Novel ini bercerita tentang kisah perjalanan Jimmy.
Dengan keterbatasan ekonomi tapi memiliki kecerdasan luar bias.
menemukan data informasi pengembangan game Virtual Realitas (VR), Jimmy ingin membalikan pandangan dunia.
Dapatkah Jimmy melakukannya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chairiel Azmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Keluar Dari Hutan Kelam Kelabu
Kita akan mengambil jalan memutar menjauhi kerumunan, Didepan ada banyak sekali Tikus berekor Duri, tidak mungkin untuk menghadapinya.
Didepan terlalu banyak tikus berekor duri yang mengarah mendekati lokasi mereka.
Jimmy meminta mereka mengikutinya mengambil jalan memutar untuk menghindari, walau pun itu sangat jauh tapi lebih aman.
"Halilintar,Badai ! Keluar lah"
Halilintar dan Badai telah pulih, kondisi keduanya sudah membaik. Keluar dari ruang hewan peliharaan, keduanya mendekati Jimmy.
Bermain-main dikakinya, Jimmy mengelus keduanya dan memberikan daging beruang kristal. Mereka berdua melompat-lompat dengan wajah yang lucu.
Melihat Jimmy mengeluarkan Dua anak serigala berwarna putih, Desi Manis dan yang lainya menatap Jimmy penuh dengan tanda tanya. Mereka mengingat isi kontrak sistem yang telah di tandatangani.
Desi Manis mendekat kearah jimmy di ikuti keempat pemain lain, mencoba ingin mengelus, mengangkat dan memeluk Halilintar dan Badai.
Halilintar dan Badai meggeram ke arah mereka, menolak untuk didekati. Inilah naluri hewan buas yang mereka miliki.
"Lupa kan ini bukan saat yang tepat untuk bermain-main"Jimmy mencoba mengingatkan mereka
Dengan perasaan kecewa, pada akhirnya mereka mengurungkan niat untuk mendekati Halilintar dan Badai.
Aurora :"Desi Manis mengirimi anda pesan:
Jimmy membuka isi pesan Desi Manis" Zerro, perbolehkan aku untuk menyentuh mereka, Mereka terlihat begitu lucu "
Jimmu membalas pesan Desi Manis "Perbolehkan aku juga mengenalmu"
Entah apa yang dipikirkan Desi Manis tentang dirinya, Jimmy hanya melihat Desi Manis tersenyum tanpa membalas pesan Jimmy.
Jimmy mengirim pesan seperti itu bukan mencoba untuk mendekati Desi Manis, dia hanya ingin mencari tahu apakah Desi Manis teman sekelasnya.
"Halilintar pimpin Jalan, Gunakan penciuman untuk menentukan lokasi yang sedikit monster tikus bertanduk"
"Badai ! jaga halilintar dengan lolongan kekacauan
Keempat teman Desi Manis meminta menambahkan pertemanan kepadanya, Jimmy menolak permintaan mereka. Semakin sedikit yang mengenalnya akan jauh lebih baik.
Halilintar maju kedepan memimpin Jalan , menentukan rute yang sedikit jumlah Tikus berekor duri.
Ada sepuluh tikus berekor duri didepan itu bukan masalah bagi mereka. Dengan serangan Ledakan petir dan Jarum Angin milik Halilintar dan Badai ditambah Bola api sihir milik Senyum mempesona dan tebasan api. Tanpa perlawanan yang berarti langsung menjatuhkan tikus berekor duri mati menjadi abu dan menjatuhkan tumpukan barang material.Barang Material diambil oleh mereka berlima.
Aurora : "Selamat anda telah membunuh Tikus Ekor Berduri, mendapatkan 300 poin pengalaman.
Dari level 5 ke level 6 membutuhkan 12000 Poin pengalaman,Jimmy tidak memasukan mereka kedalam pesta perburuan. Karena Poin pengalaman yang dia dapat dibagi setengah untuk kedua hewan peliharaanya.
Jimmy tidak pernah membiarkan Halilintar dan Badai untuk mengambil tindakan menyerang lebih dulu, ketiaka ada monster di depan.
Mata Merah muda sebagai pendekar pedang dan Jimmy sebagai kesatria maju terlebih dahulu. Gadis manis mengintai bersama Halilintar dan Badai, Desi Manis mendukung penyembuha dari tengah, untuk kedua penyihir melakukan serangan jarak jauh dari belakang.
Kombinasi tim dirasa Jimmy sangat cocok untuk kondisi seperti ini, mengingat tidak ada pemain yang berprofesi sebagai pertahanan.
Dengan di pimpin oleh Halilintar dan Gadis putih yang membantu didepan untuk mengintai jumlah tikus berekor duri, perjalanan jauh lebih mudah.
"Ada delapan tikus berekor diri didepan, semuanya bersiap" teriak Gadis Putih
Jimmy memerintah kan Badai untuk melakukan lolongan kekacauan. Badai melolong menyebabkan tikus berekor duri menjadi linglung selama sepuluh menit.
Mata Merah Muda dan Jimmy maju melakukan serangan.
Menebas.......
lebih dari setengah kesehatan tikus berekor duri berkurang
-56
ditambah dengan serangan Mata Merah Muda....Membelah...
-57
Gadis putih muncul dibelakang tikus berekor duri, melakukan beberapa kali tusukan ke titik vital
-23
-25
kerusakan yang disebabkan pencuri tidak terlalu besar, pencuri biasanya lebih mengandalkan kecepatan dan serangan diam-diam.
Halilintar dan Badai juga tidak kalah, dengan insting buas yang dimiliki mereka mengigit dan mencakar. Mengikis sedikit demi sedikit kesehatan.
Dan di akhiri oleh serangan Jarak jauh dari kedua penyihir yang ada di belakang.
Setelah melakukan pola serangan seperti ini terus menerus selama tiga Jam, Jimmy berhasil membunuh lima puluh tikus berekor duri untuk dirinya sendiri dan menambah poin pengalaman menjadi 54 % ke level 6.
Jimmy tidak tau berapa yang dihasilkan mereka, tetapi yang Jimmy ingat Desi Manis dan temannya secara bergantian naik level terlihat dari cahaya yang menyelimuti mereka.
Semakin keluar dari hutan kelam kelabu, jumlah tikus berekor duri semakin berkurang. Jimmy memasukan kembali Halilintar dan Badai kedalam ruang, menberiakan kesempatan mereka untuk beristirahat memulihkan tenaga.
Hanya tinggal menghadapi beberpa beberapa tikus Berekor duri, Jimmy membiarkan Desi dan lainya menyerang mereka. Dia ingin membiasan kelompok mereka terbiasa dalam kombinasi serangan tim.
Jika memang mereka berlima memutuskan untuk membentuk kelompok, maka kerangkanya sudah terbentuk. Tidak perlu khawatir lagi bagaimana caranya untuk berburu dan mengikuti kelompok lain.
Keluar dari Zona level 4 hutan, Jimmy mengganti peralatan super teknologi manjadi peralatan pemula untuk menghindari perhatian pemain lain.
Desi Manis dan lainnya tidak bisa berkata apa-apa, mereka hanya bisa mematuhi kontrak sistem, kalau tidak selamanya mereka tidak dapat memainkan game ini lagi.
Mereka mengucapkan terima kasih karena telah menolong dan sekali lagi menambahkan Jimmy permintaan pertemanan. Jimmy menolak permintaan tersebut.
" Mungkin lain kali, ketika aku benar-benar mempercayai kalian" ungkap Jimmy
Mereka berempat memohon, agar bisa menyentuh serta mengendong Halilintar dan Badai. Selain lucu kedua anak serigala perak sangat hebat bagi mereka.
"Ini adalah zona aman,aku akan meninggalkan kalian disini semoga kalian ingat dengan isi Kontrak"
"Bagaimana dengan pembagian bahan Material yang di jatuhkan?" tanya Desi Manis
"Aku tidak membutuhkannya" jawab Jimmy
Mereka berlima menatap Jimmy seolah-olah tidak percaya dengan perkataannya, Mana mungkin ada orang yang menolong tanpa mengharapkan sesuatu.
Aurora : " Desi Manis mengirimi anda pesan"
Pesan hanya bisa di lihat dan dibaca oleh pengirim dan penerima, pemain lain tidak bisa melihat dan membacanya.
Jimmy membuka pesan dari Desi Manis dan membacanya " Zerro! Knapa kau mau menolong kami"
Perjanjianya dengan Handsome boys lebih dari cukup dari pada bahan material tikus berekor duri, Jimmy tidak ingin mereka mengetahui nya.
Jimmy membelas pesan " karana kau adalah teman dari temanku dan aku menyukaimu"
Sekali lagi Jimmy melihat Desi Manis tersenyum, seperti ada sesuatu yang dipikirkannya.
"Sampai Jumpa" kata Jimmy meninggalkan mereka.
Sambil terus berlari menjauh dari Hutan kelam kelabu pergi ke ke zona level 5 untuk berburu kerbau bul-bul, menurut kabar daging kerbau bul-bul memiliki rasa yang cukup enak dan memiliki harga yang sangat mahal karena sulit sekali untuk menemukan lokasi kerbau bul-bul.
" Aku menghabiskan cukup banyak batu kristal energi untuk menolong mereka, aku harap Handsome boys memberikan kabar baik"
Jimmy mengirim pesan kepada Desi Manis " Jika ingin berburu pergilah ke lokasi zona peta level 6 kalian pasti akan menyukainya, beli ramuan tahan es minimal 20 ramuan untuk satu orang"
"Terima kasih,telah menunjukan lokasi yang bagus untuk berburu" balas Desi Manis
"Aku tidak memberi tahunya dengan gratis" balas pesan Jimmy lagi.
" Kau menyebalkan, aku salah menilaimu" balas Desi Manis
"Aku hanya minta daging yang di jatuhkan, Halilintar dan Badai sangat menyukainya, siapa tahu dengan begitu mereka bisa membiarkan kalian untuk menyentuhnya" tulis Jimmy melalui pesan.
" Zerro! kau benar-benar sangat menyebalkan, Lihat saja nanti" balas Desi Manis sedikit kesal dengannya
Wanita memang sangat aneh, Jimmy memberitahu bagaimana cara untuk mendekati kedua anak serigala peliharaannya.
"Bukankah mereka yang minta untuk membiarkanku, agar mereka bisa memegang dan menggendong badai"
Jimmy terus berlari mencari lokasi peta level 5, melewati padang rumput, sungai dan Naik ke atas bukit. Dari atas bukit dia melihat pemandangan alam yang indah luas membentang.
Clara bukan kah kau pernah mengatakan kepada ku, bahwa kau sangat menyukai pemandangan alam. Seandainya dia ada disini saat ini pasti sering pergi ketempat ini.
Disisi tempat lain yang tidak di ketahui, Clara juga sedang melihat pemandangan alam dari atas bukit " Knapa dia tidak menghubungiku"