NovelToon NovelToon
Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:323.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Hasnayani

Aisyah adalah seorang gadis yang pernah kecewa, pernah terluka, bertemu dengan seseorang pria tampan bernama Azzam kaya raya yang begitu mencintainya .

melalu proses ta'aruf mereka akhirnya menikah . Azzam selalu meletakkan kebahagiaan Aisyah di atas kebahagiaannya . cobaan silih berganti menerpa biduk rumah tangga mereka .

Mampukan mereka bertahan ?

Yuk kita ikuti alur ceritanya. !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Hasnayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 5 Jomblo

Oke...akan saya pikirkan , tapi kamu terus awasi dia ya..update terus info tentang dia "

" Oke ..siiiiap.." kata Ririn lalu keluar dari ruangan bosnya . Sementara Azzam melanjutkan kerjaannya , menanda tangani beberapa berkas yang sudah disiapkan Ririn dimejanya .

***

Hari berganti hari tidak terasa sudah 2 minggu berlalu , Aisyah sudah mulai terbiasa dengan status jomlonya , Dia berusaha menyibukkan dirinya , agar tidak larut dalam kesedihan .

Malam itu malam minggu kedua Aisyah hanya berdiam diri di kamar , tidak jauh berbeda dengan Abangnya yang juga masih berada di dalam kamarnya , sementara di ruang tengah tampak Pak Sulaiman dan Ibu Yani sedang berbincang sambil menikmati teh hangat dan kue buatan sang istri.

"Bu, anak-anak kita itu sudah dewasa , kapan ya mereka menikah ? " kata Pak Sulaiman.

"Entahlah yah , Ahmad juga sampai sekarang tidak pernah memperkenalkan teman dekatnya sama kita , Sedangkan Aisyah , nak Hendri tidak pernah datang lagi , jangan-jangan udah putus." Kata Bu Yani .

"Kalau Hendri, entah kenapa ayah kurang suka sama dia , bu" ucap Pak Sulaiman.

"Gak boleh gitu yah " jawab bu Yani.

" Ais sama Hendri udah putus " kata Ahmad yang baru saja keluar dari kamar lalu duduk di samping ibunya mencicipi kue yang ada di atas meja, membuat Pak Sulaiman dan Bu Yani saling pandang .

"Putus . Putus kenapa ? Tanya Bu Yani.

Ahmad lalu menceritakan penyebab hubungan adeknya itu kandas.

"Belum jodoh kali " Sahut Pak Sulaiman.

"Terus , Abang kapan mengenalkan calon istri ke Ayah sama ibu " Tambah Bu Yani sambil melirik suaminya .dan dibalas dengan senyuman oleh Pak Sulaiman.

" Ayah dan ibu sudah pengen nimang cucu ,Nak !" Kata Pak Sulaiman .

Mendengar perkataan kedua orang tuanya , Ahmad hanya diam , dia bingung mau jawab apa . Ahmad lalu mengalihkan pembicaraan , berdalih ingin ke kamar Aisyah .

"Abaaang ..pertanyaan ibu belum di jawab! " seru bu Yani namun Ahmad terus melangkah meninggalkan mereka menuju kamar adeknya .

"tTu liat anak ayah , selalu menghindar " gerutu Bu Yani.

"Anak ibu juga , Sudahlah bu .. Biarkan saja dulu , mungkin belum ada jodohnya , kita berdoa yang baik-baik aja untuk kedua anak kita" kata Pak Sulaiman menghibur istrinya .

Tok...tok...tok

"Dek ini abang, boleh masuk " ucap Ahmad yang kini berada di depan pintu kamar Aisyah.

"Masuk aja , bang " jawab Aisyah yang terlihat sibuk di depan komputernya ,sepertinya sedang mengerjakan sesuatu.

"Lagi ngapain ?" Lalu duduk dikursi samping Aisyah . Ikut melihat layar komputer.

"ini lagi cek file yang di kirim Pak Andi " jawab Aisyah masih fokus pada komputernya.

"Ohhh,,,jadi adek abang lagi sibuk nih, ya , udah abang keluar aja" kata Ahmad mengoda adiknya dengan pura-pura hendak keluar.

"Eits...jangan donk ! Udah mau selesai koq , bentar lagi " cegah Aisyah membuat Ahmad tersenyum lebar dan kembali duduk.

"Selesai " kata Aisyah

Aisyah mematikan komputer lalu berpindah duduk di kasurnya , sedangkan Ahmad memutar kursi yang dia duduki menghadap ke Aisyah.

"Mau ngomong apa ?" kata Aisyah datar.

"Widiiiih,,, sadis " jawab Ahmad sambil tersenyum.

"ini Abang Ahmad bukan Abang Hendri " goda Ahmad.

"Apaan sich Abang , mulai deh , Ais gak suka "

"sorry , Abang perhatiin udah 2 malam minggu ini dikamar aja " kata Ahmad mulai mengintrogasi Aisyah.

"Emangnya kenapa , Gak suka Ais di rumah." Sahut Aisyah.

"Bukan begitu , Abang cuma nanya koq, sensi amat " kata Ahmad.

"Terus kenapa ?" Aisyah mulai kesal.

"Gak papa , Abang jadi punya teman aja hehee..."Ahmad cengengesan.

Sifat Ahmad yang humoris berhasil menghibur adeknya dengan cerita-cerita konyol , sesekali terdengar mereka tertawa bersama . Ahmad cukup puas melihat adiknya tertawa lepas.

"Terus rencana mu selanjutnya apa dek? " Tanya Ahmad.

"Gak ada rencana apa-apa " Jawab Aisyah lalu terdiam.

"Move on donk " sambil mencubit hidung adiknya.

"Ihhh , sakit tau " menepis tangan Ahmad.

"Abang. Ais udah move on koq. Sekarang Ais mau fokus sama kerjaan Ais aja. "

"Yakin , mau fokus kerja aja ?"

"iya , yakin "

"Heeemmm, belum siap membuka hati dengan yang lain "selidik Ahmad.

" Kan Abang sendiri yang bilang , kalo jodoh gak akan kemana , intinya Aisyah gak mau lagi pacaran-pacaran ketemu yang cocok langsung nikah aja " jelas Aisyah.

"Wooow , keren. Abang suka itu"

"Dari tadi Abang nanya Aisyah terus sekarang gantian , Abang sendiri gimana ? masih betah aja jomlo ? " kata Aisyah.

Mendengar perkataan Aisyah , Ahmad hanya tersenyum.

"Belum saatnya " jawab Ahmad sambil kembali mencubit hidung Aisyah , lalu beranjak dari duduknya dan berjalan keluar kamar.

"Huuuh...Pasti menghindar terus " gerutu Aisyah.

"Bawel " balas Ahmad berlalu dari kamar Aisyah menuju kamarnya .

Ahmad memang selalu menghindar ketika ditanya tentang perempuan yang dekatnya ,Bukan apa-apa dia hanya belum siap, seperti yang pernah dia katakan belum saatnya .

Sebenarnya sudah ada seorang gadis yang mencuri perhatiaannya akhir - akhir ini , tapi hubungan mereka masih sebatas teman. Ahnad tidak mau terburu-buru dalam mengambil keputusan .

Aisyah sedikit kesal , Abangnya selalu saja menghindar ketika ditanya tentang kisah percintaannya . Tidak lama kemudian handponenya berdering, rupanya Ayu sahabatnya yang menelpon.

"Assalamualaikum ."

"Waalaikumsalam ."

"Ais...Udah tidur kah ?" tanya Ayu.

"Emangnya , ada orang tidur sambil telponan " jawab Aisyah.

"Heee..maksud aku siapa tau kamu udah tidur , trus kebangun pas aku telpon " sahut Ayu.

"Baru mau tidur , emangnya kenapa ?"

"Besok jalan bareng yuk , bareng Putri , Mala juga , mau ya, ntar saya jemput " bujuk Ayu.

"Oke ."Jawab Aisyah singkat.

"Asiiik .., see you eemuuuaaach , Assalamualaikum " Ayu kegirangan.

"Waalaikumsalam ." jawab Aisyah sambil geleng-geleng kepala dengan sikap lebay Ayu.

Setelah menutup telpon Aisyah pun merebahkan tubuhnya ditempat tidur , rasa kantuknya membuatnya langsung terlelap .

...Bersambung ...

1
Sum Arni
thor ko tega buat q sedih....mudah" han msih hidup cinta sejati nyx ...jgn pisah kan mereka author
Vivi Bidadari
Sebaiknya ga usah pake kata SAYA .. kan mereka sdh bersahabat sejak SMA kesannya jadi kaku gitu ada jarak
Citra Wati
apakah ini kisah nyata atau gmn ko sedih banhet sampai aku terisak sesak rasany dada ini..
Henii Muthmainah
cepet bngt tamat nya. trsentuh bngt baca nya dr awal smpai akhir.🥺
Henii Muthmainah
brhrap ada mujizat dari Allah.sedih bngt deh😭
Henii Muthmainah
mnyentuh bngt deh k hati😍
Henii Muthmainah
mas Azzam bisa aja ngmongnya "biar strong"🥰
Henii Muthmainah
Alhamdulillah....Aisyah udh ingat lg sama Azzam.....sllu smngt deh bcanya.😍
Farrel Hikaru
ka ngak buat noveltoon lagi , ini ceritanya ringan dan mudah di mengerti mungkin karna aku suka baca novel dri dulu
Oktavia
di cerita ini hp selalu klo ga ketinggalan kelupaan ya…. hari gini hp adalah hal yg sangat penting…. apalagi bagi pengusaha, hp selalu ada di sampingnya. ke culai di rumah pas sdh ama klrg. ga jelas nih cerita
Oktavia
krn keras kepala dan egois nya aisyah sendiri sih… sdh tau anak itu yg di nanti2 kan sok ga mau ngerepotin orng, pdhal kondisi kita beda dgn orng lain. ada yg mudah sok dipersulit. jd ga suka krn endingnya ga happy
Oktavia
kurang seru endingnya….. harusnya aisyah punya baby dulu kek pertama kd azam kan merasakan punya anak… setelah itu baru deh jika endingnya pd anak kedua azam meninggal. ini ga. nikah paling pertama… tapi pas anak lahir suami meninggal. miris bgt tau penulis
Oktavia
kaku aisyahnya…. kurang greget sama suami… manjanya dpt, harusnya utk pelayanan suami yg urusan lain juga paham lah
Oktavia
hambar ya hubungannya… aisyah terlalu kaku
Oktavia
vgampang bgt masuk keruangan bos…. utk persh besar susah loh
Oktavia
mibilnya kurang waw…..
Evi Ambon
sabar Azzam
Evi Ambon
heran aja cerita bagus dqn simpel gini g bertele2 ,kurang peminatnya
padahal bagus
Evi Ambon
bagus lo ini ceritanya
Evi Ambon
suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!