NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Tuan Mafia

Cinta Pertama Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Cintapertama
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sunshine_2

"Lepaskan tanganmu, jangan sampai tangan lunakmu ini sedikit saja menyentuh tubuhnya atau sampai menyakitinya!" ucap seorang pria menepis tangan penjaga dengan tatapan tajam dan dingin.

Pria itu langsung menarik Sera dan memeluk tubuhnya menatap lembut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunshine_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Acara pernikahan malam itu pun di batalkan karena keadaan yang memang tidak memungkinkan. Keluar Altas dari mobil dengan darah yang masih merembas keluar dan dengan khawatir Sera membantu memapahnya.

"Tenanglah, aku tidak separah itu."

"Diamlah, aku yang bertanggung jawab atas hal ini."

Salah seorang penjaga mencoba menghampiri Altas, namun langkahnya terhenti saat Altas memainkan tangan seolah menyuruhnya untuk tetap diam di tempat. Berjalan Altas di dampingi Sera menuju kamar, lirih Sera membantu dan meminta Altas melepaskan bajunya.

"Secepat ini kau menginginkanku?" goda Altas.

Kerut kening Sera sembari membuka satu persatu kancing baju Altas dan memintanya untuk diam bersandar di kasur.

"Berhentilah dan jangan berlebihan. Pikiranmu sangat tidak normal, tuan. Saya hanya ingin membantu membersihkan lukamu. Mungkin kau perlu dokter?"

"Tidak perlu, aku yakin perawat cantik ini akan jauh lebih mambantuku.

Lirik Sera dengan tatapan tajam, "Berhentilah menggodaku, aku tau maksudmu."

Saat Sera mencoba mengobati luka, Altas pun mencari kesempatan untuk semakin dekat dengan Sera, meringis kesakitan sembari memeluk tubuh Sera.

"Ahh, sakit sayang berhati-hatilah jangan terlalu menyakitiku."

Sejenak Sera menatap dengan wajah yang begitu dekat langsung menjauhkan diri.

"Jangan merayu dan mencari kesempatan untuk dekat-dekat denganku. Kamu terluka karenaku, dan aku rasa aku bertanggung jawab akan hal ini."

"Ya tentu, memang karena kamu. Jika saja kamu tidak mencoba kabur dari sini, mungkin malam ini kita akan bersenang-senang dan menikmati malam berdua di kamar ini."

Hela nafas Sera sembari membersihkan luka dengan telaten dan hati-hati, di kamar yang hanya ada mereka berdua Sera pun melontarkan pertanyaan mengapa Altas begitu ingin menikah dengannya.

Dengan tegas dan penuh perasaan yang mana malam itu Altas seolah menjadi orang yang lembut ia pun menjelaskan tanpa menutupi sedikit pun rasanya.

Flashback, Altas di masa kecil menceritakan kalau ia telah menjadi korban kekerasan oleh orang tuanya sendiri, ia anak kandung tapi seperti orang asing untuk orang tuanya. Dia di pukul, di aniaya, di asingkan, di sekap di tempat yang gelap dan sesak. Bahkan, ia sempat di jual pada sindikat anak. Dan saat itu hidupnya seakan benar-benar hancur dan ia kehilangan arah.

Dan tepatnya 15 tahun lalu, saat usia Altas 15 tahun ia pun memberanikan diri dan keluar dari tempat gelap itu. Sampai akhirnya, ia bertemu dengan Sera yang saat itu usianya masih 12 tahun. Karena sering berada di tempat gelap dan penuh derita, saat melihat dan merasakan sentuhan Sera kala itu Altas pun merasakan hidup yang lebih tenang dan ingin terus hidup seolah ada cahaya yang telah menerangi hidupnya selama di kegelapan.

Namun, karena hidupnya lebih lama berada di tempat yang gelap dan penuh kekerasan, setelah keluar dari jejaring sindikat itu, Altas pun mengasingkan diri dan membangun tembok tinggi nan kokoh untuk dirinya sendiri. Belajar dari kekerasan yang dialami selama ini, Altas pun menjadi seorang mafia yang bahkan jauh lebih kejam dan tak segan-segan menyakiti siapapun yang menginjak harga dirinya, hanya harta dan kekuasaan yang menjadi tujuan hidupnya selama ini.

Tapi, dibalik sifat kejamnya itu ada hati yang tulus dan penuh kasih, ia tidak pernah melupakan cinta kecilnya itu yang bahkan terus berjalan sampai saat ini. Sembari mengumpulkan pundi-pundi kekayaan, Altas juga terus mencari cintanya yang entah kemana selama 15 tahun ini dan sampai akhirnya ia menemukan Sera di tempat yang tak terduga.

"Setelah semua luka dan penderitaan itu, kamu adalah harapan dan cahaya yang membuat aku terus bertahan Sera. Selama ini aku membangun semua ini, kekayaaan dan kekuasaan. Tapi, disisi lain aku tidak pernah melupakan kamu. Apapun bisa aku berikan asalkan kamu tetap di sampingku. Kekayaan, kekuasaan, bahkan hidupku bisa aku berikan."

Selesai menutup luka sembari mendengar cerita Altas, Sera pun melihat bekas luka di dada Altas, menatap sembari menyentuh lembut luka yang masih membekas.

"Pastinya kau tidak lupa kan?. Bekasnya masih membekas, dan sentuhan mu masih terasa seperti kala itu, Sera."

Hela nafas Sera menutup mata merasakan hal aneh, jantungnya seolah berdegup kencang saat tangan Altas membelai rambutnya. Tak mau terlalu jauh Sera pun sedikit menjauhkan diri.

"Dulu, aku hanya gadis kecil. Tapi sekarang semua sudah berubah Altas, dan bagaimana bisa kau mengenali wajahku di tempat keramaian itu. Karena selama 15 tahun ini, sekali saja kita tidak pernah bertemu. Bagaiman bisa saat menyelamatkanku kemarin, kau yakin kalau aku gadis kecil itu?" berdiri menatap dengan nada penasaran.

Hela nafas Altas ikut berdiri, "Cinta itu tidak pernah hilang Sera, sejauh apapun kamu pergi aku percaya suatu saat kita akan bertemu lagi. Dan kau pikir selama 15 tahun ini aku hanya duduk diam?. Tidak seperti itu manis, aku tetap mencarimu. Tempat tinggal mu, orang tuamu dan pendidikanmu. Aku menyukai semua tentangmu," mendekatkan wajah langsung memeluk Sera dari belakang.

Setelah mendengar cerita Altas dan mempertimbangkan lebih dalam, Sera pun setuju menikah dengan Altas namun dengan suatu persyaratan.

"Apa itu, uang, kekuasaan, atau apapun itu mintalah" senang Altas mendengar itu keluar dari mulut Sera tanpa paksaan darinya.

Sera pun membalikkan badan menatap dan mendekatkan wajahnya, "Aku siap menikah denganmu, Tuan. Tapi, buat aku jatuh cinta dalam waktu 1 bulan dan selama itu jangan lakukan hal yang berlebihan. Kau boleh menyentuhku lebih dari itu jika aku mengizinkanmu. Namun, jika dalam waktu tersebut kau tidak bisa membuatkan jatuh cinta, lupakan saja semua imajinasi untuk memilikiku itu!"

Dengan senyum percaya diri Altas pun langsung mengiyakan persyaratan yang diberikan Sera, "Bahkan, bisa ku pastikan tidak sampai waktu itu kamu akan tergila-gila denganku, Nyonya Tanica!" desah nafas membelai lembut.

Salah tingkah Sera keluar dari kamar terburu, Altas hanya tersenyum dingin dan lembut yang tak pernah ia berikan pada siapapun.

1
Sunshine_2
Hai guys bantu dukung karya pertama aku ya, dengan like, komen, subscribe dan boleh kasih tip juga ya, terimakasih 🥰.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!