Percintaan mereka awalnya begitu kuat , walau dengan di tentang kedua orangtua , mereka kekeh untuk tetap bersama .Walau pertentangan itu sangat kuat , mereka mampu mengatasinya .Tetapi satu peristiwa , menyebabkan dunianya abu abu bahkan hitam .
Bram Gunawan , seorang CEO sukses, masa lalunya membuatnya pernah mengalami keterpurukan .Satu peristiwa menyebabkan dia harus melepaskan isteri yang dia cintai.
Ana Laura Geraldine , seorang wanita berusia 28 tahun , menikah dalam usia muda , dan memutuskan bercerai 23 tahun.
Dia harus memutuskan bercerai dari suaminya , karena rasa bersalah pada dirinya yang begitu besar . Tahun tahun penghukuman itu dia lakukan, tanpa ada mengurangi rasa sakit dan sedih.
Bahkan mengunjungi sebuah makam pun mereka selalu berbeda waktu .
Apakah mereka akan kembali bersama lagi ? Usaha apa yang di lakukan Bram untuk meraih hati mantan isterinya ?
Simak kisah ini .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kamu Sangat Berarti
Pagi itu , terasa suasana sangat sepi , tidak seperti biasa , di dapur tercium aroma mama sedang sibuk memasak dengan kedua mbok .
Papa sudah duduk disana , mengusap air matanya .
Ana pun menghampiri sang papa .
" Pa, bagaimana kejadian mas Angkasa dan mama sampai bisa kecelakaan ?".
" Ada sebuah mobil ugal - ugalan , menabrak sebuah mobil pribadi , dan mobil pribadi itu , membanting stir ke arah jalan yang berbeda , dan disana mas Angkasa sedang melaju .Mobil itu tiba - tiba , makanya tidak bisa dj hindari Angkasa nak ."
" Mas mu menyalahkan diri nya . Kita harus menyemangatinya .Papa tidak mau kita saling menyalahkan . Mas mu selalu menyayangi mama dan papa . Mas mu juga gak mau semua itu terjadi .Kalau disuruh memilih , dia lebih mau mengorbankan dirinya . Bahkan saat itu pintu mobil di buka , mas mu terlihat memeluk mama .
Luka di bagian perut kiri mama paling fatal ."
" Ingatlah nak , dalam kehidupan ini , tidak semua sejalan dengan apa yang kita ingini, terkadang Tuhan memberi kita cobaan , tapi yakinlah , coba an itu tidak melebihi kemampuan kita ."
" Tapi kehilangan sosok mama secara tiba - tiba , sangat berat Ana rasakan pa ."
" Semua merasakan hal yang sama nak , kamu tidak sendirian mengalaminya ."
" Satu hal yang harus kamu harus belajar nak , semua bisa terjadi , kamu harus bisa melepaskan ."
" Memang berat , namun kamu harus belajar nak , belajar untuk bisa menerima , anggap ini sebagai pembelajaran hidup ."
" Bagaimana dengan mas Angkasa , mas Angkasa lebih berat menjalani nya . Dia mengalami kejadian langsung , dia tegar , karena kita , karena isteri dan anak nya . Awalnya mas Angkasa menyalahkan diri , tapi dia menyadari , bagaimana dia harus merelakan mama ."
" Luka tangan mas Angkasa , butuh fisioterapi , mas sarankan mas Angkasa di obati di Jerman , mas ada kenalan dokter disana ."
" Papa juga menyarankan pengobatan di luar , agar hasilnya lebih maksimal .Perusahaan kita juga ada di Jerman nak , biar papa handle perusahaan di sini bersama Alan .Alan akan keluar kota , dan papa stay di Jakarta."
" Jaga kesehatan mu nak , papi pingin melihat cucu darimu ."
Ana tersenyum memeluk sang papa .
" Apa papa punya firasat , sebelum mama pergi ?".
" Mama mu mengatakan pada papa , agar kamu jangan pernah pisah dengan Bram . Mama bilang , apapun yang akan terjadi , Tuhan punya rencana , kalian harus bisa saling memaafkan ."
" Mama seperti mencemaskan hubungan kalian , katanya tidak untuk saat ini , entah kapanpun , papa harus menguatkan kalian , papa harus kalian dengar ".
" Mama mu rasanya aneh ".
" Kalau buat mas Angkasa dan Sky , mama bilang tambah momongan , betambah keramaian di rumah , betambah kebahagiaan ."
" Apa kalian tidak ada rencana untuk balik menetap di Jakarta nak ?".
" Tidak pa , Bram tidak mau , Ana tertekan dan tersakiti keluarga Bram , kami lebih tenang di luar pa ."
" Bagaimana kalau Ana melahirkan nanti nak ?".
" Berat banget pa , mama sudah tidak ada , Ana pasti bingung ."
" Percayala yaang , mami pasti bantuin kita . Mami sangat menyukai mu , "ujar Bram .
Ana pun mengangguk .
" Papa akan ke makam mama kalian , rasanya papa sangat merindukan mama mu . Selagi hidup , hargai pasangan kalian , ketika dia tiba - tiba pergi , dia sudah kita bahagiakan . "
Bram memeluk pinggang Ana.
Ana berjalan ke arah dapur , disana terlihat kedua mbok masih menahan tangis , biasanya mama Ana memasak bersama mereka .
" Mbok , sepeninggal mama , mbok masak seperti biasa buat papa dan lainnya ya mbok .Walau gak ada mama lagi , mbok harus bantuin rumah ini tetap ada wangi masakan , masak ya mbok , Ana kangen masakan mbok ".
" Baiklah nak , mbok Siti dan mbok Tumi menghapus air matanya "
" Kita sarapan di restoran kedai pagi yuk yaaang
," ujar Bram .
" Apa papa mau ikut ?".
" Papa ada ketemu teman papa, udah janjian sarapan bersama ."
" Kami pamit dulu ya pi ."
" Riki anak mas Agung mana pi ?".
" Riki sudah di jemput oma dan opanya tadi pagi , Riki nangis cari nenek .Biasanya mama kan yang main bersama ke tiga cucu mau gimana lagi An , semua seperti kehilangan induk , seperti anak ayam , kebingungan saat sang induk tidak ada di hadapan lagi ."
" Benar pa...".
" Biasa Ana dan mama nyalon sama ya pa , sejak SMP, SMA .Shopping sama , berat banget beneran pa , ujar Ana mengusap air matanya ."
" Pasti nak ....pasti ".
Bram memeluk Ana , dan mengusap air mata sang isteri .
" Sudah , jangan sedih sayang , mama sedih melihat kamu sedih ".
" Pergilah sarapan nak ,cucu papa sudah kelaparan dalam perut kamu ."
Ana dan Bram tersenyum .
" Hati - hati ".
Ana dan Bram mengangguk .
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Jangan lupa
Like
Vote
Koment
keegoisan wanita
* pemeran utama wanita selalu dibenarkan dan kesalahan tidak dianggap salah, ngugat cerai suami (kesalahan fatal),
*pemeran utama pria selalu disalahkan dan dibuat menderita dan akan mengemis cinta
*pelakor dilaknat dan dibuat jahat
*pebinor (sangat banyak dinovel ini) dan semua dianggap benar
* intrak pemeran utama pria dengan wanita lain (pelakor) menjijikan
* intraksi pemeran utama wanita dengan pria lain (pebinor) akan dibenarkan dengan berbagai alasan, persahabatan lah, persaudaraanlah
Ayar yg selalu mengingatkan kita bahwa apa yg ada didunia semuanya fana.
Tuhan yg memberi maka Tuhan juga yg akan mengambil.
🥰🥰🥰🥰