NovelToon NovelToon
Anak Yang Tidak Di Akui

Anak Yang Tidak Di Akui

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Pengkhianatan
Popularitas:162.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elvy Anggreny

Elfa adalah seorang gadis 17 tahun, dia siswi berprestasi di sekolah, Elfa sangat cantik, pintar dan polos. Hanya satu kekurangannya dia bukan anak orang kaya. Dia hidup bersama ibunya yang hanya seorang tukang cuci. Elfa masuk ke sekolah itu melalui jalur beasiswa.
Elfa bukan hanya pintar dan cantik tapi dia adalah kekasih seorang Aditya siswa paling tampan di sekolah dan idola semua siswi.
Elfa terlalu mencintai Aditya, ia akan melakukan apa saja untuk Aditya. Hingga satu malam dengan kata sebagai bukti cinta. Elfa menyerahkan kesuciannya kepada Aditya.
Dari kejadian satu malam itu , Elfa hamil anak Aditya. Ia mengatakan pada Aditya tentang kehamilannya tapi Aditya memaksa Elfa mengugurkan kandungannya.

"Gugurkan kandunganmu, jangan berharap aku akan bertanggung jawab. Kau sadar? Kita ibarat langit dan bumi. tidak akan mungkin bersatu" Ucap Aditya

Seluruh tubuh Elfa bergetar "aku bersumpah ....!!! kau tak akan pernah mendengar suara tangisan bayi dalam hidup mu "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvy Anggreny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 05

"Gavin...?"

"Apa Indra ?"

"Kamu serius mau ikut mendaftar karate kan ?"

"Aku ikut, tapi aku harus ijin sama ibu dulu. kamu tahu kan gimana ibu ? "Gavin tersenyum, seolah olah wajah ibunya terpampang nyata di depannya. Dua anak laki-laki baru saja pulang sekolah dengan berjalan kaki, Gavin memilih berjalan kaki ke sekolah. Ia tidak mau di antar oleh orang yang bekerja di kebun milik neneknya.

"Tapi ibumu kan lagi di kota, sebulan sekali baru kembali. sementara pendaftaran sabtu ini di tutup. "

"Kan bisa telpon, ah kamu mah.."

"Hahaha..."

Dua anak laki-laki yang beranjak remaja, berjalan memasuki halaman rumah yang dulunya kecil sederhana kini sudah di renovasi, Gavin memilih tetap tinggal menemani neneknya

"Gavin, nanti kamu serius mau ikut ibumu ke kota ?" Tanya Indra, sebelum mereka masuk kedalam rumah masing-masing.

"Tak tahu lah, Sebenarnya aku suka di sini sama nenek dan kamu tapi aku juga harus menemani ibuku di kota. Kata ibu rumah jadi kosong dan sepi kalau tidak ada aku "

"Ya kamu ke kota aja, aku jagain nenek. Kalau gitu ya tidak perlu ikutan karate lagi Vin."

"Ikutlah, aku harus bisa bela diri Ndra, mau jagain ibu "

"Ya udah....."

"Nek..aku pulang"

"Gavin, kamu udah pulang? kamu langsung buka baju dan makan ya, nenek tunggu di meja makan" Setelah berganti pakaian Gavin berjalan menuju meja makan.

"Nek, Gavin boleh tanya?" Sambil menikmati makanan yang disediakan neneknya, Gavin bertanya sesuatu.

"Mau bertanya apa nak ?"

"Ayah aku kok tidak pernah keliatan nek, dia kemana. ibu atau nenek tidak pernah ngomong tentang ayah?"

Pertanyaan itu seperti gema yang memantul ke dinding rumah, Nenek menatap cucunya.

"Nek.. " Suara Gavin terdengar parau. Dia letak melihat sikap diam neneknya "

"Kenapa bertanya seperti itu? " Tanya nenek dengan suara lembut

"Tidak, aku cuman penasaran aja kok. Biasanya kalau di tanya sama temen aku bilang aja, ayah ku mati di tabrak mobil"

"Jawaban kamu udah betul Nak...setiap orang punya kisah hidup masing-masing, ada yang baik, ada yang meninggalkan luka. Ada kisah yang ingin di kenang, ada pula kisah yang ingin di lupakan. Ketika nanti kamu sudah dewasa, kamu akan mengerti " Ucap nenek dengan tatapan lembut

"Baik nek..Maaf, Gavin tidak bermaksud menyakiti hati nenek. Gavin tidak akan bertanya lagi.Janji"

"Tidak apa-apa, nenek minta, kamu jangan pernah bertanya seperti itu pada ibumu ya "

Nenek menatap cucunya, usia 13 tahun dengan perawakan yang tinggi, kulit yang putih dan wajah yang terasa asing baginya namun bagi Elfa, wajah Gavin adalah wajah yang pernah ia cintai, wajah yang meninggalkan luka dan penghinaan . Gavin hanya menumpang dalam rahim Elfa, karena semua bentuk fisik Gavin tak ada seujung pun yang serupa dengan-nya.

"Nak.. ingat pesan nenek, jangan ulangi pertanyaan ini sama ibu kamu "

"Baik nek..."

Dan pertanyaan itu tidak pernah Gavin ulangi.Gavin tidak mengerti, padahal dia hanya bertanya namun dia tau satu hal pertanyaannya akan menyakiti hati ibunya.

____

Pagi sekitar pukul sepuluh, Elfa sedang duduk di ruangannya, menerima pesanan baju dari beberapa langganannya. Penampilan Elfa terlihat biasa saja tapi rapi dan semakin cantik, ia adalah pemilik butik yang sekarang sedang trend di kalangan ibu ibu sosialita di kota ini.

"Bu...ada beberapa pesanan lagi, salah satunya dari langganan butik, Bu Endang, pesannya lumayan. Borong kayaknya, dia juga mau kesini"

"Baiklah "

Elfa melihat ada dua notifikasi pesan masuk di WhatsApp nya. Dari dua pria yang sudah menemani dirinya, yang selalu melindunginya.

Elfa melakukan panggilan video.…

"Hi.. Sayang, apa kabar kamu hari ini? Mukanya kok jelek gitu?"

"Bu... Gavin mau minta izin"

"Apa sayang?"

"Gavin mau ikut karate kayak Indra, boleh ya ?"

"Humm... Tapi kamu harus mencium ibu dulu. Nih..." Elfa mendekatkan bibirnya ke layar handphonenya

"IHH ibu..Aku kan udah besar, masa harus cium bibir ibu lagi. Pipi aja ya"

"Ouhhh...jagoan ibu udah besar ya "

"Iya Bu, gimana Bu, boleh ya ?"

"Iya sayang..."

"Makasih Bu, Gavin mau jadi penjaga ibu. Biar mang Udin tidak ganggu ibu lagi "

"Hahaha.. Baik sayang"

"Udah ya Bu, aku ke rumah Indra dulu "

Di usia tiga puluh tahun wajahnya masih sangat terlihat muda, sejak kelahiran Gavin, Elfa merasakan banyak kebaikan yang ia rasakan. Tuhan menyayangi dirinya. Tak pernah ada kesedihan. Bahagia, keceriaan dan sukacita adalah nikmat Tuhan yang paling indah bagi Elfa.

"Seminggu lagi, aku pulang Fa dan aku mau jawaban begitu aku sampai " Sebuah pesan dari Steven. Steven satu satunya pria yang menemani dirinya, mencintainya dan menerima kekurangannya.

"Kau harus mendapatkan izin dari pendekar sakti Ven, Dia lagi berguru "

"Pendekar, berguru?"

"Ya... Dia baru aja telpon cuman izin mau ikut karate. Alasannya biar mang Udin tidak ganggu aku lagi "

Steven paham, Gavin pasti masih ingat saat ia masih berumur sembilan tahun, ketika mang Udin penjual keliling yang selalu menggoda Elfa dengan rayuannya. Selalu mengajak Elfa menikah. Mang Udin bercanda tapi bagi Gavin menganggap itu serius sehingga dia pernah menendang mang Udin di selangkangan.

"Gavin hanya umurnya yang makin bertambah Fa, tapi kalau udah hadapi kamu. Dia tetap kayak Gavin yang berumur sembilan tahun.."

"Itu jagoan ku "

"Baiklah aku akan segera mendapatkan izin darinya "

Elfa meletakkan ponselnya..

"Bu Elfa...ibu Endang sudah menunggu di depan"

Salah satu pelanggan yang tidak pernah bosan membeli baju baju yang di jual Elfa.

Elfa melihat dua wanita dengan tampilan glamor duduk di sofa yang memang di sediakan untuk pengunjung.

"Selamat pagi Bu Endang.."

"Selamat pagi Mbak Elfa, ah ya kenalkan ini besanku. Ibu Bella "

Dengan hormat Elfa mendekat lalu menjabat tangan Bu Bella terlebih dahulu.

"Bella.. Kamu tahu, Mbak Elfa ini adalah pemilik butik ini. Semua koleksi nya memuaskan. Udah hampir setahun saya jadi pelanggan di butik ini. Dan di butik ini langganan istri istri pejabat. Ibu ibu dari lingkungan kita "

Elfa tersenyum kaku mendengar status sosial yang di katakan ibu Endang.

"Aku ingin membeli beberapa gaun, untuk acara makan malam di rumah kalian " ucap ibu Bella.

"Mari Bu, silahkan di lihat lihat"

Elfa merasakan ibu Bella terus menatapnya dari atas ke bawah seolah olah sedang menilai kualitas barang yang ia beli. Elfa merasakan tatapan itu membuat nya tidak nyaman. Ia tidak suka tatapan itu.

"Mbak Elfa, Gaun pesananku juga langsung di hitung ya. aku bayar sekalian aja "

"Baik Bu " seorang karyawan membawa rincian pesanan ibu Endang "Totalnya 4.850.000_' Bu Endang.

"Baik, Genap kan saja Lima juta ya, kelebihan bonus untuk kamu " Kata ibu Endang kepada salah satu karyawan yang berdiri memegang beberapa gaun yang ingin dia beli.

Elfa tersenyum, Elfa merasakan ibu Endang adalah wanita yang baik. Ini bukan kali pertama dia ke sini memberikan bonus kepada karyawannya. Tapi setiap kali ia berbelanja di butiknya dia akan memberikan bonus kepada karyawannya.

"Endang....aku terima panggilan telepon dulu"

Ibu berjalan menuju sofa, ia menyimpan tas di atas meja.

"Iya nak, kamu jemput ibu di butik Gavela Desain " Tatapan ibu Bella terpaku pada wallpaper ponsel milik Elfa.

Gambar bayi lucu, namun bukan itu yang membuatnya menatap ponsel itu. Wajah bayi itu, seolah olah dia melihat gambar Aditya ketika bayi.

"Maaf Bu.. "Suara Elfa menyentak dari lamunannya. Memaksa nya tersenyum, ia mengangguk sembari berdiri menghambat ibu Endang.

Elfa memperhatikan kedua wanita itu keluar dari butiknya setelah membawa beberapa gaun.

 Ia melihat ponselnya, di sana ada wajah Gavin saat bayi. Elfa melihat ibu Bella terkejut saat melihat ponselnya.

 Tidak lama kemudian, sebuah mobil hitam berhenti di depan butik. Seorang pria masuk kedalam.

"Selamat datang di Gavela Desain, ada yang bisa kami bantu?" Sapa salah seorang karyawan butik dengan ramah.

"Selamat siang, aku ingin mencari ibu Be.....ahh Sebentar " Ia melihat ada panggilan masuk

"Ya Bu, ibu di mana ? Aku udah di butik"

"Ibu udah pulang sama mertua kamu. Kamu pulang lah. Jangan lupa sebentar malam makan malam di rumah mertua kamu "

" Baik Bu" Pria itu, Aditya dia hampir saja lupa malam ini mereka akan berkumpul makan malam di rumah orang tua Chelsea.

Aditya juga ingat, sejak kejadian kehilangan bayi mereka. Aditya tidak pernah melihat istrinya berbelanja.

"Mbak.. Aku ingin membeli beberapa gaun, untuk istriku. " Aditya membeli dua gaun. Ia mengeluarkan ATM dari dompetnya. Tapi Ia tidak sadar. Salah satu barang miliknya jatuh di lantai. Setelah membayar. Ia keluar menuju mobilnya.

Tepat saat itu, Elfa keluar dari ruangannya.

"Ada pembeli ya..." Elfa menatap mobil hitam yang perlahan lahan meninggalkan butik.

"Ibu Bu, hari banyak yang belanja di sini Bu "

"Syukurlah.. Semoga butik kita semakin berkembang ya " Kata Elfa.

Beberapa saat kemudian,.Elfa melihat jam sudah menunjukkan jam dua belas kurang sepuluh menit. "Aku keluar sebentar ya..."

"Baik Bu"

Elfa keluar dengan mobilnya, bersamaan dengan itu. Ia melihat mobil hitam yang tadi keluar dari butik sekarang berhenti jalan di depan butik.

Mobil Elfa melaju perlahan menuju kafe lovers milik sahabatnya, Elfa tidak melihat pemilik mobil hitam itu. Mobil yang sudah dua kali parkir di depan butiknya.

.

.

.

Next.....

1
Lisa Halik
huh indra kelepasan tante elfa ada anak
Lisa Halik
bagus2 thor...kisah elfa sama steven
Lisa Halik
bagus elfa
Lisa Halik
bagus elfa biar tuhan saja yang balas perbuatan aditya
Lisa Halik
iya memang ayah kamu gavin tapi dia juga tak menginginkan kamu dari sejak kamu di dalam perut sampai sanggup untuk membuangmu tapi ayah kandungmu tak menginginkan kamu
Lisa Halik
asal kamu tidak luluh sama sama aditya elfa..kamu nikah saja sama steven
Lisa Halik
rasakan karmanya aditya
Lisa Halik
bagus elfa...kamu jangan termakan hasutan...
Lisa Halik
rasakan aditya karma tapi kesian chelsea yang tanggung kesalahan mu
Lisa Halik
karma sudah datang aditya rasakan...
Lisa Halik
bersyukur elfa dapat ibu seperti kristin...
Lisa Halik
saya mampir thor...sadisnya aditya...kamu cuma menunggu balasan aditya...elfa teruskan hidupmu
Lisa Halik: sama2 thor...suka banget ceritanya
total 2 replies
Uyen Uyen
Aditya memang dasarnya bodoh tetap saja bodoh , kalau ingin membokar kejahatan yang dilakukan istrinya seharusnya jangan setengah setengah biarkan ibunya juga terseret karena itu memang perbuatannya
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Retno Harningsih
up
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Ani Basiati
lanjut thor 💪💪💪
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Lee Mba Young
jd malas Baca. krn bayi Elena gk gugur pdhl itu juga bayi Aditya. kl menurut sumpah itu kn hrse walau Aditya ganti seribu wanita pun bayi nya ttp gugur gk akn lahir selamat.

mentang mentang Elena tmn Elfa mkne bayi Aditya di bikin selamat. jd males. gk recommend ceritanya.
Susilowati Jais: jaga lah hati jaga lh fikiran kt hidup bukan berkubang hanya seputar kesalahan yg dendamnya g kelar" n ending yg kt fikir benar krn dlm kehidupan nyata pun tak ad yg selalu sesuai kt fikir n inginkan. jd skip aj klo g suka dari pada baper sendiri🙏😊
total 1 replies
Lee Mba Young
Lama Lama aneh novel nya. pdhl Aditya di kutuk gk punya bayi tp dng Elena ttp Ada bayi gimana sih ceritanya.
hnya krn Elena tmn Elfa mkne bayi Elena ttp sehat gk gugur. hrse ttp gugur Aditya gk akn punya bayi lagi siapun wanita nya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!