Diandra Gautama terkejut saat ada wanita yang mengaku sebagai istri siri suaminya. Antoni Aljufri. Yang mengejutkan lagi, wanita itu sudah satu tahun berstatus sebagai istri siri Antoni.
Wanita yang diketahui bernama Maria Selena itu, meminta Diandra agar bercerai dengan Antoni. Dengan alasan Maria cemburu karena Diandra selalu di utamakan. Padahal itu terjadi hanya karena harta yang di miliki Diandra.
Antoni bekerja di perusahaan milik keluarga Diandra. Dimana, Hendri Gautama akan mengangkat Antoni menjadi CEO untuk menggantikannya dalam waktu dekat.
Akankah Diandra menanyakan langsung perihal wanita yang mengaku sebagai istri suaminya itu kepada Antoni? atau berbicara dengan Ayahnya terlebih dahulu?
Atau Diandra akan mencari tahu semuanya sebelum mengatakan kepada sang ayah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon idaa_nafishaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Taktik Maria
...Suasana senja merayap perlahan di langit, menjatuhkan bayang-bayang panjang di atas jalan setapak yang tenang di pinggiran kota. Maria duduk sendirian di teras rumahnya, memandangi matahari yang tenggelam dengan tatapan kosong....
Maria hidup dalam labirin rahasia yang semakin rumit. Kehidupannya yang tampak sempurna dengan Antoni adalah hasil dari serangkaian kebohongan yang harus dijaga dengan hati-hati. Sejak awal, Maria berusaha mengalihkan perhatian Antoni dari Diandra dengan cara-cara yang mungkin agak ekstrim.
Seperti lebih banyak mengajak Antoni untuk berhubungan intim di segala tempat ketika ada kesempatan, atau menjadikan Kayla sebagai alasan untuk membuat Antoni sibuk.
Salah satu rahasia terbesar Maria adalah Kayla, bayi yang mereka adopsi untuk menjaga pernikahannya tetap berjalan sesuai rencana. Maria telah menjaga bayi itu dengan sepenuh hati, menciptakan alasan-alasan untuk membuat Antoni terlibat dalam perannya sebagai ayah. Namun, di balik senyum dan kebahagiaan yang dipaksakan nya, terdapat kegelisahan yang tak terungkapkan.
Dalam keheningan rumahnya yang besar, Maria sering bertemu dengan wanita misterius. Wanita itu muncul tanpa peringatan, membawa pesan-pesan samar yang mengacaukan pikiran Maria. Dia mengklaim mengenal seseorang yang memiliki keterkaitan dengan Kinan, orang yang membantunya menemukan Kayla. Pertemuan-pertemuan ini meninggalkan Maria dalam kebingungan yang semakin dalam. Siapakah wanita itu? Apa motif sebenarnya di balik pengetahuannya tentang Kinan?
Hingga pada suatu hari, Maria memutuskan untuk menghadap Kinan sendiri. Dalam perjumpaan yang penuh ketegangan di sebuah kafe terpencil, Maria menceritakan segala sesuatu dengan jujur. Tangisnya pecah ketika dia mengungkapkan rasa takutnya kehilangan segalanya yang dia ciptakan.
Kinan, dokter yang selalu berada di latar belakang, mendengarkan dengan tenang. Dia memandang Maria dengan penuh pengertian, memberikan sedikit kelegaan di tengah kekacauan yang mengelilingi hidup Maria.
"Maria," ucap Kinan dengan suara lembut, "kau tidak perlu khawatir. Semuanya akan baik-baik saja. Aku akan menjaga semuanya tetap aman."
Meskipun jawaban itu tidak sepenuhnya memuaskan rasa ingin tahu Maria, setidaknya memberinya sedikit kelegaan. Dalam kegelapan malam yang mulai turun, Maria pulang dengan perasaan lega yang sedikit, mengetahui bahwa ada seseorang yang dia bisa andalkan dalam pertarungan yang begitu rumit ini.
Dalam keheningan malam yang tenang, Maria berdiri di teras rumahnya, memandangi langit yang penuh dengan bintang-bintang. Di antara bayang-bayang rahasia yang mengelilinginya, dia menyadari bahwa terkadang, keyakinan adalah satu-satunya hal yang bisa dia andalkan di tengah semua ketidakpastian.
"Aku harus tetep tenang agar semuanya berjalan sebagaimana mestinya..." kata Maria yang memotivasi dirinya sendiri.
Melihat mobil Antoni yang mulai memasuki halaman rumah, Maria tersenyum. Dia bergegas mandi setelah memasang aroma yang disukai Antoni.
Antoni mencium aroma wangi kesukaannya. Aroma yang membuatnya tenang dan rileks, dia meletakkan tas kerja di meja, membuka jas dan melepaskan dasi. Antoni melihat Maria yng sedang berbaring di tempat tidur di sebuah kamar modern dan minimalis. Dinding belakang tempat tidur memiliki tekstur bergaris vertikal dan terdapat lampu dinding dengan desain sederhana di sebelah kanan.
Tempat tidur yang dilengkapi dengan bantal dan seprai berwarna putih, menambahkan kesan bersih dan nyaman pada kamar tersebut. Maria mengenakan lingerie berwarna putih terang, menambah kesan seksi dan cantiknya dia dalam balutan busana tipis yang menampilkan bagian dada padat dan kenyal. Posisinya menyamping dengan rambut tergerai ke bawah, membuat burung siapapun yang melihatnya pasti akan terbangun.
Dia tahu Antoni tidak akan membiarkan dirinya begitu saja. Jadi dia berpura-pura memejamkan mata, menunggu saat suara shower kamar mandi terdengar di telinganya. Dia tahu Antoni akan mandi sebelum mendekatinya. Dan benar saja, indra penciuman Maria menangkap aroma maskulin Antoni sebelum tangan Antoni mulai meraba kakinya hingga sentuhan itu terus baik keatas.
"Sayang ..." lirih Maria.
"Hmm, sudah ku bilang jangan berpakaian seperti ini. Kau membuatku selalu bergairah, sayang." bisik Antoni di sela-sela dia menikmati gundukan padat yang semakin besar itu.
Maria tersenyum karena sekali lagi, tubuhnya berhasil mengalihkan perhatian Antoni walaupun dia tidak tahu hal itu akan bertahan sampai kapan.
...
..
dibilang bodoh ,tpi pintar dibilang pintar ,tpi bodoh..