Mengisahkan seorang pemuda tampan yg sering dihina sama keluarga sendiri. Hingga suatu hari memutuskan untuk kabur dari rumah karena sudah capek dengan hinaan dari keluarganya, dan mendapatkan sistem yg akan merubah nasibnya.
Bagaiman kisah nya setelah mendapatkan sistem?
Ikuti Kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KenzieAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5: Mystery Box Platinum dan Tuan Putri Konglomerat
Malam itu.
Di lantai tertinggi gedung Sky Future Technology.
Alviano masih berdiri di depan jendela kaca raksasa yang memperlihatkan panorama Jakarta.
Di tangannya terdapat segelas kopi hangat.
Sementara di hadapannya, layar sistem berwarna emas masih melayang.
━━━━━━━━━━━━━━━
Hadiah Misi Telah Diberikan!
• Rp200.000.000.000
• Skill Kepemimpinan Tingkat Dewa
• Mystery Box Platinum
• Gelar: Raja Bisnis Pemula
━━━━━━━━━━━━━━━
Total Kekayaan Saat Ini:
Rp355.850.000.000
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano tersenyum tipis.
Dalam waktu kurang dari seminggu.
Dirinya yang dulu dianggap sampah keluarga kini telah memiliki kekayaan ratusan miliar.
Bahkan perusahaan bernilai ratusan miliar kini berada di bawah kendalinya.
Namun perhatian Alviano tertuju pada satu hal.
Mystery Box Platinum.
"Kenapa aku merasa hadiah ini yang paling berharga?"
gumamnya.
Biasanya hadiah misterius dari sistem selalu menghasilkan sesuatu yang luar biasa.
Tanpa ragu, ia memilih membukanya.
DING!
━━━━━━━━━━━━━━━
Mystery Box Platinum Dibuka...
━━━━━━━━━━━━━━━
Loading...
10%
30%
50%
80%
100%
━━━━━━━━━━━━━━━
Selamat!
Anda Mendapatkan:
• Grup Perusahaan Nebula Capital (100% Kepemilikan)
• Gedung Nebula Tower
• 10.000 Poin Dewa Kekayaan
• Skill Mata Dewa Analisis Lv.2
━━━━━━━━━━━━━━━
"..."
Alviano membeku.
Kemudian matanya membelalak.
"Nebula Capital?"
Nama itu tidak asing.
Nebula Capital merupakan salah satu perusahaan investasi terbesar di Indonesia.
Mereka memiliki saham di berbagai perusahaan besar.
Mulai dari teknologi, energi, hingga properti.
Nilai asetnya mencapai triliunan rupiah.
Dan sekarang...
Perusahaan itu menjadi miliknya?
DING!
Notifikasi ponsel langsung berdatangan.
Email.
Dokumen hukum.
Surat kepemilikan.
Seluruh proses telah selesai secara sempurna.
Seolah-olah perusahaan itu memang miliknya sejak awal.
"Ini terlalu gila."
Namun sistem belum selesai.
Gelombang energi hangat kembali mengalir ke dalam tubuhnya.
Mata Dewa Analisis naik ke Level 2.
Seketika kemampuan pengamatannya meningkat drastis.
Ia kini dapat melihat lebih banyak informasi.
Termasuk loyalitas seseorang.
Potensi masa depan.
Bahkan ancaman tersembunyi.
"Menarik..."
Semakin lama sistem berkembang, semakin mengerikan kemampuannya.
Keesokan harinya.
Berita besar mengguncang dunia bisnis.
Pemilik misterius Nebula Capital akhirnya muncul.
Namun identitasnya tetap dirahasiakan.
Banyak konglomerat mulai penasaran.
Siapa sebenarnya orang yang mampu mengambil alih grup investasi raksasa tersebut?
Sayangnya.
Tidak seorang pun berhasil menemukan jawabannya.
Karena seluruh dokumen kepemilikan telah disusun sempurna oleh sistem.
Siang hari.
Larissa memasuki ruang CEO dengan membawa beberapa dokumen.
Namun ketika melihat laporan terbaru, matanya langsung membelalak.
"Pak Alviano..."
"Hm?"
"Ada sesuatu yang ingin saya konfirmasi."
Larissa menyerahkan dokumen tersebut.
Alviano membacanya sekilas.
Kemudian tersenyum.
Karena dokumen itu berasal dari Nebula Capital.
"Anda..."
Larissa menelan ludah.
"Jangan bilang..."
"Ya."
Alviano mengangguk santai.
"Sekarang Nebula Capital juga milikku."
"..."
Larissa kehilangan kemampuan berbicara.
Ia sudah menganggap Alviano luar biasa.
Namun ternyata dirinya masih meremehkannya.
Nebula Capital bukan perusahaan biasa.
Bahkan banyak keluarga konglomerat tidak berani meremehkan perusahaan tersebut.
Namun kini Alviano mengatakannya seolah sedang membicarakan toko kelontong.
"Siapa sebenarnya Anda?"
gumam Larissa tanpa sadar.
Alviano hanya tersenyum.
Bahkan dirinya sendiri masih belum memahami batas kemampuan sistem.
Pada saat yang sama.
Di kawasan elite Jakarta.
Sebuah mansion megah berdiri di atas lahan puluhan hektar.
Di ruang keluarga utama.
Seorang wanita muda sedang membaca laporan bisnis.
Wajahnya sangat cantik.
Cantik hingga sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Kulit putih bak giok.
Rambut hitam panjang berkilau.
Mata bening yang memancarkan kecerdasan dan ketegasan.
Namanya adalah Aurelia Wijaya.
Putri tunggal keluarga Wijaya.
Salah satu keluarga konglomerat terbesar di Indonesia.
━━━━━━━━━━━━━━━
Aurelia Wijaya
Usia: 23 Tahun
Kekayaan Keluarga: Rp300 Triliun
Status: Pewaris Tunggal
━━━━━━━━━━━━━━━
Saat membaca laporan.
Tiba-tiba matanya berhenti pada satu nama.
Alviano Revende Xafier.
"Siapa dia?"
Aurelia sedikit mengernyit.
Dalam beberapa hari terakhir.
Nama itu terus muncul dalam berbagai laporan bisnis.
Mengakuisisi Sky Future Technology.
Muncul dengan dana besar.
Dan sekarang terhubung dengan Nebula Capital.
Padahal sebelumnya nama tersebut sama sekali tidak dikenal.
Ini sangat tidak normal.
"Ayah."
Seorang pria paruh baya yang duduk di kursi utama mengangkat kepalanya.
Itu adalah Rendra Wijaya.
Salah satu konglomerat paling berpengaruh di Asia Tenggara.
"Ada apa?"
"Menurut Ayah siapa Alviano Revende Xafier?"
Rendra terdiam sejenak.
Kemudian tersenyum tipis.
"Orang yang menarik."
"Hanya itu?"
"Tidak."
Rendra meletakkan dokumen di meja.
"Dia mungkin akan menjadi badai besar dalam dunia bisnis Indonesia."
Mata Aurelia sedikit membesar.
Karena ayahnya sangat jarang memuji seseorang.
Terlebih lagi anak muda.
"Kalau begitu aku ingin bertemu dengannya."
Rendra tertawa.
"Kebetulan."
"Minggu depan ada Gala Bisnis Nasional."
"Dia juga akan hadir."
Malam hari.
Di hotel tempat Alviano tinggal.
Sistem kembali berbunyi.
DING!
━━━━━━━━━━━━━━━
Misi Baru!
Hadiri Gala Bisnis Nasional
Target:
• Bangun jaringan bisnis tingkat tinggi
• Dapatkan minimal 3 koneksi penting
• Tingkatkan reputasi publik
Hadiah:
• Rp500 Miliar
• Skill Karisma Kaisar Lv.1
• Mystery Box Diamond
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano tersenyum.
Tampaknya sistem benar-benar mendorongnya memasuki dunia kelas atas.
Namun saat itu.
Mata Dewa Analisis Lv.2 aktif secara otomatis.
Sebuah layar merah muncul.
Berbeda dari biasanya.
━━━━━━━━━━━━━━━
PERINGATAN!
Ancaman Terdeteksi!
Target:
Alviano Revende Xafier
Tingkat Bahaya:
★★★☆☆
━━━━━━━━━━━━━━━
Alviano langsung menyipitkan mata.
Ini pertama kalinya sistem memberikan peringatan.
Informasi tambahan segera muncul.
━━━━━━━━━━━━━━━
Sumber Ancaman:
Keluarga Xafier
Status:
Sedang melakukan investigasi rahasia terhadap sumber kekayaan host.
━━━━━━━━━━━━━━━
Senyum Alviano perlahan menghilang.
Keluarganya ternyata belum menyerah.
Mereka mulai menyelidikinya.
Mencari tahu bagaimana dirinya bisa berubah dalam waktu sesingkat itu.
Untungnya sistem hampir mustahil dilacak.
Namun tetap saja.
Ini adalah tanda bahwa konflik berikutnya mulai mendekat.
Alviano menatap lampu kota di luar jendela.
Matanya perlahan menjadi tajam.
"Dulu kalian tidak peduli padaku."
"Sekarang kalian justru sibuk mencariku."
Ia tertawa kecil.
Namun di balik senyumnya.
Ada keyakinan yang semakin kuat.
Suatu hari nanti.
Keluarga Xafier akan memahami betapa besar kesalahan yang telah mereka lakukan.
Dan pada saat itu...
Penyesalan mereka tidak akan ada gunanya lagi.
[Tamat Bab 5]