NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Simpanan

Bukan Wanita Simpanan

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta setelah menikah / Aliansi Pernikahan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:46k
Nilai: 5
Nama Author: swetti

Revanni terjebak dalam situasi yang sangat rumit baginya dimana tiba tiba ia tertangkap bersama dengan seorang pria beristri. Naasnya lagi, saat istrinya melihat ia langsung tak sadarkan diri dan meninggal dunia sebelum sampai di rumah sakit. Berita pun tersebar hingga ke pelosok negeri karena rupanya pria tua itu adalah seorang ceo sebuah perusahaan ternama di kota ini.

Melihat kejadian ini, sang anak tidak terima. Ia ingin membalas dendam atas kematian ibunya dengan menikahi Revanni dan menyiksanya setelah pernikahan. Akankah Reval sadar jika bukan Revanni yang menjadi simpanan ayahnya? Ataukah Revanni akan terus berkorban demi karier pelaku yang sesungguhnya?

Dukung kisahnya di 'Bukan wanita simpanan'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon swetti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENJADI LAWAN UNTUK BERSAING

Saat mereka berbalik, entah darimana datangnya tiba tiba Reval sudah berdiri di depan mereka. Reval menatap Vanni sambil tersenyum sedangkan Vanni menatap Reval dengan tajam. Kebencian di dalam hatinya yang semula masih sebesar biji mentimun kini membesar sebesar buah semangka. Rasa kesal dan kecewa di dalam hatinya semakin menjadi. Ia merasa semua kekacauan yang terjadi pada keluarganya karena ulah Reval dan ayahnya. Andai saja dulu tuan Abraham tidak memberikan harapan pada Vinna, ia yakin Vinna tidak akan masuk ke dalam pelukannya. Dan andai saja, Reval tidak menikahinya semua ini tidak akan terjadi. Vanni tidak akan pergi meninggalkan kota, dengan begitu ia masih bisa memantau keberadaan Vinna.

" Kalian mau kemana? Apa sudah selesai jalan jalannya?" Tanya Reval menatap Vanni. Tiba tiba tatapannya tertuju pada boneka besar yang saat ini di gendong oleh Rayhan. Ia yakin Rayhan membelikannya untuk Vanni, hatinya mencelos melihat Vanni mau menerima barang dari pria lain.

" Tidak perlu tahu kami mau kemana atau apa yang akan kami lakukan. Karena apa? Karena apa pun yang akan kami lakukan tidak ada hubungannya dengan kamu." Ketus Vanni tanpa mau menatap Reval. Rasanya ia benar benar membenci pria di hadapannya ini, kebencian yang telah mendarah daging dalam jiwanya.

" Maaf Vanni, bukannya aku..."

" Aku tidak mau mendengar apapun dari mulutmu tuan Reval yang terhormat." Sahut Vanni memotong ucapan Reval.

" Dan mulai sekarang, mulai saat ini, detik ini, saya harap anda tidak lagi mengganggu kehidupan saya maupun ibu saya. Anda tidak perlu lagi repot repot datang ke rumah saya setiap hari. Sudah cukup hubungan kita. Hubungan kita, baik hubungan kekeluargaan maupun sekedar hubungan pernah dekat terputus sampai di sini. Jadi jika anda bertemu kami suatu hari nanti, anggap saja kita tidak pernah saling mengenal. Paham?" Ucap Vanni penuh penekanan.

" Sebenarnya ada apa denganmu Vanni? Kenapa kau tiba tiba berubah seperti ini? Aku tahu, aku telah melakukan kesalahan di masa lalu. Tapi tidakkah kau mau memberiku kesempatan untuk memperbaiki hubungan kita? Aku minta maaf! Aku... "

" Kau tidak perlu menjelaskan apapun, dan kau tidak perlu memperbaiki hubungan ini karena aku sama sekali tidak mau berhubungan dengan pria sepertimu. Apalagi keluarga brengsek seperti keluargamu." Lagi lagi Vanni memotong ucapan Reval yang belum selesai.

" Ibu..." Reval mendekati bu Meli, namun bu Meli memundurkan langkahnya membuat Reval tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa tiba tiba keluarga ini begitu menghindarinya? Pikir Reval.

" Dan ya, satu lagi." Reval membalikkan badan menatap Vanni.

" Jika sampai aku tidak bisa menemukan keberadaan Vinna, maka kau dan ayahmu yang harus bertanggung jawab atas semuanya. Kalian akan menerima akibatnya karena aku bisa melakukan apapun demi membela saudaraku." Ancam Vanni. Vanni maju ke depan membuat jarak antara Vanni dan Reval begitu dekat.

" Dasar baj!ngan, bapak sama anak sama saja. Sama sama brengseknya." Umpat Vanni sambil mendorong tubuh Reval.

Vanni menggandeng tangan Rayhan meninggalkan Reval yang berdiri mematung. Ia tidak paham dengan apa yang Vanni katakan padanya.

Vanni terus berjalan di ikuti Rayhan dan bu Meli dari belakang. Perasaannya kacau, hatinya bertanya tanya. Dimanakah Vinna sekarang? Kenapa Vinna tidak memberitahu keluarganya jika ia di campakkan oleh Abraham? Kenapa Vinna tidak kembali ke rumah saja? Di kota sebesar ini Vinna harus tinggal sendiri, tanpa keluarga ataupun sanak saudara.

" Bersabarlah Vinna! Aku pasti akan menemukanmu dan membawamu kembali ke keluarga kita. Maafkan aku yang tidak tahu menahu tentang kesulitan yang kamu alami." Batin Vanni.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Semalaman penuh Reval tidak sanggup memejamkan matanya. Pikiran tentang perubahan sikap keluarga Vanni kepadanya, membuatnya gelisah dan tidak menentu. Pagi ini ia bersiap ke rumah Vanni, ia harus mendapatkan penjelasan sejelas mungkin dari Vanni. Ia juga akan mulai mengejar Vanni kembali dengan terang terangan karena kehadiran Rayhan merupakan ancaman terbesar bagi dirinya.

Dengan mengendarai mobil sport berwarna putih miliknya, Reval menuju rumah Vanni. Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit, akhirnya ia sampai di rumah sang pujaan hatinya. Ia menekan bel rumah Vanni sampai seseorang membukakan pintunya.

Ceklek...

" Pagi sa... " Ucapan Reval menggantung begitu melihat Rayhan lah yang membukakan pintu untuknya. Ia menghembuskan kasar nafasnya karena merasa kecewa bukan Vanni yang menyambutnya.

" Apa Vanni ada di rumah?" Tanya Reval menatap Rayhan.

" Vanni ada, cuma dia tidak mau bertemu dengan kamu." Reval membulatkan matanya mendengar ucapan Rayhan.

" Tapi aku harus bertemu dengannya." Ujar Reval.

" Untuk meminta kejelasan semalam?" Tebak Rayhan.

" Iya." Sahut Reval menganggukkan kepala.

" Baiklah, aku akan memberitahumu. Mari kita duduk dan mengobrol." Rayhan menutup pintu lalu duduk di kursi yang ada di teras.

" Aku nggak butuh ngobrol sama kamu, yang aku butuhin cuma Vanni." Ucap Reval.

" Jadi laki laki harus dewasa bung. Vanni tidak mau bertemu denganmu, setidaknya kau harus menghargai keputusannya. Jangan malah memaksa! Jika kau tetap memaksa, aku jamin Vanni akan semakin membencimu."

Deg...

Ucapan Rayhan memang ada benarnya dan berhasil menohok hati Reval, akhirnya mau tidak mau Reval pun duduk di samping Rayhan.

" Katakan apa yang terjadi semalam! Kenapa sikap Vanni dan ibu berubah kepadaku?" Titah Reval tidak mau membuang buang waktu.

" Semalam... " Akhirnya Rayhan menceritakan tentang pertemuan mereka dengan Abraham semalam. Reval mengepalkan erat tangannya begitu tahu jika ayahnya yang menjadi sebab utama Vanni semakin membencinya.

" Papa memang tidak pernah mau mengerti perasaanku. Aku juga semakin membenci ayahku sendiri. Ayah yang telah menghancurkan hidupku dan ibuku." Ujar Reval. Hubungannya dengan ayahnya memang sama sekali tidak membaik sejak ibunya tiada. Abraham sendiri tidak mau mencoba mendekatkan hubungannya kembali dengan Reval. Abraham lebih memikirkan kehidupan barunya di bandingkan hubungannya dengan anaknya. Benar benar ayah yang egois.

" Apa kau benar benar mau menebus kesalahanmu?" Reval menatap Rayhan sambil mengerutkan keningnya.

" Jika kau bisa menemukan Vinna, maka aku yakin Vanni pasti akan mempertimbangkan keinginanmu untuk kembali padanya." Ujar Rayhan.

" Bukankah kau mencintai Vanni? Lalu kenapa sekarang kau memberiku masukan seperti itu? Apa kau tidak takut jika Vanni lebih memilih kembali kepadaku daripada menerima cintamu?" Tanya Reval penasaran. Bagaimana ada seorang pria yang punya pikiran seperti Rayhan di saat mereka mencintai wanita yang sama.

" Aku memang mencintai Vanni, tapi aku tidak akan memaksakan kehendakku. Jika Vanni bisa membalas perasaanku, aku akan sangat bahagia. Tapi jika tidak, aku juga tidak berkecil hati. Setidaknya aku masih bisa menjaganya sebagai saudaranya. Karena perasaan tidak bisa di paksakan bung. Dan cinta tidak harus memiliki, meskipun rasanya sakit. Karena pada dasarnya cinta yang sesungguhnya adalah bagaimana kita bisa menerima wanita kita bahagia. Meskipun bukan dengan kita." Ujar Rayhan bersikap dewasa.

" Aku malu padamu karena aku tidak sepemikiran denganmu. Aku tidak bisa melihat Vanni bersama pria lain, hatiku tidak seluas hatimu. Aku akan tetap mengejar Vanni kembali sampai aku bisa memilikinya lagi." Ucap Reval.

" Bagaimana kalau kita bersaing?" Ujar Rayhan. Reval mengerutkan keningnya sambil menatap Rayhan.

" Siapa yang di pilih Vanni, dialah pemenangnya. Dan jika Vanni telah menentukan pilihannya maka yang tidak terpilih harus menjauh darinya untuk selamanya. Bagaimana?"

" Oke setuju." Sahut Reval.

" Rupanya Rayhan tidak seburuk yang aku pikirkan. Dia pria baik yang memiliki pemikiran dewasa tanpa menggunakan kegoisannya. Aku jadi ragu untuk mengalahkannya." Batin Reval.

TBC...

1
Mora
stupid
Mora
Ngadi2 ga bisa jatuh cinta sama orang yg ringan tangan KDRT lagi 😄😄 jangan menormalisasi KDRT deh sangat merendah perempuan!!!
VANESHA ANDRIANI
ceritanya menarik
Atmita Gajiwi
/Kiss//Rose/
VANESHA ANDRIANI: Terima kasih
total 1 replies
Atik R@hma
cpet men ka😃😃
VANESHA ANDRIANI: udah panjang ya.. makasih supportnya
total 1 replies
Rahayu Ayu
Vanny.... Vanny....nyesel kan????
gimana perasaan kamu setelah melihat Reval kecelakaan ?
sedih kan?? menyesal kan?? itulah buah dari keegoisan mu,
tapi apalah itu,semoga Reval selamat,walaupun mungkin nanti akan ada drama lupa ingatan,
itu jadi kesempatan Vanny untuk berjuang , mengembalikan ingatan Reval, memperbaiki & menunjukkan ke Reval kalau Vanny sangat mencintai Reval
VANESHA ANDRIANI: tidak perlu ada drama lah entar kelamaan Hi Hi biar langsung tamat sekalian
total 1 replies
Kasih Bonda
next thor semangat
sella surya amanda
lanjut
Atik R@hma
gantung🤔🤔🤔
Yeni Astriani
kayanya nunggu 3th baru bertemu lg thor
VANESHA ANDRIANI: Hi Hi Hi
total 1 replies
Kasih Bonda
next thor semangat
VANESHA ANDRIANI: siap makasih suportnya
total 1 replies
sella surya amanda
lanjut
VANESHA ANDRIANI: siap makasih suportnya
total 1 replies
Rahayu Ayu
Kelamaan sih Vanny, keburu di tinggal pergi Reval deh,
jangan salahkan Reval yg salah faham karna itu juga karna ke PLIN plan an kamu Vanny, , ya udah cepet kejar semoga belum terlalu jauh , ungkapkan rasa yg selama ini kamu rasakan terhadap Reval , selamat berjuang Vanny,
VANESHA ANDRIANI: oke Terima kasih kakak
total 1 replies
Kasih Bonda
next thor semangat
VANESHA ANDRIANI: siap makasih suportnya
total 1 replies
sella surya amanda
lanjut
VANESHA ANDRIANI: siap makasih suportnya
total 1 replies
Atik R@hma
jng donk
nanti aja endingnya.....
VANESHA ANDRIANI: he he makasih suportnya
total 1 replies
Nofita Sari
belum jngan ending dlu
VANESHA ANDRIANI: hh oke siap makasih suportnya
total 1 replies
sella surya amanda
lanjut
VANESHA ANDRIANI: siap makasih suportnya
total 1 replies
Kasih Bonda
next thor semangat.
VANESHA ANDRIANI: siap makasih suportnya
total 1 replies
Kasih Bonda
next thor semangat
VANESHA ANDRIANI: siap Terima kasih suportnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!