tidur Syarif melihat uang yang tadi pagi ia berikan pada Dira ada diatas meja didalam kamar itu artinya istrinya belum membeli gamis.
"Dhek, ini uang yang mas kasih tadi pagi buat beli gamis kan? kenapa masih ada? kamu gak beli gamis?" tanya Syarif sambil memperlihatkan uang itu,
"Aku pake baju lama saja mas," kata Dira, padahal dia sama sekali gk ada baju baru, baju lebaran kemarin saja sudah kusam karena terlalu sering dipakai
"Baju kamu yang mana? setauku baju kamu itu-itu aja gak ada yang bagus," kata Syarif dengan nada tinggi, Dira hanya diam tak menjawab.
.
.
.
.
*Dukung karya pertama saya ya!
saya tunggu masukannya dikolom komentar
jangan lupa like.
terima kasih*
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu