NovelToon NovelToon
Ayah, I Love You

Ayah, I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Percintaan Konglomerat
Popularitas:23.1k
Nilai: 5
Nama Author: Tikanovita Tika

Jhon Fernando, bos mafia sekaligus CEO terkenal di Britania Raya, memiliki putri bernama Shasya (16 tahun) yang hidup dalam bayang-bayang kekuasaannya. Setelah putrinya lahir ke dunia ini,Jhon menjadi sangat protektif dan mengendalikan hidup Shasya.

Bagaikan Tanaman pengikat,Jhon semakin mengikat erat putrinya jika memberontak terhadap otoriter nya.tanpa dia sadari, Tanaman pengikat itu berubah menjadi kecupan mesra dan sentuhan cinta yang membuatnya semakin takut kehilangan putrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tikanovita Tika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~Shasya Unjuk Gigi

Bertarung dengan logika,otot saja tidak cukup. Batin Shasya

Shasya sampai di depan robot tinggi besar itu,gadis itu hanya berdiri biasa tidak seperti orang yang siap bertarung, sedangkan robot itu sudah siap menghantam nya.

PRIIIT suara peluit Heiden

Robot itu mengarahkan pukulan ke wajah Shasya,dengan cepat Shasya mengelak.

GREKK robot itu mengarahkan pukulan ke dada Shasya,gadis itu menahan tangan kanan robot itu dengan kedua tangannya, pukulan keras membuat Shasya mundur kebelakang.

SEEEET robot itu menyleding kaki Shasya,gadis itu hanya melompat

Dengan modal insting dan fokus, Shasya bisa menangkis dan mengelak serangan robot.semua pasukan Fernando kagum dengan Shasya yang sedang fokus.

"HAH..HAH.." nafas Shasya ngos-ngosan saat gerakan robot semakin cepat

waktu sudah setengah menit, Shasya hanya bisa mengelak dari serangan robot,dia belum bisa memukul Robot karena gerakan robot semakin cepat.

SEETT robot itu mengarahkan pukulan ke kepala Shasya,dengan cepat Shasya menunduk lalu

BRAKK Shasya menendang lutut robot hingga robot itu mundur kebelakang

serangan yang luar biasa untuk gadis kecil dan mungil. Batin Heiden bangga

pasukan Fernando bangga melihat kekuatan Shasya yang hebat dan lincah untuk gadis yang masih kecil.

waktu sudah 40 detik, gerakan robot sudah tidak tak karuan,serangan robot menghujam bertubi tubi.gadis itu hanya bisa mengelak.sampai akhirnya Shasya kewalahan dan nafasnya hampir habis.

SET SET serangan tangan robot ke kepala dan lengan Shasya,gadis itu mengelak tapi

BRAKK BRUGH robot menendang paha Shasya hingga gadis itu terjatuh kebelakang

"SSHT.." Shasya meringis kesakitan

Pasukan Fernando ingin menolong tapi Heiden melarang.

SET kaki robot ingin menginjak perut Shasya,gadis itu berguling ke kiri dan langsung berdiri,baru saja berdiri robot itu langsung menyerang bertubi-tubi,gadis itu hanya mengelak serangan robot.

GREPP tangan kanan robot itu mencekik leher Shasya

SEET.. BRUGH Shasya di lempar sejauh 2 meter,gadis itu jatuh terlentang

"UHUK UHUK HAH..HAH.." nafas Shasya hampir habis

"SHASYA,AWAS!" teriak Heiden

Waktu sudah 55 detik, Shasya melihat robot itu berlari ke arahnya,gadis itu berjongkok

SEET SET kaki kanan dan tangan kiri robot mengarah pada kepala Shasya,gadis itu menunduk lalu

"HIYAAAK" teriak Shasya memeluk kaki kiri robot

SEET..BRAKK Shasya memelintir kaki robot itu hingga robot jatuh tersungkur,lalu Shasya berdiri dan berjalan di atas robot dan kedua kakinya menginjak kedua lengan robot.

"HIYAAAK..." teriak Shasya dengan wajah memerah

BRAKK BRAKK kedua kaki Shasya menginjak punggung robot bertubi tubi lalu badannya membungkuk

KREKK kedua tangan Shasya memelintir kepala robot ke kiri hingga robot itu bergetar hebat

BRAKK BRAKK BRAKK kaki Shasya menginjak leher robot itu

DRREETT DRREETT robot itu korslet

"HAH..HAH.." nafas Shasya terengah-engah

PRIIIT suara peluit Heiden,waktu telah selesai.

PROK PROK PROK tepuk tangan meriah dari pasukan Fernando untuk Shasya,gadis itu tersenyum lega memandangi robot yang sudah korslet.

"ternyata...lumayan juga.." ucap Shasya lirih, mata gadis itu sayup ingin terpejam

BRUGGH Shasya jatuh pingsan di samping robot

"NONA!!" teriak Heiden panik,lalu semua pasukan Fernando berlari menghampiri Shasya yang pingsan di tengah lapangan panas.

Dengan sigap Heiden menggendong Shasya ala bridal style.

"Latihannya di lanjutkan,aku yang akan membawa Nona!" ucap Heiden tegas, pasukan Fernando mengangguk

Lalu Heiden berlari sambil menggendong Shasya menuju Mansion.sampai di dalam Mansion, Heiden berlari menuju ruang tamu,di sana ada Sinta, Zakh dan Zoya sedang duduk di sofa.

Tiga orang yang sedang duduk langsung berdiri dan berlari menghampiri Heiden dengan wajah panik

"KENAPA DENGAN SHASYA!!APA KALIAN TELAH MENYIKSANYA?!" teriak Sinta sambil menangis

Heiden masih diam dan berjalan ke sofa

.Sinta, Zakh dan Zoya berjalan cepat mengikuti Heiden,lalu Heiden membaringkan tubuh Shasya di sofa.

"Dokter,cepat kemari!" ucap Zoya menelpon Mike,Zoya mematikan telepon sepihak

"hiks hiks,apa suamiku benar benar menyuruh mu untuk melatih Shasya dengan keras?!" tanya Sinta menangis

"Maaf Nyonya,ini arahan dari Tuan Jhon,saya tidak berani melanggar" jawab Heiden lembut

"DASAR KALIAN MANUSIA KEJAM!!" teriak Sinta menatap Heiden, Heiden hanya diam

"Ibu,sabar.." ucap Zakh memeluk ibunya dari belakang

"Nyonya,Tuan muda,saya pamit" ucap Heiden menunduk hormat,lalu pergi ke arena latihan

Zakh melepas pelukannya,lalu mengelus punggung ibunya supaya tenang.Sinta memandangi putrinya yang terbaring lemah di sofa,lalu dia mengecek tubuh Shasya.

"Ya Tuhan...kasihan sekali kamu sayang.." ucap Sinta menangis saat melihat lebam melingkar di pergelangan kaki putrinya

Zakh dan Zoya terkejut melihat lebam itu, Zoya berlari mengambil salep di kotak P3K.

"Sepertinya Shasya berlatih sama sepertiku waktu dulu,aku yakin Ayah tidak mengurangi apapun dan tidak pandang bulu.tantangan nya semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia Shasya" ucap Zakh iba

Mendengar itu Sinta semakin menangis tak tega membayangkan putrinya berlatih seperti putranya dulu,dimana tubuhnya di pukul dan membawa beban berat.

Tangan Sinta membersihkan wajah Putrinya yang basah dengan keringat dan terlihat pucat

"Shasya... bangunlah nak..jangan tinggalkan Ibu.." ucap Sinta menangis

"Ibu dari dulu sama saja,dia kan hanya pingsan " ucap Zakh santai

"iya!kau sama teganya dengan ayahmu itu.." ucap Sinta sedih

"Apa Ibu lupa dengan ucapan Ayah?kita ini mafia,jika kita tidak tega, Shasya akan terus menjadi wanita yang lemah." ucap Zakh serius

Sinta hanya diam menatap Shasya, perkataan Zakh memang ada benarnya juga.

"Ibu dulu pun tak tega saat melihat ku berlatih seperti itu,tapi karena didikan dari Ayah lah yang membuatku menjadi orang yang lincah kan" ucap Zakh, Sinta hanya mengangguk

Akhirnya Zoya datang membawa salep di tangannya dan mendekati Sinta

"Zoya,Biarkan aku saja yang mengoleskan salepnya" ucap Sinta mengulurkan tangannya,Zoya mengangguk lalu menyerahkan salep itu

Sinta mengoleskan salep di pergelangan kaki putrinya yang lebam.

"siapa yang sakit?!" suara Mike panik yang baru saja sampai di mansion.

Semua orang menatap Mike,Sinta berdiri lalu menatap Mike. Dokter itu melihat Shasya yang berbaring di sofa dengan mata terpejam. Ingatan Mike kembali pada masa Zakh yang lebam setelah berlatih.

"hah..apa seperti dulu lagi?" tanya Mike frustasi meremas kepalanya

"Iya,cepatlah Mike, periksa bagaimana keadaan Shasya!" jawab Sinta khawatir

Mike berjalan mendekati Shasya,dia duduk di samping Shasya dan mulai memeriksa keadaan gadis itu.

"bagaimana?apa ada masalah yang serius?" tanya Sinta khawatir

"Tidak,dia hanya terlalu letih, tubuhnya sedang beradaptasi dengan aktivitas berat yang belum pernah dia lakukan" jawab Mike menatap Sinta

"Aku ingin mengecek di bagian tubuhnya, sepertinya ada bagian yang lecet,apa kau mengizinkan?" tanya Mike pada Sinta, Sinta mengangguk

SREEK Mike merobek celana Shasya yang berlubang di bagian lutut kanan

"Kan benar!pasti lukanya ada di mana mana!" ucap Mike serius

Mereka melihat lutut Shasya yang berdarah cukup banyak, padahal kemarin baru saja sembuh.

SREEK Mike merobek lagi celana Shasya yang berlubang di lutut kiri,di lutut itu ada luka lebam berwarna ungu

"Ya ampun..." ucap Mike frustasi lalu mengobati luka di lutut Shasya

"Kasihan sekali dia,apa besok ayahmu tetap menyuruh Shasya berlatih?" tanya Sinta pada Zakh

"Iya Ibu, Ayah tidak akan menerima alasan apapun, latihan tetap berjalan hanya saja levelnya di kurangi sedikit " jawab Zakh,Sinta mendengar itu sedikit lega

"Tapi, walaupun sedikit tetap terasa menyiksa" ucap Zakh membuat Sinta melotot

"Karena Ayah ingin anaknya tidak menjadi lemah saat terluka, seorang mafia harus tetap kuat di kondisi apapun sebelum benar-benar menjemput ajal" imbuh Zakh serius

"Kenapa kedua anakku harus menjadi mafia!?" ucap Sinta frustasi meremas kepalanya

Zoya dan Zakh hanya diam mendengar Sinta frustasi, sedangkan Mike masih fokus mengobati luka Shasya

"Sudah selesai,aku akan memberikan vitamin untuk menjaga stamina Shasya" ucap Mike lalu berdiri lalu memberikan vitamin pada Sinta

"Minum ini tiap pagi, jangan lupa istirahat dan makan yang cukup" ucap Mike lembut,Sinta mengangguk paham

"Terimakasih Mike" ucap Sinta tersenyum,Mike hanya mengangguk

"Baiklah,aku pamit kembali ke rumah sakit" pamit Mike,semua orang mengangguk dan berterimakasih

Semua orang menatap Mike yang keluar menuju mobil.

"Nyonya,ada kabar bagus!" ucap Zoya

"kabar apa?" tanya Sinta

"Saya mendapatkan informasi dari jenderal Heiden,bahwa Nona Shasya berhasil menjalankan semua perintah di arena latihan.bahkan Nona Shasya berhasil mengalahkan robot hebat milik Tuan Jhon" jawab Zoya tersenyum

Mendengar itu Sinta dan Zakh terkejut dan tersenyum bangga.

"Hmm,sudah aku duga, adikku memang anak yang cerdas dan selalu fokus!" ucap Zakh

"Syukurlah kalau begitu,tapi aku tetap khawatir" ucap Sinta iba menatap putrinya yang masih pingsan

"Zakh,sebaiknya Shasya di bawa ke kamarnya, Ibu ingin mengecek bagian tubuhnya apakah ada luka yang lainnya" ucap Sinta serius menatap Zakh

"Baik, Ibu" jawab Zakh,lalu dia menggendong adiknya ala bridal style menuju kamar gadis itu

bersambung ~

1
Uthie
Duhhhhh... mengharukan nya 😢

cinta besar pada anak, orang tua, dan kesetiaan baik pada pasangan, persahabatan, semuanya bagus sekali 👍👍👍👍

lanjut 💪
Uthie
Yaaa udahlahh itu.. mending menjodohkan Mike dan Zoya aja 👍😂
Uthie
lanjut Thor 💪💪💪💪💪💪
Uthie
Maaf Thor... baru tengok lagi ceritanya 😁🙏🙏🙏

lanjut lagii Thor.. seru lohh... Shasya dikelilingi laki2 dewasa yg super keren semua nya 👍👍😂😂😇
Uthie
Akan ada kompetisi ke tiga cowok Tajir 😁👍
Uthie
Apakah diantara 2 laki2 tua itu akan memperebutkan Syasha nanti nya.. dan siapakah yg kemungkinan mengkhianati Jhon ?!? duhhh... makin tegang Thor 😬
Uthie
lanjut 💪🤗
Uthie
Sejujurnya sy masih memahami cara ayah + putri yg melakukan hal tsb.. sebenarnya ayah nya hanya sekedar hal biasa kah? atau.. sesuatu nantinya... 😁🤔🤭
Uthie
serem ihhhh kalo apa2 ayahnya sampai tahu semuanya 🤭
Uthie
Lanjut 💪
Uthie
Bagus koq ini cerita nya... ada nilai pembelajaran yg bisa di petik 👍👍

semangat lanjut 💪🤗
Uthie
lanjutttt 💪💪💪💪
Uthie
Wahhhh.. Zack malah jadi salah paham sendiri itu 😂
yg sebenarnya dia tambah keren.. tapi malah dikiranya dia aneh sampai diliatin gtu sama temen2 nya 😁😁
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
Luar biasa
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
good
Uthie
keren... lanjut Thor 💪💞💞
Uthie
Jangan - jangan berenang dengan buaya lagii 😂😂😂
Uthie
Waowww.... 😂😂😂
Uthie
Nexxxttt 💞
Uthie
lanjut 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!