NovelToon NovelToon
Dearest Mr Villain

Dearest Mr Villain

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Konflik etika / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:97.4k
Nilai: 5
Nama Author: Starry Light

🪻Spin-off novel To My Favorite Person🪻

Sara Leah Knight adalah seorang gadis cantik berusia 23 tahun yang sengaja di asingkan oleh Ayahnya di sebuah kota kecil Cotswolds, Inggris.

Pertemuan tidak sengaja dengan Nicolas Chevalier membuat kehidupan Sara berubah. Sara yang menginginkan sebuah kebebasan dengan senang hati mengikuti Nick yang berjanji akan membawanya melihat kehidupan dunia luar.

Nick yang saat itu tengah patah hati karena cintanya di tolak merasa mempunyai mainan baru ketika bertemu dengan Sara. Seolah tidak kapok, Nick kini kembali bermain dengan wanita yang tanpa ia sadari akan membawanya pada kisah yang sama. Yaitu jatuh cinta pada wanita yang di anggap nya hanya sebuah mainan.



Ikuti kisah Nick dan Sara yaaa🤗🤗🤗
Bantu support dengan cara like, komen, vote dan subscribe 🙂

Update sesuai kemampuan author 😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Starry Light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35

Sara membuka matanya, ruangan serba putih dan aroma obat membuat kepalanya semakin pusing. Sara bingung dengan kondisi tubuhnya yang kini sangat sensitif terhadap bau dan cahaya terang. Padahal Sara sudah terbiasa hidup di alam terbuka selama beberapa tahun.

"Ugggghh......" Sara menahan rasa ingin muntah.

"Kau mau muntah lagi?" tanya Nick yang dari tadi duduk di sofa ruangan itu. Nick menghampiri Sara berniat membantu wanita itu ke kemarin mandi untuk muntah, Sara malah memeluk erat tubuh Nick dan menghirup aroma woody yang membuat pikiran Sara tenang dan tidak ingin muntah.

"Are you okay?" tanya Nick membiarkan Sara memeluknya.

"Aku pusing dan mual, tapi saat mencium aroma parfum mu, aku baik-baik saja. Apakah ini jenis penyakit langka? Apakah aku tidak akan panjang umur?" tanya Sara melantur.

Nick menghela nafas bingung bagaimana menjelaskannya pada Sara. Nick memencet tombol memanggil perawat untuk melepaskan infus Sara yang sudah habis.

"Nick, jangan pergi." pinta Sara melihat seorang perawat masuk, Nick tetap berdiri di samping Sara, sedangkan perawat itu melepas selang infus.

"Kau bisa berjalan?" tanya Nick, Sara mengangguk lemah. Sara berjalan di papah Nick menuju ruang praktek dokter kandungan.

"Nick, kenapa kita kesini?" tanya Sara heran, namun Nick tidak menjawab dan terus membawa Sara masuk dalam ruangan dokter tersebut.

"Selamat datang Tuan, Nyonya." sapa dokter bernama Chaterine, Sara hanya diam dan Nick mengangguk pelan.

"Apakah sebelumnya sudah periksa menggunakan testpack?" tanyanya.

"Belum ada pemeriksaan apapun, itu sebabnya aku membawanya kemari untuk memastikan nya." kata Nick, Sara memeluk erat lengan Nick.

"Baiklah, mari kita lakukan pemeriksaan. Silahkan Nyonya." kata dokter Chaterine membuka tirai yang menutupi bed tempat pemeriksaan pasien.

"Nick..." lirih Sara.

"Aku temani." kata Nick menarik Sara untuk tidur di bed pemeriksaan itu. Seorang suster menyelimuti kaki Sara dan menyingkap dress Sara hingga atas pusat, lalu mengoleskan gel di gin di area perut Sara yang terbuka itu. Lalu dokter Chaterine mulai menggerakkan transducer di permukaan perut Sara.

"Nyonya Sara positif hamil, Tuan. Kantung janinnya disini sudah terlihat sangat jelas, usia kandungannya baru lima minggu, jika ingin hasil lebih jelas, kalian bisa kembali lagi bulan depan." kata dokter Chaterine tersenyum, Sara dan Nick sama-sama terdiam.

"Apa saja keluhannya?" tanyanya, Nick melihat Sara yang masih diam seolah asik dengan dunia lamunannya.

"Dia tidak bisa makan apapun, bahkan minum susu dia muntah, dia juga mudah lelah dan pusing." jelas Nick.

"Itu hal yang wajar, jangan melakukan pekerjaan berat, jangan terlalu banyak pikiran, jangan membuatnya tertekan dan stres dan jangan melakukan penerbangan hingga dua bulan ke depan. Saya akan meresepkan vitamin untuk Nyonya Sara." kata dokter Chaterine, Sara tetap diam hingga perjalanan kembali ke mansion wanita itu diam dan tatapan matanya kosong.

"Sara, kau ingin sesuatu?" tanya Nick setelah mengantarkan Sara ke kamar Nick yang ada di lantai dasar.

"Sara..." Nick mengguncang pelan pundak Sara, Sara menoleh pada Nick.

"Kau ingin sesuatu?" ulang Nick mengingat Sara belum makan apa-apa dari tadi pagi.

"Apakah aku benar-benar hamil?" tanya Sara, Nick akhirnya duduk di tepi ranjang.

"Kau tidak suka hamil?" tanya Nick, Sara menatap tajam Nick.

"TIDAK, AKU TIDAK MAU HAMIL! AKU TIDAK INGIN HAMILLLL!!!!! AKU TIDAK MAU!!!" teriak Sara histeris sambil memukul-mukul perutnya sendiri, namun Nick menahannya.

"LEPAS! LEPASSSS! AKU TIDAK INGIN HAMIL, AKU TIDAK INGIN PUNYA ANAK!!!" Sara meronta-ronta dan menangis.

"DIAM!!!" bentak Nick antara kesal dan khawatir, kesal melihat reaksi penolakan Sara dan khawatir terjadi sesuatu pada kandungan Sara yang merupakan darah daging nya.

"Aku mohon Nick, aku tidak menginginkannya." ucap Sara melemah.

"Aku menginginkan nya, setidaknya lanjutkan dia untukku." kata Nick secara spontan.

"Tidak, aku tidak mau. Aku tahu rasanya tidak di inginkan, seumur hidupku aku kesakitan, sendirian dan kesepian. Aku bahkan tidak tahu nama ibuku, dan Daddy, aku tidak pernah bisa memanggilnya Daddy meskipun dia ada di depan mataku. Kau tahu betapa sakitnya hatiku??? Tidak, aku tidak ingin punya anak, tolong aku Nick. Aku bersedia jadi budakmu asal jangan menghalangiku membuang anak ini." pinta Sara, jiwa keibuannya belum keluar sama sekali, malah di dominasi dengan sikap keegoisan nya.

"Apa kau gila? Kau mau melenyapkan darah daging mu sendiri? Tidak, Sara. Anak ini tidak bersalah, dia berhak lahir dan melihat dunia ini." kata Nick.

"Dunia ini kejam dan jahat, Nick. Aku tidak mau melahirkan seseorang yang seperti diriku, tidak, tidak, aku tidak mau." Sara menggelengkan kepalanya membayangkan hal-hal negatif yang pernah di alaminya.

"Aku berjanji akan menjaganya dan memberikan kehidupan yang layak dan baik untuk nya, kau tidak perlu khawatir soal itu. Kau hanya perlu melahirkannya saja." Nick tetap ingin mempertahankan janin Sara. Cukup lama Nick membujuk Sara agar mau melahirkan janinnya, hingga akhirnya Sara setuju untuk melahirkan janin itu membuat Nick merasa lega.

❄️❄️❄️❄️

📍 Manchester, Inggris.

Dayana mulai membuka matanya, rasa nyeri di punggung nya mulai terasa, Dayana melihat Elliott yang tertidur di sofa tak jauh dari ranjangnya. Suasana ruang perawatan itu sangat sunyi, hanya helaan nafas Dayana yang terdengar.

"Leah." gumam Dayana mengingat malam kejadian itu.

❄️Flashback On❄️

"Kau benar-benar bajingan, Elliott! Kau pria brengsek! Tidak cukup hanya selingkuh, bahkan kau punya anak dari wanita rendahan itu!!!" teriak Lucy menggema dalam mansion besar mereka.

"Maafkan aku, Lucy. Aku bersalah padaku, tolong maafkan aku." kata Elliott mengakui kesalahan nya.

"Apa maafmu itu bisa membuat anak itu menghilang dari dunia ini!? Kau benar-benar tidak tahu malu Elliott, kau membawa dosamu dalam istanaku. Kau gila Elliott, kau tidak waras!!!!" teriak Lucy.

Prang........prang......prang......

Guci-guci mahal dan antik tak luput dari amukan Lucy, Nyonya mansion itu benar-benar murka seolah ingin meruntuhkan mansion besarnya yang selama ini menjadi istananya.

Dayana kecil mendengar semua pertengkaran itu dari kamarnya, gadis kecil itu menangis dengan menutup mulutnya ketika mendengar pecahan barang yang di banting ibunya.

"Lucy, aku bahkan tidak menyayangi Leah, aku tidak menganggap Leah sebagai putriku, karena putriku hanyalah Dayana. Maaf atas kekhilafan ku, aku benar-benar menyesali nya." kata-kata itu selalu Elliott ucapkan pada istrinya, namun tak membuat Lucy bergeming.

"Leah, ayo bermain di taman." ajak Dayana, kedua gadis kecil itu memang terkadang bermain bersama meskipun tidak sering. Tentu saja, karena Lucy membuatkan jadwal yang sangat padat untuk putrinya, bagi Lucy, bermain hanyalah membuang-buang waktu.

"Nona, kenapa kita tidak bermain di tempat biasa?" tanya Sara kecil.

"Aku melihat disana ada tempat yang lebih bagus untuk bermain." kata Dayana terus berjalan membawa Leah jauh dari mansion utama dan paviliun belakang.

"Nona, aku takut. Kata bibi July, kita tidak boleh bermain terlalu jauh." Sara mengingatkan Dayana.

"Tenanglah, ada aku." kata Dayana, merasa sudah cukup jauh, lalu Dayana menyuruh Sara berbaring di atas rerumputan.

"Aku ingin menggambar sesuatu di punggung mu, aku belajar melukis dengan baik di sekolah. Jika kau mau, besok aku akan mengajakmu ke sekolah." kata Dayana, Sara pun menurut tanpa curiga sama sekali, jiwa anak-anak nya yang ingin pergi ke sekolah terlalu senang mendengar janji Dayana.

"Ahhhh..... Nona, itu sakit sekali." jerit Sara saat Dayana menusukkan beri kecil di punggung mungilnya.

"Jangan menangis Leah, aku melihat ada iblis di punggung mu. Aku akan mengusirnya." kata Dayana kembali menghujam kan besi itu di punggung Sara, membuat Sara bukan hanya menangis, tapi juga menjerit histeris karena sakitnya yang ia rasakan.

"Tidak Nona, tolong berhenti, ini sakit sekali." pinta Sara, bukannya berhenti, Dayana semakin kuat menghujamkan besi itu.

"Nona jahat sekaliii." teriak Sara.

"Iblis ini ada di tubuhmu Sara, kau harus mati! Kau harus mati! Iblis ini menghancurkan keluargaku! Membuat ibuku menangis dan marah!" teriak Dayana, punggung Sara sudah berlumuran darah, bahkan tulang punggung gadis itu terlihat membuat gadis kecil itu hilang kesadarannya.

"Leah...Leah....kau sudah mati?" tanya Dayana karena Sara sudah tak bersuara lagi.

"Matilah Leah, matilah!!! Kau tidak di inginkan di dunia ini!!!" teriak Dayana membuang besi kecil itu di samping Sara.

Sebelumnya Dayana hanya melakukan hal seperti itu pada salah satu bonekanya, namun hatinya meresahkan tidak puas dan berpikir jika melakukan hal itu pada Sara, maka Dayana merasa lebih puas, sebab tubuh Sara pasti mengeluarkan banyak darah saat di tusuk dengan kuat seperti tadi.

❄️Flashback Off❄️

❄️

❄️

❄️

❄️

❄️

TBC 🌺

Ini Sara saat pertama kali menemukan Nick, yaaa.....

Ini Sara ketika wajahnya gak bersahabat..,

Apakah visualnya sesuai dengan imajinasi para readers? Kalau gak sesuai, bayangkan artis favorit kalian yaaa, soale Mameeethor juga bingung milih visual Sara.

1
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Nur Adam
mntaap nik hensem bgt hehe
Dayu Santi
Luar biasa
sleepyhead
Wow.. this is amazing....!
I'm totally hooked on the story.. And even now I'm still curious about what will happens next. especially after they reunite with they children after all these years.
Excellent work, and u got five star from me... 😎🥰🙏
sleepyhead: I did 😎😎
total 2 replies
sleepyhead
owh I see, Claire kisah yg br Gua baca itu adalah Sora oh my artinya dia survive dan ditemukan dengan sepasang suami istri yg membesarkanya hingga maut memisahkan mereka,.. Sara dan Nick pasti ga akan menyangka, bahwa Sora masih hidup..... Oh author kamu keren sekali 👏👏😎🙏
sleepyhead
Harry??
sleepyhead
Sera pembawaanya kalem dan tenang seperti Daddy nya.
sleepyhead
Your life's really tragic, Poor you
sleepyhead
Nah, iya kan Harry...
sleepyhead
Gokil, Creepy bgt ini.. Laki Bini sefrekuensi 😎😂 sama² killer 🤣
sleepyhead
Creepy bgt ya Harry...
sleepyhead
Ada story of Harry thor??
sleepyhead
Pasti campur tangan Nick, Feel the pain Jackass...! 😅
sleepyhead
Yacht ship mungkin yah thor, Cruiser ship is too big...
sleepyhead
bhahaahah berasa jadi Laura Dan Massimo 😂
sleepyhead
As u wish Harry 😁🤭
sleepyhead
bhahaahahhahah
sleepyhead
bahhahah nice jokes
sleepyhead
holyshit.. 🤤🤤🤤
sleepyhead
u deserve more baby
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!