Salsabila Rinjani si gadis bar - bar yang multitalenta, tak jarang juga dia menjadi detektif yang biasa di pakai di dunia mafia.
Namun sayangnya, nasibnya tidak seberuntung itu karena dia mati di bunuh oleh pacar dan juga sahabatnya sendiri karena memergoki pacar dan sahabatnya sedang memadu kasih di apartemen sang pacar
Akan tetapi entah ini anugrah atau malah kesialannya bukannya mati jiwanya malah terdampar ke dalam tubuh gadis SMA yang cupu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Esti R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 35
...Kini Salsa sudah berdiri di hadapan Alvian sambil tersenyum manis ke arah Alvian yang masih asyik dengan hpnya ...
..." selamat pagi semua" sapa Salsa sambil duduk di sebelah Alvian dengan senyuman yang tidak pernah luntur...
...Mendengar suara dari seseorang yang sudah di tunggu nya membuat Alvian mengangkat wajahnya dan melihat ke arah suara tersebut...
..." kamu serius akan berpenampilan seperti itu?" tanya Alvian dengan mengerutkan keningnya...
..." dengan perban di wajahmu itu, sungguh sangat menggangu pemandangan saja" ucapnya tanpa perasaan...
...mendengar perkataan dari Alvian tersebut membuat Salsa mengerucutkan bibirnya karena kesal ...
..." emang sialan tuh detektif gila, udah bikin wajah cantik gue hancur kayak gini, mana sekarang perawatan wajah mahal lagi. Ini malah lukain di bagian wajah lagi kan jadi gak etis gitu loch kalo muka cantikku harus di perban gerutunya dengan kesal...
..." apakah serius kamu berani pergi keluar saat ini?" tanya Alvian menastikan...
..." loh, emang kenapa tidak berani, emang apa yang harus aku takutkan ?" tanya sambil memiringkan kepalanya ke arah Alvian ...
..." saya denger - denger kemarin ada detektif perempuan yang di larikan ke rumah sakit akibat luka tusuk di bahunya" ucap Alvian santai...
..." oh ..... Itu sebenarnya aku cuma melindungi diri aja sih , masa iya aku harus pasrah aja mau di bunuh, kan gak mungkin jadi menurut ku sedikit perlawanan gak masalah kan?" ucapnya meyakinkan...
..." hem......" jawabnya sambil sambil menikmati makanan di depannya dengan santai...
...Setelah obrolan tersebut sekarang menjadi hening, hanya suata dentingan sendok dan piring yang terdengar di meja makan...
..." tapi mungkin dengan kejadian itu, Angga pasti bakalan ngejar gue lagi deh, kan gak mungkin kalo dia mau lepasin gue gitu aja " gumam Salsa yang masih di dengar oleh Alvian yang berada di sampingnya dengan pendengaran yang tajam...
..." ya sudah, kalo begitu selesai sarapan kamu boleh pulang, kali memang kamu memaksa mau pulang" ucap Alvian selanjutnya...
...Mendengar perkataan tersebut membuat Salsa segera menoleh dan tersenyum manis ke arah Alvian sambil mengangguk kan kepalanya, sebenarnya dia enggan untuk keluar dari sini karena doa tahu kalo Angga pasti sedang mencarinya saat ini tetapi untuk tinggal di sini juga bukan keputusan yang tepat karena di tempat ini juga bukan merupakan tempat yang aman untuk dia tinggalin...
..." em ..... Kalo gitu ya udah aku permisi dulu ya tuan. Dan terima kasih atas bantuan yang telah anda berikan kepada ku. Aku sangat berhutang budi pada anda, karena kemarin anda sudah menyelamatkan nyawaku andai saja anda tidak ingin menolongku entah seperti apa nasibku." ucapnya sambil tersenyum lembut ...
..." atau anda bisa mengetik sendiri di ponselku ingin berapa" ucapnya sambil menyodorkan hpnya ke arah Alvian ...
...Akan tetapi Alvian hanya menatap ke arahnya sambil tersenyum ke arah Salsa tanpa ada niatan untuk mengambilnya. Karena bagi Alvian nominal tersebut tidak lah penting baginya....
..." Itu semua tidak perlu, karena aku sangat yakin kalo kamu pasti akan kembali lagi ke sini " ucapnya lembut ke arah Salsa ...
...'' wah... Kalo begini makin tambah tampan aja nih orang" batinnya ...
..." kalo memang kamu mau pulang, pulanglah tidak masalah " lanjutnya dengan santai sambil menyodorkan hpnya kembali ke arah Salsa ...
..." oh.... Berarti aku tidak usah bayar ini? Yakin?" tanya sambil menaik turunkan alisnya ...
..." terus pakaian ini gimana , masa aku harus membalikkan lagi ke sini?" ucapnya sambil mengedipkan matanya ...
..." itu untuk hadiah buat wanita yang selalu terkena sial seperti kamu ucapnya dingin tanpa berperasaan....
...ingin rasanya Salsa menonjok muka menyebalkan Alvian tetapi sayangnya semua yang di ucapkan laki-laki di depannya itu memang benar adanya ...
..." ya sudah kalo begitu saya permisi dulu, sekali lagi aku sangat berterima kasih atas pertolongan dari anda " ucapnya sambil menjabat tangan Alvian sebelum dia pergi dari tempat tersebut ...
...Kini Salsa keluar dari ruangan itu di antar oleh pelayan. Setelah sampai di depan pintu dia baru menyadari kalo ini adalah tempat apartemen yang kemarin itu berarti kali dia keluar maka Angga akan dengan mudah untuk menemukannya....
...Saat menyadari itu semua membuat Salsa segera menutup mulutnya tidak percaya ...
..." jadi maksud ucapannya kalo gue berani keluar atau tidak itu ini?" gumamnya ...
..." dan dia sangat yakin sekali kalo gue pasti bakal balik lagi ke sini..... Itu berarti memang Angga sedang ada di bawah dan nungguin gue" tebaknya ...
..." mati gue kali gitu " ucapnya frustasi bahkan tanpa sadar dia mengacak rambutnya. ...
...Dengan badan yang masih sakit semua dan jalan yang masih bertatih dia segera berjalan menuju lift, tetapi tujuannya bukannya ke bawah dan pergi tetapi malah dia naik ke atas. tetapi saat dia mencoba untuk naik ke apartemen tersebut betapa terkejutnya dia sat mengetahui kalo sekarang dia sudah berada di tempat yang paling tinggi di apartemen tersebut....
" what.... Jadi gue sudah di atas?" ucapnya masih syok
..." berarti ada kemungkinan kalo Alvian adalah pemilik apartemen ini. Wah memang mafia itu beda ya" ucapnya ...
..." ah sudahlah urusan tentang alvian itu sekarang tidak lah penting karena gue harus fokus kepada Angga dan Saras terlebih dahulu" gumamnya ...
...Saat pintu lift terbuka Salsa melihat Angga yang sedang berjalan di kejauhan sehingga dengan cepat dia segera memencet tombol lift tersebut supaya cepat tertutup kembali ....
...Tetapi nasib sial kembali ada pada dirinya sebelum pintu lift tertutup ternyata Angga sudah berhasil menyelinap masuk ke dalam lift tersebut ...
..." hai, akhirnya kita bertemu lagi. dan ingat untuk kali ini loe gak bakalan bisa lepas dari gue" ucapnya sambil menyeringai ke arah Salsa yang masih syok dengan kejadian ini....
...Ingin sekali Salsa berlari dan keluar dari lift tersebut tetapi Angga selalu saja menghalanginya sampai pada akhirnya dia harus terjebak di dalam lift dengan Angga, tidak ada seorangpun yang berada di lift tersebut hanya mereka berdua saja....
...Salsa menarik nafasnya panjang , tetapi kini tangannya sudah di tarik oleh Angga ...
...Kini Salsa menatap muka Angga dengan sorot mata yang tajam...
..." bisa lepasin tangan gue gak!!!" bentak Salsa kepada Angga ...
...Angga hanya tersenyum mendengar ucapan Salsa tersebut, ingin rasanya dia menampar pipi Salsa seperti kemarin tetapi apa boleh buat dia harus bisa mengendalikan dirinya karena kini Salsa tidak lagi terikat seperti kemarin...
...Melihat ada sedikit celah Salsa kemudian langsung menggigit tangan Angga dengan keras....
..." akh .... Daras wanita gila" ucapnya penuh emosi. Dia benar-benar tidak bisa membalas perbuatan yang dilakukan oleh Salsa karena terlalu cepat....
...Kemudian segera mendorong Angga, sehingga Angga harus terdorong sedikit....
...Salsa segera mengambil ancang-ancang untuk memukul Angga tetapi Angga hanya tertawa meremehkan tindakan yang dilakukan oleh Salsa....
..." oh.... Jadi low kau mukul gie?" tanyanya sambil tersenyum miring ...
..." iya kenapa emang ??? " balasnya ...
...Sehingga dengan cepat kilat Salsa melayangkan tetapi bukannya memukul dia malah menendang pusaka kebanggaan Angga dengan cukup keras sambil tertawa puas melihat angga meringis kesakitan....
...****...
Gimana gaes ceritanya????
crazy uup dong thoor 😢