NovelToon NovelToon
Mantan Tapi Menikah

Mantan Tapi Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Idola sekolah
Popularitas:52.8k
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Jeviza tidak menyangka, persetujuannya mengikuti Keandra-sang mantan kekasih berkunjung ke rumah eyangnya di suatu kota membuatnya semakin terjebak lebih serius dan intim dengan Keandra.


Setelah dipertemukan dan tinggal satu atap dengan mantan kekasih, sekarang justru lebih serius, nama Jeviza dan Keandra tercatat dalam buku pernikahan.


Sama-sama masih memiliki rasa, tetapi gengsi dan ego masih saja membumbui rumah tangga dadakan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Mutlak

Jeviza baru saja selesai mengemasi barang-barangnya yang memang hanya membawa tas kecil kemarin saat datang. Bahkan baju yang Jeviza kenakan saja ia pinjam milik salah satu sepupu Keandra yang berada di sana.

Samar terdengar suara obrolan orang dari ruang tamu. Ia ingin mendekat, meniliki siapa yang datang di sore ini. Tetapi belum sempat benar-benar melangkah, seseorang sudah lebih dulu mencekal pergelangan tangannya.

Aroma parfum mahal yang sangat familiar mulai menyeruak indera penciumnya, tanpa menoleh pun Jeviza sudah tahu pelakunya, tetapi membiarkan si pelaku begitu saja tanpa menilik rupanya rasanya tidak mungkin Jeviza lakukan.

Keandra sangat bersalah atas masalah ini, tetapi disaat seperti sekarang ini, Jeviza hanya percaya dan merasa tenang dengan sumber masalah itu sendiri.

Wajah Keandra yang masih sangat tenang begitu datar, tetapi genggaman tangan Keandra padanya seakan mengatakan jika ia akan selalu berada di sisi Jeviza.

"Ayo, temui orang tua gue," ujar Keandra berhasil mendobrak relung hati Jeviza yang tadi sudah tenang.

Dan kini kembali dibuat bertalu-talu di dalam sana.

Keandra bisa merasakan kegugupan Jeviza, tetapi ia tidak membiarkan, genggaman tangannya beralih pada sela-sela jari tangan Jeviza untuk ia isi. Lalu melangkah tanpa meminta ijin terlebih dahulu.

Jeviza diam, tidak mampu berkata, paham jika sesuatu yang lebih serius di depan mata, dan mungkin akan lebih sulit dari yang sebelumnya.

Saat keduanya datang, semua atensi orang di ruang tamu teralihkan. Termasuk kedua orang tua Keandra yang sudah datang beberapa menit lalu. Mereka menatap Kean dan Jeviza secara bergantian, sebelum akhirnya fokus pada genggaman tangan keduanya di tengah sisi tubuh.

Revina tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya, beliau menatap Kean tidak percaya, tetapi tidak ada sorot mata marah darinya.

Berbeda dengan pak Abas yang sudah mengeraskan rahangnya, tubuhnya kaku melihat pemandangan di depannya. Langkah lebar beliau mendekati, dimana Kean dan Jeviza berada, detik berikutnya tamparan keras tidak bisa terelakan.

Wajah Kean tertoleh, semua di sana tampak terkejut, hanya eyang yang masih diam dengan wajah tenang seperti yang sering Keandra tunjukkan.

Revina menutup mulutnya dengan tangan gemetar, ia tidak rela anak semata wayangnya mendapat perilaku seperti ini. Tetapi Kean memang salah dan pantas mendapatkannya.

Sementara Jeviza yang berada di sisi Kean semakin ketakutan, tangannya yang berada di genggaman Kean sudah sangat berkeringat, ia menatap Kean dengan mata berkaca-kaca.

"Om, ma-"

"Shut up," sela Kean saat Jeviza mencoba untuk membela Kean.

"Lagi, kalau itu bisa bikin papa puas dan setelah ini aku akan menikahinya."

Tubuh tegap pak Abas tidak bereaksi apa-apa. Menatap nyalang pada Kean dengan sorot begitu sinis.

"Mimpi," ujarnya mengalihkan tatapan mata beliau. "Kamu pikir menikah itu mudah? Kamu belum jadi apa-apa Kean. Usaha kecilmu tidak akan bisa memberi kehidupan setelah kamu menikah," ujar beliau pongah.

Tetapi jelas dari nada suara beliau menahan amarah yang dalam.

Jeviza bisa merasakan tubuh Kean yang keras, ia tahu Kean sedang berperang dengan ego papanya dan egonya sendiri. Lalu decihan terdengar dari bibir Keandra.

"Usaha kecil yang papa bilang, nyatanya bisa untuk hidup banyak orang," pungkasnya cukup percaya diri.

Pak Abas kembali menoleh, menatap Kean seakan meremehkan. "Banyak orang? seberapa besar bengkelmu?"

Terlihat kekehan yang kentara akan ejekan dari bibir beluat. "Jangan denial Kean, tawaran papa jelas lebih segalanya dari ego kecilmu itu."

Setelahnya beliau berniat pergi, namun suara eyang seketika menghentikan langkah pak Abas.

"Dia tetap harus bertanggung jawab."

Hening

Semua yang berada di sana kini beralih pada eyang yang tampak tenang setelah tanpa sadar ucapannya menentang menantunya.

"Kean dan Jeviza tetap harus menikah."

...****************...

Jeviza diam di kamar setelah akhirnya kembali ke rumah Arlo. Besok orang tuanya akan datang atas permintaan Puspa.

Sikap Puspa pada Jeviza masih sama, tetapi memang ada perbedaan, dari yang biasanya suka mengomel jadi lebih menusiawi, tetapi itu justru membuat Jeviza merasa tidak nyaman. Ia lebih suka Puspa yang sering mengomentari segala tindakan Jeviza dengan mulut lemesnya dari pada sikap normal Puspa sekarang.

Berbeda dengan Arlo yang lebih banyak diam. Tidak ada marah, tetapi diamnya Arlo justru mengkhawatirkan Jeviza.

Dan Keandra

Cowok itu sejak kepulangannya tadi pagi dari rumah eyang. Keandra sudah langsung terbang ke Jakarta, ada banyak yang harus ia urus sebelum besok bertemu dengan orang tua Jeviza di rumah Arlo.

"Je, makan," ujar Puspa dari depan pintu.

Jeviza menoleh, lalu segera bangkit dari ranjangnya. "Iya."

Di meja makan yang hanya diisi tiga orang tanpa adanya Keandra, semua masih tampak canggung. Bahkan Jeviza tidak berani menoleh pada Arlo, meski sama sekali tidak ada kemarahan dari laki-laki untuknya.

Sangat berbeda dengan Keandra yang kembali mendapat pukulan Arlo tadi sebelum kepulangannya ke Jakarta.

Jeviza meremas gagang sendok di tangannya, napasnya tidak sebebas biasanya, tetapi tenggorokannya yang tercekat harus bisa ia kendalikan.

"Mas Arlo, maaf aku ngrepoti mas sama kak Puspa," ujarnya beranikan diri.

Arlo tampak menghela napas panjang. "Makan Je, kita bahas itu besok dengan orang tuamu."

Jeviza menolak, ia menggelengkan kepalanya bersama keberanian yang sudah ia kumpulkan.

"Aku sama kak Kean nggak ngapa-ngapain, kita cuma ketiduran aja."

"Cuma lo bilang?" Puspa angkat bicara. "Je, lo sadar nggak? Itu kesalahan besar Je. Nggak segampang yang lo pikirin."

Rasanya Puspa ingin menjahit mulut Jeviza yang tidak bermoral itu. Tidur bersama dengan seorang laki-laki Jeviza anggap "cuma"

"Bahkan harusnya lo tau Kean itu masih ngarep sama masa la-"

Arlo mengangkat tangannya pertanda jika Puspa tidak perlu mengatakan itu. Semua memang tidak semudah kelihatannya.

Keandra memang ingin bertanggung jawab, tetapi semua orang tahu jika Keandra belum selesai dengan masa lalunya. Dan itu kekhawatiran Arlo dan Puspa.

"Jeviza, kita akan bahas ini besok setelah tante dan om datang," entah sudah keberapa kali Arlo menghela napas begitu panjang.

Jeviza menurut, ia tidak membahas itu lagi. Ia melanjutkan makan dengan sangat cepat. Lalu setelah selesai langsung pamit ke kamarnya.

"Anak ini, dia tidak tahu apa kalau yang akan menikahinya cowok yang bahkan belum selesai dengan masa lalunya?" Puspa memegangi dadanya. "Oh, ya Tuhan."

Arlo memegangi punggung Puspa, mencoba memberi ketenangan.

"Aku juga salah mas, aku yang nyuruh mereka nginep, nggak expect bakal jadi masalah sebesar ini."

"Tenang, akan ada solusinya, yang."

"Tapi gimana Jepi mau bahagia coba? Kean masih secinta itu sama mantannya."

Puspa memejamkan matanya. Lalu terbuka lagi dengan pandangan lurus ke depan, menerawang jauh. "Aku sebenarnya percaya mas kalau mereka nggak ngapa-ngapain," ada jeda ketika Puspa mengatakannya, ia menoleh pada Arlo yang masih setia di sampingnya. "Tapi, gimana bisa mereka sampai tidur bareng?"

1
Rini Muharni
Jepi.. Jepi.. pake nanya lg harus ngapain..
Dyah Amalia
lanjut kak kalo bisa double up nya 😄
Tulas Bundae Felli
kak mna nih dobel upnya
Mei TResna Rahmatika
waduhh jepii siap" ada ulet bulu lebih gatel dari vio kaya nya 🤣
Siti Nur Rohmah
uler Keket muncul
dwi alfiah
kean bahasanya ampiuuun dah
Nita Nita
waduh parah nih x jev 😄😄😄🤣
Nita Nita
hah 😱
Aam Siti
🤭🤭🤭
Deky Suprapto
astaga🤣🤣 pesan dari Kean bikin berdesir sndri🤭
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
ditinggal 2thn aja masih love" ke jepi. aplgi cuma ada hileund bulu d kantor.. 😜
Reni Anjarwani
doubel up
Tulas Bundae Felli
ya ko GK ada adengan bangun tidur malu2 gitu mlh di tinggal meeting
Ita Putri
🤣🤣🤣🤣ampun dah jepii
pake nanya mau ngapain
MANDI sonoo🤣🤣🤣
Ita Putri
wadduuhh
bahaya ikii
calon " ulet bulu nih pasti 🤣
Nurs_tars
siap grak
Tulas Bundae Felli
kak mana ko blm up lagi sih, nanggung banget
Nikita
hareudang hareudang
Nita Nita
siap kak,,,, lanjut 🤣😄😄
Septi Wulandari
weeeiiii mantaapppp
hareudang kak🤭😍🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!