NovelToon NovelToon
Mantan, Balikan Yuk!

Mantan, Balikan Yuk!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu / Dosen
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

Kesalahan yang dilakukan Azalea Calista membuat suaminya kecewa dan berakhir ingin menceraikannya. Namun demi cinta yang tumbuh di hati Alea, dia bertekad untuk mengejar kembali cinta sang suami.

Sayangnya Alea harus kehilangan Fathan karena laki-laki itu pergi tanpa berpamitan. Hingga suatu hari, keduanya kembali dipertemukan dalam keadaan berbeda.

Akankah mereka kembali bersama atau justru memilih saling melepaskan bersama pasangan baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 35 - Kehilangan

Di tempat lain.

Langkah kaki Silvi sangat pelan mencoba hati-hati supaya tidak di dengar sama orang lain, dia mengendap-endap masuk ke dalam kamar papanya. Di tangan membawa sesuatu disembunyikan di balik punggungnya.

Di atas pembaringan Anita meringkuk terlelap tidur siang, lelah dengan segala urusan dan lelah hati juga menghadapi sikap suaminya.

"Maafkan aku Mama, Mama harus mati agar tidak ada lagi yang menghalangiku, tidak ada lagi yang mengaturku, tidak ada lagi orang berisik mengganggu keinginanku, Mama harus mati!" ucapnya penuh emosi seraya tangannya bergerak terangkat siap menyakiti ibu sambungnya.

Sebelum benda tajam menyentuh tubuh Anita, dia mulai sadar dan terbelalak melihat aksi anak sambungnya. Segera dia menggulung kesamping jadi gunting yang dipegang Silvi mengenai kasur.

"APA YANG KAMU LAKUKAN? KAMU MAU MEMBUNUH MAMA?" pekiknya kaget segera turun dari ranjang tidak percaya gadis itu bisa nekat seperti ini.

"MAMA HARUS MATI! HIIIAAA!!" Silvi pun mengejarnya berusaha mendapatkan wanita yang ingin dia habisi.

Anita berlari keluar menghindarinya, tidak ingin mati mengenaskan. Mata Silvi terlihat menyeramkan seakan ingin menghabisinya tanpa apapun.

"Sadar Silvi, kamu kenapa? Ini bukan kamu." Dia baru lihat sisi lain dari anak sambungnya, yang biasanya bersikap lembut, sopan, akhir-akhir ini diperlihatkan kepribadian lainnya.

"Aku gak suka kehidupanku di ganggu, aku gak suka keinginanku di larang, siapapun yang menghalangiku harus mati!"

Deg.

"KAMU GILA! GAK WARAS! SINTING!"

"Hahahaha aku memang gila! Hahaha."

Anita makin ketakutan, dia segera menuruni tangga secara tergesa-gesa, saking paniknya sampai tidak memperhatikan anak tangga dan tak terduga kakinya tergelincir. Matanya terbelalak, tubuh tidak bisa seimbang.

"Akkhhh!!!" jeritannya menggema berbarengan dengan tubuh terjatuh terguling di tangga.

Bruk.

Prang.

Dia tergeletak lemah di bawah tangga, guci tinggi dekat tangga tersenggol hingga pecah berserakan, darah segar mulai merembes di bagian kepala belakang dan di bagian kaki, kesadaran pun mulai perlahan hilang namun satu yang dia lihat, di atas sana Silvi diam mematung membuang guntingnya sembarangan.

"Ma-mama," lirih Silvi kembali bersikap seperti orang kaget, syok terhadap kejadian yang dilihatnya.

"MAMA!!!"

"ANITA!!" Berbarengan dengan teriakan Silvi, Andre tiba di rumah baru pulang kerja, seketika dunianya runtuh melihat orang yang dia sayang tergeletak di bawah tangga.

Andre berlari menghampiri duduk bersimpuh di samping istrinya, panik serta takut Anita kenapa-kenapa. "A-anita, kamu bertahan sayang. Ku mohon jangan tinggalkan aku, aku mencintaimu Anita." Rasa takut kehilangan orang yang di sayang kembali menghantui, rasa sesak mendera, mata berkaca-kaca, dia takut istrinya kembali pergi seperti istri pertama meninggalkannya.

Sorot mata kecewa tertuju pada Silvi, perlahan tangannya terangkat ke atas dan Andre ikut mendongak. Silvi turun tergesa terlihat panik.

"Mama kenapa, Pah? Tadi aku dengar teriakan mama dan pas kesini papa udah ada disampingnya Mama." Lagi-lagi sikap berbeda mudah sekali Silvi tunjukan dalam sekejap.

"Panggil ambulance! Cepetan!" Andre langsung membopong tubuh istrinya, pikirannya kacau.

"Si-silvi yang ..." Anita tak kuat, tubuhnya terasa sakit, kesadarannya mulai menghilang dan ia tak sadarkan diri dalam gendongan suaminya.

*********

Rumah sakit.

Rasa gelisah terus dirasakan, takut bercampur panik masih dirasa, sudah lama istrinya berada dibawah penanganan dokter tapi sampai sekarang belum juga selesai.

"Tuhan tolong selamatkan istriku, aku janji akan memperlakukannya baik, tolong ya tuhan, aku gak mau kehilangan lagi," lirih Andre kacau bolak-balik khawatir.

"Pah."

"Mama kamu didalam sana Silvi, dia sedang berjuang antara hidup mati, papa gak bisa kehilangannya, papa mencintainya, papa sayang sama dia, papa takut Silvi, papa takut kehilangan istri papa lagi, papa takut Anita pergi seperti ibu kandungmu," ucap Andre mengungkapkan rasa ketakutannya.

Silvi menunduk mengangguk, kedua tangannya bergetar mengepal, jiwanya terguncang, lagi dan lagi dia harus bersikap kasar. Kepalanya pun mendongak.

Deg.

Dia terbelalak sampai tersungkur dari kursi ke lantai. "E-engak, di-dia u-udah ... E-enggak." Tubuhnya bergetar ketakutan mencoba berdiri lalu berlari dari sana. "Enggak! Enggakkk!"

"Silvi! Silvi!" Andre heran melihat reaksi putrinya.

Ceklek.

Kemunculan dokter mengalihkan tanda tanya besar tentang sang anak. "Dokter bagaimana keadaan istri saya? Dia selamat kan dokter? Dia baik-baik saja kan dok?"

Dokter itu menghela nafas berat, dia harus menyampaikan berita terkait kondisi istrinya Andre.

"Istri anda saat ini sedang kritis Pak, benturan keras di kepalanya lumayan dan jika dalam kurun waktu terdekat istri Anda belum juga sadar maaf, istri Anda dinyatakan koma."

Deg.

Lutut Andre terasa lemas mendengar segala kemungkinan terjadi.

"Dan mohon maaf juga kami tidak bisa menyelamatkan kandung istri Anda."

"Apa?! Istri saya hamil?" Makin lemas dan seketika dia terduduk syok, di usianya yang tak lagi muda Tuhan masih mempercayai dia memilik anak tapi calon anaknya tidak bisa diselamatkan.

"Maaf, saya permisi dulu." Dokter itu pun berpamitan pergi dari sana meninggalkan Andre dalam keadaan kacau.

"A-anita hamil," lirihnya terisak kecil menundukkan kepala merasa gagal menjaga calon anaknya, lagi-lagi dia harus kehilangan. "Maaf, maaf, aku .. aku gak bisa jaga kalian."

Satu pertanyaan yang hinggap di kepala, kenapa istrinya bisa jatuh terguling di tangga?

*******

Lain tempat di hari yang sama, Gavin mengajak Fathan dan pak Danang bicara, dia membawanya ke halaman belakang penginapan.

Ada bangku serta taman di bagian belakang penginapan dengan pemandangan kebun teh serta aneka kebun sayur dan tentunya rumah penduduk terlihat di atas sana.

"Fathan, hari ini kamu sudah menikahi Alea lagi dan saya minta sama kamu jaga dia, bahagiakan dia dan segera urus pengesahan pernikahan kalian."

"Iya Om, makasih sudah mempercayai saya menjaga Alea."

Gavin pun menepuk-nepuk pundak Fathan mengangguk. "Semoga kalian bahagia, tapi saya masih belum tenang sebelum kamu selesai dengan mantan tunanganmu itu."

"Soal itu saya sedang mengusahakan Om, ingin mencari bukti bahwa bukan ibu saya pelakunya."

"Saya tahu makanya saya minta bantuan pak Danang mengurus kembali kasus 3 tahun yang lalu."

Fathan mengernyit, lalu beralih menatap pak Danang. "Ini gimana?"

"Gavin klien saya dan dia yang meminta saya membantumu," tutur Pak Danang mengejutkan pria yang baru saja menikah.

"Jadi ... Om Gavin yang sudah bayar pak Danang makanya bapak tidak mau menerima bayaran dari saya?" dia tidak percaya omnya Alea sampai sejauh itu mau membantunya, begitu baik membantu kembali sama Alea dan sekarang kenyataan pun dia ketahui lagi.

"Apapun demi Alea akan saya lakukan termasuk membantumu lepas dari belenggu jerat mereka, saya tidak ingin ada masalah kedepannya."

Bibirnya sampai bergetar kala berbicara. "Om, saya ... saya tidak bisa berkata-kata lagi, makasih om, makasih sudah mau membantu saya."

Gavin tersenyum mengangguk dan kini wajahnya terlihat serius. "Terus gimana hasilnya Pak Danang?"

Pria itu menghela nafas panjang. "Di luar dugaan, hasilnya ..."

1
Liswati Angelina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭🤭ngakak terussss
Cimit: jangan di bayangin. 😆
total 1 replies
Liswati Angelina
seru dan lucu
Liswati Angelina
La terus ayah alea ternyata bapaknya si silvi...... 🤭🤭🤭 cuma nebak thoorr🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!